Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Penggunaan Software Geogebra Dalam Pemahaman Konsep Matematika Pada Materi Geometri Bidang Hutabarat, Ida Mariati; Ruru, Yacob; Butar-butar, Winda Ade Fitriya; Ohoitimur, Fransiska
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Ilmu Komputer Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Ilmu Komputer (ABDIKOM)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52958/abdikom.v2i1.6679

Abstract

Peranan komputer pada mata pelajaran matematika cukup penting terutama pada materi-materi yang memerlukan gambar seperti bangun dua dimensi, tiga dimensi, grafik atau kurva, diagram dan lain-lain. Diharapkan dengan pembelajaran berbasis komputer, siswa akan lebih mudah memahami konsep-konsep yang bersifat abstrak, hal ini pada akhirnya dapat meningkatkan hasil pembelajaran. Salah satu program komputer yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran matematika adalah program GeoGebra. Dengan beragam fasilitas yang dimiliki, GeoGebra dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran matematika untuk mendemonstrasikan atau memvisualisasikan konsep-konsep matematis serta sebagai alat bantu untuk mengkonstruksi konsep-konsep matematika. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berbantuan GeoGebra terhadap pemahaman konsep matematika siswa pada materi Geometri Bidang. Tahapan yang digunakan dalam pengadian ini terdiri dari 3 tahap, yaitu: 1) Tahap persiapan, 2) tahap pelaksanaan, 3) tahap akhir. Metode yang digunakan untuk mendukung keberhasilan program ini adalah dalam bentuk pelatihan, demonstrasi dan latihan/praktek atau tutorial. Dari hasil kegiatan sekitar 80% peserta pelatihan mampu menggunakan software GeoGebra ini, sementara 20% para peserta hanya mampu mengkonstruksi titik dan garis saat diberikan latihan dengan menggunakan software GeoGebra ini. Hal ini disebabkan peserta tidak bisa dengan cepat mengikuti arahan dari Tim PKM.
Behavioral Analysis of Health Service use of the Ilaga Community Health Center, Puncak Regency Central Papua Province Wonda, Frengky Lani; Zainuri, Agus; Togodly, Arius; Tingginehe, Rosmin M.; Ruru, Yacob; Rantetoding, Septevanus
Formosa Journal of Science and Technology Vol. 3 No. 2 (2024): February 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjst.v3i2.8107

Abstract

The aim of this research is to analyze utilization behavior service health, Ilaga District Community Health Center, Puncak Regency, Central Papua Province. The type of research used is descriptive qualitative. Data was obtained using interviews and analyzed qualitatively. The results of the research showed that people seeking treatment in the Ilaga District used the Community Health Center as a place for treatment and as a referral place to other health service institutions (referrals) so that the community was enthusiastic in utilizing the Community Health Center services. Not all people have health insurance due to low knowledge and lack of support from health workers in assisting health services in arranging membership for the National Health Insurance Social Security Administering Body (BPJS). Security disturbances disrupt the accessibility of community health services in the event of conflict, especially from armed criminal groups.
Analisis Implementasi Program Penanganan Stunting di Dinas Kesehatan Provinsi Papua Murib, Elman; Medyati, Novita; Makaba, Sarce; Togodly, Arius; Rantetoding, Septevanus; Zainuri, Agus; Ruru, Yacob
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11035

Abstract

Stunting atau balita kerdil merupakan masalah kesehatan masyarakat jika prevalensinya 20% atau lebih. Prevelasi stunting di Indonesia tahun 2021 dan tahun 2022 masih di atas 20%. Penanganan stunting di Provinsi Papua belum mencapai hasil yang memuaskan dan terjadi peningkatan kasus stunting tahun 2021 sebesar 29,5% dan tahun 2022 meningkat 34,6%. Upaya ini telah dilakukan oleh Dinkes Provinsi Papua, namun pencapaiannya belum maksimal sesuai dengan target yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program penanganan stunting di Dinas Kesehatan Provinsi Papua. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan melibatkan empat informan dari Dinkes Provinsi Papua dan Bappeda Provinsi Papua. Instrumen penelitian menggunakan pedoman wawancara dan dokumentasi, serta hasil dianalisis secara kualitatif. Temuan penelitian dapat dimasukkan ke dalam tiga komponen utama, yakni input, proses, dan output. Pertama, pada komponen input, sumber daya manusia di Dinkes Provinsi Papua, khususnya dari Bidang Kesehatan Masyarakat dengan fokus pada kesehatan keluarga dan gizi masyarakat, dinilai sudah memadai. Namun kekurangannya terutama terdapat pada jumlah petugas gizi di tingkat kabupaten/kota, terutama di puskesmas. Selain itu, sumber dana BOK masih belum teralokasi secara spesifik untuk intervensi spesifik dan sensitif, serta metode/prosedur yang terbatas karena kurangnya sosialisasi buku pedoman di puskesmas. Perluasan sarana dan prasarana juga memerlukan perencanaan yang lebih optimal untuk memenuhi kebutuhan dalam penanganan stunting. Kedua, pada komponen proses, perencanaan dilakukan dengan mencapai penurunan stunting dan alokasi dana BOK dari puskesmas. Namun perencanaan intervensi yang spesifik dan sensitif masih memiliki kekurangan. Pengorganisasian melalui Tim TPPS dinilai belum optimal karena minimnya agenda kerja. Meskipun pelaksanaan program stunting diarahkan sesuai SOP melalui pedoman buku, masih terdapat ruang untuk perbaikan. Ketiga, pada komponen output, pencapaian target penurunan stunting belum optimal, terutama dalam hal intervensi spesifik. Penelitian ini merefleksikan tantangan yang dihadapi dalam implementasi program penanganan stunting di Provinsi Papua, terutama dalam hal sumber daya, perencanaan, dan pencapaian target yang memerlukan perhatian lebih lanjut.
Analisis Peran Kepemimpinan Kepala Dinas Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke Wambon, Devota; Medyati, Novita; Makaba, Sarce; Irab, Semuel Piter; Ruru, Yacob; Tingginehe, Rosmin M.
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13190

Abstract

Kepemimpinan memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan kinerja pegawai di suatu organisasi, termasuk di Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke. Kepemimpinan yang efektif dapat meningkatkan motivasi, produktivitas, dan kepuasan kerja pegawai. Namun, kurangnya pemahaman mengenai gaya kepemimpinan yang tepat sering kali menjadi kendala dalam meningkatkan kinerja pegawai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh lima aspek kepemimpinan, yaitu hubungan atasan-bawahan, keteladanan pimpinan, mekanisme pengambilan keputusan, pengawasan dan pengendalian, serta kepribadian pemimpin terhadap kinerja pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam (in-depth interview). Wawancara dilakukan dengan 9 informan pendukung dan 1 informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kepemimpinan kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, berdasarkan indikator hubungan atasan-bawahan, keteladanan, mekanisme pengambilan keputusan, pengawasan, dan kepribadian, secara keseluruhan dapat terlaksana melalui keteladanan yang disiplin, empati, kunjungan, dan kontrol informal oleh pimpinan. Namun, terdapat beberapa aspek dari kelima peran tersebut yang belum terlaksana dengan baik, seperti kurangnya koordinasi, pelimpahan kewenangan tanpa sistem kontrol, monitoring dan evaluasi melalui rapat kerja, serta penyelesaian masalah internal maupun eksternal yang tidak tuntas.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemanfaatan Hutan Mangrove Sebagai Sumber Pangan Di Kampung Barapasi Distrik Waropen Atas Kabupaten Mamberamo Raya Imbiri, Stefinsce E.; Anggai, Martapina; Wahyuti, Wahyuti; Medyati, Novita; Irab, Semuel Piter; Ruru, Yacob
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i1.17833

Abstract

Indonesia memiliki hutan mangrove terluas di dunia, dengan luas mencapai 3,3 juta hektar, berkontribusi besar dalam mitigasi perubahan iklim global dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Di Papua, khususnya di Kampung Barapasi, hutan mangrove menjadi sumber penghidupan utama, terutama bagi masyarakat lokal yang memanfaatkan hasil biota laut untuk memenuhi kebutuhan protein dan ekonomi sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pemanfaatan hutan mangrove di Kampung Barapasi, Distrik Waropen Atas, Kabupaten Mamberamo Raya, dengan fokus pada jenis kelamin, umur, pengetahuan, sikap, dan pendapatan masyarakat. Penelitian dilakukan melalui pendekatan survei deskriptif kuantitatif, menggunakan wawancara terstruktur dan kuesioner untuk mengumpulkan data dari masyarakat setempat. Analisis statistik digunakan untuk mengidentifikasi pengaruh berbagai faktor terhadap pemanfaatan hutan mangrove. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh signifikan dari jenis kelamin, umur, dan pengetahuan terhadap pemanfaatan hutan mangrove. Namun, sikap masyarakat memiliki pengaruh signifikan dalam menentukan cara mereka memanfaatkan hutan mangrove. Pendapatan masyarakat juga tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap pemanfaatan ini.
Kajian Tentang Lost to Follow Up Pasien HIV AIDS di Kabupaten Teluk Bintuni Tahun 2020 Marisan, Rudy Otniel; Tingginehe, Rosmin M.; Makaba, Sarce; Medyati, Novita; Hasmi, Hasmi; Ruru, Yacob
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 2 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i2.18545

Abstract

Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk eliminasi HIV AIDS pada tahun 2030 melalui target 90-90-90. Kabupaten Teluk Bintuni menempati posisi ke-5 terbanyak kasus HIV AIDS di Provinsi Papua Barat dengan estimasi 70% kasus lost to follow up (LTFU). Penelitian ini bertujuan mengetahui implementasi sistem rujukan dan jejaring, kerahasiaan status ODHA, dan penjangkauan ODHA LTFU di RSUD Teluk Bintuni dan Puskesmas terkait pada tahun 2020. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan wawancara mendalam pada 7 tenaga kesehatan dan 5 ODHA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem rujukan dan jejaring, serta penjangkauan ODHA LTFU belum berjalan optimal. Implementasi kerahasiaan status ODHA sudah cukup baik, namun kurangnya koordinasi dan monitoring berkontribusi pada tingginya kasus LTFU. Diperlukan penguatan koordinasi antar layanan dan peningkatan edukasi ODHA untuk menurunkan angka LTFU.