Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PELESTARIAN LINGKUNGAN MELALUI PENANAMAN BAMBU DI KOTA JAYAPURA PROVINSI PAPUA Padwa, Alfred Ayub Moses; Lefaan, Avelinus; Sitorus, Ferry Rhendra Pananda Putra
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2024): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v5i2.39094

Abstract

Hujan deras yang terjadi di awal tahun 2019 di Kota Jayapura membuat sejumlah jalan longsor dan kerusakan di beberapa tempat. Keadaan ini solusinya dengan penanaman pohon bambu di lokasi yang berdekatan dengan lokasi Kampus Univeristas Cenderawasih dan juga sering longsor. Lokasinya ada di empat titik yang berada di jalan alternatif Waena-Kotaraja. Pola yang digunakan untuk kegiatan penanaman ini adalah sistem padat pancang. Setelah dilakukan penanaman di keempat lokasi dan selanjutnya proses obvervasi dilakukan. Hasilnya di keempat lokasi penanaman itu telah menunjukkan pertumbuhan bambu yang bagus. Ini menunjukan bahwa kegiatan pengabdian pada masyarakat dalam bentuk penanaman bambu menjadi bagian dari upaya meminimalisir banjir dan tanah longsor di Kota Jayapura. Diharapkan model ini dapat dilanjutkan di lokasi lainnya agar upaya mengurangi dampak banjir dapat semakin banyak dilakukan untuk pelestarian lingkungan.
Menelusuri Literatur Akademik Secara Online Dengan Cepat dan Tepat (Peningkatan Kemampuan Penelusuran Literatur Akademik Secara Online Bagi Mahasiswa OMK Paroki Kristus Terang Dunia Waena) Avelinus Lefaan; Ferry Rhendra Pananda Putra Sitorus; Erikius Sumule; Imelda Welmina Morin
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2024): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v5i3.43748

Abstract

Sebagian mahasiswa-mahasiswi yang tergabung dalam komunitas Orang Muda Khatolik (OMK) Paroki Kristus Terang Dunia Waena (KTDW) masih menggunakan literatur buku klasik dalam membuat tugas perkuliahan. Pemenuhan tugas ini harusnya dapat menggunakan literatur akademik secara online. Terdapat sejumlah keuntungan yang didapatkan dengan menelusuri literatur secara online ini. Penggunaan literatur akademik secara online harus juga disertai pengetahuan dan keterampilan dalam mencari dan menelusuri topik dan informasi yang diinginkan. Pengetahuan dan keterampilan inilah yang menjadi kendala dan sekaligus kebutuhan bagi mahasiswa ini yang diupayakan solusinya melalui pelatihan. Kegiatan pelatihan ini diikuti 20 peserta. Bahan ajarnya antara lain dasar penelusuran literatur, manfaat penelusuran literatur, serta teknik dalam penelusuran literatur akademik secara online. Para peserta ini juga dilatih dalam penelusuran literatur akademik secara online, diberikan penugasan serta dilatih teknik-teknik penelusuran literatur akademik secara online. Kegiatan pelatihan ini dilakukan melalui empat bagian. Lokasi kegiatan di UPT Pusat Komputer Universitas Cenderawasih Papua. Dengan mengikuti kegiatan pelatihan penelusuran literatur akademik secara online ini para mahasiswa peserta kegiatan yang tergabung dalam OMK pada Paroki KTDW ini telah mendapatkan peningkatan pengetahuan, keterampilan dan sikap dalam menelusuri literatur akademik yang diinginkan secara online.
Pelatihan Pembuatan Video Kontent Bagi Orang Muda Khatolik (OMK) Di Paroki Kristus Terang Dunia Waena Distrik Heram Kota Jayapura Ferry Rhendra Pananda Putra Sitorus; Avelinus Lefaan; Henry Parinding Lekka
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2024): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v5i3.43755

Abstract

Situasi Covid yang dialami selama tahun 2020 hingga akhir 2022 membuat sejumlah perubahan di masyarakat. Secara khusus di kalangan pendidikan, berkembang sarana pembelajaran menggunakan media dalam jaringan baik melalui aplikasi zoom dan google class room. Perubahan bisnis juga mengalami beberapa perubahan diantaranya dengan menjamurnya aplikasi penjualan online. Perubahan dengan pembatasan wilayah saat pandemik membuat penduduk menikmati hiburan dari rumah dengan mengakses sejumlah media sosial. Situasi ini juga dialami sebagian pemuda Gereja yang tergabung di Orang Muda Khatolik (OMK) Paroki Kristus Terang Dunia Waena Distrik Heram Kota Jayapura. Kebutuhan yang mendesak dengan situasi ini adalah diperlukannya penambahan pengetahuan dan keterampilan dalam membuat video kontent. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan ini diperlukan dalam keperluan akademik, pergaulan, membuka bisnis online hingga keperluan dalam aktivitas kegiatan gerejawi di lingkungan Komunitas Basis (KomBas) para orang muda ini. Akses orang muda yang semakin meningkat di media sosial juga menjadi salah satu perhatian. Dimana keberadaan akses pada media sosial tersebut membuka peluang kerja yang baru. Di sisi lainnya, pengetahuan dan keterampilan untuk membuat video kontent untuk ditayangkan pada media sosial tersebut belum maksimal bagi anak muda di lokasi pengabdian ini. Bagi OMK, dengan dilakukannya pelatihan ini membuat mereka dapat membuat video kontent untuk sejumlah keperluan. Sejumlah keperluan bagi OMK tersebut adalah kepentingan pendidikan, pengembangan bisnis maupun pengambangan kreativitasnya. Peserta kegiatan ini berjumlah dua puluh lima peserta. Sebagian besar dari jenjang pendidikan SMA dan sebagian kecil dari jenjang perguruan tinggi. Kegiatan pelatihan dilakukan melalui sejumlah tahapan kegiatan. Tahapan kegiatan pertama adalah pendahuluan pelatihan yang berisi penyampaian wawasan belajar di masa pandemi, pengetahuan mengedit video, dan prospek berwirausaha melalui jaringan internet pada media sosial. Tahapan berikutnya adalah materi pengetahuan yang berisi teknik pengambilan gambar, peragaan teknik pengambilan gambar, penambahan audio, dan penambahan aksesoris diantaranya judul dan isi. Lalu tahapan ketiga adalah materi praktek pelatihan yang berisi praktek, penugasan, lalu tanya jawab terkait merekam dan mengedit video. Hasil-hasil praktek dan penugasan pengambilan video kontent di sekitar lokasi pelatihan tersebut dipresentasikan dan selanjutnya dievaluasi.
Gaya Kepemimpinan Kepala Distrik Heram Kota Jayapura Kambana, Aloysius; Lefaan, Avelinus
CENDERAWASIH: Jurnal Antropologi Papua Vol 4 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jap.v4i1.3349

Abstract

The importance of leadership in managing organized human groups, so the role of leaders in improving organizational performance is very significant. This article aims to describe and analyze the leadership style of the Heram District of Jayapura City. The research method is descriptive qualitative. The research site is Heram District, Jayapura City. The informants were purposively selected by determining the categories of informants, district heads and Waena district staff. Data collection techniques used were observation and interview. The data analysis techniques include stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the research show that there are three characteristics of the leadership model of the Heram District Head of Jayapura City, namely first, the rational-legal leadership model, meaning leadership is achieved based on appointment from the Jayapura Municipal Government Authority based on laws and regulations, second, communicative-coordinative, meaning leadership that is open, listening and directing and protecting all the people he leads, namely employees and residents in his leadership area, and the three models of exemplary leadership, because he shows this from his work experience, rising from ordinary staff to district head. In carrying out this leadership, the participation of the employees is needed to move the organization so that when communication and coordination work well, the goals of the organization can be achieved.
Pemberdayaan Suku Hubula di Kampung Sereh Sebagai Komunitas Urban Wantik, Marnius; Lefaan, Avelinus; Mansoben, J. R.
CENDERAWASIH: Jurnal Antropologi Papua Vol 4 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jap.v4i1.3351

Abstract

This article aims to examine the empowerment of the Hubula tribal community in Kampung Sereh as an urban community in improving the family economy. By looking at the motivation for urbanization, then the empowerment process and the obstacles faced. This research is descriptive field research, which is a fact search that can reveal an object being researched without any engineering. The author took data through samples using a sampling proposal. Based on the criteria that the author provides, the sample is 10 people. The tools used by the author to collect data are the results of documentation, observation and interviews. Data analysis includes a series of data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of this research show that the motivation for urbanization of the Hbula community is motivated by 5 factors, namely, contact with the outside world, continuing education, because of illness, practical politics, and seeking treatment. The empowerment process by becoming farmers, traders and breeders as well as the motivation to improve the family economy. The obstacles encountered are limited access to land cultivation, the existence of a residence, business capital management, too much focus as a missionary employee and a culture of laziness that is still strongly embedded.
Pelatihan MC (Master of Ceremony) bagi Orang Muda Katolik (OMK) di Paroki Kristus Terang Dunia Waena Distrik Heram Kota Jayapura Sitorus, Ferry Rhendra Pananda Putra; Lefaan, Avelinus
KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): KOMMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

During the Covid-19 period there were many activities carried out using the internet network, including business, academic, office and religious activities. With so many activities using the internet network, these activities need people who have better public speaking skills, especially in religious activities. This condition makes the need to increase public speaking knowledge and skills through a master of ceremonies (MC) even more necessary. This is what is done at Paroki Kristus Terang Dunia Waena, especially for the congregation who are members of the Orang Muda Katolik (OMK). This training activity to improve public speaking through the master of ceremonies (MC) was carried out for one day in the hall of Paroki Kristus Terang Dunia Waena for thirty-five young congregation members who are members of the Orang Muda Katolik. Four training materials are provided as well as a question and answer room, group discussions and simulations. The simulation provided is to train the abilities of activity participants according to the objectives of the event being led, such as birthdays, weddings, graduations, official inaugurations and flag ceremonies. By carrying out this training activity, participants received material regarding public speaking through the master of ceremonies (MC), question and answer room, group discussions and simulations. Through discussions with the service team with trainers and local pastor, it is hoped that there will be a follow-up to this activity for coverage of activities in the Komunitas Basis (Kombas) of each participant in this training activity.
Model of Family Conflict Management from the Dual Roles of Papuan Women Fitrine Christiane Abidjulu; Avelinus Lefaan; Agustina Ivonne Poli; Usman Pakasi
Indonesian Journal of Society Development Vol. 2 No. 6 (2023): December 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijsd.v2i6.7237

Abstract

This research aims to determine the conflict and dual roles of Papuan women, the sources of conflict, as well as the conflict management models used by Papuan women in carrying out their roles. This research was conducted using descriptive qualitative methods and a case study approach. This data source consists of primary data, namely data obtained from informants directly and secondary data, namely data obtained from recorded reference sources. Analysis of data obtained from the field is then presented descriptively including data reduction, data organization and interpretation. The research results show that the dual role conflict experienced by women who play multiple roles can cause obstacles in work, making it difficult to achieve success in the fields of work, family and interpersonal relationships with their husbands. Then, family support for working women is predominantly emotional (familiarity and acceptance) and informational (partner sharing) in the implementation of household affairs and child care, while instrumental support (providing assistance) is still less dominantly provided by the family so that women are the ones who work does not feel satisfaction at work and causes feelings of guilt towards his family. The model for managing family conflict among Papuan women who work in Jayapura City is used by elaborating three models, namely the coping model, strategies for combining work and family and strategies for managing dual work/family identities
Education System for Indigenous Communities: A Review of Social Ecology Wantik, Laorens; Laksmono, Bambang Shergi; Lefaan, Avelinus; Lumintang, Onnie M.
Indonesian Journal of Advanced Research Vol. 3 No. 10 (2024): October 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijar.v3i10.11944

Abstract

This research aims to integrate traditional knowledge in the formal education system of indigenous communities, improve access, and preserve local culture. The methods used involve interviews, observations, and reviews of local education policies. Local governments and indigenous community leaders were involved in the reform process to develop a bilingual curriculum that respects local languages and traditions. The results of the study show that socially and ecologically relevant education can increase student participation, strengthen cultural identity, and support environmental sustainability. The policy implications underscore the importance of collaboration between the government and communities in sustainable indigenous education planning.