Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Keperawatan

Pengaruh Anestesi Spinal terhadap Kejadian Hipotermi pada Pasien Post Operasi Syulce Luselya Tubalawony; Alisye Siahaya
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan: Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.683 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i1.836

Abstract

Anestesi spinal (subaraknoid) adalah anestesi regional dengan tindakan penyuntikan obat anestesi lokal ke dalam ruang subaraknoid. Anestesi spinal disebut juga sebagai blok spinal intradural atau blok intratekal. Pasien Postoperasi dengan Anastesi spinal dapat mengalami komplikasi hipotermi. Hipotermia dapat menyebabkan disritmia jantung, memperpanjang penyembuhan luka operasi, menggigil, syok, dan penurunan tingkat kenyamanan pasien Tujuan penelitian penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan antara IMT dan lama operasi terhadap hipotermi pada Pasien Post Operasi Dengan Anestesi Spinal. Desain penelitian ini adalah deskripsi korelasional dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan teknik probability sampling yang melibatkan 76 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dengan melakukan observasi dengan mengukur suhu, TB, dan lama operasi. Hasil uji analisis chi square di dapatkan nilai p < 0,05 artinya terdapat hubungan antara faktor lama operasi (p=0,015) dan indeks masa tubuh (IMT) (p=0,027) dengan hipotermi paska anestesi spinal. Terdapat hubungan antara lama operasi dan imt dengan hipotermi pada pasien post operasi dengan anestesi spinal di instalasi bedah RSUD Dr. M. Haulussy Ambon.
Progressive Muscule Relaxtion (PMR) Menurunkan Tekanan Darah Peserta Prolanis yang Menderita Hipertensi Tubalawony, Syulce Luselya; Lilipory, Mevi
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan: Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v16i2.1624

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan selang waktu lima menit dalam keadaan cukup istirahat/tenang. Penatalaksanaan hipertensi lebih di prioritaskan terapi non farmakologi, salah satunya yaitu terapi progressive muscule relaxtion (PMR).  PMR adalah terapi yang bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah dan dengan cara menegangkan dan mengendurkan otot secara lembut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh progressive muscule relaxtion (PMR) terhadap penurunan tekanan darah pada peserta prolanis yang menderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Belakang Soya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi eksperiment dengan pendekatan one group pretest-posttest design dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling yang berjumlah 90 sampel, instrument yang digunakan adalah sphygnomanometer Omron. Hasil penelitian menunjukan ada perbedaan yang signifikan pada tekanan sistol (p=0.000) dan diastole (p=0.042) sebelum dan sesudah. Berdasarkan penelitian ini diharapkan agar responden dapat menjadikan terapi PMR sebagai terapi yang rutin dilakukan untuk menurunkan tekanan darah.
Analisis Persepsi Pembimbingan Klinik selama Masa Pandemi Covid-19 terhadap Kesiapan Uji Kompetensi Ners Indonesia Mahasiswa Profesi Keperawatan Bugis, Dewi Arwini; Tubalawony, Syulce Luselya
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 4 (2023): Jurnal Keperawatan: Supp Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i4.1858

Abstract

Pandemi Covid-19 secara global menyebabkan pembatasan kegiatan dalam berbagai aspek salah satunya adalah pembimbingan klinik secara langsung terhambat dan pencapaian kompetensi praktik klinik juga tidak tercapai dengan maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi dari mahasiswa profesi ners terkait dengan pembimbingan klinik selama masa pandemi Covid-19 terhadap kesiapan uji kompetensi melalui survey. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif survey analitik. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari mahasiswa profesi keperawatan di 3 institusi swasta yang menyelenggarakan pendidikan profesi keperawatan di wilayah Maluku dan Maluku Utara sebanyak 235 orang. Teknik pengambilan sampel secara cluster sampling dan diperoleh 150 orang. Kuesioner sebagai instrument telah dilakukan uji validitas (> 0,361) dan uji reliabilitas (0,92). Analisa bivariat menggunakan uji korelasi spearmanrank dan hasil penelitian  menyatakan bahwa ada hubungan antara pembimbingan klinik dengan kesiapan mengikuti uji kompetensi dengan hasil p= 0,000 dan nilai r menunjukan korelasi 0,526 artinya memiliki korelasi kuat. Kesimpulan penelitian yaitu pembimbingan klinik dilakukan dengan baik akan berpengaruh terhadap kesiapan mahasiswa profesi keperawatan untuk mengikuti uji kompetensi ners Indonesia akan lebih baik.