Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Sosialisasi Kesehatan Mental pada Pemuda AM GPM Petra Ranting Siloam di Kota Ambon Lameky, Vernando Yanry; Lilipory, Mevi; Parinussa, Nenny; Tubalawony, Syulce Luselya; Wakanno , Grace Jeny
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3: Mei 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i3.9019

Abstract

Kesehatan mental merupakan aspek esensial dalam perkembangan pemuda, terutama di tengah dinamika sosial dan psikologis yang kompleks. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan oleh Angkatan Muda GPM Petra Ranting Siloam sebagai upaya peningkatan literasi kesehatan mental melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan pemahaman peserta terkait konsep kesehatan mental, faktor risiko, tanda gangguan, serta pendekatan penanganan berbasis bukti. Metode pelaksanaan mencakup pre-test, penyampaian materi melalui media PowerPoint interaktif, diskusi kelompok, serta simulasi teknik intervensi seperti deep breathing, healing touch, dan penggunaan holding cross. Evaluasi dilakukan melalui post-test untuk mengukur efektivitas kegiatan. Hasil pre-test menunjukkan hanya 5% peserta berada pada kategori pemahaman baik, sementara 95% lainnya kurang. Namun, setelah intervensi edukatif, terjadi peningkatan signifikan: 85% peserta mencapai kategori baik dan hanya 15% yang masih kurang. Hasil ini mencerminkan keberhasilan pendekatan pembelajaran berbasis konteks dan interaktif, serta mendukung teori Health Belief Model dan Self-Care Deficit dalam memahami perubahan perilaku kesehatan. Selain itu, penggunaan media visual PowerPoint dan keterlibatan aktif peserta memperlambat kurva lupa (forgetting curve), memperkuat retensi informasi, serta menumbuhkan kesadaran kolektif mengenai pentingnya kesehatan mental di kalangan pemuda gerejawi.
Peran BST-2 (Bone Marrow Stromal Antigen-2) terhadap Infeksi HIV Akollo, Isak Roberth; Lameky, Vernando Yanry; Sillehu, Sahrir; Tubalawony, Syulce Luselya
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 7, No 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v7i2.1610

Abstract

Infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan masalah kesehatan global yang menyebabkan melemahnya sistem imun dan berkembang menjadi Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS). Dalam merespons infeksi HIV, tubuh manusia mengaktifkan berbagai faktor pertahanan intraseluler, salah satunya adalah Bone Marrow Stromal Antigen 2 (BST-2), yang juga dikenal sebagai tetherin, CD317, atau HM1.24. BST-2 merupakan protein transmembran yang berfungsi sebagai faktor restriksi host terhadap virus envelop, termasuk HIV. Artikel ini merupakan kajian literatur yang bertujuan untuk menelaah secara mendalam peran BST-2 terhadap infeksi HIV. Hasil telaah dari tujuh artikel penelitian eksperimen menunjukkan bahwa BST-2 memiliki peran penting dalam menghambat pelepasan virion HIV dari sel inang, menurunkan infektivitas HIV, mencegah penyebaran HIV secara langsung antar sel, aktivasi antibody-dependent cellular cytotoxicity (ADCC), dan aktivasi respon inflamasi.
Pelatihan Pembuatan Kuesioner Penelitian Bagi Mahasiswa Program Studi Keperawatan Universitas Kristen Indonesia Maluku Lameky, Vernando Yanry; Wakanno, Grace Jeny; Tubalawony, Syulce Luselya; Lilipory, Mevi; Parinussa, Nenny
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i1.13228

Abstract

Pelatihan pembuatan kuesioner penelitian merupakan salah satu upaya peningkatan kompetensi metodologis mahasiswa dalam penyusunan instrumen penelitian. Mahasiswa keperawatan sering mengalami kesulitan dalam menentukan variabel, indikator, dan butir pernyataan yang sesuai dengan teori penelitian. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa semester lima Program Studi Keperawatan Universitas Kristen Indonesia Maluku dalam menyusun kuesioner penelitian yang valid dan reliabel. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 17 September 2025 di Ruang IKP 6 dengan dua sesi, yaitu Kelas A (65 mahasiswa) dan Kelas B (64 mahasiswa). Metode pelatihan meliputi ceramah interaktif, diskusi, dan praktik penyusunan kuesioner. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata nilai sebesar 32%, dengan Kelas A meningkat 33% dan Kelas B meningkat 31%. Pelatihan ini terbukti efektif meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mempersiapkan penulisan skripsi.
Effect of Foot Exercise and Sago-Based Dietary Education on Fasting Blood Glucose Among Patients with Diabetes: A Quasi-Experimental Study in Ambon, Indonesia Tubalawony, Syulce Luselya; Lilipory, Mevi; Lameky, Vernando Yanry
Journal of Health and Nutrition Research Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jhnresearch.v5i1.826

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a chronic metabolic disorder and a major global health challenge, with its prevalence continuing to rise in both developed and developing countries. This increase contributes to high morbidity and mortality rates, underscoring the importance of effective and sustainable management strategies. Conventional DM management typically includes health education, regular physical activity, dietary modification, pharmacological therapy, and routine blood glucose monitoring. In addition, non-pharmacological interventions that utilize local resources and cultural practices are gaining attention for their role in supporting glycemic control and improving patients’ quality of life. This study aimed to analyze the effectiveness of foot exercise and sago-based dietary education on blood glucose levels among diabetic patients at Belakang Soya and Waai Health Centers, Ambon. A quasi-experimental design was employed involving 152 respondents (93 intervention, 59 control) selected through purposive sampling. The intervention was conducted over seven days, and blood glucose levels were measured using a GlucoDr glucometer. The Wilcoxon test showed a significant difference in fasting blood glucose levels (p<0.001) before and after the intervention, while the Mann-Whitney test indicated a significant difference in fasting blood glucose levels (p<0.001) between the intervention and control groups. These findings suggest that integrating foot exercise with sago-based dietary education may serve as an effective complementary strategy in DM management. By combining simple physical activity with culturally relevant dietary practices, this approach has the potential for broader application in community health programs. Further research is needed to assess its long-term effects, scalability, and cultural adaptability in community-based diabetes care.
Strengthening Hospital Care Quality through Patient Safety Education: Evidence from a Regional Hospital in Eastern Indonesia Manuhutu, Feby; Sumah, Dene Fries; Leutualy, Vanny; Tomasoa, Valensya Yeslin; Tubalawony, Syulce Luselya; Parinussa, Nenny; Jotlely, Hery; Talahatu, Olivia
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 5 No. 1 (2026): Maret (In Progress)
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v5i1.1736

Abstract

Patient safety is an essential component in improving the quality of healthcare services. The World Health Organization, through the Global Patient Safety Action Plan 2021–2030, emphasizes the importance of healthcare systems that prioritize patient safety. However, the implementation of patient safety practices in hospitals continues to face several challenges, including limited knowledge among healthcare workers and a low culture of incident reporting. This community service activity was conducted by nursing lecturers at a regional hospital and involved 60 nurses. The methods employed included interactive lectures, group discussions, and practical simulations based on the six International Patient Safety Goals. Evaluation was carried out using pre-tests and post-tests. The results demonstrated a significant improvement in knowledge, with the average score increasing from 56% to 87%. Patient safety education was proven to be effective in enhancing nurses’ understanding and awareness, thereby strengthening the culture of patient safety and improving the overall quality of healthcare services in hospitals.