Claim Missing Document
Check
Articles

ANALYSIS OF SONG STRUCTURE A SING SING SO ARRANGEMENT OF BIAN LIUNIAN Ruth Vicky Sianturi; Herna Hirza
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 8, No 2 (2019): Grenek : Jurnal Seni Musik
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v8i2.14289

Abstract

The research aims to determine the structure and arrangement of the song A Sing sing So arrangement Bian Liunian. The theories used in this study include the understanding of analysis, the understanding of structures, the notion of music, the understanding of interpretation, the understanding of songs, the definition of A Sing Sing So. This research uses a qualitative method of descriptive research that is a research method aimed to describe in detail and clearly about a phenomenon that is the focus of research. This study is a qualitative descriptive study, therefore, this research was conducted in the laboratory of Sendratasik department which was carried out in February 2019 – June 2019. The results of this study show that the song of A Sing Sing So of Bian Liunian arranger has 13 motifs along with its supporting motif, has 6 phrases consisting of phrase questions and answers, this song is also a two-part song consisting of part A and B. Arrangement of this song can be seen from the melody, rhythm and harmonization of Mandarin nuance but the interpretation of the song does not correspond to the meaning of the actual song.
Therapeutic Music Creation Based on Soundscape of North Sumatra as a Media for Relaxation amid the Covid-19 Pandemic Herna Hirza; Wiflihani Wiflihani; Ifwanul Hakim; Mukhlis Mukhlis; Suharyanto Suharyanto
Budapest International Research and Critics Institute (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Vol 3, No 4 (2020): Budapest International Research and Critics Institute November
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v3i4.1283

Abstract

One of the effects of the Covid-19 pandemic on humans is a disturbance in the psychological aspect. This study offers music therapy based on the soundscape of North Sumatra as an alternative to balance emotional turmoil amid the new life adaptation of the Covid-19 pandemic. Soundscape is defined as sound or sounds that come from nature (natural sound). The method used in this research is a qualitative approach. The data was collected through audio recording of soundscapes in various regions in North Sumatra, from mountains to coastal areas, which were later combined with sounds from traditional musical instruments to form a complete therapeutic music composition. The creation process includes pre-production and studio work which includes exploration, creation, editing, mixing, and mastering.
Digitalization of North Sumatera Malay Ritual Music Using Cubase 5 Software Wiflihani Wiflihani; Pita HD Silitonga; Herna Hirza
Budapest International Research and Critics Institute (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Vol 2, No 4 (2019): Budapest International Research and Critics Institute November
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v2i4.657

Abstract

The high level of need of dance artists in North Sumatra for digital audio of Malay ritual dance music while the digital material is not publicly available. This triggers researchers to conduct research on the use of this cubase music software as an alternative in the process of packaging the learning material of musical accompaniment of the Gobuk Bedagai Malay ritual dance into digital audio. The method used in this study is an experimental approach to the process of packaging the learning material of musical accompaniment of the Gobuk Bedagai Malay ritual dance into digital audio. The packaging process by recording audio and video ritual dance performances in the coastal areas of North Sumatra Malay. The results of this study indicate that the process of creating digitalization consists of recording, editing, mixing and mastering using cubase.
Transkripsi Musikal Pertunjukan Rapai Pasee Di Aceh Utara Angga Eka Karina; Sri Rochana Widyastutieningrum; Herna Hirza
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 11, No 1 (2022): Grenek: Jurnal Seni Musik
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v11i1.34695

Abstract

Pertunjukan Rapai Pasee adalah musik perkusi yang menampilkan pertunjukan adu pola ritme oleh dua grup musik yang tampil bersamaan dalam satu panggung. Pola ritme yang dimainkan disebut dengan Lagu. Masing-masing Lagu memiliki susunan pola ritme yang berbeda satu sama lainnya. Hal ini menarik untuk dideskripsikan dalam bentuk transkripsi musikal. Teori merujuk pada Nettl dan Seeger (Chase & Nettl, 1965), (Charles Seeger, 2012) mengatakan bahwa transkripsi adalah proses menotasikan bunyi, mengalihkan bunyi menjadi simbol visual, atau kegiatan memvisualisasikan bunyi musik ke dalam bentuk notasi dengan cara menuliskannya ke atas kertas. Data penelitian didapatkan dengan mengamati kesenian Rapai Pasee yang dilakukan oleh Grup Putra Pasee dan Grup Raja Buah sebagai kelompok dengan persentase paling sering tampil dan juara pada kompetisi yang dilakukan di Aceh Utara. Data-data penelitian didapatkan melalui pengamatan, rekaman musik, diperkuat dengan wawancara dengan masyarakat yang terlibat dalam kesenian  Rapai Pasee. Hasil yang diperoleh menjelaskan bahwa transkrispi musikal secara deskriptif terdiri dari Lagu Sa, Lagu Dua, Lagu Lhee, Lagu Limoeng, Lagu Tujoh, Lagu Sikureung dan Lagu Duablah secara detail menurut apa yang ditangkap oleh indera pendengaran peneliti dengan maksud untuk menyampaikan ciri-ciri dan detail-detail komposisi musik Rapai Pasee.
Efektivitas Pengemasan Materi Musik Tradisional Berbasis Edmodo Jeremia Pangaribuan; Herna Hirza
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 11, No 2 (2022): Grenek: Jurnal Seni Musik
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v11i2.36938

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengemasan materi musik tradisional pada mata pelajaran Seni Budaya dalam bentuk media poster yang kemudian di unggah ke edmodo sebagai media pembelajaran online di kelas VIII A SMP Negeri 23 Medan. Penelitian ini menggunakan metode R&D (Research and Development). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah validasi ahli media dan validasi ahli materi. Hasil penelitian menghasilkan produk berupa poster berisi materi musik tradisional yang di desain menggunakan software Corel Draw X7 dan telah divalidasi oleh ahli media dengan nilai rata-rata 80% kategori valid dan validasi ahli materi dengan nilai rata-rata 90,825 kategori sangat valid. Melalui tahap pretest, uji coba tahap satu, dan postest, efektivitas siswa-siswi memperoleh nilai rata-rata 90,15% dengan kategori sangat efektif.
Komposisi Musik ‘Sampaniara’ Karya Amir Pasaribu Dalam Perspektif Musik Modern Indonesia: Unsur Pentatonik dan Elemen Harmoni Tonal Ance Juliet Panggabean; Herna Hirza; Emmi Simangunsong; Junita Batubara; Kamaluddin Galingging
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 11, No 2 (2022): Grenek: Jurnal Seni Musik
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v11i2.39256

Abstract

Komposisi Musik  ‘Sampaniara’ Karya Amir Pasaribu Dalam Perspektif Musik Modern Indonesia: Dengan Unsur Pentatonik Dan Elemen Harmoni Tonal metode dasar menggunakan metode deskriptif  kualitatif.  Selain itu, metode pendekatan yang dilakukan dengan metode kepustakaan. Komposisi musik Sampaniara teridentifikasi sebagai sebuah komposisi musik modern, karena dari segi bentuk free form dengan pola A A B C B dan Coda,  serta unsur pentatonik yang mirip laras pelog sebagai dasar tangganadanya. Dasar harmoni, yang diharmonisir dengan elemen-elemen harmoni tonal barat terkandung didalamnya. Komposisi Sampaniara diciptakan oleh seorang komponis Indonesia yang terkenal Amir Pasaribu dengan ciri khas musik pianonya, Dengan penggunaan tingkat akor (progressi harmoni) dan permainan solois menjadikan komposisi  ini sebagai salah satu komposisi musik modern Indonesia lebih  unik dan menarik pada masanya.
Optimalisasi Fruity Loops Studio Mobile dalam Pembuatan Karya Musik Berbasis Pendidikan Karakter Try Wahyu Purnomo; Sri Mustika Aulia; Herna Hirza
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 12, No 1 (2023): Grenek: Jurnal Seni Musik
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v12i1.39987

Abstract

Pendidikan seni musik memiliki peranan dalam pembentukan pribadi peserta didik yang seimbang dengan memperhatikan kebutuhan perkembangan individu. Untuk mendukung terciptanya atmosfer pendidikan karakter dalam ranah pembelajaran seni musik, tentunya seorang pendidik harus dapat merancang materi dan juga media pembelajaran yang dapat memupuk nilai-nilai moral dan kreatifitas. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar terintegrasi dengan aplikasi Fruity Loops Studio Mobile sebagai upaya mengoptimalkan pembelajaran seni musik berbasis pendidikan karakter. Metode penelitian yang digunakan adalam Research and Development dengan model 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate) yang menekankan pada pengembangan bahan ajar dengan mengoptimalksan aplikasi fruity loops studio mobile dengan mengacu kepada prinsip pendidikan karakter. Adapun hasil dari penelitian adalah produk bahan ajar yang valid dan praktis sehingga dapat mengoptimalkan pembelajaran musik berbasis Pendidikan karakter. Produk penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam mengembangkan pembelajaran music inovatif dan pembentukan generasi muda yang beretika, bermoral dan kreatif.
Makna Lagu Permainan Tradisional Budaya Martumba di Sanggar Jolo New Samosir Dina Kristina Sitinjak; Herna Hirza
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 12, No 1 (2023): Grenek: Jurnal Seni Musik
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v12i1.44233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna lagu pada permainan tradisional budaya Martumba. Martumba merupakan salah satu permainan anak tradisional yang ada di suku batak Toba. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Makna yang terkandung dalam permainan tradisional budaya martumba ini terdiri dari makna syair lagu dan makna gerakan syair lagu. Makna syair lagu permainan tradisional budaya Martumba mengandung makna konotasi yang menggambarkan adanya makna penambahan berupa perumpamaan dan juga makna denotasi yang menggambarkan makna asli dari syair lagu. Syair lagu dalam Martumba merupakan ucapan sederhana namun dimaknai dengan pesan moral yang disampaikan kepada pendengarnya. Gerakan yang ditampilkan dalam Martumba ini melambangkan suatu kehormatan, persatuan, kerjasama dan juga keceriaan. Makna setiap gerakan di sesuaikan dengan lirik lagu dan konsep permainan. Konsep permainan tradisional budaya Martumba ini dimulai dari proses pengenalan lagu, proses pengenalan tarian (gerakan) dan kerja sama tim.
Creation of 'Rentak Sumut' Dance Music As A Tourism Icon of North Sumatra Herna Hirza; Mukhlis Mukhlis; Ifwanul Hakim; Suharyanto Suharyanto
Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Vol 6, No 2 (2022): GONDANG: JURNAL SENI DAN BUDAYA, DECEMBER 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gondang.v6i2.48533

Abstract

This research work aims to findout a new method of creating dance music 'Rentak Sumut' which is rooted in music local traditions of North Sumatra. The objectives of this research are to finding the method of creating dance music 'Rentak Sumut' as an icon of Sumatran tourism North and finding the method of promoting dance music 'Rentak Sumut' as an icon North Sumatra tourism. The method used in this research is a qualitative approach. The process of searching for data and information is carried out with the interview method deeply to the traditional musician of North Sumatra as informants. The study found that ‘Rentak Sumut’ dance music uses a dance rhythm that comes from music Malay tradition in the 6/8 bar with a medium tempo. Song lyrics describe nature, culture and geography of North Sumatra entirely. North Sumatra Rentak dance music is applied in various communities.
Metode Orff sebagai Pendekatan Kreatif dalam Pembelajaran Musik Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Wahyu Purnomo, Try; Mustika Aulia, Sri; Hirza, Herna
SENDRATASIK UNP Vol 13, No 4 (2024): (in progress)
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/js.v13i4.131609

Abstract

Artikel ini membahas inovasi model pembelajaran Music Education Stimulate (MES) yang dirancang berdasarkan metode Orff sebagai upaya untuk meningkatkan kreativitas musik siswa. Model pembelajaran MES dikembangkan melalui tahapan pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan untuk mengembangkan aspek kreativitas siswa di tingkat sekolah dasar. Dalam model ini, indikator utama yang digunakan meliputi imitasi, eksplorasi, literasi, dan improvisasi. Sementara itu, aspek-aspek kreativitas seperti kefasihan, fleksibilitas, orisinalitas, elaborasi, dan sensitivitas menjadi acuan dalam penyusunan rubrik penilaian. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (RnD) dengan fokus pada tahap definisi, perancangan, dan pengembangan, meskipun hanya sampai tahap validasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan model pembelajaran ini menghasilkan pendekatan yang valid dan praktis. Model MES berpotensi untuk diimplementasikan dalam pembelajaran musik, sehingga dapat memberikan dampak positif terutama dalam meningkatkan kreativitas siswa This article discusses the innovative Music Education Stimulate (MES) learning model which was designed based on the Orff method as an effort to increase students' musical creativity. The MES learning model was developed through learning stages that are tailored to the needs of developing aspects of student creativity at the elementary school level. In this model, the main indicators used include translation, exploration, literacy, and improvisation. Meanwhile, aspects of creativity such as fluency, uniqueness, originality, elaboration and sensitivity are used as references in preparing the assessment rubric. This research uses a Research and Development (RnD) approach with a focus on the definition, design and development stages, although only up to the validation stage. The research results show that the development of this learning model produces a valid and practical approach. The MES model has the potential to be implemented in music learning, so that it can have a positive impact, especially in increasing student creativity