Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Membangun Kompetensi Kewirausahaan melalui Pelatihan Entrepreneurial Mindset Dan Persuasive Communication Skill Pada Pembina Penyuluh Lapangan Koperasi Rahmi, Yaumul; Sulistiyorini, Diyah; Zahra, Gebi Angelina
Flourishing Journal Vol. 5 No. 5 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um070v5i52025p249-258

Abstract

Partisipasi anggota koperasi dalam program kewirausahaan sering kali terhambat oleh kurangnya kemampuan fasilitator lapangan dalam memotivasi dan memengaruhi anggota untuk mengembangkan kemampuan mereka dan mencari peluang. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas pelatihan berbasis entrepreneurial mindset dan komunikasi persuasif bagi Pembina Penyuluh Lapangan (PPL) di Koperasi Wanita Malang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah participatory action research dengan tiga tahap utama: analisis kebutuhan, perancangan dan pelaksanaan pelatihan, serta evaluasi dan refleksi. Analisis kebutuhan dilakukan menggunakan model Organization–Task–Person (OTP) dan menunjukkan adanya kesenjangan kompetensi pada aspek pengetahuan branding, pemahaman target pasar, dan keterampilan komunikasi persuasif. Berdasarkan temuan tersebut, disusun modul pelatihan dalam empat sesi yang meliputi pemahaman strategi pendekatan, penyusunan pesan persuasif, serta praktik komunikasi langsung melalui simulasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan kesadaran peran, keterampilan menyusun strategi komunikasi yang kontekstual, serta kepercayaan diri dalam berinteraksi dengan anggota koperasi. Penelitian ini merekomendasikan integrasi pelatihan serupa ke dalam program pembinaan koperasi secara berkelanjutan serta perlunya sistem pendampingan untuk menjaga keberlanjutan perubahan perilaku pascapelatihan.
Siap Merencanakan Karier melalui Pelatihan Perencanaan Karier pada Siswa Kelas XI MAN Sidoarjo Setyoningtias, Khasdyah dwi dewi; Fatmawiyati, Jati; Rahmi, Yaumul; Mahardiana, Lina; Nugraha, Arya Yudha; Panulung, Danang Alifian Gandang
Flourishing Journal Vol. 5 No. 6 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um070v5i62025p325-332

Abstract

A key issue in Madrasah Aliyah (MA) and other Islamic religious schools is the lack of focus on career planning in learning activities. Therefore, this study focuses on illustrating how career planning training, especially related to the selection of further study majors, makes students more aware of the careers they will pursue. Career planning is a form of student readiness in planning their future lives after graduation. The focus of this study is to determine the impact of career planning training on students' understanding of careers and college major planning. Using experimental quantitative methods, comparing the results of pre- and post-tests using career planning instruments, followed by 108 students. The study found that there was a difference of 3.54 (significance 0.00 <0.05), meaning that this career planning training was able to provide changes in students' understanding of career plans, with 73 students in the group who slowly understood the concept of career planning in their future lives. It is hoped that this study will provide an overview that schools, students, and related parties can provide regular career training programs so that students are better prepared in planning their careers. AbstrakPermasalahan pada sekolah berbasis agama Islam, salah satunya pada tingkatan Madrasah Aliyah (MA) adalah perencanaan karier yang belum menjadi fokus dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran. Perencanaan karier menjadi langkah awal untuk memberikan gambaran karier dan pemilihan jurusan perkuliahan nantinya. Maka penelitian ini berfokus untuk menggambarkan bahwa dengan pelatihan perencanaan karier khususnya berkaitan dengan pemilihan jurusan studi lanjut menjadikan siswa lebih paham terhadap karier yang akan dijalaninya. Perencanaan karier merupakan bentuk dari kesiapan siswa dalam merencanakan kehidupan selanjutnya ketika telah lulus. Fokus penelitian ini mengetahui dampak pelatihan perencanaan karier siswa terhadap pemahaman karier dan perencanaan jurusan perkuliahan. Menggunakan kuantitatif eksperimental membandingkan hasil sebelum dan sesudah tes menggunakan instrumen perencanaan karier yang diikuti oleh 108 siswa. Temuan penelitian bahwa terdapat perbedaan 3,54 (signifikansi 0,00 < 0,05), artinya pelatihan perencanaan karier ini mampu memberikan perubahan pemahaman rencana karier pada siswa, dengan 73 siswa berada pada kelompok yang perlahan memahami konsep perencanaan karier dalam kehidupan yang akan datang. Besar harapan dari penelitian ini dapat memberikan gambaran bahwa sekolah, siswa maupun pihak terkait untuk memberikan program pelatihan karier secara berkala agar siswa lebih siap dalam merencanakan kariernya.
Peran Kematangan Emosi dan Hardiness Terhadap Penyesuaian Diri Santri SMP Tahun Pertama di Islamic Boarding School Aprillia, Shintya; Rahmi, Yaumul
Flourishing Journal Vol. 5 No. 10 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um070v5i102025p556-566

Abstract

Adaptation among students in Islamic boarding schools is often marked by complex adjustment challenges, underscoring the importance of internal factors in supporting successful adaptation. This study examines the extent to which emotional maturity and hardiness contribute to the adjustment of first-year junior high school students living in an Islamic boarding school. A quantitative approach was employed, using multiple linear regression as the data analysis technique. A total of 127 students participated as respondents, selected through a saturated sampling technique. Data were collected using three psychological instruments: an adjustment scale, an emotional maturity scale, and a hardiness scale. The analysis revealed that emotional maturity and hardiness jointly exert a significant influence on adjustment, with F(2,124) = 41.196 and p < .001. The Adjusted R² value of .390 indicates that the two variables contribute 39% to students’ adjustment. Emotional maturity (β = .440, p < .001) contributed more than hardiness (β = .302, p < .001), with effective contributions of 25% and 14%, respectively. These findings underscore the importance of implementing programs aimed at strengthening students’ emotional maturity and hardiness to support optimal adjustment. Students are encouraged to develop emotional maturity and build resilience to adapt effectively to life in the boarding school environment. AbstrakPenyesuaian diri santri di lingkungan Islamic boarding school kerap diwarnai tantangan adaptasi yang kompleks, sehingga diperlukan faktor internal yang mampu menunjang keberhasilannya. Penelitian ini menganalisis seberapa besar kematangan emosi dan hardiness memberikan kontribusi terhadap penyesuaian diri santri SMP tahun pertama. Pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda sebagai teknik pengolahan data. Sebanyak 127 santri menjadi responden penelitian, yang ditentukan melalui teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tiga instrumen psikologis, yaitu skala penyesuaian diri, skala kematangan emosi, dan skala hardiness. Hasil analisis menunjukkan bahwa kematangan emosi dan hardiness secara simultan memberikan pengaruh signifikan terhadap penyesuaian diri, dengan nilai F(2,124) = 41,196 dan p < 0,001. Nilai Adjusted R² sebesar .390 menunjukkan bahwa kedua variabel memberikan kontribusi sebesar 39% terhadap penyesuaian diri. Secara parsial, kematangan emosi (β = .440, p < .001) memberikan kontribusi lebih besar dibanding hardiness (β = .302, p < .001), dengan masing-masing kontribusi efektif sebesar 25% dan 14%. Hasil penelitian ini menyoroti pentingnya penerapan penguatan program untuk meningkatkan kematangan emosi dan hardiness bagi santri sebagai upaya tercapainya penyesuaian diri yang baik dan santri didorong untuk mengembangkan kematangan emosi dan membangun ketahanan diri agar dapat beradaptasi dengan baik selama menjalani kehidupan di boarding school.