Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pendampingan Tutor PKBM di Kota Merauke dalam Upaya Meningkatkan Pengetahuan Strategi Pembelajaran Efektif dan Menyenangkan Nur, Andi Saparuddin; Dewi Puji Rahayu; Sumarsono, Adi
DHARMA RAFLESIA Vol 22 No 2 (2024): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v22i2.36996

Abstract

Pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) menjadi solusi alternatif bagi anak-anak putus sekolah di Kota Merauke agar tetap belajar. Salah satunya adalah PKBM Weda Agletok Say (WAS). Namun, proses pembelajaran yang digunakan masih bersifat tradisional dan belum terdapat penggunaan media yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mengajar tutor PKBM-WAS. Metode yang digunakan adalah pelatihan melalui presentasi, diskusi, demonstrasi, dan pendampingan. Strategi pendampingan menggunakan metode ICARE (Introduction, Connection, Application, Reflection, dan Extension) dengan jumlah peserta sebanyak 16 orang. Pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman tutor tentang pembelajaran efektif dan menyenangkan, dari skor rata-rata pre-test sebesar 30,94 menjadi 75,94 saat post-test. Keterampilan mengajar tutor menunjukkan peningkatan kualitas dari aspek pemanfaatan media pembelajaran, penggunaan ice breaking, dan penguasaan konsep materi ajar.
THE DEVELOPMENT OF CURVED SIDE CONSTRUCTION LEARNING MEDIA INVOLVING PROBLEM SOLVING CAPABILITY AND LOCAL CULTURE WISDOM Nur, Andi Saparuddin; Dadi, Oswaldus
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.628 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v7i2.13742

Abstract

The purpose of this study was to obtain a learning tool of curved side room learning materials based problem-solving ability and local cultural wisdom for students of class IX Junior High School in Merauke City that meet valid, effective, and practical criteria. This type of research is development research with 4D model design (Define, Designed, Develop, Disseminate). The subjects of the study were the students of class IX of SMP Negeri 9 Merauke. The resulting learning tools were tested and experimented using the posttest only control group design. The result of this research is obtained learning tools of curved side room learning-based problem-solving ability and local cultural wisdom that fulfill valid, practical, and effective criteria. Learning tools produced are student books, Student Activity Sheets (LKS), and Lesson Plans (RPP). The results of the device test show the students' mathematics problem-solving ability is better than the control class with an average score of 61.81 versus 52.57. Hypothesis testing using independent sample t-test shows Ho is rejected with the t count value of 3.049 which means that problem-solving ability using local culture learning tools is better using conventional learning devices.
Contextual learning with Ethnomathematics in enhancing the problem solving based on thinking levels Nur, Andi Saparuddin; Waluya, Stevanus Budi; Rochmad, Rochmad; Wardono, Wardono
JRAMathEdu (Journal of Research and Advances in Mathematics Education) Volume 5 Issue 3 October 2020
Publisher : Lembaga Pengembangan Publikasi Ilmiah dan Buku Ajar, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jramathedu.v5i3.11679

Abstract

The differences in the development of students' thinking levels, especially in adolescence, impact the way they perceive problems. Contextual learning with ethnomathematics can provide opportunities for students to develop problem-solving abilities based on their level of thinking. This study examined the contextual learning with ethnomathematics to enhance problem-solving abilities based on thinking levels.This experimental research was conducted by posttest only control group design. The participants of this research were 60 students at a junior high school in Gowa Regency, South Sulawesi Province.Data were collected using observation sheets to determine local cultural characters that appeared at the time of treatment. The thinking level category uses the group assessment for logical thinking (GALT) test. The students' mathematical problem-solving abilities use the curved side space material to suit the local cultural context. The data analysis technique used descriptive statistics and covariance analysis (ANCOVA). This study results indicate that contextual learning with ethnomathematics influences problem-solving abilities based on the level of thinking. Furthermore, local cultural characters appear in each category of students' thinking levels. Students with formal thinking levels have better problem-solving abilities than transitional and concrete thinking levels. Contextual learning with ethnomathematics fosters problem-solving abilities based on the thinking levels.
Ethnomathematics Perspective and Challenge as a Tool of Mathematical Contextual Learning for Indigenous People Nur, Andi Saparuddin; Waluya, Stevanus Budi; Kartono, Kartono; Rochmad, Rochmad
International Journal on Emerging Mathematics Education IJEME, Vol. 5 No. 1, March 2021
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/ijeme.v5i1.17072

Abstract

Indigenous people have a very strong connection with culture. The national curriculum needs to provide a place for student learning in indigenous people. Mathematics as knowledge applied in daily life activities becomes relevant to the culture of indigenous people. The purpose of this study is to obtain an overview related to the perspective and challenge of ethnomathematics as a contextual learning mathematics framework for indigenous people. This research is a qualitative study with an ethnographic approach and is carried out on Ammatoa indigenous people, Tana Toa Village, Kajang District, Bulukumba Regency, South Sulawesi Province. The data sources in this study were the head of the Tana Toa village, the tribal chief of Ammatoa, and the teacher in the indigenous territories. Data collection is done through observation, in-depth interviews, literature studies, and document analysis. The results of this study indicate the association of Ammatoa culture with mathematical content which includes knowledge systems, traditional activities, and cultural artifacts. Domains of school mathematics content related to Ammatoa culture include; the concept of number, geometry, comparison, sequence and series, as well as probability and combinatorics. Mathematics learning in Ammatoa indigenous people needs to consider aspects of culture that involve collaborative involvement.
POTRET PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA MASA PANDEMI Nur, Andi Saparuddin
Jurnal Pendidikan Matematika (JUPITEK) Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (JUPITEK)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jupitekvol4iss1pp27-35

Abstract

Situasi pandemi yang melanda dunia mengharuskan berbagai upaya inovatif agar pembelajaran dapat terlaksana secara optimal. Pembelajaran daring (dalam jaringan) menjadi pilihan untuk meminimalisir interaksi dan mengurangi tingkat resiko kesehatan. Namun demikian, banyak kendala yang dialami guru agar dapat menjangkau setiap siswa menggunakan pembelajaran daring, khususnya pada mata pelajaran matematika. Berbagai simbol, dan rumus matematika menyulitkan siswa tanpa adanya penjelasan dari guru. Pembelajaran tatap muka terbatas secara bertahap mulai dilakukan untuk mengantisipasi kelemahan pembelajaran daring. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tantangan dan peluang pembelajaran matematika pada masa pandemi. Penelitian ini melibatkan siswa SMP di Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan yang berjumlah 142. Instrumen penelitian menggunakan lembar angket melalui google form atau penyebaran kuesioner secara langsung. Data yang telah terkumpul dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar siswa mengalami keterbatasan akses pembelajaran matematika secara daring pada masa pandemi. Faktor kesulitan jaringan, dan penghasilan orang tua menjadi kendala utama pembelajaran daring, khususnya di daerah pedesaan. Namun demikian, pembelajaran daring dapat menjadi pendekatan alternatif pada masa pandemi, khususnya di sekolah dengan jangkauan internet berkualitas baik. Sebagian besar siswa menganggap pembelajaran tatap muka terbatas, dan pembelajaran kombinasi sebagai metode paling baik diterapkan pada masa pandemi
ANALISIS KUALITAS BUTIR SOAL PADA KOMPETISI MATEMATIKA MENGGUNAKAN TEORI RESPON ITEM Nur, Andi Saparuddin; Suryani, Dessy Rizki; Mayasari, Dian
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i2.16307

Abstract

Kualitas butir soal pada kompetisi matematika merupakan faktor yang wajib terpenuhi agar mampu menyeleksi peserta dengan kemampuan terbaik. Adakalanya peserta yang lolos pada babak penyisihan memanfaatkan kelemahan butir soal. Namun demikian, pendekatan klasik tidak mampu menganalisis kelemahan butir soal sehingga diperlukan pendekatan teori respon item untuk memperoleh gambaran kemampuan peserta. Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas butir soal yang digunakan pada babak penyisihan competition of mathematics (Comath) Universitas Musamus tahun 2023 menggunakan teori respon item. Terdapat 25 butir soal pilihan ganda dengan jumlah peserta sebanyak 24 tim. Teknik analisis menggunakan pendekatan respon item model rasch dengan bantuan software Ministep. Hasil penelitian menunjukkan skor reliabilitas butir item dan peserta pada kategori baik dengan koefisien alpha cronbach sebesar 0,91. Rata-rata kemampuan peserta berada di bawah item dengan -0,35 logit. Nilai Outfit MNSQ dan Outfit ZSTD berada pada kategori fit yang berarti bahwa  seluruh item mampu mendeksripsikan kemampuan peserta secara rasional. Instrumen soal yang digunakan fit (cocok) dengan Model Rasch dalam menyeleksi kemampuan peserta dengan baik.
Pengaruh Penerapan Pendekatan Kontekstual Berbasis Budaya Lokal Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Nur, Andi Saparuddin; Palobo, Markus
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korelasi pendekatan kontekstual berbasis budaya lokal terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh dan interaksi pendekatan kontekstual berbasis budaya lokal terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IX SMP Negeri di Kota Merauke. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan rancangan posttest only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri di Merauke. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan melalui dua tahap, yaitu; pemilihan sekolah sebagai sampel secara purposive sampling, dilanjutkan dengan pemilihan kelas sampel secara simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IXG dan IXH SMP Negeri 1 Merauke serta siswa kelas IXB dan IXC SMP Negeri Buti yang berjumlah 155 siswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian ini adalah; (1) terdapat pengaruh yang signifikan penerapan pendekatan kontekstual berbasis budaya lokal terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika, (2) terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa berdasarkan pengetahuan awal, dan (3) tidak terdapat interaksi antara tingkat sekolah dan pengetahuan awal siswa terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Kata Kunci : pendekatan kontekstual, budaya lokal, pemecahan masalah matematika.DOI : http://dx.doi.org/10.23960/jpp.v7.i1.201701 
PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL SETTING KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA Andi Saparuddin Nur
Aksioma Vol. 5 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v5i1.118

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan pembelajaran kontekstual setting kooperatif tipe TGT terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 3 Merauke. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah simple random sampling. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Perlakuan berlangsung selama 5 kali pertemuan dengan instrumen penelitian, yaitu; (1) lembar observasi, (2) lembar angket, dan (3) tes hasil belajar. Teknik analisis data menggunakan rumus gain ternormalisasi rata-rata untuk statistik deskriptif, dan uji normalitas kolmogorov-smirnov serta uji-t untuk statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IX SMP Negeri 3 Merauke setelah penerapan pembelajaran kontekstual setting kooperatif tipe TGT. Kata kunci: Pembelajaran Kontekstual Setting Kooperatif tipe TGT, Pemecahan Masalah Matematika. Abstract: This study aimed to analyze the application effect of cooperative contextual learning setting TGT type toward the mathematical problem solving abilities. The populations in this study were all students of class IX SMP Negeri 3 Merauke. The sampling technique in this research is simple random sampling. This type of research is experimental research design with one group pretest-posttest. The treatment lasts for five meetings with research instruments, is; (1) observation sheet, (2) questionnaire sheet, and (3)achievement test. Data were analyzed using the formula normalized average gain for descriptive statistics, and Kolmogorov-Smirnov normality test and t-test for inferential statistics. The results showed that an increase in mathematical problem solving ability students of class IX SMP Negeri 3 Merauke after the application of contextual learning TGT cooperative setting. Keywords: Contextual Learning Cooperative Setting TGT, Mathematics Problem Solving
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL BERBASIS BUDAYA LOKAL TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA Andi Saparuddin Nur; Markus Palobo
Aksioma Vol. 6 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v6i1.136

Abstract

Abstrak: Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pendekatan kontekstual berbasis budaya lokal terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IX SMP Negeri di Kota Merauke. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experimen) dengan desain posttest only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri di Kota Merauke. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dalam dua tahap, yaitu; pemilihan sekolah sebagai sampel secara purposive sampling, dilanjutkan dengan pemilihan kelas sebagi sampel secara simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IXG dan IXH SMP Negeri 1 Merauke serta siswa kelas IXB dan IXC SMP Negeri Buti yang berjumlah 155 siswa. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial yang terdiri atas; (1) uji prasyarat menggunakan uji kolmogorov-smirnov untuk uji normalitas dan uji levene’s untuk uji homogenitas, serta (2) uji hipotesis menggunakan analisis varians (Anova) dua jalur. Hasil dalam penelitian ini adalah; (1) terdapat pengaruh positif penerapan pendekatan kontekstual berbasis budaya lokal terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika, (2) terdapat pengaruh positif kemampuan awal siswa terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika, dan (3) tidak terdapat pengaruh antara level sekolah dan kemampuan awal siswa terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Kata kunci: pendekatan kontekstual, budaya lokal, pemecahan masalah matematika Abstract: The purpose of this research is to analyze the impact of contextual approach local culture based to mathematical problem solving skill class IX students at Junior High School in the town of Merauke. This research is a quasi experimental research (quasi experiment) design with posttest only control group design. The population in this study were all students of class IX Junior High School in the town of Merauke. The sampling technique in this research is conducted in two stages, namely; school election as sample by purposive sampling, followed by the selection of the sample as a class by simple random sampling. The sample in this research is class student IXG and IXH SMP Negeri 1 Merauke and IXB and IXC grade students of SMP Negeri Buti totaling 155 students. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics were consists of; (1) The prerequisite test using Kolmogorov-Smirnov test for normality test and levene's test for homogenity, and (2) test the hypothesis using analysis of variance (ANOVA) two way. The results of this research are; (1) there is positive influence application of contextual approach based on local culture against the ability of mathematical problem solving, (2) there is positive influence initial ability of students to the ability of solving mathematical problems, and (3) there is no influence between the school level and the initial ability of students to mathematical problem solving abilities student. Keywords: contextual approach, local culture, mathematics problem solving