Claim Missing Document
Check
Articles

Komparasi blasting single rod dengan double rod terhadap keberhasilan peledakan di Pit South Tutupan PT Adaro Indonesia Erika Saskia; Irvani Irvani; Guskarnali Guskarnali
Jurnal Himasapta Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Himasapta Volume 8 Nomor 02 Agustus 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v8i2.9362

Abstract

Penelitian ini menganalisis perbandingan blasting single rod 8m dengan double rod 12m terhadap volume, powder factor, fragmentasi dan digging time di pit South Tutupan (BUMA) PT Adaro Indonesia. Permasalahan pada penelitian adalah ketercapaian material blasting aktual yang rendah sebesar 43% pada September 2021 – Maret 2022 sehingga diperlukan eskalasi berupa improvement blasting double rod. Dilaksanakan pada 7 front single rod (263 lubang) dan 7 front double rod (174 lubang) dengan pengambilan data berupa data pemboran peledakan, foto fragmentasi dan parameter BI. Hasil penelitian menunjukkan deviasi geometri peledakan didominasi nilai underplan dengan 4 deviasi tertinggi pada double rod yaitu deviasi spasi, depth, stemming dan PC serta 1 deviasi tertinggi pada single rod yaitu deviasi burden. Hasil peledakan metode double rod lebih efektif dibandingkan single rod diantaranya persentase volume lebih tinggi 19,98%, ukuran fragmentasi aktual lebih kecil 8,19 cm, indeks keseragaman lebih besar 0,15, potensi fragmentasi boulder lebih kecil sebesar 5% serta perolehan layer digging lebih optimal. Namun, double rod menghasilkan nilai PF lebih tinggi 0,01 kg/BCM dan digging time lebih tinggi 0,1 detik. Rekomendasi formula bahan peledak efektif untuk single rod:  = [(-0,0159 (DB) + 0,1874) (49382(DS) + 48934)] dan untuk double rod: = [(-0,071(DD) + 0,1815) (-17751(DB) + 65269)].
Analisis pada rod mill untuk mendapatkan optimasi derajat liberasi timah primer di PT Menara Cipta Mulia Lisa Maulidya; Franto Franto; Guskarnali Guskarnali
Jurnal Himasapta Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Himasapta Volume 8 Nomor 02 Agustus 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v8i2.8673

Abstract

PT Menara Cipta Mulia merupakan perusahaan pertambangan timah primer yang terletak di Desa Senyubuk, Kecamatan Kelapa Kampit, Belitung Timur. Adapun permasalahannya yaitu belum optimalnya pemisahan timah dengan tailing. Penelitian bertujuan untuk mengetahui sebaran ukuran butir, derajat liberasi optimal dan menganalisis kinerja rod mill. Metodelogi penelitian dilakukan pada 36 sampel dengan berat tiap sampel 500 gr menggunakan variabel 5 rod, 6 rod dan 7 rod dengan waktu penggilingan 30 menit, 35 menit dan 40 menit serta feed 35 kg, 40 kg, 45 kg dan 50 kg menggunakan material kuarsit. Dilakukan analisis sieve, Grain Counting Analysis, uji XRF serta analisis statistik. Nilai rata – rata ukuran butir pada 50 mesh sebesar 12,84%, 80 mesh sebesar 28,85%, 100 mesh sebesar 12,02%, 150 mesh sebesar 10,70% dan >150 mesh sebesar 35,59%. Nilai derajat liberasi optimal berada pada variabel 6 rod, waktu penggilingan 35 menit dan 40 menit serta feed 35 kg dan 40 kg. Penelitian menujukkan kasiterit pada sampel nomor 17,18 dan 22 sudah terliberasi optimal pada ≥100 mesh dan analisis regresi linier berganda pada uji parsial dan uji simultan berpengaruh signifikan dan nilai kolerasinya sebesar 62,3%.
Pemetaan Pola Sebaran Air Tanah Menggunakan Metode Geolistrik Untuk Membantu Masyarakat Mencari Aquifer Air Tanah di Desa Jada Bahrain Kecamatan Merawang Guskarnali Guskarnali; Janiar Pitulima; Mardiah Mardiah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 2 No 1 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v2i1.125

Abstract

The service was carried out in Jada Bahrain Village, Merawang District using the wenner configuration geoelectric method based on the resistivity value (Ohm meter). This service is an initial service in analyzing the pattern of Res2DInv software results in the form of a resistivity cross section of the soil layer which is indicated to have groundwater.Measurements were carried out based on a survey design (trajectory) of 4 tracks with the length of each measurement track of 160 meters and a spacing between electrodes of 10 meters. The results of the service show that the soil layer on the measurement track obtained the groundwater distribution pattern in the service area has a relatively small resistivity. The soil layer in the form of sand containing groundwater is found at a depth above about 18.5 meters with a resistivity value ranging from 5.27-247 Ohm meters.
PENGEMBANGAN OBJEK DAN DAYA TARIK WISATA ALAM SEBAGAI DAERAH TUJUAN WISATA DI DESA TANJUNG LABU KECAMATAN LEPAR PONGOK BANGKA BELITUNG Guskarnali Guskarnali; Irvani Irvani; Delita Ega Andini
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 6 No 1 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v6i1.1421

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki berbagai macam wisata dan budaya yang patut untuk dikembangkan. Tujuan dari jurnal ini adalah untuk mengembangkan wisata lokal yang ada di indonesia khususnya di desa Tanjung Labu, Kecamatan Lepar Pongok. Di daerah ini salah satu wisata yang terkenal dan sedang dalam proses pengembangan yaitu wisata Pantai Lampu. Pantai ini berada di bagian sebelah ujung desa tanjung labu tidak jauh dari pemukiman warga. Pantai ini memiliki air yang jernih dan pasir yang putih dan bersih. Melihat potensi yang ada dari pantai tersebut, sudah selayaknya pemerintah melakukan pengembangan terhadap wisata Pantai Lampu. Mahasiswa KKN TEMATIK UBB XIII yang mengabdi di Kecamatan Lepar Pongok ikut turut serta membantu dalam proses pengembangan pantai tersebut bekerja sama dengan pemerintah sekitar. Pantai ini sempat di kembangkan sebelumnya namun karena tidak di rawat dengan baik maka pantai tersebut kembali ditinggalkan dan jarang dikunjungi oleh masyarakat sekitar. Pengembangan Pantai Lampu yang dilakukan berupa pembangunan beberapa infrastuktur serta pembersihan pantai. Ada beberapa program yang dilaksanakan di pantai tersebut yaitu pembuatan spot bakar – bakar, gapura pembuatan spot foto, pagar pembatas, serta arena bermain untuk para pengunjung.
Interpretasi Material Pada Rancang Bak Ukur Skala Laboratorium Dengan Pendekatan Konfigurasi Wenner, Wenner – Schlumberger dan Dipole-dipole Guskarnali Guskarnali; Haslen Oktarianty; Irvani Irvani; E.P.S.B. Taman Tono; Delita Ega Andini
MINERAL Vol 8 No 2 (2023): MINERAL
Publisher : Jurusan Teknik Pertambangan Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/mineral.v8i2.4958

Abstract

Geoelectric measurements have been carried out using multichannel ResistivityMeter (Geores) tools with Wenner, Wenner-Schlumberger, and Dipole-dipole Configuration approaches on the influence of materials arranged in a laboratory-scale measuring tub design with dimensions of 194x184x80 cm. The measured method is the variation in resistivity value against each trajectory of the material. The method used is the variation of resistivity values for each path of the material that has been arranged in a laboratory scale measuring design. Geoelectric measurements were carried out on 7 lines (5 line in the West-East direction and 2 line in the North-South direction). The spacing between the electrodes of each line is 10 cm with 16 electrodes in one line so that each line has a length of 160 cm or 1.6 m which corresponds to the length and width dimensions of a laboratory scale measuring design. The electrode arrangement parameters are constant with respect to changes in the configuration selected from the geores parameters during geoelectric measurements. The measurement results showed that the identified depth reached 31.2 cm. The low resistivity value category has an interval of 374-4,397 ohm.meters at a depth of 0-12.5 cm, which is the influence of building sand material containing water and soil, while the depth interval is 12.5 - 31.2 cm ohm.meters (material category that is influenced by 2 iron rods, tin tailings sand, granite, gravel) with resistivity values ranging from 12,378–67,498 ohm.meters. From experiments on the influence of the resistivity values of the three Wenner, Wenner-Schlumberger, and Dipole-dipole configurations, it was obtained that the smallest absolute error resistivity value in the Wenner configuration was 5.01% against the overall average absolute error resistivity value of 10.16%.
Penaksiran Sebaran Nilai Datum Point pada Data Geolistrik Menggunakan Metode Ordinary Kriging Guskarnali Guskarnali; Muhammad Amin Sitepu
Buletin Profesi Insinyur Vol 7, No 1 (2024): Buletin Profesi Insinyur (Januari-Juni)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengukuran geolistrik menampilkan secara 2 dimensi penampang resistivitas bawah permukaan. Penampang resistivitas menyajikan data datum point terhadap penetrasi kedalaman. Data datum point diperoleh dari pengolahan geolistrik yang merupakan hubungan pengaruh antara elektroda arus dan elektroda potensial terhadap jarak tertentu dari dua elektroda arus yang dialirkan ke bawah permukaan. Nilai datum point dilakukan perhitungan secara vertikal dan horizontal dengan semivariogram sampai diperoleh model semivariogram yang menjadi parameter dari hasil fitting. Penaksiran sebaran data datum point menggunakan metode ordinary kriging (point kriging dan block kriging). Hasil penaksiran diperoleh metode block kriging lebih akurat dari point kriging walaupun nilai cross validation dari metode ordinary kriging memiliki perbedaan yang tidak signifikan dengan nilai koefisien korelasi disekitar 0,57 dan nilai RMSE yang terkecil pada metode ordinary kriging yakni metode block kriging ukuran 10×10×5 meter. Kata kunci: geolistrik, datum point, ordinary kriging
Evaluasi match factor alat gali-muat dan angkut untuk meningkatkan produktivitas stripping overburden PT Cipta Kridatama Anggara, Dayu; Franto, Franto; Guskarnali, Guskarnali
Jurnal Himasapta Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Himasapta Volume 9 Nomor 01 April 2024
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v9i1.9373

Abstract

Penelitian dilakukan di PT Cipta Kridatama site Dizamatra Powerindo Lahat pada stripping overburden Fleet CE4226 SW Timur menggunakan kombinasi 1 Excavator CAT 395 memuat 3 OHT CAT 775 dan 2 OHT CAT 773. Nilai produktivitas fleet sudah mencapai target perusahaan, namun dalam pelaksanaannya terdapat delay time sehingga perlu adanya perbaikan match factor tanpa menambah alat mekanis dan biaya produksi. Metode penelitian adalah metode deskriptif kuantitatif, analisis perhitungan match factor berdasarkan cycle time dan jumlah alat yang beroperasi, data diambil lebih dari 30 data dalam sebulan pada Bulan Februari 2023. Data primer berupa data cycle time alat gali-muat dan alat angkut, geometri jalan, sedangkan data sekunder terdiri dari spesifikasi alat, peta pit penambangan dan waktu kerja. Jarak loading point ke disposal IPD Asta berjarak 1.500 meter. Hasil rekapitulasi data dan perhitungan menghasilkan nilai delay time sebesar ± 2 menit, Efektivitas kerja alat sebesar 75%, dan match factor sebesar 0,9 (terdapat waktu tunggu pada alat gali-muat). Usaha perbaikan match factor dengan melakukan pengurangan jumlah passing 1 kali pengisian, sehingga meminimalkan waktu tunggu maksimal 1 menit serta mengurangi penggunaan alat angkut menjadi 4 unit didapatkan match factor 0,92 hingga 1,04.
OPTIMALISASI ALAT INDUCED ROLL MAGNETIC SEPARATOR (IRMS) UNTUKMEMISAHKAN MINERAL ILMENIT DI UNIT PENGOLAHAN PT TIMAH Tbk : OPTIMIZATION OF INDUCED ROLL MAGNETIC SEPARATOR (IRMS) TO SEPARATE ILMENIT MINERAL IN UNIT PENGOLAHAN PT TIMAH Tbk Amran Amri, Novinda Tiara Ayu; Pitulima, Janiar Pitulima; Guskarnali
JURNAL TEKNIK PERTAMBANGAN Vol. 24 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtp.v24i2.14851

Abstract

Bidang Pengolahan Mineral melakukan pemisahan mineral kasiterit dan ilmenit berdasarkan sifat kemagnetan menggunakan Induced Roll Magnetic Separator. Permasalahan pada penelitian adalah pengolahan yang kurang optimal, pemisahan mineral dilakukan lebih dari satu kali proses untuk memenuhi syarat penyimpanan ilmenit dengan kadar  ≥ 86%. Tujuan dilakukannya penelitian adalah mengetahui optimalisasi pengolahan mineral berdasarkan pengaturan variabel alat IRMS. Penelitian dilakukan pengaturan kuat arus dan bukaan splitter sebanyak 20 pengujian. Pengaturan kuat arus  yang digunakan yaitu 9 A, 11 A, 13 A dan 15 A. Pengaturan bukaan splitter digunakan yaitu 1 cm, 2  cm, 3 cm, 4 cm dan 5 cm. Umpan digunakan untuk 20 pengujian adalah middling Air Table dengan   berat 863 kg untuk setiap pengujian. Pengambilan sampel dilakukan pada sampel umpan dan konsentrat, sebanyak satu sampel umpan dan 20 sampel konsentrat di uji dengan Analisis Grain Counting  Analysis. Hasil pengujian sampel menunjukkan karakteristik fisik umpan tergolong butir halus dengan komposisi mineral terdiri dari; kasiterit, ilmenit, monasit, pirit, zirkon, turmalin, kuarsa  dan siderit, dengan kadar mineral ilmenit 55,81% dan kadar Sn 6,57%. Hasil optimal pemisahan mineral ilmenit menggunakan IRMS pada pengujian ke-15 dengan kuat arus 13 A dan bukaan splitter 5 cm, diperoleh kadar mineral ilmenit sebesar 87,20%, dan recovery mineral ilmenit 34,99%. Kata kunci: IRMS, Mineral Ilmenit, Pengolahan
OPTIMALISASI PRODUKTIVITAS ALAT GALI-MUAT DAN ANGKUT UNTUK MEMENUHI TARGET PRODUKSI LIMESTONE CRUSHER VI DI PT SEMEN PADANG: OPTIMIZATION OF PRODUCTIVITY OF EXCAVATION, LOADING AND TRANSPORTING EQUIPMENT TO MEET THE PRODUCTION TARGET OF LIMESTONE CRUSHER VI AT PT SEMEN PADANG Satrya Sembiring, Raskita Alan; Franto; Guskarnali
JURNAL TEKNIK PERTAMBANGAN Vol. 24 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtp.v24i2.14903

Abstract

PT Semen Padang dalam pengolahannya menggunakan Limestone Crusher VI dengan target produksi sebesar 1.800 ton/jam. Permasalahan karena tidak tercapainya target produksi Limestone Crusher VI pada bulan Maret 2023, yaitu hanya sebesar 1.366 ton/jam. Penelitian bertujuan untuk mengoptimalkan kemampuan produktivitas pengumpanan alat gali-muat dan angkut terhadap Limestone Crusher VI agar memenuhi target. Pengambilan data selama 1 bulan dengan pengambilan 31 data jam kerja, cycle time masing-masing alat gali-muat dan angkut 30 data, waktu hambatan dapat dihindari, tidak dapat dihindari alat gali-muat dan angkut serta waktu kerja efektif dan produksi aktual Limestone Crusher VI. Hasil penelitian terhadap 4 unit alat gali-muat dan 19 unit alat angkut, didapatkan kemampuan produksi dari front penambangan PNBP V, VI, VIII dan IX dari alat gali-muat sebesar 2.042 ton/jam sedangkan alat angkut sebesar 1.368 ton/jam sedangkan produktivitas aktual pada Limestone Crusher VI dengan jam kerja efektif 397.08 jam/bulan didapatkan produksi sebesar 1.366 ton/jam. Usaha peningkatan produksi alat angkut yang direkomendasikan dengan cara perbaikan waktu hambatan kerja untuk meningkatkan efisiensi kerja alat angkut dari sebesar 68,62% menjadi sebesar 71,13% dan penambahan umpan bucket terhadap vessel alat angkut sehingga didapatkan kemampuan pengumpanan alat angkut terhadap Limestone Crusher VI meningkat menjadi sebesar 1.811 ton/jam. Kata kunci: Produktivitas, Alat Angkut, Limestone Crusher
KAJIAN KADAR SERTA PENENTUAN KELAYAKAN EKONOMI CASSITERITE PADA SISA HASIL PENGOLAHAN WASHING PLANT DI DESA TANJUNG GUNUNG: RATE STUDY AND DETERMINATION OF ECONOMIC ELIGIBILITY CASSITERITE ON THE REST OF THE PROCESSED PRODUCT WASHING PLANT IN TANJUNG GUNUNG VILLAGE Tarigan, Arjunanta; Franto; Guskarnali
JURNAL TEKNIK PERTAMBANGAN Vol. 25 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtp.v25i1.15152

Abstract

Penelitian ini mengkaji kelayakan Sisa Hasil Pengolahan (SHP) Washing Plant yang berada di disposal. Permasalahan yaitu melimpahnya material Sisa Hasil Pengolahan serta standar kelayakan kadar pengolahan SHP yang ditetapkan Perusahaan sebesar 0,25 – 1 % Sn dengan recovery sebesar 40-50% (PT Timah Tbk, 2022). Untuk itu perlu dilakukan kajian kelayakan ekonomi. pengambilan data dilakukan dengan cara mengambil 16 sampel secara acak dengan kedalaman lubang bor 1 meter menggunakan bor auger. Setiap sampel yang diambil akan dilakukan pengujian metode analisa mikroskop (Grain Counting Analysis) dan X-ray Flourescence. Dari analisa sampel SHP didapatkan hasil pada Sisa Hasil Pengolahan Tanjung Gunung memiliki kadar rata-rata 0,35% Sn, sedangkan nilai COG Nilai Cut off Grade SHP yang akan dilakukan pengolahan kembali adalah senilai 0,13 kg Sn/m3. Berdasarkan hasil analisa sampel SHP Pada Tanjung Gunung, seluruh sampel masih memiliki nilai ekonomis. Cash in flow SHP Tanjung Gunung adalah sebesar Rp 638.514.000 mampu menutup cash out flow sebesar Rp 341.004.833 Benefit Cost Ratio (BCR) sebesar 1,8 % dan nilai profitability index (PI) sebesar 2,2% Nilai Payback Period sebesar 0,9 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SHP Washing Plant Tanjung Gunung masih layak untuk diolah kembali atau memiliki nilai ekonomis. Kata kunci: Kasiterit, kadar, kelayakan ekonomi, sisa hasil pengolahan.