Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Sinergi Kolaboratif Lintas Sektor melalui Program PADU: Strategi Mewujudkan Pembangunan Kota Bitung yang Inklusif dan Berkemajuan Rahman, Asep; Ramadhani, Shafira Zulfa; Renata, Donna Christha; Asaloei, Sandra Ingried; Makaminang, Mega Yanti; Kusnaedi, Clarissa Evania
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/tw521w98

Abstract

People with disabilities in Bitung City still face significant challenges in accessing formal education, skills training, and economic opportunities, which consequently limits their social participation. This study aims to explore development strategies for the Pusat Ajar Disabilitas Unggul (PADU) Program, a collaborative initiative between PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Bitung, Yayasan Bina Lentera Insan, and Komunitas Tuli Peduli Bitung aimed at establishing an inclusive ecosystem. The research employs a mixed-methods approach, combining descriptive quantitative analysis by examining participants' pre-test and post-test results with qualitative methods via Focus Group Discussions (FGD) involving 25 informants from the government, private sector, and community organizations. The results indicate that while the PADU Program is effective in enhancing participants' technical skills (such as sewing, barista skills, and crafts), its sustainability is still hindered by weak cross-sector synchronization, instructors' limited proficiency in sign language communication, and post-training market access barriers. This study recommends a programmatic transformation through three main pillars: ecosystem integration with formal institutions (the Disability Services Unit/ULD and the Vocational Training Center/BLK), human resource competency standardization through certification, and the formalization of strategic partnerships via Memorandums of Understanding (MoU) to ensure budgetary sustainability and broader market access.
Literature Review: Faktor Sosial, Lingkungan, dan Perilaku Sebagai Risiko Demam Berdarah Dengue Syawie, M. Khalil; Sintiadewi, I Dewa Rai; Nisa, Tarina Zahratun; Rahman, Asep; Wowor, Ribka Elisabeth
Jurnal Lentera Sehat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Lentera Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/jlsi.v5i1.02

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan global dan nasional, terutama di wilayah tropis seperti Indonesia. World Health Organization melaporkan peningkatan kasus DBD dari 505.430 pada tahun 2000 menjadi 14,6 juta kasus pada tahun 2024. Di Indonesia, berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia 2023, DBD merupakan penyakit endemik dengan prevalensi nasional sebesar 0,64%. Kejadian DBD dipengaruhi oleh interaksi faktor sosial, lingkungan, dan perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kejadian DBD dari aspek lingkungan, perilaku, dan sosial. Metode yang digunakan adalah narrative literature review dengan menelaah artikel ilmiah dari Google Scholar berdasarkan kriteria publikasi tahun 2017–2024, berbahasa Indonesia dan Inggris, serta relevan dengan faktor risiko DBD. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor sosial (pendidikan, pendapatan, pekerjaan), lingkungan (kepadatan hunian, genangan air, wadah penampungan), dan perilaku (PSN, menggantung pakaian, kebersihan lingkungan) saling berkontribusi terhadap peningkatan risiko DBD, sehingga diperlukan upaya pencegahan yang terpadu.
Analisis Persepsi dan Sikap Ibu terhadap Inisiasi Menyusui Dini dalam Pencegahan Stunting di Puskesmas Kombos Kota Manado Adam, Hilman; Rahman, Asep; Nurmidin, M Fadhel; Kusnaedi, Clarissa Evania Sasikirana; Tempo, Meysia Yolanda; Fitriana, Annisa Ranti Nur
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/ag5fdc15

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis persepsi dan sikap ibu terhadap Inisiasi Menyusui Dini (IMD) sebagai strategi pencegahan stunting di Puskesmas Kombos, Kota Manado. Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis yang berdampak pada perkembangan fisik dan kognitif anak. IMD menjadi salah satu langkah preventif dalam menekan angka stunting karena memungkinkan bayi mendapatkan kolostrum, yang kaya akan nutrisi dan antibodi penting untuk daya tahan tubuh dan pertumbuhan optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, yang bertujuan untuk menggali pengalaman, pemahaman, serta sikap ibu terhadap IMD. Informan dalam penelitian ini terdiri dari ibu yang memiliki bayi di Puskesmas Kombos serta tenaga kesehatan (dokter), yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar informan tidak mengetahui istilah IMD sebelum dijelaskan oleh peneliti. Setelah mendapat penjelasan, barulah mereka memahami bahwa IMD merupakan bagian dari proses menyusui awal. Semua informan menyatakan dukungan positif terhadap IMD dan menyadari pentingnya pemberian ASI segera setelah lahir. Hanya satu informan yang mengetahui istilah "stunting" dengan benar, namun seluruh informan memahami konsepnya secara umum, yaitu anak yang pendek/kecil akibat kekurangan gizi. Semua informan merasa mendapat dukungan dari keluarga dan tenaga kesehatan dalam pemberian ASI dan IMD.