Articles
Pengaruh Social Media Marketing dan Brand Ambassador Terhadap Keputusan Pembelian Produk POND’S (Studi Pada Pengguna Produk POND’S di Kabupaten Banyumas)
Devi Shifa Kamila;
Sari Listyorini;
Andi Wijayanto
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 13, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/jiab.2024.42381
Cosmetics are a primary need for women. Pond's is a beauty product that has been around since 1846 and has become an international product in the field of skin care. High demand encourages increasingly tight competition between companies. Companies must implement the right strategies to increase sales, such as utilizing social media marketing and brand ambassadors to expand market reach and encourage purchasing decisions. This research aims to determine the influence of social media marketing and brand ambassadors on POND'S purchasing decisions in Banyumas Regency. The type of research used is explanatory research with a sample size of 100 respondents who are Pond's users in Banyumas. The sampling technique uses non-probability sampling with purposive sampling and accidental sampling methods. Data analysis for this research uses SPSS 26. The research results show that social media marketing has significant positive influence on purchasing decisions for Pond's products in Banyumas. Brand ambassadors also have a significant positive influence on purchasing decisions for Pond's products in Banyumas. In this research, it was also found that social media marketing and brand ambassadors had a simultaneous influence on the decision to purchase Pond's products in BanyumasKeywords: Social Media Marketing; Brand Ambassador; Purchase DecisionKosmetik merupakan kebutuhan primer bagi wanita. Pond's adalah produk kecantikan yang ada sejak tahun 1846 dan menjadi produk internasional dalam bidang perawatan kulit. Permintaan yang tinggi mendorong persaingan antar perusahaan yang semakin ketat. Perusahaan harus menerapkan strategi yang tepat untuk meningkatkan penjulan seperti memanfaatkan social media marketing dan brand ambassador untuk memperluas jangkauan pasar dan mendorong keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh social media marketing dan brand ambassador terhadap keputusan pembelian POND’S di Kabupaten Banyumas. Tipe penelitian yang digunakan adalah explanatory research dengan jumlah sampel 100 responden yang merupakan pengguna Pond's di Banyumas. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan metode purposive sampling dan accidental sampling. Analisis data penelitian ini menggunakan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukan social media marketing memiliki pengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian produk Pond's di Banyumas. Brand ambassador juga memiliki pengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian produk Pond's di Banyumas. Dalam penelitian ini juga ditemukan bahwa social media marketing dan brand ambassador memiliki pengaruh secara simultan terhadap keputusan pembelian produk Pond's di Kabupaten Banyumas.Kata Kunci: Social Media Marketing; Brand Ambassador; Keputusan Pembelian
PENGARUH NCT 127 SEBAGAI BRAND AMBASSADOR DAN VIRAL MARKETING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN NATURE REPUBLIC DI KOTA JAKARTA
Mayra Regita Destrianita;
Sari Listyorini;
Andi Wijayanto
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/jiab.2024.39906
The cosmetic industry is an industry that can be said to have experienced rapid development from time to time. Therefore, every company must have an appropriate and attractive marketing strategy in order to win the competition. Nature Republic, a brand from South Korea that is quite popular in Indonesia, has continued to experience a downward trend since 2019. This is allegedly because many new brands from abroad and domestic have continued to emerge. This study aims to determine the effect of NCT 127 as a Brand Ambassador and Viral Marketing on purchasing decisions for Nature Republic. This type of research is explanatory research, sampling using non-probability sampling technique and purposive sampling method. Data collection was carried out by distributing questionnaires to 100 respondents who are Nature Republic consumers and NCT 127 fans who are in the city of Jakarta and are≥17 years old. Both brand ambassador and viral marketing variables have a positive and significant influence. However, the influence exerted by each variable individually or collectively is not great. Therefore, Nature Republic needs to maximize the utilization of NCT 127 as Brand Ambassadors and carry out interesting marketing innovations so that more people are familiar with Nature Republic.Industri kosmetik merupakan salah satu industri yang dapat dikatakan mengalami perkembangan pesat dari waktu ke waktu. Oleh karena itu, setiap perusahaan harus memiliki strategi pemasaran yang tepat dan menarik agar dapat memenangkan persaingan. Nature Republic sebagai brand asal Korea Selatan yang cukup populer di Indonesia terus mengalami penurunan trend sejak tahun 2019. Hal tersebut diduga karena banyaknya brand baru asal luar negeri maupun dalam negeri terus bermunculan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh NCT 127 sebagai Brand Ambassador dan Viral Marketing terhadap keputusan pembelian Nature Republic. Tipe penelitian ini adalah explanatory research, pengambilan sampel menggunakan teknik non-probability sampling dan metode purposive sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada 100 responden yang merupakan konsumen Nature Republic dan penggemar NCT 127 yang berada di Kota Jakarta serta berumur ≥17 tahun. Variabel brand ambassador dan viral marketing keduanya bersama-sama mempunyai pengaruh positif dan signifikan. Namun, pengaruh yang diberikan masing – masing variabel secara individu maupun bersama tidak besar. Oleh karena itu Nature Republic perlu memaksimalkan pemanfaatan NCT 127 sebagai Brand Ambassador serta melakukan inovasi – inovasi pemasaran yang menarik agar lebih banyak masyarakat yang mengenal Nature Republic
PENGARUH KESADARAN LINGKUNGAN TERHADAP GREEN PURCHASE INTENTION MELALUI ATTITUDE TOWARDS GREEN PRODUCT SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI PADA KONSUMEN AMDK AQUA LIFE DI KOTA SEMARANG)
Raysoul Fazilla;
Sari Listyorini;
Apriatni E Prihatini
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 14, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/jiab.2025.47178
Dalam ranah bisnis yang kompetitif, Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) telah menjadi salah satu segmen yang menonjol dalam industri minuman, menarik perhatian pelaku bisnis untuk memahami dinamika pasar dan peluang yang tersedia. Dengan permintaan yang terus meningkat dari konsumen yang semakin sadar akan kesehatan dan kebersihan, AMDK memegang peran penting dalam strategi pertumbuhan perusahaan minum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesadaran lingkungan terhadap green purchase intention dengan attitude towards green product sebagai variabel intervening pada konsumen AMDK AQUA Life di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling, melibatkan 100 responden yang merupakan konsumen AQUA Life. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan model Structural Equation Modelling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran lingkungan berpengaruh positif dan signifikan terhadap attitude towards green product serta green purchase intention. Selain itu, attitude towards green product juga terbukti memediasi hubungan antara kesadaran lingkungan dan green purchase intention. Implikasi manajerial dari penelitian ini menyarankan bahwa AQUA dapat meningkatkan green purchase intention konsumen dengan memaksimalkan strategi pemasaran yang berfokus pada peningkatan kesadaran lingkungan dan promosi produk ramah lingkungan untuk membuat persepsi baik terhadap konsumen.
Pengaruh Celebrity Endorser dan Brand Awareness Terhadap Keputusan Pembelian Produk Somethinc (Studi Pada Konsumen Somethinc di Kota Semarang)
Annisa Rahmadila Damayanti;
Sari Listyorini;
Ngatno Ngatno;
Sendhang Nurseto
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/jiab.2023.39645
Persaingan industri kosmetik di Indonesia yang semakin ketat membuat perusahaan harus mengembangkan strategi pemasarannya dan membangun kesadaran merek agar konsumen dapat mengetahui dan menyadari eksistensinya di tengah-tengah mereka. Celebrity endorser dan brand awareness diduga memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui celebrity endorser dan brand awareness terhadap keputusan pembelian produk Somethinc di Kota Semarang. Tipe penelitian ini adalah explanatory research dengan teknik pengambilan sampel probability sampling yaitu proportionate stratified sampling. Sampel pada penelitian ini berjumlah 100 konsumen Somethinc di Kota Semarang. Penelitian ini diolah menggunakan SPSS for windows version 25.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa celebrity endorser dan brand awareness secara stimultan memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Disarankan agar Somethinc perlu memperhatikan penggunaan celebrity endorser selanjutnya yang mampu meyakinkan dan membuat konsumen suka dengan produk Somethinc. Selanjutnya, Somethinc dapat meningkatkan brand awareness melalui social media seperti Instagram dan Tik Tok untuk mempengaruhi keputusan pembelian konsumen agar terus memilih dan menggunakan produk Somethinc.The competition in the cosmetics industry in Indonesia is getting tighter, so companies must develop their marketing strategies and build brand awareness so that consumers can know and realize their existence in their midst. Celebrity endorser and brand awareness are suspected as factors that can influence purchasing decisions. This research was conducted with the aim of knowing the impact of celebrity endorser and brand awareness on Somethinc products purchasing decision in Semarang City. This type of research is explanatory research with a probability sampling technique, namely proportionate stratified sampling. The sample in this study amounted to 100 consumers of Somethinc in Semarang City. This research was processed using SPSS for windows version 25.0. The conclusion from this study is that the celebrity endorser and brand awareness can simultaneously have a positive and significant influence on the purchasing decision variable. It is recommended that Somethinc needs to pay attention to the use of the next celebrity endorser who is able to convince and make consumers like Somethinc’s products. Furthermore, Somethinc can increase brand awareness through social media such as Instagram and Tik Tok to influence consumer purchasing decision to keep choosing and using Somethinc's products.
PENGARUH USER EXPERIENCE DAN USER INTERFACE TERHADAP REPURCHASE INTENTION DENGAN E-SATISFACTION SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA E-COMMERCE TOKOPEDIA
Rizal Muhammad;
Sari Listyorini;
Naili Farida
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 14, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/jiab.2025.47382
The development of technology has changed the way people live, including how they conduct transactions without meeting in person, which is now done through websites commonly known as e-commerce. This is supported by the high interest of the public in online shopping, which has led to the emergence of many e-commerce companies. To sustain their business and win the competition, companies must be able to encourage their customers to continue shopping on the same e-commerce platform. This study aims to determine the influence of user experience and user interface through e-satisfaction on repurchase intention among Tokopedia users in Semarang City. This research is classified as explanatory research, using non-probability sampling and purposive sampling as the sampling techniques. The sample used consists of 100 people who have made at least 3 purchases on Tokopedia. Data analysis was conducted using the Partial Least Squares (PLS) method with the help of SMART PLS software to test the validity and reliability of the constructs, as well as to analyze the influence of the variables studied. The results show a positive and significant effect of both variables, namely user experience and user interface, on e-satisfaction and repurchase intention. However, there is no direct effect between the user interface and repurchase intention.
Pengaruh Beban Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Turnover Intention Karyawan Hotel Santika Premiere Semarang
Sabrina Diany Chaerunissa;
Agung Budiatmo;
Sari Listyorini
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 13, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/jiab.2024.42390
Companies are often faced with various problems in optimizing HR management, one of which is the phenomenon of turnover motivated by intentions based on the experience experienced by employees so that they can decide to leave the company. The turnover phenomenon also occurs at Hotel Santika Premiere Semarang, marked by the high rate of employee turnover at Hotel Santika Premiere Semarang. This study aims to determine the influence between workload and work environment on employee turnover intention of Hotel Santika Premiere Semarang. This type of research is explanatory research with probability sampling techniques, namely proportional random sampling. Data collection was carried out by distributing questionnaires to 44 respondents who were executive employees of Hotel Santika Premiere Semarang. Data is processed using SPSS version 27. The results of this study show that workload and work environment simultaneously have a significant influence on turnover intention. Workload partially has a positive and significant effect on turnover intention. The work environment partially has a negative and significant effect on turnover intention. Companies need to conduct workload analysis on all divisions regularly at least 1 time for 6 months. Furthermore, companies can improve air circulation in the workspace by increasing artificial air ventilation.Keywords: Workload; Work Environment; Turnover IntentionPerusahaan seringkali dihadapkan dengan berbagai permasalahan dalam mengoptimalisasi manajemen SDM, salah satunya fenomena turnover yang dilatarbelakangi adanya niat berdasarkan pengalaman yang karyawan alami sehingga ia dapat memutuskan keluar dari perusahaan. Fenomena turnover juga terjadi di Hotel Santika Premiere Semarang, ditandai dengan tingginya tingkat perputaran karyawan di Hotel Santika Premiere Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara beban kerja dan lingkungan kerja terhadap turnover intention karyawan Hotel Santika Premiere Semarang. Tipe penelitian ini adalah explanatory research dengan teknik pengambilan sampel probability sampling yaitu proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebar kuesioner kepada 44 responden yang merupakan karyawan pelaksana Hotel Santika Premiere Semarang. Data diolah menggunakan SPSS versi 27. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa beban kerja dan lingkungan kerja secara simultan memberikan pengaruh signifikan terhadap turnover intention. Beban kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention. Lingkungan kerja secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention. Perusahaan perlu untuk melakukan melakukan analisis beban kerja pada semua divisi secara rutin minimal 1 kali selama 6 bulan. Selanjutnya, perusahaan dapat memperbaiki sirkulasi udara di ruang kerja dengan memperbanyak ventilasi udara buatan.Kata Kunci: Beban Kerja; Lingkungan Kerja; Turnover Intention
Pengaruh E-Security dan E-Service Quality terhadap E-Repurchase Intention pada Jasa E-Commerce Tokopedia (Studi Kasus pada Pembeli Tokopedia di Kota Semarang)
Dilla Anggie Juventia;
Sari Listyorini;
Widiartanto Widiartanto;
Sendhang Nurseto
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/jiab.2023.37145
Perkembangan teknologi di Indonesia menyebabkan pertumbuhan internet yang tinggi dan merubah gaya berbelanja masyarakat dari konfensional ke modern yaitu e-commerce. Perkembangan ini tidak disia-siakan oleh Tokopedia, mengembangkan bisnisnya berupa website dan aplikasi online memberikan kesempatan kepada penjual untuk menawarkan produknya. Kebocoran data yang terjadi hingga saat ini, dan pada tahun 2020 menyeret nama Tokopedia. Pelayanan berupa promosi yang tidak selalu bisa digunakan oleh pengguna baru dan produk yang tidak sesuai saat diterima pembeli, sehinggga terdapat penilaian buruk pada kolom penilaian playstore. Penelitian ini memiliki maksud untuk mengetahui pengaruh dari e-security dan e-service quality terhadap e-repurchase intention pada jasa e-commerce Tokopedia. Tipe pada penelitian ini berupa eksplanatori dengan tehnik pengambilan non probability sampling dan purposive sampling yang melibatkan 100 responden pembeli Tokopedia. Tekhnik analisis penelitian menggunakan alat SPSS versi 26. Hasil penelitian ini e-security berpengaruh signifikan positif terhadap e-repurchase intention, e-service quality berpengaruh signifikan positif terhadap e-repurchase intention, e-security dan e-service quality berpengaruh signifikan positif terhadap e-repurchase intention.Technological developments in Indonesia have led to high internet growth and changed people's shopping styles from conventional to modern, namely e-commerce. This development was not wasted by Tokopedia, developing its business in the form of websites and online applications provides an opportunity for sellers to offer their products. Data leaks that have occurred to date, and in 2020 dragged the name Tokopedia. Services in the form of promotions that new users cannot always use and products that are inappropriate when buyers receive them, so that there is a bad rating in the playstore assessment column. This study aims to determine the effect of e-security and e-service quality on e-repurchase intention in Tokopedia e-commerce services. The type in this study is explanatory with non-probability sampling and purposive sampling techniques involving 100 respondents who buy Tokopedia. Research analysis techniques using SPSS version 26. The results of this study e-security has a significant positive effect on e-repurchase intention, e-service quality has a significant positive effect on e-repurchase intention, e-security and e-service quality have a significant positive effect on e- -repurchase intention.
Pengaruh Harga Dan Kualitas Produk Terhadap Kepuasan Konsumen Pada Produk Kopi Kemasan Omah Kopi Ngemplak Boyolali
Kristoporus Edwin Saputro;
Agung Budiatmo;
Sari Listyorini
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 15, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/jiab.2026.48990
Abstract: MSMEs in Indonesia, such as Omah Kopi Ngemplak, have an important role in the economy. Maintaining customer satisfaction is important, especially in the face of intense competition. This research aims to analyze the influence of price and product quality on consumer satisfaction at Omah Kopi Ngemplak. Complaint data for the last 5 years indicates product quality instability which has an impact on consumer satisfaction. It is hoped that this research can provide recommendations to increase consumer satisfaction and business sustainability at Omah Kopi Ngemplak. This research is of a descriptive type with a purposive sampling technique. Data collection was carried out by distributing questionnaires to 100 consumers as respondents who had purchased Omah Kopi Ngemplak Boyolali packaged coffee products. Data analysis was carried out using SPSS 25 software. The research results showed that price had a significant effect on consumer satisfaction, product quality had a significant effect on consumer satisfaction, and price and product quality simultaneously had a significant effect on consumer satisfaction. Suggestions that can be considered are that Omah Kopi Ngemplak should improve product quality and adjust prices to market needs so that consumers feel that the products provided are worthy of the price paid.Abstraksi: UMKM di Indonesia, seperti Omah Kopi Ngemplak, memiliki peran penting dalam perekonomian. Menjaga kepuasan konsumen menjadi penting terutama dalam menghadapi ketatnya persaingan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga dan kualitas produk terhadap kepuasan konsumen pada Omah Kopi Ngemplak. Data komplain pelanggan selama 5 tahun terakhir mengindikasikan adanya ketidakstabilan kualitas produk yang berdampak pada kepuasan konsumen. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi strategi untuk meningkatkan kepuasan konsumen dan keberlangsungan bisnis Omah Kopi Ngemplak.Penelitian ini bertipe deskriptif dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada para konsumen selaku responden yang berjumlah 100 orang yang sudah pernah membeli produk produk kopi kemasan Omah Kopi Ngemplak Boyolali selama setidaknya 6 bulan. Analisis data dilakukan menggunakan software SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen, kualitas produk berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen, dan harga serta kualitas produk secara bersamaan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen. Saran yang bisa dipertimbangkan adalah kiranya Omah Kopi Ngemplak Boyolali harus meningkatkan kualitas produk dan menyesuaikan harga dengan kebutuhan pasar supaya konsumen merasa bahwa produk yang diberikan sudah layak untuk harga yang dibayarkan.
PENGARUH PENGEMBANGAN PRODUK DAN BRAND IMAGE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA BATIK WIDJI KENDAL
Muhammad Hirzan Syafrizal;
Hari Susanta Nugraha;
Sari Listyorini
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 15, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/jiab.2026.48098
Abstract: In economic development in Indonesia, Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) have an important role in creating employment opportunities and sources of income for the people of Indonesia. Batik Widji Kendal is one of the Small and Medium Enterprises (MSMEs) that has the potential to be developed optimally. In responding to the era of advanced times like this, Batik Widji always follows market trends that are being widely discussed so that it will be easy to enter the batik competition market, but in responding to this, there must be obstacles that occur, one of which is that orders do not match producer expectations due to employee errors so that production is delayed and has a negative impact on product marketing and purchasing decisions. This study is an explanatory type and sampling in this study uses non-probability techniques, data collection using questionnaires. The sample used was 118 respondents who were Batik Widji buyers in Kendal. Based on the results of this study, it shows that the variables of Product Development Brand Image together (simultaneously) have a significant influence on the Purchase Decision of Batik Wijdi Kendal. Partially, product development has a more dominant influence than brand image in driving purchasing decisions. This study suggests that companies should continue to improve product innovation and maintain a positive brand image to strengthen consumer loyalty and increase sales volume.Keywords: Product Development; Brand Image; and Purchase DecisionAbstraksi: Dalam pembangunan ekonomi di Indonesia Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peranan penting dalam penciptaan kesempatan kerja dan sumber pendapatan bagi masyarakat di Indonesia. Batik Widji Kendal merupakan salah satu Usaha Kecil Menengah (UKM) yang memiliki potensi untuk dikembangkan dengan maksimal. Dalam menyikapi era zaman yang sudah maju seperti ini batik widji selalu mengikuti tren pasar yang sedang ramai dibicarakan sehingga akan mudah untuk masuk pasar persaingan batik, tetapi dalam menyikapi hal tersebut pasti ada kendala yang terjadi salah satunya pesanan tidak sesuai dengan ekspektasi produsen karena kesalahan dari karyawan sehingga produksi mengalami keterlambatan dan berpengaruh negatif dalam pemasaran produk dan keputusan pembelian Penelitian ini termasuk tipe eksplantori (explanatory research) dan pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik non probability, pengumpulan data menggunakan kuesioner. Sampel yang digunakan sebanyak 118 responden pembeli Batik Widji di kendal. Berdasarkan Berdasarkan dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Pengembangan Produk Brand Image secara bersama-sama (simultan) memiliki pengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian Batik Wijdi kendal. Secara parsial, pengembangan produk memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan brand image dalam mendorong keputusan pembelian. Penelitian ini menyarankan agar perusahaan terus meningkatkan inovasi produk dan menjaga citra merek yang positif untuk memperkuat loyalitas konsumen dan meningkatkan volume penjualan.Kata Kunci: Pengembangan Produk; Brand Image; dan Keputusan Pembelian
PENGARUH FEAR OF MISSING OUT (FoMO), HEDONIC SHOPPING LIFESTYLE, DAN VIRAL MARKETING TERHADAP IMPULSE BUYING PADA FLASH SALE PRODUK FASHION LAZADA (STUDI PADA GENERASI Z PENGGUNA LAZADA INDONESIA)
Vanissa Nada Risalah;
Sari Listyorini;
Ngatno Ngatno
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 15, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/jiab.2026.48421
Abstract: One of the impacts provided by social media is the existence of digital promotions that advance electronic commerce applications (e-commerce). In connection with the very tight competition in the e-commerce business in Indonesia, e-commerce applications innovate through the addition of features to attract consumer interest. One of the e-commerce that also innovates with attractive features such as Flash sales is Lazada. This study aims to determine the effect of Fear of Missing Out (FoMO), Hedonic Shopping Lifestyle, and Viral Marketing on Impulsive Buying at Flash Sale Lazada Fashion Products. This study uses explanatory research with a sample of 100 respondents and uses non-probability sampling techniques and purposive sampling research methods. The data was processed using the help of the SPSS version 26 program. The study shows the results that Fear of Missing Out (FoMO), Hedonic Shopping Lifestyle, and Viral Marketing have a significant positive effect on Impulsive Buying. Based on the test results, Lazada needs to increase Fear of Missing Out (FoMO), Hedonic Shopping Lifestyle, and Viral Marketing in supporting Impulsive Buying at the Lazada Fashion Product Flash Sale.Keyword: Fear of Missing Out (FoMO); Hedonic Shopping Lifestyle; Viral Marketing; Impulsive BuyingAbstrak: Salah satu dampak yang diberikan oleh media sosial adalah adanya promosi digital yang memajukan aplikasi perdagangan elektronik (e-commerce). Sehubungan dengan persaingan bisnis e-commerce yang sangat ketat di Indonesia, aplikasi e-commerce melakukan inovasi melalui penambahan fitur untuk menarik minat konsumen. Salah satu e-commerce yang juga berinovasi dengan fitur yang menarik seperti Flash sale adalah Lazada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Fear of Missing Out (FoMO), Hedonic Shopping Lifestyle, dan Viral Marketing terhadap Impulsive Buying Pada Flash Sale Produk Fashion Lazada. Penelitian ini menggunakan explanatory research dengan sampel 100 responden serta menggunakan teknik non-probability sampling dan metode penelitian purposive sampling. Data diolah menggunakan bantuan program SPSS versi 26. Penelitian menunjukkan hasil bahwa Fear of Missing Out (FoMO), Hedonic Shopping Lifestyle, dan Viral Marketing berpengaruh positif signifikan terhadap Impulsive Buying. Berdasarkan hasil pengujian tersebut, Lazada perlu meningkatkan Fear of Missing Out (FoMO), Hedonic Shopping Lifestyle, dan Viral Marketing dalam menunjang Impulsive Buying Pada Flash Sale Produk Fashion Lazada.Kata Kunci: Fear of Missing Out (FoMO); Hedonic Shopping Lifestyle; Viral Marketing; Impulsive Buying