Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penambahan Limbah Beton pada Tanah terhadap Unconfined Compression Test Firman A Due Rego; Meeti; Olan Jujun Sanggaria
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 8 No. 1 (2026): Paulus Civil Engineering Journal, Maret 2026
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/7hptzb09

Abstract

One method of improving the quality of soil is stability, which can be accomplished by mechanical compaction.  Adding additives is another way to accomplish it.  The addition of concrete waste to the soil is one issue.  Concrete trash is frequently just buried or abandoned, which over time may have a detrimental effect on the environment.  Concrete waste was added to the soil as a soil-binding agent in order to stabilize the soil in this investigation.  Timbuseng Village, Pattalasang District, Gowa Regency, South Sulawesi, had a water content of 28.11% according to soil test data. The Unconfined Compression Test results for the addition of concrete waste used to stabilize clay soil with concrete waste, a soil located in Pangkabinanga, Pallangga District, Gowa Regency, South Sulawesi, show that the unconfined compressive strength test results and the concrete waste vs. qu (kg/cm2) graph for sample 1 (0% qu) are 0.088, 8% (0.102), 16% (0.132), and 24% (0.168). This test shows that each soil sample with a mixture of concrete waste experienced an increase in each variation, resulting in an increase in soil compressive strength, resulting in stronger soil.
Pengaruh Variasi Abu Bunga Pinus Dan CaCO₃  Sebagai Subtitusi Semen Pada Beton Buarlele Luciana; Palembangan Raymond Ernesto Lumbaa; Olan Jujun Sanggaria
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 8 No. 3 (2026): Paulus Civil Engeineering Journal, September 2026
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/q6dzb281

Abstract

Penelitian tentang teknologi konstruksi terus dikembangkan dengan tujuan dapat menghasilkan teknologi konstruksi yang tepat guna. Dalam penelitian ini menggunakan agregat yang bersumber dari Sungai Tanralili yang terletak di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Kalsium karbonat (CaCO3) sebagai bahan subtitusi semen dan menambahkan abu bunga pinus sebagai aditif dalam campuran beton. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai kekuatan tekan, kekuatan tarik belah, dan kekuatan lentur beton yang mengandung kalsium karbonat dan abu bunga pinus. Metode Pengujian kuat tarik belah,kuat tekan, kuat lentur dilakukan pada benda uji umur 28 hari. Hasil pengujian menunjukkan bahwa setelah 28 hari, hasil kekuatan tekan adalah sebagai berikut untuk variasi: (beton standar + 10% CaCO3) menghasilkan 26.580 MPa, (5% abu bunga pinus + 10% CaCO3) menghasilkan 27.360 MPa, (7,5% abu bunga pinus + 10% CaCO3) menghasilkan 26.242 MPa, dan (10% abu bunga pinus + 10% CaCO3) menghasilkan 24.246 MPa. Hasil uji kekuatan tarik belah menunjukkan nilai masing-masing sebesar 2,734 MPa, 2,923 MPa, 2,640 MPa, dan 2,498 MPa. Sedangkan untuk kekuatan lentur, hasilnya adalah 3,092 MPa, 3,146 MPa, 2,983 MPa, dan 2,766 MPa.