Claim Missing Document
Check
Articles

Eksplorasi Pengalaman Perawat Dalam Penerapan Model Praktik Keperawatan Primer Di Instalasi Gawat Darurat RS Advent Bandung Daniel Shandy Niek Corsello; Lyna M. Hutapea
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.53091

Abstract

Model Praktik Keperawatan Primer (MPKP) merupakan pendekatan keperawatan yang berfokus pada tanggung jawab personal perawat terhadap pasien, khususnya di lingkungan dinamis seperti Instalasi Gawat Darurat (IGD). Namun, pengalaman perawat dalam menerapkan MPKP di IGD masih kurang dipahami, terutama di konteks rumah sakit swasta seperti RS Advent Bandung. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna pengalaman perawat dalam menerapkan MPKP di IGD RS Advent Bandung, dengan fokus pada keberhasilan, pemahaman, tantangan, dan strategi adaptasi. Metode Penelitian: Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan tematik deskriptif Sandelowski (2000). Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan tujuh perawat yang terlibat dalam penerapan MPKP di IGD RS Advent Bandung. Analisis tematik dilakukan untuk mengidentifikasi tema utama, dengan validitas data dijaga melalui triangulasi sumber dan member checking. Hasil: Temuan menunjukkan bahwa perawat berhasil menerapkan MPKP, meningkatkan kualitas asuhan, otonomi, dan kepercayaan pasien. Pemahaman MPKP berkembang melalui pelatihan dan pendampingan, meskipun awalnya menghadapi kebingungan. Implementasi dilakukan secara bertahap dan terstruktur, namun tantangan seperti keterbatasan waktu, beban kerja, dan koordinasi antar unit muncul. Perawat mengembangkan strategi adaptasi efektif, seperti sistem buddy, template dokumentasi cepat, dan pelatihan manajemen stres. Dukungan sistem, termasuk pelatihan tambahan dan infrastruktur teknologi, diperlukan untuk keberlanjutan MPKP.
Penerapan Manajemen UKS Berbasis Kolaborasi Interprofesional Di Sekolah Berasrama: Studi Fenomenologi Heideggerian Samot Lydia Tambunan; Lyna M. N. Hutapea
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55268

Abstract

Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) merupakan bagian dari upaya keperawatan kesehatan komunitas di lingkungan sekolah. Pada sekolah berasrama, pengelolaan UKS menghadapi tantangan khusus berupa keberlanjutan kebutuhan kesehatan peserta didik, intensitas interaksi harian, serta keterlibatan berbagai profesi. Namun, penerapan manajemen UKS masih cenderung berfokus pada aspek administratif, sementara pengalaman dan makna kolaborasi antarprofesi belum banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi makna pengalaman pemangku kepentingan dalam penerapan manajemen UKS berbasis kolaborasi interprofesional di sekolah berasrama SLA Purwodadi. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan fenomenologi hermeneutik Heideggerian. Partisipan terdiri atas Direktur sekolah, Kepala sekolah, Bendahara, Guru, Kepala asrama, Tenaga kesehatan/perawat, dan metron bagian gizi yang terlibat langsung dalam pengelolaan UKS. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur. Analisis data menggunakan langkah-langkah Colaizzi yang dimodifikasi secara interpretatif. Hasil penelitian mengidentifikasi empat tema utama, yaitu: (1) UKS sebagai praktik kepedulian kolektif dalam konteks kehidupan berasrama; (2) kolaborasi interprofesional sebagai proses dinamis dalam negosiasi peran dan tanggung jawab; (3) kepemimpinan kontekstual sebagai faktor pendukung keberlanjutan pelaksanaan UKS; dan (4) tantangan struktural dan kultural dalam praktik kolaborasi. Penerapan manajemen UKS berbasis kolaborasi interprofesional dimaknai sebagai praktik keperawatan komunitas yang kontekstual dan relasional. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan UKS di sekolah berasrama perlu mempertimbangkan pengalaman pelaksana dan dinamika kolaborasi antarprofesi, tidak hanya berorientasi pada pemenuhan standar administratif.
Peran Ujian Kompetensi Perawat Sebagai Instrumen Penjaminan Mutu Praktik Keperawatan: Tinjauan Sistematis Lyna Hutapea
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55390

Abstract

Penjaminan mutu praktik keperawatan merupakan isu strategis global seiring meningkatnya kompleksitas pelayanan kesehatan dan tuntutan keselamatan pasien. Ujian kompetensi perawat telah diadopsi secara luas sebagai instrumen regulatif untuk memastikan standar minimal kompetensi profesional; Namun kontribusinya terhadap penjaminan mutu praktik keperawatan masih menjadi perdebatan akademik. Artikel ini bertujuan untuk mensintesis secara kritis bukti ilmiah mengenai peran ujian kompetensi perawat sebagai instrumen penjaminan mutu praktik keperawatan. Tinjauan telaah literatur sistematis dilakukan mengikuti pedoman PRISMA 2020. Sebanyak 30 artikel ilmiah akses terbuka yang diterbitkan antara tahun 2020–2026 diperoleh dari basis data Scopus, Web of Science, PubMed, dan CINAHL melalui strategi pencarian terstruktur. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan sintesis tematik dan penelaahan epistemologis. Empat tema analitik utama diidentifikasi, yaitu: (1) Ujian kompetensi sebagai instrumen standarisasi kompetensi minimum, (2) Hubungan ujian kompetensi dengan kesiapan praktik perawat pemula (3) Keterbatasan ujian kompetensi dalam menilai kompleksitas praktik keperawatan (4) Ujian kompetensi sebagai bagian dari sistem penjaminan mutu berlapis. Temuan menunjukkan bahwa ujian kompetensi efektif sebagai mekanisme penyaringan awal, namun belum mampu menangkap dimensi kontekstual, relasional, dan adaptif praktik keperawatan. Ujian kompetensi perawat berkontribusi terhadap penjaminan mutu pada level struktural, tetapi perlu diintegrasikan dengan model asesmen formatif dan berbasis praktik untuk menjamin mutu praktik keperawatan secara komprehensif.
Makna Kepemimpinan Kader Dalam Praktik Rujukan Posyandu di Komunitas: Studi Fenomenologi Deskriptif Edmund Husserl Dengan Analisis Tematik Reflektif Van Manen Lyna M. N. Hutapea
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56868

Abstract

Praktik rujukan dalam Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) merupakan bagian integral dari sistem kesehatan primer berbasis komunitas yang menempatkan kader sebagai aktor kunci dalam menjembatani kebutuhan masyarakat dengan layanan kesehatan formal (WHO, 2023). Kepemimpinan Kader dalam praktik rujukan tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga merepresentasikan tanggung jawab moral, relasi sosial, dan pengambilan keputusan dalam konteks keterbatasan struktural (Ahmed et al., 2024). Penelitian ini bertujuan mengungkap makna kepemimpinan kader dalam praktik rujukan Posyandu di komunitas melalui pendekatan fenomenologi deskriptif Edmund Husserl (Husserl, 2020). Penelitian dilakukan dengan menggali pengalaman hidup Kader Posyandu yang terlibat langsung dalam praktik di tingkat komunitas (Kurniati et al., 2022). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan refleksi naratif, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik reflektif Van Manen untuk menemukan esensi makna pengalaman kepemimpinan (van Manen, 2023). Hasil penelitian menunjukkan ada lima tema, bahwa: Tema pertama; Kepemimpinan Kader dimaknai sebagai praktik tanggung jawab moral terhadap keselamatan masyarakat komunitas. Tema kedua; Negosiasi kepercayaan sosial dengan keluarga. Tema ketiga; Keberanian mengambil keputusan dalam keterbatasan. Tema keempat; Relasi pendampingan berkelanjutan. Tema kelima; Serta proses pembelajaran reflektif yang membentuk identitas kepemimpinan (Renedo et al., 2020; Olaniran et al., 2022). Kepemimpinan Kader tidak hadir sebagai otoritas formal, melainkan sebagai kepemimpinan situasional dan relasional yang berakar pada legitimasi sosial dan kepedulian komunitas (Perry et al., 2021). Temuan ini menegaskan bahwa praktik rujukan Posyandu merupakan arena penting pembentukan kepemimpinan komunitas yang kontekstual dan reflektif, sehingga berimplikasi pada penguatan kebijakan kesehatan primer berbasis komunitas di Indonesia (Greenhalgh et al., 2022).
Studi Kasus Eksploratori: Proses Penerapan Rekam Medis Elektronik Oleh Perawat di Puskesmas Kema Gusni Pasongli; Lyna M. N. Hutapea
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58034

Abstract

Rekam Medik Elektronik (RME) telah menjadi tren global dalam pelayanan kesehatan, menawarkan potensi untuk meningkatkan efisiensi, keamanan data, dan kualitas pelayanan. RME mempermudah penelusuran dan pengiriman informasi, membuat penyimpanan lebih ringkas, dan mempercepat akses data pasien. Sistem ini menyimpan data dalam kapasitas besar, memungkinkan tenaga medis untuk memiliki catatan riwayat kesehatan pasien yang komprehensif, yang penting untuk tindakan medis yang tepat dan menghindari kesalahan medis. Namun, implementasi RME juga dapat menghadirkan tantangan dan hambatan dalam penerapannya. Penelitian ini untuk mengeksplorasi, proses penerapan rekam medis elektronik di puskesmas Kema. Metode penelitian menggunakan studi kasus eksploratif dengan teknik pengumpulan sampel purposive sampling dengan jumlah sampel 6 petugas kesehatan Puskesmas Kema. Proses engumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, lembar obervasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan Penerapan RME di Puskesmas Kema dilakukan dengan beberapa tahapan dimulai dari pelatihan, sosialisasi, pendampingan, implementasi, serta evaluasi dan pemeliharaan. Perawat sebagai salah satu tim yang bertanggungjawab dalam penerapan RME seperti melakukan anamnesa dan dokumentasi, pemberian edukasi kepada pasien, dan memberikan masukan untuk pengembangan sistem. Puskesmas Kema juga menghadapi berbagai tantangan seperti kendala teknis dan infrastruktur, kurangnya pelatihan dan dukungan, dampak pada alur kerja dan efisiensi, perubahan dalam interaksi perawat-pasien, dan kebutuhan pengembangan fitur RME. Puskesmas Kema telah melakukan berbagai strategi untuk mengatasi hambatan-hambatan dengan cara pendampingan dan bimbingan intensif, pembelajaran mandiri dan kolaborasi, strategi mengatasi kendala teknis dan infrastruktur, kembali ke sistem manual (sementara), komunikasi dan pendekatan pasien. Penerapan RME memiliki dampak positif (efisiensi waktu, kemudahan akses dan pelaporan, penghematan sumber daya, keamanan data) dan negatif (Pelayanan tidak efisien karena kendala dan Komunikasi tidak efektif). Kesimpulan penerapan RME dapat meningkatkan efisiensi pelayanan pasien di Puskesmas, namun perlu memperhatikan berbagai kendala teknis dan infrastrukur yang menjadi kendala utama.
Perancangan Sistem Informasi E-Surat pada Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan Berbasis Web Giben Frautama Manik; Marlyna Infryanty Hutapea; Gortap Lumbantoruan
TAMIKA: Jurnal Tugas Akhir Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi Vol 4 No 2(SEMNASTIK) (2024): TAMIKA: Jurnal Tugas Akhir Manajemen Informatika & Komputerisasi Akunt
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/tamika.Vol4No2(SEMNASTIK).pp203-209

Abstract

This research aims to design a web-based e-letter information system for the One-Stop Investment and Integrated Service Agency and Manpower (DPMPTSPK). The system is designed to facilitate the management of incoming and outgoing letters, as well as to improve efficiency in office administration. The issues faced by the related agency include a manual letter archiving process that is slow and prone to human error, which hinders service delivery. This research employs a system development method using the System Development Life Cycle (SDLC) approach, which includes stages of needs analysis, system design, implementation, and testing. The technology used is web-based programming, with PHP as the programming language and MySQL as the database for data management. This system enables integration of electronic letters, status tracking of letters, and easy archive searches. The results of the research indicate that the designed e-letter system is capable of accelerating the letter management process, reducing the risk of document loss, and enhancing transparency and accountability within the organization. With this system in place, it is hoped that DPMPTSPK can provide more effective and efficient services to the public.
Hubungan Kecanduan Media Sosial Dengan Burnout Academic Pada Mahasiswa Keperawatan di Universitas Advent Indonesia Dina Angriyani Padamaley; Lyna M. N. Hutapea
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58616

Abstract

Perkembangan yang cepat dari platform media sosial telah menyebabkan meningkatnya penggunaan media sosial pada kalangan mahasiswa. Intensitas penggunaan media sosial yang berlebihan dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, salah satunya adalah burnout akademik. Mahasiswa keperawatan termasuk kelompok yang rentan mengalami burnout akademik karena tingginya tuntutan pembelajaran, praktik klinik, dan tekanan akademik selama masa pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi korelasi antara kecanduan terhadap media sosial dengan burnout akademik di kalangan mahasiswa Keperawatan tingkat 2 di Universitas Advent Indonesia. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional serta pendekatan cross-sectional. Responden penelitian ini menggunakan sampel yang diambil dengan melakukan total sampling yaitu melibatkan 87 mahasiswa.. Penelitian ini menggunakan Instrumen berupa kuesioner untuk mengukur kecanduan media sosial dan Maslach Burnout Inventory-Student Survey (MBI-SS). Dalam melakukan analisis data, Peneliti menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berada dalam kategori kecanduan media sosial tingkat sedang, dengan 43 responden (49%) dan burnout akademik juga sedang dengan 40 responden (46,0%). Hasil uji mengindikasikan adanya korelasi signifikan antara kecanduan media sosial dan burnout akademik, dengan nilai ρ = 0,249 dan p-value = 0,020 (<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah jika tingkat kecanduan media sosial yang dialami semakin tinggi, maka tingkat burnout akademik pada mahasiswa Keperawatan tingkat 2 di Universitas Advent Indonesia juga semakin tinggi. Oleh karena itu, diperlukan pengendalian penggunaan media sosial dan meningkatkan manajemen stres akademik di kalangan mahasiswa.
Pengaruh Profil Kepribadian DISC Terhadap Kinerja Perawat di Rumah Sakit Kimberley M. M. Hutapea; Frieda Panjaitan; Lyna M. N. Hutapea
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58653

Abstract

Kinerja perawat merupakan indikator utama kualitas pelayanan kesehatan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal, termasuk karakteristik kepribadian. Profil kepribadian DISC (Dominance, Influence, Steadiness, Conscientiousness) telah banyak digunakan untuk memahami perilaku kerja individu dalam organisasi rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan psikometri kepribadian DISC terhadap kinerja keperawatan di rumah sakit. Metode yang digunakan adalah sintesis literatur dari 23jurnal ditahun 2023-2026. Hasil sintesis literatur terdapat 3 bagian berdasarkan kekuatan referensi: (1). Referensi core/sangat kuat (2). Referensi pendukung utama (3). Referensi supporting. Ke-tiga bagian ini, menunjukkan bahwa dimensi kepribadian memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja, baik secara langsung maupun melalui variabel mediasi seperti motivasi, komunikasi, dan lingkungan kerja (Zhang et al., 2023; Wang et al., 2024; Li et al., 2025). Selain itu, faktor organisasi seperti kepemimpinan dan beban kerja turut memperkuat atau memperlemah hubungan tersebut (Lake et al., 2023; Boamah et al., 2023). Kesimpulannya, kepribadian DISC merupakan prediktor penting dalam menjelaskan variasi kinerja perawat dan dapat digunakan sebagai dasar pengembangan SDM keperawatan di rumah sakit.
Analisis Sentimen K-Popers di Twitter (X) terhadap Harga Tiket Konser Menggunakan Metode Support Vector Machine: Studi Kasus: Golden Disk Awards 2024 Sri Sutjiningtyas; Samsul Budiarto; Marlyna Infryanty Hutapea; Nurulqolbi Mutmainnah
METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi Vol. 9 No. 2 (2025): METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputersisasi Akuntansi
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/jmika.Vol9No2.pp350-355

Abstract

Korean Pop (K-Pop) in Indonesia has grown rapidly, creating a large and influential community of fans, known as “K-Popers”. The popularity of K-Pop is supported by digital technology that allows easy access to South Korean music and entertainment content. Social media, including Twitter (X), became the main platform for K- Pop fans or K-Popers to interact and share opinions about the South Korean music industry. The ticket price of The 38th Golden Disc Awards (GDA) 2024 in Jakarta became a controversial hot topic, causing debate among fans regarding the overpriced ticket price. This study aims to analyze the sentiment of K-Popers towards GDA 2024 ticket prices using the Support Vector Machine (SVM) method to classify positive and negative sentiments related to GDA 2024 ticket prices. The analysis showed that negative sentiment was more dominant with 62.31% of 2698 tweets, indicating the need to evaluate the ticket price policy by the organizers. Sentiment classification with SVM method achieved the highest accuracy of 85.19% with polynomial kernel at the proportion of training and test data of 90:10, indicating that this method is good at classifying positive and negative sentiments. This research provides insights for event organizers regarding fan responses and can help in planning ticket pricing policies and marketing strategies so as to increase subsequent customer satisfaction.
Perancangan Aplikasi Mobile untuk Rekomendasi Kuliner Lokal Efrans Michael Harahap; Jamaluddin Jamaluddin; Eva Julia Gunawati Harianja; Marlyna Infryanty Hutapea; Resianta Parangin-angin
METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi Vol. 10 No. 1 (2026): METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputersisasi Akuntansi
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/jmika.Vol10No1.pp161-167

Abstract

The rapid advancement of information technology has shifted the paradigm of tourism and culinary exploration towards mobile platforms. However, local culinary searches in Medan City are currently still conventional and random. Scattered culinary information across various social media without a comprehensive summary often confuses customers and complicates the promotion of micro-culinary businesses (UMKM) in the digital era. Existing commercial platforms often burden local sellers with high platform taxes. This research aims to design and implement an Android-Based Mobile Application for Local Culinary Recommendations as an effective solution to these problems. This application is built natively using the Java programming language for the Android client side, integrated with a PHP Application Programming Interface (API) and MySQL relational database. The system design involves a Client-Server architecture and includes three distinct access rights: User, Culinary Admin, and Super Admin. Implemented features include dining place search, interactive reviews, ratings, popularity levels based on view counts, and Google Maps API integration for precise culinary navigation routes. The result of this research is a self-managed mobile application that accelerates navigation access for users while assisting business owners in managing their stalls independently, objectively, and expanding their promotional reach without internal transaction fees.
Co-Authors Albert Rinaldy Sibarani Alex Jeremy Situmeang Alex Leo Nardo Sipayung Alicia Nayoan Alvin Salim Angeline Priscilla Hutapea Aritonang, Mendarissan Arthur Simanjuntak Beverlee Kawalo Carlos Edoardo Sagala Carlos Sagala Cindy Grace Harefa Daniel Shandy Niek Corsello Diana Hasyim Dimita Hemalli Premasari Purba Dina Angriyani Padamaley Efrans Michael Harahap Elisabeth, Duma Megaria Emma Rosinta Simarmata Eva Julia G. Harianja Eva Julia Gunawati Harianja Evi Martha Suryani Frieda Panjaitan Gabriella Tulungen Giben Frautama Manik Gortap Lumbantoruan Gusni Pasongli Harianja, Eva J. G. Hutagalung, Johanna Kezia Hutajulu, Ika Putri Hutapea, Dwight Mahaputera Marulitua Ika Putri Hutajulu Indra Kelana Jaya Indrawaty Sitepu Irma Ayu Malau Jamaluddin Jamaluddin Jamaluddin Jennifer Simaremare Jepriyanta N. Brahmana Jeremia Jonathan Tambunan Jeudi A. T. P. Sianturi Jhon Oktavian Jimmy F. Naibaho Jonathan H. Saragih Jujur Marentha Nababan Junika Napitupulu Kimberley M. M. Hutapea Mahendra Tlapta Sitepu Malau, Ulina Sihol Manullang, Netty Grace Maria Paulina Wauran Moris Raichel Sitanggang Mufria J. Purba Nada Ria Hasibuan Naibaho, Kayla Debrisya Nainggolan, Rena Napitupulu, Thomson Januari Nora Listia Situmorang Nurulqolbi Mutmainnah Osella Natasya Ginting Petty Exclesia Pardosi Purba, Dianty Putri Purba, Dimita H. P. Purba, Dimita Hemalli Premasari Purba, Eviyanti Novita Rafles Sebayang Rasmulia Sembiring Rena Nainggolan Resianta Parangin-angin Resianta Perangin-Angin Reyner Daven Sihotang Rijois I. E. Saragih Rimbun Siringoringo Ruth Jelina Br Sitepu Sakti Simangunsong Samot Lydia Tambunan Samsul Budiarto Sara Agustina Shania Carrity Virginia Woisiri Sihombing, Yohanna Paulina Silalahi, Arina Prima Silalahi, Hermon Ansfrid Dasarta S Simanjuntak, Stevani L. Z. Simanullang, Harlen Gilbert Simarmata, Ester Agustine Sitorus, Wilona Edra Rachel Situmeang, Andra Eunike Vieira Bianca Situmeang, Parujuan Sondang Lusiana Sitinjak Sri Sutjiningtyas Stevani Laura Zois Br. Simanjuntak Sultan Gultom Surbakti, Wahyu Irmanto Tambunan, Jeremia Jonathan Tarigan, Santa Nova Elsa Liza Tarigan, Vionika Sari br Torong, Yepta Efraim Ulina Sihol Malau Venda Angelica Sekerone Veronika Lumbantoruan Wakkary, Airell Izecson Wilson Siahaan Winda Sari Sitanggang Wulan Sulastri Marbun Yesita Sandi Langitan Yohana Angelita Manullang Yohanna, Margaretha Yolanda Y. P. Rumapea Yomima Herwawan