Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Manajemen Pendidikan Multikultural (Multicultural Education Management): Strategi dalam Penanaman Nilai-Nilai Agama dan Budaya Santri Masa Kini : Studi Kasus di Pondok Modern Darul Hikmah Tulungagung Aminatul Zahroh; Halimatus Sa’dyah; Purwanto Purwanto; Muhammad Anasrulloh; Pendik Hanafi
Dinamika Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Transformasi Kesejahteraan Vol. 2 No. 4 (2025): Desember : Dinamika Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Transformasi Kese
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/dinsos.v2i4.2579

Abstract

This research is motivated by the diversity of students found in Islamic boarding schools. Islamic boarding schools are an appropriate base for instilling religious and cultural values ​​in students. Therefore, differences in race, ethnicity, customs, social class, and culture are not addressed with exclusive and fanatical attitudes to prevent conflict. The purpose of this research is to provide multicultural education management training in Islamic boarding schools as an educational alternative that can be applied to address the problems faced by students and the current multicultural society, so that each student can live side by side despite differences in harmony and peace in accordance with religious and cultural values. The research method used is qualitative with the PAR (Participatory Action Research) model. For data collection, in-depth interviews, participant observation, and documentation were used. The results of this study are that multicultural education management training is a preventive effort to address various problems and becomes a real solution to existing problems in Islamic boarding schools related to the religious and cultural values ​​of students. In addition to being an alternative means of solving problems, multicultural education management training is also a means of fostering students so that they do not lose their cultural roots in accordance with religious values. Thus, the implementation of multicultural education management training can be said to be successful if it can produce students who have a tolerant attitude, are not hostile, and do not conflict caused by differences in culture, ethnicity, customs, social class, abilities, and others.
Peran Kegiatan CFD (Car Free Day) dalam Meningkatkan Penjualan Produk UMKM (Studi Kasus di Kabupaten Tulungagung) Tria Adelina; Muhammad Anasrulloh
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1764

Abstract

Kegiatan Car Free Day (CFD) merupakan salah satu upaya strategis dalam pemberdayaan pelaku Usaha Miiikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui penyediaan ruang promosi dan penjualan langsung kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kegiatan CFD dalam meningkatkan penjualan produk UMKM di Kabupaten Tulungagung. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanakan CFD secara signifikan memberikan dampak positif terhadap peningkatan volume penjualan, laba usaha, dan pertumbuhan bisnis pelaku UMKM. Pelaku UMKM menerapkan strategi pemasaran seperti promosi melalui media sosial, pemberian diskon, dan penyediaan tester produk, dengan peningkatan pendapatan berkisar antara 50% hingga 95% dibanding hari biasa. Dengan demikian, CFD menjadi wadah yang efektif dalam mendrong perkembangan UMKM sebagai pilar ekonomi lokal serta sebagai sarana wirausaha awal yang menjanjikan bagi masyarakat.
Pengaruh Pembelajaran Mikro terhadap Kesiapan Mengajar dalam Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) dengan Efikasi Diri sebagai Variabel Intervening Ulfah Fauziyah Zahirah; Muhammad Anasrulloh
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1866

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pembelajaran Mikro terhadap Kesiapan Mengajar mahasiswa dalam program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP), dengan Efikasi Diri sebagai variabel intervening. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya kesiapan calon guru dalam menghadapi dunia pendidikan yang nyata. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Sampel penelitian sebanyak 77 mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Bhinneka PGRI yang telah mengikuti Pembelajaran Mikro dan PLP. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis jalur dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pembelajaran Mikro berpengaruh signifikan terhadap Efikasi Diri sebesar 0,897; (2) Efikasi Diri berpengaruh terhadap Kesiapan Mengajar sebesar 0,855; (3) Pembelajaran Mikro berpengaruh langsung terhadap Kesiapan Mengajar sebesar 0,897; dan (4) Efikasi Diri memediasi pengaruh Pembelajaran Mikro terhadap Kesiapan Mengajar sebesar 0,767. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran mikro dan efikasi diri merupakan faktor penting dalam membentuk kesiapan mahasiswa menjadi calon guru profesional.
Implementasi Manajemen Pengelolaan Usaha (Studi Kasus pada Pengusaha Ikan Pindang Rizki Illahi Tulungagung) Diana Fitriani; Muhammad Anasrulloh
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1975

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen pengelolaan usaha pada UMKM pengolahan ikan pindang “Rizki Illahi” di Desa Mergayu, Tulungagung. UMKM tersebut memiliki peran penting dalam mengatasi pengangguran lokal serta mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Fokus penelitian mencakup empat fungsi utama manajemen: perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian, serta unsur manajemen seperti SDM, keuangan, produksi, dan pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pengelolaan usaha masih bersifat tradisional namun dilakukan secara konsisten oleh pemilik usaha. Meskipun belum mengadopsi pendekatan manajemen modern secara utuh, usaha ini mampu bertahan dan berkembang serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar. Temuan ini menunjukkan pentingnya penerapan fungsi-fungsi manajemen dasar dalam mendukung keberlanjutan UMKM di wilayah pedesaan.
Building Smart Learners: AI-Deep Learning, Digital Literacy, and Self-Regulation as Predictors of IPAS Outcomes Subiantoro, Anang; K Kadeni; Anasrulloh, Muhammad; Trisnantari, Hikmah Eva
SAGA: Journal of Technology and Information System Vol. 3 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : CV. Media Digital Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58905/saga.v3i3.569

Abstract

The rapid advancement of digital technology has made it imperative to adopt innovative instructional approaches in elementary-level IPAS (Natural and Social Science) education in Indonesia. Baseline data from Cluster 2, Pule District revealed that only 40.19% of Grade VI students met the minimum mastery criterion (KKM) in 2024/2025. This study examines the effects of AI-based IPAS learning through deep learning (X1), digital literacy (X2), and learning independence (X3) on student learning outcomes (Y) using a quantitative correlational non-experimental design. A proportional random sample of 129 students was drawn from 190 Grade VI students across 12 elementary schools. Data were analyzed through Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) using SmartPLS 4.0. The measurement model confirmed satisfactory convergent validity (all AVE > 0.50), discriminant validity (Fornell–Larcker criterion), and composite reliability (all CR > 0.90). The structural model yielded R² = 0.784, indicating that the three variables jointly explain 78.4% of the variance in learning outcomes (GoF = 0.752, very high). All four hypotheses were accepted: AI-Deep Learning (β = 0.324, t = 4.872, p < 0.05), Digital Literacy (β = 0.287, t = 4.215, p < 0.05), Learning Independence (β = 0.412, t = 6.134, p < 0.05), and their simultaneous effect (F = 124.567, p < 0.05). Learning independence emerged as the dominant predictor (f² = 0.892). These findings advocate for an integrated digital-autonomous learning ecosystem as a systemic response to persistent IPAS underachievement in Indonesian elementary schools.
Analysis of Digital Competence of Teachers of Leading Schools Based on TPACK: A Case Study at SD Negeri 3 Cakul Basuki, Bambang Eko; Afifah, Dian Septi Nur; Utomo, Fajar Hendro; Anasrulloh, Muhammad
SAGA: Journal of Technology and Information System Vol. 3 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : CV. Media Digital Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58905/saga.v3i4.566

Abstract

This study investigates the digital competence of Penggerak School teachers at SD Negeri 3 Cakul, Trenggalek Regency, through the Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) framework, focusing on Technological Knowledge (TK), Pedagogical Knowledge (PK), and Content Knowledge (CK). Using a qualitative case study approach, data were gathered through in-depth interviews, classroom observations, and documentation analysis involving eight teachers. Results indicate that TK scores ranged from 84% to 92%, reflecting good to excellent command of digital devices and applications, despite unstable internet connectivity in this rural setting. PK competence was demonstrated through varied instructional strategies, technology-integrated class management, and holistic assessment approaches. CK competence showed comprehensive mastery of curriculum-aligned subject matter, contextualised with students' daily lives, and enriched through validated digital sources. Collectively, these three foundational domains underpin effective TPACK integration. The findings validate the TPACK framework in the Indonesian primary school context and suggest that digital competence development depends not only on infrastructure but also on collaborative learning culture and instructional leadership.
The Influence of AI Coding and Technology Tools on Human Resource Readiness Through Digital Literacy Setyorini, Wulan; K Kadeni; Anasrulloh, Muhammad; Purwananti, Yepi Sedya
SAGA: Journal of Technology and Information System Vol. 3 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : CV. Media Digital Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58905/saga.v3i3.572

Abstract

The era of Society 5.0 demands the integration of technology and character building in education to prepare superior human resources (HR). However, preliminary observations at public elementary schools in Rejotangan District reveal a gap between policy and reality, characterized by low digital literacy and limited availability of AI-based learning tools. This study aims to analyze the influence of AI Coding-based learning implementation and the availability of technological devices on the readiness of intelligent and competitive HR, mediated by students' digital literacy in science and social studies (SASS). This research employs a quantitative approach with an associative design. The population comprises 319 Grade 5 students, with a sample of 178 students determined using the Slovin formula and proportional stratified random sampling. Data analysis utilizes Structural Equation Modeling (SEM-PLS). The findings indicate that both AI coding learning and device availability significantly influence HR readiness through digital literacy as a mediator. This research provides a model for integrating AI coding in elementary education.
Strategi Guru Dalam Pembelajaran Blended Learning Berbasis Moodle Untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Pada Mata Pelajaran Ekonomi Bisnis Kelas X SMKN 2 Tulungagung Tahun Pelajaran 2020 2021 Rani Tiara Sari; Muhammad Anasrulloh
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 2 No 1 (2021): Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v2i1.3159

Abstract

nbsp;< strong>< p> ABSTRAK< strong>< p> Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi blended learning berbasis Moodle untuk meningkatkan kemandirian belajar pada mata pelajaran ekonomi bisnis di SMKN 2 Tulungagung Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif Informan penelitian ini adalah wakil kepala sekolah bagian kurikulum guru AKL guru OTKP dan 3 perwakilan siswa OTKP Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi Hasil dari penelitian ini adalah strategi yang digunakan guru sama yaitu jika online guru akan memberikan materi dan tugas pada Moodle Guru juga memberikan waktu untuk mengerjakan tugas dan melakukan absensi < p> Kata kunci: Blended Learning Moodle Pembelajaran Mandiri< strong>< p> nbsp;< strong>< p> nbsp;< strong>< p> ABSTRACT< strong>< p> This study aims to determine the Moodle based blended learning strategy to increase learning independence in business economics subjects at SMKN 2 Tulungagung This research uses qualitative research The informants of this research were the vice principal of the curriculum division AKL teacher OTKP teacher and 3 OTKP student representatives The data collection techniques of this research are interviews and documentation The results of this study are the strategies used by the teacher are the same namely if online the teacher will provide materials and assignments on Moodle The teacher also gives time to do assignments and make attendance < p> Keywords: Blended Learning Moodle Independent Learning< strong>< p>
Co-Authors Abidah, Khoirun Nisa Adib Minanur Rokhim Afnandi, Khoimarul Aldila Septiana Alvera Kelviana Novianti Aminatul Zahroh Andini, Aprilia Wulan Anggraini, Natasya Sabella Anggy Ferryta Permata Andayani Anna Febrian Firotul M Ardeana Kurnia Gusti Arifianti, Ela Rolita Arum, Rovita Ayu Nuro’im Azizah, Ismiatul Bagaskara, Whicka Gayuh Basiron Basiron Basiron, Basiron Basuki, Bambang Eko Bina Andri Nurmaning Christy, Herica Dian Septi Nur Afifah Diana Fitriani Dwirana Mei Aftitak Pranidia Ernajati, Justia Firotul M, Anna Febrian Hadiputra, Susilo Halimatus Sa’dyah Haliza, Hesti Nur Hasibuan, Delila Amelia Hastuti, Maria Agatha Sri Widyanti Herica Christy Hesti Nur Haliza Imam Sukwatus S Indrawan, Ahmad Tizar Haris Justia Ernajati K Kadeni Kadeni Kadeni, Kadeni Khoirun Nisa Abidah Laili Nur Endah Sari Layla Fadlilatus Sholikhah Lindratno, Nilla Evangelistha Ndaru Maria Agatha Sri W Maria Agatha Sri W. H Maria Agatha Sri Wdyanti Hastuti Maria Agatha Sri Widyanti Hastuti Nia Mayasari Nilla Evangelistha Ndaru Lindratno Novianti, Alvera Kelviana Nur Aini Nuro’im, Ayu Pendik Hanafi Pranidia, Dwirana Mei Aftitak Purwananti, Yepi Sedya Purwanto Purwanto Putri, Rini Anggia Rahman, Muhammad Bhakti Nur Rahman, Riska Nurindaya Ramadhan, Alditiyo Kelvin Rani Tiara Sari Rini, Yuniar Purbo Rokhim, Adib Minanur Sari, Laili Nur Endah Sari, Renita Setianingsih, Nining Arik Setyorini, Wulan Sindi Rodatul Uma Siti Nurjanah Siti Nurjanah Sri W. H, Maria Agatha Subiantoro, Anang Suja’i, Imam Sukwatus Syintiya Laras Tuti Tria Adelina Trisnantari, Hikmah Eva Tuti, Syintiya Laras Ulfah Fauziyah Zahirah Uma, Sindi Rodatul Umami, Nailariza Umi Kholisatul Fitriah Utomo, Fajar Hendro W. H, Maria Agatha Sri W.H., Maria Agatha Whicka Gayuh Bagaskara Yuniar Purbo Rini