Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PENGGUNAAN TEPUNG DAUN PANDAN (Pandanus amarillifolius roxb.) TERHADAP UJI ORGANOLEPTIK TELUR ASIN ITIK INFERTIL DARI HASIL PENETASAN: The Use of Pandan Leaf Meal (Pandanus amarillifolius Roxb.) in Organoleptic Test of Infertile Salted Egg Ducks from Hatchery Bagus Andika Fitroh; Putri Awaliya Dughita; Srie Juli Rachmawatie; Sri Mayasari; Sri Purwati; Nancy Oktyajati; Andri Haryono Awalokta
Wahana Peternakan Vol. 8 No. 2 (2024): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v8i2.1451

Abstract

Telur itik menrupakan sumber pangan hewani yang dihasilkan dari ternak itik. Telur itik menjadi sumber pangan hewani alternatif dalam mengganti telur ayam. Telur infertil merupakan telur hasil penetasan yang kosong atau tidak terdapat adanya embrio karena tidak terdapat fertilisasi dari sel gamet jantan dengan betina, sehingga telur infertil harus di culling dari mesin tetas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tepung daun pandan terhadap uji organoleptik telur asin. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Kimia Fakultas Pertanian UNIBA Surakarta. Penelitian ini menggunakan studi kasus Uji Hedonik dengan 5 perlakuan dan setiap perlakuan terdiri dari 6 ulangan yaitu P0: penyimpanan telur asin tanpa tepung daun pandan (kontrol), P1: penyimpanan telur asin dengan penambahan 10% tepung daun pandan, P2: penyimpanan telur asin dengan penambahan 15% tepung daun pandan. P3: penyimpanan telur asin dengan penambahan 20% tepung daun pandan, P4: penyimpanan telur asin dengan penambahan 25% tepung daun pandan. Nilai uji hedonik dihitung dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Parameter yang diamati adalah tingkat keasinan, warna kuning telur, kemasiran, dan tingkat kesukaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan pada tingkat keasinan, tingkat kemasiran, dan tingkat kesukaan, sementara terdapat perbedaan yang nyata terhadap warna kuning telur. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan daun pandan sebagai bahan pemberi atau penambah aroma pada telur asin tidak akan memberikan pengaruh bila fisik daun pandan hanya dibuat dalam bentuk tepung, sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terkait dengan bentuk daun pandan yang dapat memberikan pengaruh kepada telur asin, dengan mengubah daun pandan dalam bentuk ekstrak.   Kata kunci: daun pandan, telur asin, penyimpanan
ANALISIS WILLINGNESS TO ACCEPT TERHADAP PEMILAHAN SAMPAH BOTOL PLASTIK KEMASAN AIR MINERAL 600 ML DI SOLO RAYA Kodir, Wahdirotul; Muhammad Fatan Usamah; Panji Wiyo Utomo; Sri Purwati
JURNAL LOGISTICA Vol. 2 No. 1 (2023): Vol. 2 No. 1 Desember 2023
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada manajemen sampah plastik, terutama botol kemasan air 600 ml di Solo Raya. Metode penelitian mencakup uji regresi berganda untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi tingkat kesediaan masyarakat dalam melakukan pemilahan sampah botol kemasan air mineral 600 ml. Metode Contingent Valuation Method (CVM) juga diterapkan untuk menentukan besaran kompensasi sebagai insentif partisipasi dalam kegiatan pemilahan sampah. Melalui uji regresi ordinal berganda menggunakan SPSS, ditemukan bahwa persepsi pemilahan sampah memiliki peran signifikan dalam meningkatkan kesediaan masyarakat untuk mengelola limbah plastik tersebut. Sebaliknya, karakteristik demografis, karakteristik keuangan, sikap, dan persepsi kontrol perilaku tidak memberikan pengaruh signifikan. Penelitian ini juga mengeksplorasi besaran kompensasi yang diharapkan oleh masyarakat sebagai insentif partisipasi dalam pemilahan sampah. Meskipun mayoritas responden tidak mengharapkan kompensasi, sebagian menginginkan imbalan. Untuk mendorong partisipasi, diberikan kompensasi sebesar Rp34,25 dalam bentuk barang, uang nominal, dan uang digital. Meskipun uang tunai menjadi pilihan utama, besaran kompensasi yang relatif rendah dapat menyulitkan pelaksanaan pemberian imbalan. Oleh karena itu, disarankan memberikan kompensasi dalam bentuk uang digital untuk memfasilitasi pelaksanaan yang lebih efisien.
PENGENDALIAN KUALITAS KAIN GREY DENGAN MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS PADA DIVISI WEAVING PT DAN LIRIS SUKOHARJO Nurramdani, Ardan; Purwati, Sri; Oktyajati, Nancy; Dwi Nugraheni, Diyah
Journal of Research and Technology Studies Vol 3 No 1 (2024): Journal of Research and Technology Studies
Publisher : LP3M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59582/jrts.v3i1.1230

Abstract

PT Dan Liris masih menghadapi tantangan dalam produksi kain Grey akibat kualitas bahan atau benang yang rendah sehingga menyebabkan sering terjadinya putus benang. Hal ini berdampak negatif terhadap kualitas kain yang dihasilkan. Selain itu, produksi kain Grey di PT Dan Liris juga melebihi target cacat perusahaan, mencapai angka 10%. Kualitas kain Grey sangat penting dalam industri tekstil dan garmen karena sebagai bahan baku utama produk akhir. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengurangi kecacatan pada kain grey dengan menerapkan metode Seven Tools. Dari hasil pengolahan data, teridentifikasi beberapa jenis cacat seperti cacat lusi, cacat pakan, ambrol, pinggiran jelek, shedding, kotor oli, sobek, dan salah masuk gun. Penelitian ini difokuskan pada penerapan seven tools guna menganalisis tingkat kecacatan dan akar penyebab cacat pada kain grey di PT Dan Liris. Temuan utama mengungkap bahwa cacat lusi mencapai 38,50% dari total cacat keseluruhan, menjadikan cacat lusi sebagai faktor dominan yang merusak kualitas kain grey. Melalui analisis sebab akibat, kecacatan pada kain grey disebabkan faktor-faktor seperti mesin, metode, manusia, dan material. Oleh karena itu, usulan perbaikan dalam penelitian ini mencakup penguatan pada Standard Operating Procedure (SOP), intensifikasi pengawasan terhadap operator, implementasi perawatan rutin mesin, serta perbaikan pada peralatan yang digunakan.
ANALISIS POTENSI RISIKO K3 DENGAN METODE HIRARC (HAZARD IDENTIFICATION, RISK ASSESSMENT AND RISK CONTROL) DI PC GKBI MEDARI SLEMAN Bintang Qawiyumatin Wal Isro, Alfian; Dwi Nugraheni, Diyah; Purwati, Sri
Journal of Research and Technology Studies Vol 3 No 1 (2024): Journal of Research and Technology Studies
Publisher : LP3M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59582/jrts.v3i1.1231

Abstract

Analisis Potensi Risiko K3 dengan Metode HIRARC ditujukan untuk menjadi acuan dalam mengoreksi dan mengimplementasikan Manajemen Risiko K3 pada pekerja sehingga dapat meminimalisir potensi atau bahkan kecelakaan kerja. Melalui identifikasi dan evaluasi risiko dengan mengacu pada potensi risiko, langkah-langkah pengendalian yang efektif dapat diambil untuk melindungi kesehatan dan keselamatan pekerja. Dalam pengendalian risiko hirarki dimulai dari eliminasi, substitusi, engineering control, administrative control, dan alat pelindung diri (APD). Penelitian ini mengacu pada standar Australian/Nelw Zelaland AS/NZS 4360:2004. Metode pengambilan data yaitu studi pustaka dan studi lapangan dengan 9 lokasi area pengamatan di unit weaving. Berdasarkan hasil analisa dan penilaian risiko yang diperoleh dari lapangan, didapatkan sebanyak 46 risiko termasuk diantaranya, 4 risiko dikelompokkan ke dalam kategori low (8,7%), 36 risiko termasuk dalam kategori tingkat risiko sedang atau moderate (78,3%), 5 risiko termasuk dalam kategori high (10,8%), dan 1 risiko termasuk dalam kategori very high. Kesimpulan dari penelitian ini diperoleh bahwa dari 9 aktivitas produksi di PC. GKBI Medari, terdapat ada beberapa sumber bahaya atau risiko diantaranya berasal dari mesin-mesin produksi seperti mesin pemasak kanji di proses Sizing, mesin penenun di proses Looming dan lain sebagainya, berdasarkan jenis bahaya, ditemukan tiga jenis bahaya diantaranya bahaya fisik, bahaya kimia dan bahaya ergonomi.
STRATEGI MENINGKATKAN KEPUASAN KONSUMEN MAJALAH CILUKBA PT SMART MEDIA SOLO DENGAN METODE SWOT Zainul Fikri, Muhammad; Oktyajati, Nancy; Mayasari, Sri; Purwati, Sri
Journal of Research and Technology Studies Vol 3 No 1 (2024): Journal of Research and Technology Studies
Publisher : LP3M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59582/jrts.v3i1.1232

Abstract

Penelitian ini menggunakan data hasil wawancara dengan karyawan PT Smart Media Prima Solo untuk mengembangkan strategi pemasaran yang efektif. Analisis IFAS dan EFAS mengidentifikasi kekuatan internal dan peluang eksternal perusahaan dalam konteks kualitas produk dan layanan. Tujuan penelitian adalah merumuskan strategi pemasaran untuk meningkatkan kepuasan konsumen, terutama setelah kesuksesan penjualan di platform Shopee.co.id untuk edisi 100 majalah Cilukba, yang menunjukkan potensi tinggi dengan rating 4.9 dari 5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Smart Media Solo menempati kuadran 1 (S-O), menunjukkan fokus strategi pada kekuatan internal perusahaan dan pemanfaatan peluang eksternal. Strategi yang direkomendasikan melibatkan memanfaatkan kekuatan seperti konten berkualitas dan tim redaksi yang kreatif untuk mengadakan program literasi di sekolah dan komunitas. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan serta mempertahankan dan meningkatkan kinerja perusahaan secara keseluruhan.
ANALISIS PERAWATAN MESIN KOMPRESOR SCREW MENGGUNAKAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE PADA PT DEXA ENERGY Yudha Pamungkas, Sisko; Oktyajati, Nancy; Mayasari, Sri; Purwati, Sri
Journal of Research and Technology Studies Vol 3 No 1 (2024): Journal of Research and Technology Studies
Publisher : LP3M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59582/jrts.v3i1.1234

Abstract

PT. Dexa Energy adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang resmi dari teknologi industri yang menyediakan penjualan dan pemasaran untuk unit dan suku cadang, layanan perawatan (maintenance), layanan purna jual, instalasi, penyewaan, layanan kontrak untuk meningkatkan efisiensi produktivitas. Penelitian ini dilakukan pada bidang maintenance untuk mengetahui biaya yang di keluarkan untuk pengoperasian mesin kompresor screw dengan menggunakan metode Reliability Centered Maintenance. Reliability Centered Maintenance (RCM) merupakan suatu proses untuk bisa menentukan jenis pemeliharaan yang sesuai dalam konteks operasi dan konsekuensi kegagalan untuk masing-masing aset pada mesin kompresor screw. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi Failure Mode Effect Analysis (FMEA) dan RCM Decision Workseed. Kegagalan pada mesin kompresor menghambat jalannya proses produksi yang berdampak pada penurunan kapasitas produksi. perawatan mesin kompresor beserta pendukungnya yang di lakukan perawatan rutin setiap 522,5 jam sekali. Kebijakan perawatan yang dilakukan bertujuan untuk mengantisipasi dan mengatasi kegagalan serta mengetahui biaya yang keluar agar manajemen perawatan berjalan dengan baik.
Implementasi Sistem One Piece Flow untuk Mengurangi Lead Time Produksi pada Industri Garmen Nancy Oktyajati; Sri Mayasari; Sri Purwati
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31001/tekinfo.v12i1.2185

Abstract

Garment industry often faces many problems such as low productivity, long lead time production, high product rework and rejection, improper line balancing, and inflexible style running changeover. The aim of this research is to implement one of the lean concept tools namely one piece flow. This study focuses on Sewing Department of Man Shirt Unit in a Garment Company in Central Java, Indonesia. The study of this paper includes the description of garment manufacturing process flow and comparison between the batch production system and one-piece flow system. The performance criteria used in this study is the total processing time, the basic pitch time, the production targets and the throughput time. The time study is used as the measurement method to determine the cycle time and throughput. From the analysis, one piece flow system performs better in term of total processing time, the basic pitch time and the throughput time and the target achievement than batch production system. The total processing time and pitch time reduced by 6.42 % and 0.385% respectively. The daily target quantity increased by 8.609% and tThe troughput time of 1 piece of good garment in assembly line reduced from 3.35 hour to 0.915 hour.
Tingkat Kesediaan dan Ekspektasi Kompensasi Konsumen dalam Pengumpulan Limbah Popok Bayi Sri Purwati, Purwati; Nancy Oktyajati; Ica Salsa Bila
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31001/tekinfo.v13i1.2532

Abstract

Baby diaper waste management is becoming an increasingly pressing environmental issue due to the high use of disposable diapers in the community. The lack of waste management infrastructure and low environmental awareness are the main obstacles in increasing public participation in the collection of baby diaper waste. This study aims to identify the factors that influence the level of consumer willingness to collect baby diaper waste and determine the expected compensation expected by consumers. Multiple ordinal regression and Contingent Valuation Method (CVM) were used to achieve these objectives. The results of multiple ordinal regression analysis show that several independent variables have a significant influence on community participation in baby diaper waste management, including Environmental Awareness (X1), Infrastructure Availability (X2), Knowledge and Education (X3), Economy (X4), Policy and Regulation (X6), Ease of Access and Facilities (X7), and Culture and Social Norms (X8). Meanwhile, Community Involvement (X5) did not show a significant effect. Of these variables, Infrastructure Availability (X2), Culture and Social Norms (X8), and Policy and Regulation (X6) show the most significant influence. Based on the CVM results, the average expected compensation for community participation is Rp1,250 per kilogram of dry diaper waste. These findings suggest the importance of improving waste management infrastructure as well as supportive policies to encourage community participation. In addition, attractive economic incentives need to be implemented to strengthen community involvement in the collection of baby diaper waste. This study provides insights for stakeholders in formulating policies that support the development of effective and sustainable community participation-based waste management programs.
PERHITUNGAN WAKTU DAN OUTPUT BAKU PADA PRODUKSI JAS HUJAN BIG TOP MENGGUNAKAN METODE TIME STUDY DI PT. TRIJAYA PLASTIK UTAMA Pikat , Rakai; Purwati, Sri; Mayasari, Sri; fitiri budi utomo, Muhammad
Journal of Research and Technology Studies Vol 3 No 2 (2024): Journal of Research and Technology Studies
Publisher : LP3M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Trijaya Plastik Utama mengalami kendala pada proses pengelasan jas hujan Big Top yang tidak efektif dalam memenuhi kebutuhan konsumen yang meningkat. Ketidakefisienan ini disebabkan oleh kurangnya upaya pengukuran waktu kerja atau waktu baku di perusahaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi produksi jas hujan Big Top di PT Trijaya Plastik Utama dengan menghitung waktu baku pada proses pengelasan menggunakan metode time study serta mengetahui Output baku dan kendala yang terjadi dalam pengelasan menggunakan metode fishbone diagram. Berdasarkan hasil pengukuran menunjukkan semua data yang diperoleh telah seragam dan cukup. Adapun waktu dan Output baku untuk empat sub-proses, yaitu proses pinggiran (85,952 detik dan 335/hari), proses pasang kancing (51,146 detik dan 563/hari), proses pasang schotlite (31,082 detik dan 926/hari), dan proses pasang topi (14,976 detik dan 1922/hari). Output aktual harian saat ini masih di bawah Output baku. Untuk mengatasi kendala ini, beberapa langkah strategis dapat dilakukan, seperti memberikan pelatihan dan motivasi kerja, serta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif melalui penambahan ventilasi dan pendingin, pengaturan shift, dan penyediaan pakaian kerja yang sesuai.
Pelatihan Pembuatan Gantungan Kunci Macrame dengan Memanfaatkan Sampah Gelas Es Teh Jumbo Sebagai Material Tambahan di SMK Batik 1 Surakarta Purwati, Sri; Adhi, Bagas Wahyu; Suparwi; Saputra, Ricky Adi
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 4 No 2 (2024): December
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service activity aims to increase awareness of SMK Batik 1 Surakarta students, especially from the Online Business and Marketing Department, regarding the importance of waste management and the application of recycling concepts. The macrame keychain making training using jumbo iced tea glass waste as the main material provides practical skills that are useful for students in processing plastic waste into environmentally friendly craft products. This training also supports students' entrepreneurial potential and introduces the principle of recycling in a practical context. Thus, this activity not only teaches new skills but also introduces environmentally friendly concepts in the world of education, which are expected to be applied more widely in society. This activity includes steps for cleaning glasses, cutting, assembling, weaving, and finishing products. The results of the questionnaire before and after the activity showed an increase in students' understanding of macrame techniques and the use of plastic waste, with all participants claiming to understand more after the training and being able to produce useful keychain products. Suggestions for the next activity include adding training materials, improving tool facilities, and collaborating with external parties for the application of skills in the real world.