Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

ANALISIS POTENSI RISIKO K3 DENGAN METODE HIRARC (HAZARD IDENTIFICATION, RISK ASSESSMENT AND RISK CONTROL) DI PC GKBI MEDARI SLEMAN Bintang Qawiyumatin Wal Isro, Alfian; Dwi Nugraheni, Diyah; Purwati, Sri
Journal of Research and Technology Studies Vol 3 No 1 (2024): Journal of Research and Technology Studies
Publisher : LP3M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59582/jrts.v3i1.1231

Abstract

Analisis Potensi Risiko K3 dengan Metode HIRARC ditujukan untuk menjadi acuan dalam mengoreksi dan mengimplementasikan Manajemen Risiko K3 pada pekerja sehingga dapat meminimalisir potensi atau bahkan kecelakaan kerja. Melalui identifikasi dan evaluasi risiko dengan mengacu pada potensi risiko, langkah-langkah pengendalian yang efektif dapat diambil untuk melindungi kesehatan dan keselamatan pekerja. Dalam pengendalian risiko hirarki dimulai dari eliminasi, substitusi, engineering control, administrative control, dan alat pelindung diri (APD). Penelitian ini mengacu pada standar Australian/Nelw Zelaland AS/NZS 4360:2004. Metode pengambilan data yaitu studi pustaka dan studi lapangan dengan 9 lokasi area pengamatan di unit weaving. Berdasarkan hasil analisa dan penilaian risiko yang diperoleh dari lapangan, didapatkan sebanyak 46 risiko termasuk diantaranya, 4 risiko dikelompokkan ke dalam kategori low (8,7%), 36 risiko termasuk dalam kategori tingkat risiko sedang atau moderate (78,3%), 5 risiko termasuk dalam kategori high (10,8%), dan 1 risiko termasuk dalam kategori very high. Kesimpulan dari penelitian ini diperoleh bahwa dari 9 aktivitas produksi di PC. GKBI Medari, terdapat ada beberapa sumber bahaya atau risiko diantaranya berasal dari mesin-mesin produksi seperti mesin pemasak kanji di proses Sizing, mesin penenun di proses Looming dan lain sebagainya, berdasarkan jenis bahaya, ditemukan tiga jenis bahaya diantaranya bahaya fisik, bahaya kimia dan bahaya ergonomi.
STRATEGI MENINGKATKAN KEPUASAN KONSUMEN MAJALAH CILUKBA PT SMART MEDIA SOLO DENGAN METODE SWOT Zainul Fikri, Muhammad; Oktyajati, Nancy; Mayasari, Sri; Purwati, Sri
Journal of Research and Technology Studies Vol 3 No 1 (2024): Journal of Research and Technology Studies
Publisher : LP3M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59582/jrts.v3i1.1232

Abstract

Penelitian ini menggunakan data hasil wawancara dengan karyawan PT Smart Media Prima Solo untuk mengembangkan strategi pemasaran yang efektif. Analisis IFAS dan EFAS mengidentifikasi kekuatan internal dan peluang eksternal perusahaan dalam konteks kualitas produk dan layanan. Tujuan penelitian adalah merumuskan strategi pemasaran untuk meningkatkan kepuasan konsumen, terutama setelah kesuksesan penjualan di platform Shopee.co.id untuk edisi 100 majalah Cilukba, yang menunjukkan potensi tinggi dengan rating 4.9 dari 5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Smart Media Solo menempati kuadran 1 (S-O), menunjukkan fokus strategi pada kekuatan internal perusahaan dan pemanfaatan peluang eksternal. Strategi yang direkomendasikan melibatkan memanfaatkan kekuatan seperti konten berkualitas dan tim redaksi yang kreatif untuk mengadakan program literasi di sekolah dan komunitas. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan serta mempertahankan dan meningkatkan kinerja perusahaan secara keseluruhan.
ANALISIS PERAWATAN MESIN KOMPRESOR SCREW MENGGUNAKAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE PADA PT DEXA ENERGY Yudha Pamungkas, Sisko; Oktyajati, Nancy; Mayasari, Sri; Purwati, Sri
Journal of Research and Technology Studies Vol 3 No 1 (2024): Journal of Research and Technology Studies
Publisher : LP3M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59582/jrts.v3i1.1234

Abstract

PT. Dexa Energy adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang resmi dari teknologi industri yang menyediakan penjualan dan pemasaran untuk unit dan suku cadang, layanan perawatan (maintenance), layanan purna jual, instalasi, penyewaan, layanan kontrak untuk meningkatkan efisiensi produktivitas. Penelitian ini dilakukan pada bidang maintenance untuk mengetahui biaya yang di keluarkan untuk pengoperasian mesin kompresor screw dengan menggunakan metode Reliability Centered Maintenance. Reliability Centered Maintenance (RCM) merupakan suatu proses untuk bisa menentukan jenis pemeliharaan yang sesuai dalam konteks operasi dan konsekuensi kegagalan untuk masing-masing aset pada mesin kompresor screw. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi Failure Mode Effect Analysis (FMEA) dan RCM Decision Workseed. Kegagalan pada mesin kompresor menghambat jalannya proses produksi yang berdampak pada penurunan kapasitas produksi. perawatan mesin kompresor beserta pendukungnya yang di lakukan perawatan rutin setiap 522,5 jam sekali. Kebijakan perawatan yang dilakukan bertujuan untuk mengantisipasi dan mengatasi kegagalan serta mengetahui biaya yang keluar agar manajemen perawatan berjalan dengan baik.
Implementasi Sistem One Piece Flow untuk Mengurangi Lead Time Produksi pada Industri Garmen Nancy Oktyajati; Sri Mayasari; Sri Purwati
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31001/tekinfo.v12i1.2185

Abstract

Garment industry often faces many problems such as low productivity, long lead time production, high product rework and rejection, improper line balancing, and inflexible style running changeover. The aim of this research is to implement one of the lean concept tools namely one piece flow. This study focuses on Sewing Department of Man Shirt Unit in a Garment Company in Central Java, Indonesia. The study of this paper includes the description of garment manufacturing process flow and comparison between the batch production system and one-piece flow system. The performance criteria used in this study is the total processing time, the basic pitch time, the production targets and the throughput time. The time study is used as the measurement method to determine the cycle time and throughput. From the analysis, one piece flow system performs better in term of total processing time, the basic pitch time and the throughput time and the target achievement than batch production system. The total processing time and pitch time reduced by 6.42 % and 0.385% respectively. The daily target quantity increased by 8.609% and tThe troughput time of 1 piece of good garment in assembly line reduced from 3.35 hour to 0.915 hour.
Tingkat Kesediaan dan Ekspektasi Kompensasi Konsumen dalam Pengumpulan Limbah Popok Bayi Sri Purwati, Purwati; Nancy Oktyajati; Ica Salsa Bila
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31001/tekinfo.v13i1.2532

Abstract

Baby diaper waste management is becoming an increasingly pressing environmental issue due to the high use of disposable diapers in the community. The lack of waste management infrastructure and low environmental awareness are the main obstacles in increasing public participation in the collection of baby diaper waste. This study aims to identify the factors that influence the level of consumer willingness to collect baby diaper waste and determine the expected compensation expected by consumers. Multiple ordinal regression and Contingent Valuation Method (CVM) were used to achieve these objectives. The results of multiple ordinal regression analysis show that several independent variables have a significant influence on community participation in baby diaper waste management, including Environmental Awareness (X1), Infrastructure Availability (X2), Knowledge and Education (X3), Economy (X4), Policy and Regulation (X6), Ease of Access and Facilities (X7), and Culture and Social Norms (X8). Meanwhile, Community Involvement (X5) did not show a significant effect. Of these variables, Infrastructure Availability (X2), Culture and Social Norms (X8), and Policy and Regulation (X6) show the most significant influence. Based on the CVM results, the average expected compensation for community participation is Rp1,250 per kilogram of dry diaper waste. These findings suggest the importance of improving waste management infrastructure as well as supportive policies to encourage community participation. In addition, attractive economic incentives need to be implemented to strengthen community involvement in the collection of baby diaper waste. This study provides insights for stakeholders in formulating policies that support the development of effective and sustainable community participation-based waste management programs.
PERHITUNGAN WAKTU DAN OUTPUT BAKU PADA PRODUKSI JAS HUJAN BIG TOP MENGGUNAKAN METODE TIME STUDY DI PT. TRIJAYA PLASTIK UTAMA Pikat , Rakai; Purwati, Sri; Mayasari, Sri; fitiri budi utomo, Muhammad
Journal of Research and Technology Studies Vol 3 No 2 (2024): Journal of Research and Technology Studies
Publisher : LP3M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Trijaya Plastik Utama mengalami kendala pada proses pengelasan jas hujan Big Top yang tidak efektif dalam memenuhi kebutuhan konsumen yang meningkat. Ketidakefisienan ini disebabkan oleh kurangnya upaya pengukuran waktu kerja atau waktu baku di perusahaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi produksi jas hujan Big Top di PT Trijaya Plastik Utama dengan menghitung waktu baku pada proses pengelasan menggunakan metode time study serta mengetahui Output baku dan kendala yang terjadi dalam pengelasan menggunakan metode fishbone diagram. Berdasarkan hasil pengukuran menunjukkan semua data yang diperoleh telah seragam dan cukup. Adapun waktu dan Output baku untuk empat sub-proses, yaitu proses pinggiran (85,952 detik dan 335/hari), proses pasang kancing (51,146 detik dan 563/hari), proses pasang schotlite (31,082 detik dan 926/hari), dan proses pasang topi (14,976 detik dan 1922/hari). Output aktual harian saat ini masih di bawah Output baku. Untuk mengatasi kendala ini, beberapa langkah strategis dapat dilakukan, seperti memberikan pelatihan dan motivasi kerja, serta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif melalui penambahan ventilasi dan pendingin, pengaturan shift, dan penyediaan pakaian kerja yang sesuai.
PERANCANGAN PRODUK RAK DINDING DENGAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) Wiyoutomo, Panji; Kodir, Wahdirotul; Putra , Adhitya; Purwati, Sri
Journal of Research and Technology Studies Vol 2 No 1 (2023): Journal of Research and Technology Studies (JRTS)
Publisher : LP3M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rak dinding merupakan perabotan rumah tangga paling disukai masyarakat karena bisa memaksimal kan penyimpanan dan bisa dijadikan sebagai dekorasi rumah. Rak dinding juga bisa digunakan pada tempat lain seperti kantor, sekolah, tempat usaha, hotel, dan lain – lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghubungkan kebutuhan pelanggan dengan karakteristik teknis produk rak dinding. Metode Quality Function Deployment (QFD) digunakan sebagai alat untuk mengidentifikasi kebutuhan pelanggan, menerjemahkan ke dalam karakteristik produk, dan menetapkan prioritas dalam pengembangan rak dinding. Dalam penelitian ini rak dinding dikembangkan dengan mempertimbangkan kebutuhan pelanggan, baik dari segi kualitas bahan, tampilan visual, keawetan produk, harga, dan inovasi desain. Desain rak dinding yang multifungsi akan menyebabkan berbagai konsekuensi yang berpengaruh pada penggunaan ruang dan kepraktisan. Desain rak dinding yang dikembangkan memiliki fitur-fitur serbaguna seperti rak dinding yang dapat dilipat, pintu rak yang dapat difungsikan sebagai cermin dan meja, sekat rak yang dapat ditarik ke samping, dan adanya tempat gantungan baju menyebabkan pengguna dapat memanfaatkan ruang secara optimal dan menyimpan berbagai jenis barang dengan mudah.
ANALISIS RISIKO KESELAMATAN KERJA (K3) DENGAN MENGGUNAKAN METODE HIRARC (HAZARD IDENTIFICATION RISK ASSESSMENT AND RISK CONTROL) STUDI KASUS : PT DWI TUNGGAL JAYA ASIA Fajar Wahyudi, Muhammad; Oktyajati, Nancy; Purwati, Sri; Mayasari, Sri
Journal of Research and Technology Studies Vol 2 No 2 (2023): Journal of Research and Technology Studies (JRTS)
Publisher : LP3M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan di dunia industri menyebabkan banyaknya permasalahan yang penting untuk dikaji mengingat potensi bahaya dapat mengakibatkan risiko gangguan kesehatan bahkan kecelakaan kerja. Suatu industri membutuhkan sistem kesehatan dan keselamatan kerja (K3) dengan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) yang jika diterapkan, aktivitas pekerjaan yang berbahaya dapat mudah ditemukan dan dapat segera dilakukan pengendalian sesuai besar tingkatnya risiko (urgent, high, medium, and low). Penelitian ini dilakukan di PT Dwi Tunggal Jaya Asia dan bertujuan ingin mengetahui identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan pengendalian risiko, khususnya pada proses weaving. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan resiko yang paling dominan terjadi sehingga dapat diminimalisir pada PT Dwi Tunggal Jaya Asia. Hasil penelitian menunjukan terdapat 22 potensi bahaya dalam 6 jenis pekerjaan disetiap bagian. Pengendalian yang dapat mengurangi tingkat risiko yaitu dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) bagi pekerja dan sikap kerja yang aman, sehingga pekerja dapat dengan aman saat melakukan aktifitas pekerjaan.
IMPLEMENTATION OF THE ABC-VEN METHOD IN INVENTORY MANAGEMENT OF A WOOD SUPPLIER COMPANY (CASE STUDY: UD PUTRA MULIA) Mayasari, Sri; Oktyajati, Nancy; Purwati, Sri; Muhammad, Gunawan
Jurnal Disprotek Vol 16, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdpt.v16i2.8265

Abstract

Inventory control is a crucial aspect for timber supply companies such as UD Putra Mulia to avoid the risks of stockouts, delivery delays, and excessive storage costs, as well as to ensure smooth operations and customer satisfaction. The objective of this study is to formulate an optimal inventory control strategy for raw timber materials to minimize the risk of stockouts, avoid excessive storage costs, and improve operational efficiency. Inventory management using the ABC-VEN method is a strategic approach that combines ABC analysis and VEN classification (Vital, Essential, and Non-essential) to enhance efficiency and accuracy in managing stock items. The ABC method prioritizes items based on their material value, while the VEN method classifies items based on their operational importance. The results of this study classify products based on sales value (classes A, B, and C) and their criticality to sales (classes V, E, and N), resulting in nine ideal inventory categories. There are 7 products in the AV category, 2 in AE, 12 in BE, 1 in CE, and 56 in CN. The optimal order quantity (EOQ) is 41 units, safety stock (SS) is 63 units, and the reorder point (ROP) is 57 units. These results indicate that the ABC-VEN approach, along with the calculation of EOQ, SS, and ROP, is effective in supporting more efficient inventory control at UD Putra Mulia.IMPLEMENTASI METODE ABC-VEN DALAM MANAJEMEN PERSEDIAAN PERUSAHAAN PEMASOK KAYU(STUDI KASUS : UD PUTRA MULIA)Pengendalian persediaan merupakan aspek krusial bagi perusahaan suplai kayu seperti UD Putra Mulia untuk menghindari risiko kehabisan stok, keterlambatan pengiriman, dan pemborosan biaya penyimpanan, serta menjaga kelancaran operasional dan kepuasan pelanggan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merumuskan strategi pengendalian persediaan bahan baku kayu yang optimal guna meminimalkan risiko kehabisan stok, menghindari pemborosan biaya penyimpanan, dan meningkatkan efisiensi operasional. Manajemen persediaan dengan metode ABC-VEN merupakan pendekatan strategis yang menggabungkan analisis ABC dan VEN (Vital, Essential, dan Non-essential) untuk meningkatkan efisiensi dan ketepatan dalam mengelola stok barang. ABC memprioritaskan barang berdasarkan nilai materi, sedangkan VEN mengklasifikasikan barang berdasarkan kepentingan operasional. Hasil dari penelitian ini adalah mengklasifikasikan produk berdasarkan nilai penjualan (kelas A, B, C) dan tingkat kekritisannya terhadap penjualan (kelas V, E, N), sehingga menghasilkan sembilan kombinasi kelas persediaan yang ideal. Kategori AV terdapat 7 produk, kategori AE terdapat 2 produk, kategori BE 12 produk, CE terdapat 1 produk dan kategori CN terdapat 56 produk. Jumlah pesanan optimal dengan nilai EOQ yaitu 41 unit, safety stock 63 unit dan reorder point 57 unit. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan ABC-VEN serta perhitungan EOQ, SS, dan ROP efektif dalam mendukung pengendalian persediaan yang lebih efisien di UD Putra Mulia.
Pelatihan Totebag Ecoprint bagi Siswa RA Hidayatul Insan Karanganyar: Mewujudkan Edukasi Seni Ramah Lingkungan dan Potensi Daya Tarik Wisata Kreatif Oktyajati, Nancy; Purwati, Sri; Mayasari, Sri; Andika Fitroh, Bagus; Muhammad Pandu Prapto Utomo
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 4 (2025): Juli
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v3i4.6036

Abstract

Kegiatan pelatihan ini diselenggarakan dengan tujuan memperkenalkan seni ecoprint kepada anak usia dini sekaligus menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan. Ecoprint merupakan teknik cetak alami yang menggunakan bagian tumbuhan seperti daun dan bunga untuk menghasilkan motif pada media kain tanpa bahan kimia berbahaya, sehingga ramah lingkungan. Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan lingkungan hidup sejak dini serta kebutuhan akan media belajar kreatif yang menyenangkan dan bermakna bagi anak-anak. Metode pelatihan menggunakan pendekatan praktik langsung (learning by doing), diawali dengan penyampaian teori singkat mengenai konsep ecoprint, proses pembuatan, dan manfaatnya. Siswa diminta membawa daun dan bunga dari lingkungan sekitar, mengenali tekstur serta bentuknya, menyusun motif di atas totebag, kemudian melakukan proses pemukulan (pounding) untuk mentransfer warna alami ke kain, dan diakhiri dengan fiksasi warna. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dan kreativitas siswa dalam menyusun motif unik dan personal. Totebag hasil ecoprint ini tidak hanya menjadi media ekspresi seni dan pembelajaran tentang cinta alam, tetapi juga berpotensi dikembangkan sebagai produk kreatif lokal yang mendukung daya tarik wisata edukatif dan ramah lingkungan. Melalui kegiatan seperti ini, sekolah dapat berperan sebagai bagian dari penguatan ekowisata berbasis masyarakat dengan melibatkan generasi muda dalam pelestarian lingkungan dan promosi budaya lokal melalui karya seni.