Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PERANCANGAN PRODUK RAK DINDING DENGAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) Wiyoutomo, Panji; Kodir, Wahdirotul; Putra , Adhitya; Purwati, Sri
Journal of Research and Technology Studies Vol 2 No 1 (2023): Journal of Research and Technology Studies (JRTS)
Publisher : LP3M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rak dinding merupakan perabotan rumah tangga paling disukai masyarakat karena bisa memaksimal kan penyimpanan dan bisa dijadikan sebagai dekorasi rumah. Rak dinding juga bisa digunakan pada tempat lain seperti kantor, sekolah, tempat usaha, hotel, dan lain – lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghubungkan kebutuhan pelanggan dengan karakteristik teknis produk rak dinding. Metode Quality Function Deployment (QFD) digunakan sebagai alat untuk mengidentifikasi kebutuhan pelanggan, menerjemahkan ke dalam karakteristik produk, dan menetapkan prioritas dalam pengembangan rak dinding. Dalam penelitian ini rak dinding dikembangkan dengan mempertimbangkan kebutuhan pelanggan, baik dari segi kualitas bahan, tampilan visual, keawetan produk, harga, dan inovasi desain. Desain rak dinding yang multifungsi akan menyebabkan berbagai konsekuensi yang berpengaruh pada penggunaan ruang dan kepraktisan. Desain rak dinding yang dikembangkan memiliki fitur-fitur serbaguna seperti rak dinding yang dapat dilipat, pintu rak yang dapat difungsikan sebagai cermin dan meja, sekat rak yang dapat ditarik ke samping, dan adanya tempat gantungan baju menyebabkan pengguna dapat memanfaatkan ruang secara optimal dan menyimpan berbagai jenis barang dengan mudah.
ANALISIS RISIKO KESELAMATAN KERJA (K3) DENGAN MENGGUNAKAN METODE HIRARC (HAZARD IDENTIFICATION RISK ASSESSMENT AND RISK CONTROL) STUDI KASUS : PT DWI TUNGGAL JAYA ASIA Fajar Wahyudi, Muhammad; Oktyajati, Nancy; Purwati, Sri; Mayasari, Sri
Journal of Research and Technology Studies Vol 2 No 2 (2023): Journal of Research and Technology Studies (JRTS)
Publisher : LP3M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan di dunia industri menyebabkan banyaknya permasalahan yang penting untuk dikaji mengingat potensi bahaya dapat mengakibatkan risiko gangguan kesehatan bahkan kecelakaan kerja. Suatu industri membutuhkan sistem kesehatan dan keselamatan kerja (K3) dengan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) yang jika diterapkan, aktivitas pekerjaan yang berbahaya dapat mudah ditemukan dan dapat segera dilakukan pengendalian sesuai besar tingkatnya risiko (urgent, high, medium, and low). Penelitian ini dilakukan di PT Dwi Tunggal Jaya Asia dan bertujuan ingin mengetahui identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan pengendalian risiko, khususnya pada proses weaving. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan resiko yang paling dominan terjadi sehingga dapat diminimalisir pada PT Dwi Tunggal Jaya Asia. Hasil penelitian menunjukan terdapat 22 potensi bahaya dalam 6 jenis pekerjaan disetiap bagian. Pengendalian yang dapat mengurangi tingkat risiko yaitu dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) bagi pekerja dan sikap kerja yang aman, sehingga pekerja dapat dengan aman saat melakukan aktifitas pekerjaan.
Pelatihan Budidaya Lebah Klanceng sebagai Motivasi Bisnis Kepada Santri Pondok Pesantren Utomo, Muhammad Fitri Budi; Dinar, Siti Dinar Rezki Ramadhani; Sri Purwati
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 5 No 1 (2025): June
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stingless bee (Trigona sp.) farming training serves as a practical and contextual strategy to foster entrepreneurial spirit among students in Islamic boarding schools. This activity was carried out at Oemah Jampi for the students of Isy Karima Islamic Boarding School with the aim of providing technical understanding of stingless bee (Trigona) farming and fostering business motivation based on local potential. The training encompassed educational sessions, hands-on technical workshops, practical field activities, and evaluations through pre- and post-tests. Results indicated a significant increase in participants' understanding, with average scores rising from 48.3 to 84.6. Additionally, students proposed simple business ideas, such as producing packaged honey and developing derivative products. The enthusiastic response from participants and the conducive environment of the boarding school suggest that stingless bee farming holds substantial promise as a medium for practical entrepreneurship education. This training not only transferred technical skills but also successfully instilled a sense of economic independence aligned with the boarding school's character. Similar training models have the potential to be replicated in other Islamic boarding schools as part of developing students' creative economies. Keywords: Stingless Bee Farming, Islamic Bboarding School, Training, Business
IMPLEMENTATION OF THE ABC-VEN METHOD IN INVENTORY MANAGEMENT OF A WOOD SUPPLIER COMPANY (CASE STUDY: UD PUTRA MULIA) Mayasari, Sri; Oktyajati, Nancy; Purwati, Sri; Muhammad, Gunawan
Jurnal Disprotek Vol 16, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdpt.v16i2.8265

Abstract

Inventory control is a crucial aspect for timber supply companies such as UD Putra Mulia to avoid the risks of stockouts, delivery delays, and excessive storage costs, as well as to ensure smooth operations and customer satisfaction. The objective of this study is to formulate an optimal inventory control strategy for raw timber materials to minimize the risk of stockouts, avoid excessive storage costs, and improve operational efficiency. Inventory management using the ABC-VEN method is a strategic approach that combines ABC analysis and VEN classification (Vital, Essential, and Non-essential) to enhance efficiency and accuracy in managing stock items. The ABC method prioritizes items based on their material value, while the VEN method classifies items based on their operational importance. The results of this study classify products based on sales value (classes A, B, and C) and their criticality to sales (classes V, E, and N), resulting in nine ideal inventory categories. There are 7 products in the AV category, 2 in AE, 12 in BE, 1 in CE, and 56 in CN. The optimal order quantity (EOQ) is 41 units, safety stock (SS) is 63 units, and the reorder point (ROP) is 57 units. These results indicate that the ABC-VEN approach, along with the calculation of EOQ, SS, and ROP, is effective in supporting more efficient inventory control at UD Putra Mulia.IMPLEMENTASI METODE ABC-VEN DALAM MANAJEMEN PERSEDIAAN PERUSAHAAN PEMASOK KAYU(STUDI KASUS : UD PUTRA MULIA)Pengendalian persediaan merupakan aspek krusial bagi perusahaan suplai kayu seperti UD Putra Mulia untuk menghindari risiko kehabisan stok, keterlambatan pengiriman, dan pemborosan biaya penyimpanan, serta menjaga kelancaran operasional dan kepuasan pelanggan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merumuskan strategi pengendalian persediaan bahan baku kayu yang optimal guna meminimalkan risiko kehabisan stok, menghindari pemborosan biaya penyimpanan, dan meningkatkan efisiensi operasional. Manajemen persediaan dengan metode ABC-VEN merupakan pendekatan strategis yang menggabungkan analisis ABC dan VEN (Vital, Essential, dan Non-essential) untuk meningkatkan efisiensi dan ketepatan dalam mengelola stok barang. ABC memprioritaskan barang berdasarkan nilai materi, sedangkan VEN mengklasifikasikan barang berdasarkan kepentingan operasional. Hasil dari penelitian ini adalah mengklasifikasikan produk berdasarkan nilai penjualan (kelas A, B, C) dan tingkat kekritisannya terhadap penjualan (kelas V, E, N), sehingga menghasilkan sembilan kombinasi kelas persediaan yang ideal. Kategori AV terdapat 7 produk, kategori AE terdapat 2 produk, kategori BE 12 produk, CE terdapat 1 produk dan kategori CN terdapat 56 produk. Jumlah pesanan optimal dengan nilai EOQ yaitu 41 unit, safety stock 63 unit dan reorder point 57 unit. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan ABC-VEN serta perhitungan EOQ, SS, dan ROP efektif dalam mendukung pengendalian persediaan yang lebih efisien di UD Putra Mulia.
Pelatihan Totebag Ecoprint bagi Siswa RA Hidayatul Insan Karanganyar: Mewujudkan Edukasi Seni Ramah Lingkungan dan Potensi Daya Tarik Wisata Kreatif Oktyajati, Nancy; Purwati, Sri; Mayasari, Sri; Andika Fitroh, Bagus; Muhammad Pandu Prapto Utomo
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 4 (2025): Juli
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v3i4.6036

Abstract

Kegiatan pelatihan ini diselenggarakan dengan tujuan memperkenalkan seni ecoprint kepada anak usia dini sekaligus menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan. Ecoprint merupakan teknik cetak alami yang menggunakan bagian tumbuhan seperti daun dan bunga untuk menghasilkan motif pada media kain tanpa bahan kimia berbahaya, sehingga ramah lingkungan. Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan lingkungan hidup sejak dini serta kebutuhan akan media belajar kreatif yang menyenangkan dan bermakna bagi anak-anak. Metode pelatihan menggunakan pendekatan praktik langsung (learning by doing), diawali dengan penyampaian teori singkat mengenai konsep ecoprint, proses pembuatan, dan manfaatnya. Siswa diminta membawa daun dan bunga dari lingkungan sekitar, mengenali tekstur serta bentuknya, menyusun motif di atas totebag, kemudian melakukan proses pemukulan (pounding) untuk mentransfer warna alami ke kain, dan diakhiri dengan fiksasi warna. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dan kreativitas siswa dalam menyusun motif unik dan personal. Totebag hasil ecoprint ini tidak hanya menjadi media ekspresi seni dan pembelajaran tentang cinta alam, tetapi juga berpotensi dikembangkan sebagai produk kreatif lokal yang mendukung daya tarik wisata edukatif dan ramah lingkungan. Melalui kegiatan seperti ini, sekolah dapat berperan sebagai bagian dari penguatan ekowisata berbasis masyarakat dengan melibatkan generasi muda dalam pelestarian lingkungan dan promosi budaya lokal melalui karya seni.
Perancangan Tata Letak Fasilitas dengan Menggunakan Metode Line Balancing untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi Home Industry Pembuatan Gitar Pras, Adi; Purwati, Sri; Nugraheni, Diyah Dwi
UNISTEK Vol. 12 No. 1 (2025): Februari - Juli 2025
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM SYEKH YUSUF TANGERANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/unistek.v12i1.3901

Abstract

The home guitar manufacturing industry has emerged as one of the leading sectors in the Baki District, Sukoharjo Regency. This home industry specializes in producing acoustic guitars through a buy-to-order system. One of the challenges faced by the guitar manufacturing home industry is the inefficient layout of the utilized facilities, as the production process for each guitar component takes place in different locations – specifically, four distinct sites for four workstations. Therefore, there is a need for integrative decision-making related to production processes, workflow, employee positions, and the layout of production machinery. Line Balancing is a method employed to optimize the efficiency of the production facility layout. namely Workstation 1 (body molding process), Workstation 2 (body assembly and sanding process), and Workstation 3 (painting and finishing process). The reorganization of these work elements aims to achieve better efficiency and workflow balance. Furthermore, the research results demonstrate that utilizing a work cycle of 28.57 minutes yields an efficiency rate of 99.17% and an effectiveness rate of 100%. Hence, the implementation of a 28.57-minute work cycle is considered a more efficient option, with a positive impact on workflow balance.
Perbandingan Produktivitas dan Biaya Bongkar Overburden pada Excavator PC2000 Bucket Standart dengan Modifikasi pada Pertambangan Batubara: Studi Kasus PT. Putra Perkasa Abadi Job Site Bukit Asam Setiawan Nur Wahid; Nancy Oktyajati; Sri Purwati; Aland Dewa Yasa
VISA: Journal of Vision and Ideas Vol. 4 No. 2 (2024): VISA: Journal of Vision and Ideas (In Press)
Publisher : IAI Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/visa.v4i2.2340

Abstract

A company requires productivity to achieve predetermined goals. Productivity is an important aspect for a company in determining its future business because productivity is the effective and efficient use of resources to produce or increase the output of goods or services. PT. Putra Perkasa Abadi is targeting overburden productivity on its PC2000 excavator to be 820bcm/hour, but the company wants to increase or increase production by modifying the PC2000 excavator from the standard size of only 12m³ to 14m³ without changing other components in order to get better results. more without increasing operational costs and costs for removing soil layers. The modified tool is PC2000 with hull number EX2045 bucket 14m³ by comparing the standard tool PC2000 with hull number EX2044 bucket 12m³, the picking test was carried out on 16 December 2023 shift 1. The EX2045 data results obtained a productivity of 914bcm with operational costs of 18.270.000 and costs for removing soil layers of 2,176 /bcm while EX2044's productivity is 823bcm with operational costs of 18.210.000 with a land demolition price of 2,418/bcm, so EX2045 is 11% more efficient than EX2044 and provides productivity of 11.4% of the company's target provided that it must minimize obstacles in the field that hinder the production process so that production can run optimally as expected.
Implementasi Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan melalui Inovasi Produk Magnet Kulkas dari Limbah Popok Bayi (PROMALIM) Ramah Lingkungan Irvan Wananda Febriansyah; Risal Kartika Bintoro; Muhammad Pandu Prapto Utomo; Ranum Kayla Az Zahra; Latifa Novita Naya; Sri Purwati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4682

Abstract

Permasalahan limbah popok bayi sekali pakai menjadi isu lingkungan yang mendesak di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Kota Surakarta. Limbah ini sulit terurai secara alami dan berpotensi mencemari tanah serta air. Urgensi penanganan limbah tersebut mendorong mahasiswa Universitas Islam Batik untuk melaksanakan Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan melalui inovasi produk PROMALIM (Produk Magnet Kulkas dari Limbah Popok Bayi). Kegiatan ini bertujuan mengubah limbah anorganik menjadi produk suvenir ramah lingkungan yang bernilai ekonomi sekaligus edukatif. Mitra kegiatan adalah Bank Sampah Kitiran Emas Surakarta yang berperan sebagai penyedia bahan baku limbah popok steril dan pendukung edukasi masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi empat tahapan, yaitu persiapan, produksi, pemasaran, dan evaluasi. Proses produksi mencakup sterilisasi, pewarnaan, pencampuran resin, pencetakan, finishing, dan pengemasan produk. Hasil kegiatan menunjukkan capaian produksi sebanyak 840 unit dan penjualan 186 unit dengan omzet sementara Rp1.674.000, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap nilai guna limbah rumah tangga. Luaran kegiatan meliputi produk inovatif PROMALIM, sertifikat Hak Cipta (HKI No. EC002025154315), akun media sosial promosi aktif, dan artikel ilmiah. Program ini berdampak pada penguatan jiwa kewirausahaan hijau mahasiswa, pemberdayaan mitra masyarakat, serta mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) poin 12 tentang konsumsi dan produksi berkelanjutan.
Training on Utilization of Baby Diaper Waste into Resin Handicraft Products to Improve Community Economy: Pelatihan Pemanfaatan Limbah Popok Bayi Menjadi Produk Handicraft Resin untuk Peningkatan Perekonomian Masyarakat Sri Purwati; Nancy Oktyajati; Sitti Mukarromah; Ricky Adi Saputra; Irvan Wananda Febriansyah
JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 8 No. 4 (2024): Jati Emas (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : DPD Jatim Perkumpulan Dosen Indonesia Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baby diaper waste is a critical environmental issue, especially in areas with limited waste management. This program aims to transform baby diaper waste that is usually considered worthless into creative products with high economic value and reduce the volume of waste disposed of in landfills. This activity was implemented in Kitiran Climate Village RW VIII Purwosari Village, Surakarta, which provided support and active participation. The implementation method consisted of two main stages: socialization and lectures, followed by practice. The socialization and lecture sessions provided an understanding of the impact of baby diaper waste on the environment, the importance of waste treatment, the selection of resin handicraft as a solution, existing waste treatment methods, and an economic analysis showing the potential profitability of the product. After the lecture, participants followed the practice of making resin handicrafts which included separating waste from super absorbent polymer (SAP) materials, washing, soaking with disinfectants, drying, chopping, coloring, drying, making resin handicrafts products, and finishing. The results showed an increase in community skills in processing baby diaper waste and an increase in income from the sale of resin handicraft products. This program is expected to reduce the volume of baby diaper waste disposed to landfill, increase environmental awareness, and contribute to the community's economy.