Halimatus Sa’diah
Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PERAN GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM MEMAHAMKAN ARTI PENTING BELAJAR sa'diyah, halimatus; Muarif, Ahmad Syamsul
Jurnal At-Taujih Vol. 2 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas KH. Mukhtar Syafaat Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.22 KB) | DOI: 10.30739/jbkid.v2i1.1459

Abstract

Kesulitan belajar merupakan salah satu gangguan proses pemahaman dalam konsep belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana peran guru bimbingan konseling khususnya mengenai masalah belajar dan memahamkan arti penting belajar pada siswa kelas VIII di SMP Colombo Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian studi fenomenologi. Penelitian fenomenologi mencoba menjelaskan atau mengungkap makna konsep atau fenomena pengalaman yang didasari oleh kesadaran yang terjadi pada beberapa individu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru bimbingan konseling sangat penting, hal itu dilihat dari hasil wawancara pada siswa dan guru bimbingan konseling kelas VIII. Guru bimbingan konseling sebagai fasilitator dan pembimbing anak didik untuk bagaimana mengarahkan belajar yang efektif dan berkualitas terutama pada anak yang sedang mengalami kesulitan belajar.
POSITIVE SELF TALK SEBAGAI PENDEKATAN UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI KORBAN BULLYING Makhsunah, Imroati; Sa'diah, Halimatus
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 3 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - MARET 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i3.328-340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan tingkat kepercayaan diri pada korban bullying setelah diterapkannya teknik positive self-talk di SMAN 1 Bangorejo. positive self-talk membantu siswa mengontrol diri dan menghadapi situasi yang tidak nyaman demi mencapai kondisi psikologis yang lebih baik. Penelitian ini dilaksanakan di kelas XI Soshum 2, dengan menggunakan pendekatan positive self-talk yang didasarkan pada teori REBT. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan studi kasus untuk memahami secara mendalam pengalaman individu korban bullying. Teknik pengumpulan data melibatkan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik positive self-talk efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri pada korban bullying di  SMAN 1 Bangorejo. Siswa yang mendapatkan treatmen positive self-talk  mampu menurunkan pola pikir negative dan meningkatkan citra diri. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa positive self-talk dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri pada korban bullying dan dapat diterapkan secara luas di lingkungan pendidikan.
KONSELING KELOMPOK DENGAN PENDEKATAN COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY UNTUK MENGATASI SIBLING RIVALRY PADA SAUDARA KEMBAR Ulum, M Bahrul; Sa’diah, Halimatus
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 5 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - MEI 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i5.469-487

Abstract

Sibling rivalry atau persaingan antar saudara kandung sering terjadi, termasuk pada saudara kembar yang memiliki kedekatan usia dan kesamaan fisik. Penelitian ini bertujuan mengetahui manfaat konseling kelompok dengan pendekatan Cognitive Behavior Therapy dalam mengatasi sibling rivalry pada saudara kembar, dengan teknik Cognitive Restructuring dan Problem Solving. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Partisipan adalah sepasang saudara kembar di SMKN Darul Ulum Muncar yang mengalami sibling rivalry. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling kelompok dengan pendekatan Cognitive Behavior Therapy membantu meminimalisir sibling rivalry pada saudara kembar. Partisipan mengalami peningkatan interaksi sosial yang positif, penurunan sikap cemburu, dan meningkatnya rasa kasih sayang. Dengan demikian, konseling kelompok dengan pendekatan Cognitive Behavior Therapy direkomendasikan sebagai metode intervensi yang bermanfaat dalam menangani sibling rivalry dan memperkuat hubungan emosional saudara kembar. 
PENGUATAN KAPASITAS POKJA DESA DAMAI DALAM MEMBANGUN SISTEM DETEKSI DINI KEKERASAN BERBASIS GENDER DI TINGKAT DESA Ahmad Ainun, Najib; Halimatus Sa’diah; Nurin Baroroh; Ahmad Syamsul Mua’rif
IJTIMA': JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2026): April
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ijtima.2026.27966

Abstract

Gender-based violence remains a persistent social problem at the village community level and is often undetected in its early stages due to limited public awareness, inadequate reporting mechanisms, and the weak capacity of local institutions to respond to such cases. This condition encouraged the implementation of a community service program aimed at assisting the Peace Village Working Group (Pokja Desa Damai) in developing an early detection system for gender-based violence in Grajagan and Barurejo Villages, Banyuwangi. The program was designed to enhance the capacity of working group members to identify signs of violence, provide initial responses, deliver basic psychological support, and establish responsive reporting and referral mechanisms at the village level. The methods employed included Training of Trainers (TOT), interactive lectures, brainstorming sessions, role-playing, case simulations, and collaborative action plan development. The main materials covered Psychological First Aid, violence prevention and response strategies, basic counseling techniques, and community-based early detection system development. The results indicated an increase in participants’ understanding of the forms and impacts of gender-based violence, improved basic counseling and victim assistance skills, the strengthening of the Peace Village Working Group’s commitment as a community support center, and the formulation of socialization plans and communication channels for reporting cases within the villages. This program demonstrates that community-based assistance can effectively strengthen village preparedness in preventing and addressing gender-based violence through participatory and sustainable approaches.
PELATIHAN KONSELOR DESA: MEMBANGUN RUMAH KONSELING GUNA MEWUJUDKAN KELUARGA SEJAHTERA Sa'diah, Halimatus; Najib, Ahmad Ainun; Baroroh, Nurin; Muarif, Ahmad Syamsul
IJTIMA': JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ijtima.2025.24249

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya preventif dan promotif dalam mewujudkan desa yang damai melalui peningkatan kesejahteraan psikologis keluarga. Sasaran kegiatan adalah kelompok ibu-ibu PKK di dua wilayah, yakni Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo dan Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas komunitas lokal dalam menangani permasalahan psikologis melalui pelatihan dasar-dasar konseling, pembentukan struktur organisasi konselor desa, serta perencanaan pendirian Rumah Konseling yang berbasis pada potensi lokal yang dimiliki masyarakat. Tahapan dalam kegiatan PKM ini dimulai dengan kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dilanjutkan dengan kegiatan evaluasi. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap teknik konseling dasar, terbentuknya kepengurusan konselor desa yang terorganisir, serta tersusunnya rencana strategis pendirian Rumah Konseling. This community service initiative was implemented as a preventive and promotive effort to foster peaceful villages by enhancing the psychological well-being of families. The target beneficiaries were women's groups from the PKK (Family Welfare Movement) in two areas: Grajagan Village, Purwoharjo Subdistrict, and Barurejo Village, Siliragung Subdistrict, Banyuwangi Regency. The primary objective of the program was to strengthen the capacity of local communities in addressing psychological issues through basic counseling training, the formation of a village counselor organizational structure, and the planning of a Community counseling center based on the community’s local assets. The stages in this Community Service activity begin with planning activities, implementation, then evaluation activities. The training outcomes indicated improved participant understanding of basic counseling techniques, the successful formation of a village counselor committee, and the development of a strategic plan for the establishment of the Community counseling center.