Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Analisis peran wanita dalam aktivitas fisik gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS) Atiya, Ummi; Anam, Khoiril
Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Ilmu Keolahragaan
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jilo.v5i1.52255

Abstract

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas)   merupakan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 dikeluarkan melalui Kementerian Kesehatan RI untuk mengurangi Penyakit Tidak Menular di Indonesia. Salah satu fokus kegiatan Germas yaitu aktivitas fisik yang dicanangkan di seluruh Indonesia termasuk di Desa Kendaldoyong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran wanita dan   hambatannya dalam aktivitas fisik Germas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, pengambilan data menggunakan angket tertutup. Populasi penelitian ini adalah seluruh masyarakat Desa Kendaldoyong, dengan teknik purposive sampling, jumlah sampel 40 orang wanita. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa peran wanita dalam aktivitas fisik Germas di Desa Kendaldoyong termasuk dalam kategori "sedang" dengan persentase 70%. Minat olahraga rehabilitasi/kesehatan yaitu olahraga senam setiap akhir pekan (Sabtu-Minggu) dengan mengajak anak serta temannya, sedangkan untuk melakukan aktivitas kegiatan sehari-hari responden melakukan kegiatan menyetrika. Meskipun hambatan termasuk dalam kategori "sedang" seperti memiliki kegiatan lain atau kegiatan sedang padat. Simpulan dalam penelitian ini yaitu peran wanita dalam aktivitas fisik Germas di Desa Kendaldoyong berkategori "sedang" meskipun terdapat beberapa hambatan. Saran untuk masyarakat harus terus meningkatkan kesadaran untuk melakukan Germas aktivitas fisik dan membuat jadwal kegiatan supaya mempermudah untuk melakukan aktivitas fisik secara rutin.
Prediksi cedera pesepakbola muda: Penggunaan functional movement screening Daffa, Muhammad Abiyyu; Anam, Khoiril; Setiowati, Anies; Indardi, Nanang
Sepakbola Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/sepakbola.v5i1.379

Abstract

Sepakbola merupakan olahraga beregu yang memerlukan pemantauan fisik untuk mengetahui risiko cedera. Siswa Safin Pati Sports School saat melakukan proses latihan sering sekali terjadi hambatan berupa terjadinya cedera. Tes potensi cedera perlu dilakukan untuk mengetahui seberapa tinggi tingkat risiko terjadinya cedera pada siswa. Metode dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan analisis statistik deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Safin Pati Sports School. Sampel berjumlah 31 orang yang diperoleh dengan teknik penentuan sampel purposive sampling. Pengukuran risiko cedera dilakukan dengan 7 item tes Functional Movement Screening (FMS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 13% siswa dikategorikan risiko cedera tinggi, 42% siswa dikategorikan risiko cedera sedang, dan 45% siswa dikategorikan  risiko  cedera  rendah. Hasil yang baik ini didapatkan dari program latihan yang diberikan dan sudah disesuaikan untuk siswa agar mengurangi risiko terkena cedera. Simpulan dari penelitian ini yaitu risiko potensi cedera pada siswa di Safin Pati Sports School kelahiran tahun 2007 masuk dalam kategori sedang dengan rata-rata total poin 17,7 dari total sampel 31 siswa. Saran peneliti sebaiknya menambah program latihan fisik seperti Latihan kekuatan dan fleksibilitas untuk siswa yang masih di kategori sedang dan tinggi agar persentase siswa terkena cedera menurun.   Injury prediction of young footballers: Use of functional movement screen   Abstract: Soccer is a team sport that requires physical monitoring to determine injury risk. Safin Pati Sports School students often experience injuries during training, and a potential injury test is necessary to determine the risk level. A study using purposive sampling and descriptive statistical analysis found that 13% of students were high injury risk, 42% were moderate, and 45% were low injury risk. The results suggest that the training program provided at Safin Pati Sports School has been adjusted to reduce injury risk. The study concluded that the risk of potential injury to students born in 2007 is in the medium category, with an average total point of 17.7 from 31 students. Researchers suggest adding physical exercise programs like strength and flexibility training to students in the medium and high categories to decrease the percentage of injury-affected students.
Variasi indeks massa tubuh pemain PS POP Bhayangkara Muda Semarang 2022 berdasarkan posisi bermain Pratama, Adam Kurnia; Anam, Khoiril
Sepakbola Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/sepakbola.v3i1.201

Abstract

Sepakbola merupakan olahraga yang dimainkan oleh dua tim, dimana masing-masing tim terdiri 11 pemain inti. Permainan ini hampir eluruhnya menggunakan anggota tubuh kecuali tangan, kecuali penjaga gawang yang boleh menggunakan tangan di areanya. Untuk menunjang performa dalam permainan sepakbola, seorang pemain perlu memiliki Indeks Massa Tubuh yang ideal.  . Penelitian ini bertujuan menganalisis Indeks Massa Tubuh pemain PS POP Bhayangkara Muda Semarang Penelitian menggunakan model survey dengan tes dan pengukuran untuk mengetahui profil indeks massa tubuh pemain sepakbola PS POP Bhayangkara Muda Semarang. Data penelitian didapat perhitungan tinggi badan dan berat badan pemain. Populasi penelitian  terdiri 21 pemain PS POP Bhayangkara Muda Semarang. Sampel penelitian adalah pemain PS POP Bhayangkara Muda Semarang. Variabel independent yaitu Indeks Massa Tubuh, sedangkan variabel dependen yaitu posisi bermain. Metode yang digunakan total sampling. Analisa data menggunakan Penilaian Acuan Patokan (PAP), kemudian data diolah menggunakan aplikasi ms. Excel. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemain PS POP Bhayangkara Muda Semarang memiliki kategori Indeks Massa Tubuh Normal. Rata-rata Indeks Massa Tubuh Pemain PS POP Bhayangkara Muda Semarang dikategorikan normal dan Indeks Massa Tubuh yang ideal dapat mendukung pencapaian prestasi. Body Mass Index profile of PS POP Bhayangkara Muda Soccer Players Semarang 2022 Competition based on playing position Abstract: Football is a sport played by two teams, where each team consists of 11 core players. This game almost entirely uses the body except the hands, except for the goalkeeper, who may use the hands in the area. To support performance in the game of football, a player needs to have an ideal Body Mass Index. The study used a survey model with tests and measurements to determine the body mass index profile of PS POP Bhayangkara Muda football players in Semarang. The research data was obtained by calculating the player's height and weight. The research population consisted of 21 PS POP Bhayangkara Muda Semarang players. The research sample is PS POP Bhayangkara Muda Semarang players. The independent variable is Body Mass Index, while the dependent variable is playing position. The method used is total sampling. Data analysis used the Benchmark Reference Assessment (PAP), then the data was processed using the MS application. Excel. This study aims to analyze the Body Mass Index of PS POP Bhayangkara Muda Semarang players. The results showed that PS POP Bhayangkara Muda Semarang players had the Normal Body Mass Index category. The average body mass index of PS POP Bhayangkara Muda Semarang players is categorized as normal and the ideal body mass index can support achievement.
Analysis of anaerobic and aerobic capacity of Safin Pati Sport School Football Academy students Anam, Khoiril; Indardi, Nanang; Aprilia Nur Azmi, Dina; Latino, Francesca; Tafuri, Francesco
Sepakbola Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/sepakbola.v4i1.336

Abstract

An early approach can be taken to develop youth soccer through the Soccer Academy. The purpose of this study was to analyze the chronic response of the training program to the anaerobic and aerobic capacity of SPSS football academy students. The population in this study was all SPSS soccer academy students, while the sample was 28 students. The sampling technique used in this study was purposive, using inclusion and exclusion criteria. The instruments used in this study were 1) a Running-based Anaerobic Sprint Test (RAST) to measure the level of anaerobic capacity and 2) a Multistage Fitness Test (MFT) to measure the level of aerobic capacity. The results of the RAST said that the anaerobic endurance of 15-year-old SPSS soccer students was “Good,” with an average value of 3.78. Then, the results of the MFT on 15-year-old SPSS soccer students were categorized as “Fair” with an average value of 41.3. The conclusion of this study shows that anaerobic ability in 15-year-old SPSS students is categorized as good, while aerobic ability in 15-year-old SPSS students is categorized as sufficient.
Sosialisasi dan Pembinaan Cabang Olahraga Prestasi di SMP Islam Terpadu Nusantara sebagai Upaya Peningkatan Kecemerlangan Pendidikan Setiowati, Anies; Anam, Khoiril; Yuwono, Yuwono; Awang Irawan, Fajar; Supriyadi, Agung
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 3 (2023): Vol 5, No 3 (2023) : Oktober
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbd.v5i3.47610

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dihadapi mitra yaitu belum berprestasinya dibidang olahraga. kegiatan ini menganalisis situasi di SMP IT Nusantara sebagai mitra pengabdian masyarakat dengan fokus pada masalah kurangnya minat siswa dalam mengikuti ekstrakurikuler olahraga prestasi. Metode observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data secara langsung dari sekolah. Analisis situasi mengungkapkan masalah ketidakaktifan ekstrakurikuler, minimnya prestasi olahraga, dan ketidaktahuan guru tentang cabang olahraga potensial. Dari analisis ini, dilakukan tindakan pengabdian berupa program sosialisasi dan pembinaan cabang olahraga prestasi. Sosialisasi dilakukan melalui ceramah, diskusi, dan praktik, yang bertujuan untuk memberikan wawasan kepada guru dan siswa. Pendampingan ekstrakurikuler dilakukan untuk memastikan implementasi yang baik dari program. Solusi ini diharapkan dapat meningkatkan minat dan prestasi siswa dalam olahraga serta memperkaya pilihan ekstrakurikuler di SMP IT Nusantara.
Implementasi Indeks Kinerja Utama 3 melalui Asistensi Atlet Cabang Olahraga Angkat Berat, Sepak Takraw, dan Dansa dalam Persiapan Porprov XVI Anam, Khoiril; Indardi, Nanang; Sumartiningsih, Sri; Nurrachmad, Limpad; Muhibbi, Muhammad
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 3 (2023): Vol 5, No 3 (2023) : Oktober
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbd.v5i3.47196

Abstract

Pemusatan latihan dan pembinaan atlet merupakan hal krusial dalam mencapai prestasi olahraga yang tinggi. Namun, di kabupaten Jepara, terdapat tantangan dalam hal penerapan ilmu pengetahuan olahraga (sport Science) oleh pelatih dan kurangnya pemusatan latihan atlet. Untuk mengatasi permasalahan ini  solusi yang ditawarkan oleh tim pengabdian adalah melakukan asistensi langsung kelapangan dengan metode ceramah, diskusi dan praktikum. Ini mencakup penyusunan program latihan, penerapan sport science selama proses latihan dan evaluasi hasil latihan. Dengan menerapkan ilmu pengetahuan olahraga dan strategi yang tepat, diharapkan kualitas latihan dan kinerja atlet dapat ditingkatkan, serta mempersiapkan mereka dengan baik untuk kejuaraan tingkat Provinsi.
TINGKAT KECEMASAN PEMAIN BOLA VOLI JUNIOR DI KABUPATEN JEPARA Firdaus, Muhammad Sahertian; Anam, Khoiril
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 3 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ijst.v3i2.6060

Abstract

Kecemasan adalah emosi yang tidak menyenangkan, seperti perasaan tidak enak, perasaan kacau, merasa was-was serta di tandai dengan rasa kekhawatiran yang berlebih, rasa takut pada situasi yang berbeda-beda pada setiap orang. Kecemasan dapat mempengaruhi kondisi fisiologis maupun psikologis pemain. Tingkat kecemasan (anxiety) sangat besar pengaruhnya dalam upaya mencapai prestasi, oleh karena itu perlunya perhatian khusus bagi para pemain yang memiliki tingkat kecemasan tinggi.Metode penilitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif Kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode kuisioner atau angket, dan teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan Microsoft Excel versi tahun 2016. Pengolahan data dan analisis data dengan cara menghitung hasil score dari masing-masing responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecemasan pemain bola voli junior di Kabupaten Jepara dengan tingkat kecemasan kategori rendah dengan interval ≤17 sebanyak 23 responden dengan persentase 55%. Tingkat kecemasan kategori sedang dengan interval 17─24 sebanyak 17 responden dengan persentase 40%. Tingkat kecemasan kategori tinggi dengan interval ≥24 sebanyak 2 responden dengan persentase 5%. Rata-rata tingkat kecemasan pemain bernilai 16,69. Kesimpulan dalam penelitian ini para pemain bola voli junior di Kabupaten Jepara masuk dalam kategori tingkat kecemasan rendah. Saran yang dapat diberikan yaitu diharapkan dapat mengendalikan, mengurangi maupun menghilangkan perasaan kecemasan pemain bola voli junior yang masih memiliki tingkat kecemasan tinggi, sehingga pada pertandingan selanjutnya tidak mengganggu psikologis diri sendiri sehingga dapat bertanding dengan maksimal.
MELANGKAH BERSAMA KEBANGSAAN: SISWA SD DESA SENDANG, BOYOLALI SEBAGAI PEMUDA PENGGERAK PANCASILA Anam, Khoiril; Ilma, Ikfi Naelal; Nikmah, Hana Walidatun; Hidayat, Wahyu
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak kegiatan cerdas cermat wawasan kebangsaan di tingkat Sekolah Dasar (SD) dalam membentuk pemuda sebagai penggerak Pancasila. Dengan mengadopsi pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan partisipasi siswa SD dalam kegiatan cerdas cermat yang difokuskan pada pemahaman nilai -nilai Pancasila, sejarah, dan budaya kebangsaan. Melalui pendekatan interaktif dan inovatif dalam kegiatan ini, siswa tidak hanya meningkatkan pengetahuan mereka tetapi juga terlibat aktif dalam memahami dan menerapkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari -hari. Sesi tanya jawab menjadi instrumen utama untuk mengukur pemahaman siswa dan merangsang diskusi yang mendalam. Hasil penelitian menyoroti bahwa kegiatan cerdas cermat wawasan kebangsaan di SD memberikan kontribusi positif terhadap pembentukan karakter siswa sebagai pemuda penggerak Pancasila. Peningkatan pemahaman nilai-nilai Pancasila, partisipasi aktif siswa, dan semangat kebangsaan yang meningkat menjadi bukti nyata keberhasilan kegiatan ini.
EFEK SPORT MASSAGE (EFFLEURAGE, FRICTION, DAN VIBRATION) TERHADAP KELENTUKAN PUNGGUNG HINGGA TUNGKAI Wijaya, Novan Alrizki; Sumartiningsih, Sri; Sugiarto, Sugiarto; Anam, Khoiril; Muhibbi, Muhammad
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol. 8 No. 1: April 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/so.v8i1.48476

Abstract

Atlet Karate Dojo Merpati Padaan tidak mengalami peningkatan kelentukan setelah melakukan latihan kelentukan pada usia ≥15 tahun yang mengakibatkan kurang optimalnya atlet dalam melakukan tendangan karate. Perkembangan kelentukan maksimal dicapai pada usia 15-16 tahun dan akan cenderung menurun seiring bertambahnya usia. Tujuan adalah mengetahui seberapa besar efek sport massage (effleurage, friction, dan vibration) terhadap kelentukan punggung hingga tungkai pada atlet karate Dojo Merpati Padaan. Metode adalah Quasi Experimental Pre-Test & Post-Test One Group Design. Subjek penelitian yaitu 17 atlet menggunakan Purposive Sampling mengikuti perlakuan selama 30 menit 1 kali massage, repetisi 2 kali seminggu selama 2 minggu. Kelentukan diukur sebelum dan setelah perlakuan. Hasil adalah terjadi peningkatan kelentukan, yaitu sit-and-reach test sebesar 12%, standing trunk flexion test sebesar 12%, bridge-up test sebesar 13%, side split test sebesar 9%, front split test sebesar 11%, dan ankle dorsiflexion test sebesar 8%, Sig. (two-sided p) = 0,001“0,007 < 0,05. Kesimpulan yaitu perlakuan sport massage (effleurage, friction, dan vibration) dapat meningkatkan kelentukan punggung hingga tungkai pada atlet karate Dojo Merpati Padaan.Kata kunci: Sport Massage, Kelentukan, Karate
Peningkatan Kesejahteraan Rumah Tangga melalui Pembuatan Sabun Cuci Piring Berbasis Ampas Kopi Sebagai Bahan Alternatif Bagi Masyarakat Desa Kebonan Kabupaten Boyolali Maghfiroh, Jauza Nurul; Anam, Khoiril; Adi, Andreas Septian; Jatmika, Yassir
Jurnal Bina Desa Vol. 7 No. 2 (2025): Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jurnalbinadesa.v7i2.3986

Abstract

Coffee grounds are a by-product of coffee shops and household consumption which often become organic waste that is not fully utilized. One interesting solution is to use coffee grounds as raw material for value-added products, such as dishwashing soap. The aim of this service is that the UNNES Giat 6 Kebonan Village Team provides alternative solutions in the form of education and assistance regarding the use of coffee grounds in environmentally friendly dishwashing soap to improve household welfare and strengthen the local economy. The implementation of this activity involved various elements, such as Active 8 UNNES Students, posyandu cadres and the surrounding community. This service uses direct observation methods with implementation methods in the form of education and assistance to the Kebonan Village Hall service location by providing assistance in making dish soap from coffee grounds. The research results show that coffee grounds can be an effective alternative ingredient in making dishwashing soap that is environmentally friendly and saves household expenses. The resulting soap is proven to be effective in cleaning kitchen equipment and reducing negative impacts on the environment.