Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Islamic Boarding School Leadership Innovation: From Traditional to Modernization of Education Salim, Nur Agus; Zaibi, Muhammad; Brantasari, Mahkamah; Ikhsan, Muhammad; Aslindah, Andi
Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 5 No. 4 (2024): Progressive Management of Islamic Education
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana Institut Pesantren KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/munaddhomah.v5i4.1392

Abstract

This research examines leadership innovation at Ibadurrahman Modern Islamic Boarding School, focusing on transitioning from traditional to modern education. The research used a qualitative case study approach, with in-depth interviews, observation, and document analysis. The research findings show that Kiai applies visionary, democratic, paternalistic, and spiritual leadership styles that create an inclusive environment that encourages collaboration and innovation. Democratic leadership enables active participation in decision-making, while paternalistic leadership strengthens the emotional bond between Kiai and staff, creating a harmonious working environment. In addition, the integration of spiritual leadership helps maintain a balance between traditional religious values and modern educational needs. Modernization efforts include adopting technology, multilingual education, and incorporating Islamic perspectives in science, which provide students with essential skills to face global challenges. Conflict management is also done through deliberation, which ensures harmony amid change. In conclusion, leadership innovation at Ibadurrahman Modern Islamic Boarding School successfully bridges tradition and modernity, offering a model for another Islamic boarding school in the face of globalization.
Edukasi Daur Ulang: Pengembangan Kreativitas Siswa SMK Kesehatan dalam Mengelola Sampah Aslindah, Andi; Mailina, Mailina
Communio: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): COMMUNIO: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Literasi Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah di Indonesia menjadi isu yang mendesak karena berdampak buruk terhadap lingkungan dan kesehatan. Edukasi daur ulang merupakan salah satu solusi efektif untuk mengurangi limbah dengan meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat, khususnya generasi muda. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi siswa SMK Kesehatan Samarinda tentang pengelolaan sampah melalui pendekatan 3R (Recycle, Reuse, Reduce). Melalui sosialisasi dan pelatihan praktis, siswa diajak untuk memanfaatkan barang bekas menjadi produk bernilai guna dan ekonomis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa tidak hanya memperoleh keterampilan kreatif dalam mendaur ulang limbah, tetapi juga membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Karya kreatif yang dihasilkan siswa, seperti kerajinan dari plastik, kertas, dan bahan bekas lainnya, membuktikan bahwa daur ulang dapat menjadi solusi inovatif untuk mendukung keberlanjutan lingkungan. Kegiatan ini berhasil membentuk siswa sebagai agen perubahan yang mampu menerapkan praktik ramah lingkungan di sekolah, keluarga, dan komunitas. Dengan demikian, edukasi daur ulang tidak hanya memberikan manfaat lingkungan, tetapi juga menciptakan generasi muda yang kreatif, peduli, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.
The Strategic Leadership Role of the Principal in the Implementation of Holistic Integrative Early Childhood Services at TK Islam Silmi Samarinda Aslindah, Andi; Brantasari, Mahkamah; Pratiwi, Yuni Ika; Meyssi, Monika; Mailina, Mailina
Borneo Educational Journal (Borju) Vol. 7 No. 2 (2025): August
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/bej.v7i2.2137

Abstract

This study aims to explore the vital role of the school principal in implementing Holistic Integrative Early Childhood Education (PAUD HI) services at TK Islam Silmi Samarinda. The PAUD HI approach emphasizes the integration of education, health, nutrition, parenting, child protection, and child welfare services. In this context, the principal plays a central role in coordinating and synergizing these various components to ensure that children's basic needs are met comprehensively and optimally.This research employs a descriptive qualitative approach, using data collection techniques such as in-depth interviews, participatory observation, and document analysis. The findings reveal that the principal acts as an instructional leader, integrative program manager, and facilitator of cross-sector collaboration. Strategies implemented include participatory planning based on children's needs, collaborative program execution with external partners such as community health centers and child protection agencies, as well as periodic evaluations grounded in collective reflection. Challenges identified include limited human resources, variations in parenting styles, and the socio-economic conditions of parents. The principal demonstrates adaptive leadership by formulating locally grounded solutions. These findings affirm that the success of PAUD HI implementation heavily depends on strategic leadership and the ability to establish sustainable partnerships. This study contributes to a deeper understanding of leadership practices in early childhood education based on a holistic and integrative approach.
SOSIALISASI PENDIDIKAN INKLUSI DI PAUD Brantasari, Mahkamah; Ardiana, Reni; Syafrina, Rizqy; Aslindah, Andi; Sulastri, Sulastri; Husniah, Husniah
Jurnal Pengabdian Kreativitas Pendidikan Mahakam (JPKPM) Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan inklusi merupakan pendekatan yang menjamin setiap anak, termasuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), mendapatkan hak yang sama untuk belajar dan berkembang bersama teman sebaya di lingkungan pendidikan yang ramah dan mendukung. Sosialisasi pendidikan inklusi di satuan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) menjadi langkah penting dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran para guru, pengelola lembaga, mahasiswa calon pendidik, dan orang tua terhadap prinsip dan implementasi pendidikan inklusif. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan tentang konsep inklusi, prinsip pelaksanaannya di PAUD, serta peran semua pihak dalam menciptakan lingkungan belajar yang setara dan adaptif terhadap keberagaman. Melalui seminar interaktif, peserta diberikan pemahaman teoretis dan praktis untuk mendukung pelaksanaan pendidikan inklusif di lembaga masing-masing. Diharapkan hasil dari sosialisasi ini mampu menjadi stimulus dalam penguatan kapasitas pendidik dan pengelola PAUD dalam mewujudkan layanan pendidikan yang adil, ramah, dan berkualitas bagi semua anak.
PERAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN KEMANDIRIAN ANAK MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK Maren, Karissa Tiara; Ardiana, Reni; Brantasari, Mahkamah; Aslindah, Andi; Syafrina, Rizqi
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v5i3.6979

Abstract

ABSTRACT This study aims to find out how teachers play a role in supporting children to become more independent by implementing project-based learning, with the research conducted at PG-TK Fastabiqul Khairat. Children’s independence is an important aspect of early childhood development, as it helps them build self-confidence, responsibility, and the ability to solve problems independently. Project-based learning is applied as an approach that provides direct learning experiences through exploration and real problem-solving. This research uses a qualitative approach. Data were collected through several stages, including preparation by developing research instruments and obtaining permission, data collection through observation, interviews, and documentation, and then followed by data analysis through reduction, presentation, and drawing conclusions in line with the focus of the research. The results of the study show that teachers play roles as educators, facilitators, and motivators in the process of project-based learning. Teachers give children the freedom to explore their ideas, make their own decisions, and guide them in completing the projects given. In addition, teachers also build a supportive learning environment and appreciate every effort made by the children. Through project-based learning, children at PG-TK Fastabiqul Khairat were able to demonstrate independence by completing projects and working collaboratively with their peers. The findings of this study indicate that the role of teachers in implementing project-based learning has a significant influence on the development of children’s independence. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana guru berperan dalam mendukung anak agar lebih mandiri dengan cara menerapkan pembelajaran berbasis proyek, dan lokasi penelitian dilakukan di PG-TK Fastabiqul Khairat. Kemandirian anak merupakan aspek perkembangan yang penting bagi anak usia dini, karena membantu anak dalam mengembangkan rasa percaya diri, tanggung jawab, serta kemampuan dalam memecahkan masalah secara mandiri. Pembelajaran berbasis proyek diterapkan sebagai pendekatan yang memberikan pengalaman belajar langsung melalui eksplorasi dan pemecahan masalah nyata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dengan tahapan penelitian meliputi persiapan dengan menyusun instrumen dan perizinan, pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dilanjutkan dengan analisis data melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan yang sesuai dengan fokus penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru memiliki peran sebagai pendidik, fasilitator, motivator dalam proses pembelajaran berbasis proyek. Guru memberikan kebebasan kepada anak untuk mengeksplorasi ide-ide anak, anak dapat mengambil keputusan sendiri, serta guru membimbing anak dalam menyelesaikan proyek yang di berikan. Selain itu, guru juga membangun lingkungan belajar yang mendukung serta mengapresiasi setiap usaha yang dilakukan anak. Dengan pembelajaran berbasis proyek, anak-anak di PG-TK Fastabiqul Khairat dalam aspek kemandirian mampu menyelesaikan proyek serta berkerja sama dengan teman sebaya dalam pembelajaran berbasis proyek. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru dalam menerapkan pembelajaran berbasis proyek sangat berpengaruh terhadap perkembangan kemandirian anak.
Implementasi Pembelajaran Moral Anak Usia Dini di TK Al Mardhiyyah Samarinda Aslindah, Andi; Pratiwi, Yuni Ika
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2024): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v5i1.981

Abstract

This research is motivated by the importance of applying moral learning to children from an early age because it is hoped that the characters they acquire will become habits that stick with them when they grow up. However, learning methods at PAUD have striking differences compared to other school levels. The implementation of learning in PAUD must be adapted to the stage of development and learning principles that adapt to the characteristics and needs of children. The aim of this research is to determine the implementation of moral learning in early childhood at Al-Mardhiyyah Kindergarten Samarinda. The approach used is descriptive qualitative with data collection tools, namely observation, documentation and interviews with the subjects, namely 2 class teachers and the school principal. In implementing moral learning in early childhood at Al-Mardhiyyah Kindergarten Samarinda, careful, mature and systematic planning has been carried out for the success of moral learning among its students. Likewise, the implementation of moral learning activities has been carried out with a consistent and integrated approach in children's daily activities. In this research, it was found that the moral values ​​of honesty, responsibility, politeness, respect, caring and patience have been implemented and integrated in the learning process, in accordance with the learning methods at Al-Mardhiyyah Kindergarten, namely through example, habituation and repetition. which is repetitive. Al-Mardhiyyah Kindergarten also continues to carry out evaluations to ensure that the learning programs implemented are effective in shaping children's moral behavior.