Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Pepadu

Penerapan Teknologi Sel Surya Pada Penerangan Jalan Umum Di Dusun Gitaq Demung Desa Genggelang Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara Jurnal Pepadu; A. Sjamsjiar Rachman; Muhamad Syamsu Iqbal; Misbahuddin Misbahuddin; Syafaruddin Syafaruddin; Giri Wahyu Wiriasto
Jurnal Pepadu Vol 2 No 1 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i1.2172

Abstract

ABSTRAKGempa darat berkekuatan 6.5 Mw yang melanda Lombok Timur NTB tanggal 19 Agustus 2018.Peristiwa tersebut adalah gempa bumi ketiga yang menerjang Lombok setelah Gempa bumi LombokJuli 2018 dan Gempa bumi Lombok 5 Agustus 2018. Lombok Utara adalah daerah yang palingterdampak gempa karena berdekatan dengan pusat gempa 7 Mw. Sejumlah wilayah yang potensial daninfrasruktur Penerangan Jalan Umum (PJU) Kabupaten Lombok Utara rusak parah, khususnya di DusunGitaq Demung, Desa Genggelang, Kecamatan Gangga. Karena persoalan keterbatasan penerangan jalanumum, maka dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, tim membantu merevitalisasi PJU di daerahsekitar Dusun Gitaq Demung, serta kaitannya dengan tersedianya sumber energi listrik bagi warga.Sebagai tahapan lanjutan dalam mengatasi berbagai hambatan infrastruktur vital lainnya, danmenyiapkan infrastruktur pendukung, maka tim memberikan bantuan dalam bentuk kegiatan pelatihanperancangan dan pemasangan PJU dengan memanfaatkan sel surya sebagai cadangan energi secaraterbatas.
Sosialisasi Smart-ICows Aplikasi Sistem Pengenalan Individu Sapi Ternak pada Kelompok Koperasi Ternak Sapi di Lombok Timur Wiriasto, Giri Wahyu; Misbahuddin, Misbahuddin; Iqbal, Muhamad Syamsu; Rachman, A Sjamsjiar; Akbar, L A Syamsul Irfan; Zamroni, Sulthon
Jurnal Pepadu Vol 5 No 3 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i3.5891

Abstract

Secara umum kebutuhan pangan hewani sebagian besar masih ditopang dari produksi daging sapi. Data sensus masih belum menggambarkan situasi nyata jumlah yang sebenarnya sehingga selisih proyeksi data sensus masih belum menggambarkan tingkat ketersediaan secara pasti. Pada tingkat peternak telah diupayakan oleh stakeholder penggunaan penanda qrcode yang dipasangkan pada telinga sapi sebagai metode identifikasi individu. Sekilas hasil pengamatan di lapangan menunjukkan bahwa penggunaan metode ini memiliki keterbatasan, terutama terkait dengan kelemahan dalam redundansi data dan validasi registrasi individu sapi baru. Terdapat potensi kesalahan saat nomor identitas sapi tertukar antara peternakan dan tempat penjualan ternak. Kesalahan lainnya tidak terpantaunya jumlah sapi yang telah masuk pada rumah potong sehingga secara sensus masih tetap terhitung. Selain itu pada domain penggemukan, diperlukan pencatatan riwayat perawatan. Oleh karena itu, diperlukan sistem yang dapat mendukung peternakan sapi berbasis teknologi. Pada tahap awal, solusi sistem yang kami tawarkan adalah sistem identifikasi biometrik cerdas atau smart ICows yang terintegrasi pada peternakan sapi khususnya pemilik ternak. Sistem ini berupa aplikasi berbasis android terpasang pada perangkat smartphone yang dimiliki setiap pemilik ternak. Sistem ini berperan sebagai alat identifikasi yang nantinya dapat terhubung pada sistem basisdata rekam-jejak pemuliaan sapi ternak. Proses identifikasi ini menggunakan image moncong atau muzzle sapi. Dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini, kami ingin menguji hasil pengembangan sistem identifikasi sapi ternak dengan tingkat akurasi 83%.
Sosialisasi Smart-ICows Aplikasi Sistem Pengenalan Individu Sapi Ternak pada Kelompok Koperasi Ternak Sapi di Lombok Timur Wiriasto, Giri Wahyu; Misbahuddin, Misbahuddin; Iqbal, Muhamad Syamsu; Rachman, A Sjamsjiar; Akbar, L A Syamsul Irfan; Zamroni, Sulthon
Jurnal Pepadu Vol 5 No 3 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i3.5891

Abstract

Secara umum kebutuhan pangan hewani sebagian besar masih ditopang dari produksi daging sapi. Data sensus masih belum menggambarkan situasi nyata jumlah yang sebenarnya sehingga selisih proyeksi data sensus masih belum menggambarkan tingkat ketersediaan secara pasti. Pada tingkat peternak telah diupayakan oleh stakeholder penggunaan penanda qrcode yang dipasangkan pada telinga sapi sebagai metode identifikasi individu. Sekilas hasil pengamatan di lapangan menunjukkan bahwa penggunaan metode ini memiliki keterbatasan, terutama terkait dengan kelemahan dalam redundansi data dan validasi registrasi individu sapi baru. Terdapat potensi kesalahan saat nomor identitas sapi tertukar antara peternakan dan tempat penjualan ternak. Kesalahan lainnya tidak terpantaunya jumlah sapi yang telah masuk pada rumah potong sehingga secara sensus masih tetap terhitung. Selain itu pada domain penggemukan, diperlukan pencatatan riwayat perawatan. Oleh karena itu, diperlukan sistem yang dapat mendukung peternakan sapi berbasis teknologi. Pada tahap awal, solusi sistem yang kami tawarkan adalah sistem identifikasi biometrik cerdas atau smart ICows yang terintegrasi pada peternakan sapi khususnya pemilik ternak. Sistem ini berupa aplikasi berbasis android terpasang pada perangkat smartphone yang dimiliki setiap pemilik ternak. Sistem ini berperan sebagai alat identifikasi yang nantinya dapat terhubung pada sistem basisdata rekam-jejak pemuliaan sapi ternak. Proses identifikasi ini menggunakan image moncong atau muzzle sapi. Dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini, kami ingin menguji hasil pengembangan sistem identifikasi sapi ternak dengan tingkat akurasi 83%.
SOSIALISASI DAN PENGENALAN ROBOTIKA UNTUK PENGUATAN PEMBELAJARAN STEM DENGAN PENDEKATAN INDUKTIF DI SMP-IT Giri Wahyu Wiriasto; Misbahuddin; Iqbal, Muhamad Syamsu; Rachman, A. Sjamsjiar; Irfan A, L Ahmad Syamsul; Budiman, Djul Fikry
Jurnal Pepadu Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i4.8869

Abstract

  Pemerintah mendorong penguatan pendidikan STEM sejak jenjang sekolah dasar untuk membekali siswa dengan literasi sains, teknologi, teknik, dan matematika. Namun, implementasi di sekolah masih menghadapi kendala, seperti keterbatasan sarana, minimnya kit robotika, serta kurangnya kesiapan guru dalam menerapkan inductive reasoning. Selain itu, waktu untuk pembelajaran berbasis proyek dan dukungan kurikulum juga masih terbatas. Kondisi ini mendorong perlunya inisiatif alternatif melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Program ini bertujuan untuk memperkenalkan robotika sebagai media pembelajaran STEM berbasis inductive reasoning serta mendukung sekolah dalam menyiapkan kurikulum ekstrakurikuler yang relevan. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi dan workshop yang dipisahkan untuk siswa dan guru pendamping. Selain itu, disediakan kit robotika sederhana berbahan habis pakai dipadukan dengan perangkat elektronika, serta pendampingan dalam penyusunan kurikulum STEM berbasis inductive learning. Sosialisasi pengenalan robotika berhasil dilaksanakan di salah satu SMP-IT kota Mataram dan diikuti lebih dari 600 siswa kelas VII–IX. Sebanyak empat guru pendamping terlibat aktif dalam kegiatan. Kit mekanis-elektronis digunakan dalam workshop untuk menunjang praktik langsung siswa, sementara guru memperoleh wawasan baru terkait strategi pembelajaran induktif. Luaran lain berupa rancangan kurikulum STEM berbasis inductive learning yang dapat dijadikan acuan dalam kegiatan ekstrakurikuler. Program ini memperlihatkan antusiasme tinggi dari siswa dan respon positif dari pihak sekolah. Kegiatan ini memperkuat literasi STEM berbasis robotika, menumbuhkan motivasi siswa, serta memberi kontribusi nyata bagi sekolah, siswa dan guru dalam mengembangkan pembelajaran induktif di sekolah.