Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

EFT (Emotional Freedom Technique) As An Alternative Therapy To Reduce Anxiety Disorders and Depression in People Who Are Positive Covid-19 Tambunan, Marcelina Boru; Suwarni, Linda; Setiawati, Linda; Mardjan, Mardjan
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 11, No 1 (2022): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v11i1.7104

Abstract

The increasing number of deaths from Covid-19 is in line with anxiety disorders and depression in people who are positive for Covid-19. The emotional Freedom Technique (EFT) is known as an effective therapy to reduce mental health disorders in certain patients but has never been applied to people who are confirmed positive for Covid-19. This study aims to analyze the effectiveness of EFT as an alternative therapy in reducing anxiety and depression in people who are positive for Covid-19. This research design uses a quasi-experimental approach with a one-group pretest and posttest approach. A total of 22 people were isolated in the Health Training Unit (UPELKES) provided by the Pontianak Government in June 2021. The data analysis technique used paired t-test (95% CI). There was a significant decrease in anxiety (t value = 6,738) and depression scores (t value = 2,585) after EFT therapy was given (p-value < 0.05). Thus, EFT can be an alternative therapy in overcoming anxiety and depression disorders in people who are confirmed positive for Covid-19.Meningkatnya angka kematian akibat Covid-19 seiring dengan gangguan kecemasan dan depresi pada orang yang positif Covid-19. Emotional Freedom Technique (EFT) dikenal sebagai terapi yang efektif menurunkan gangguan kesehatan mental pada pasien tertentu, namun belum pernah diaplikasikan pada orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas EFT sebagai terapi alternatif dalam menurunkan gangguan kecemasan dan depresi pada orang yang positif Covid-19. Desain penelitian ini menggunakan quasy experimental dengan pendekatan one group pretest and posttest. Sebanyak 22 orang yang diisolasi di Unit Pelatihan Kesehatan (UPELKES) yang disediakan Pemerintah Pontianak pada bulan Juni 2021. Teknik analisis data menggunakan paired t test (95% CI). Terdapat penurunan skor gangguan kecemasan (nilai t = 6,738) dan depresi (nilai t = 2,585) yang signifikan setelah diberikan terapi EFT (p value < 0,05). Dengan demikian, EFT dapat menjadi terapi alternatif dalam mengatasi gangguan kecemasan dan depresi pada orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.
PERAN GAYA KEPEMIMPINAN DEMOKRATIS TERHADAP EFEKTIVITAS MANAJERIAL DI PERPUSTAKAAN PUSAT SURVEI GEOLOGI Adrian, Aisha Diandra Begum; Khoerunnisa, Lutfi; Setiawati, Linda
KOMPLEKSITAS: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN, ORGANISASI DAN BISNIS Vol 14, No 2 (2025): KOMPLEKSITAS EDISI DESEMBER 2025
Publisher : ITB Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/kompleksitas.vol14no2.828

Abstract

This study aims to determine how a democratic leadership style contributes to improving managerial effectiveness at the Geological Survey Central Library. The method used in this study is qualitative, involving interviews and observation. The results indicate that implementing a democratic Leadership style at the Geological Survey Central Library has been highly successful. The democratic Leadership style applied to various managerial activities has positively contributed to the effectiveness of their implementation, particularly in building a harmonious and adaptive work team.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gaya kepemimpinan demokratis berperan dalam meningkatkan efektivitas manajerial di Perpustakaan Pusat Survei Geologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan gaya demokratis di Perpustakaan Pusat Survei Geologi telah menunjukkan banyak keberhasilan. Gaya kepemimpinan demokratis yang diterapkan pada berbagai kegiatan manajerial memberikan kontribusi positif terhadap efektivitas pelaksanaannya, khususnya dalam membangun tim kerja yang harmonis dan adaptif.
Visi Kepemimpinan dalam Pengelolaan Galeri Seni sebagai Lembaga Informasi dan Budaya Tresnawan, Hanifa Akmalia; Khoerunnisa, Lutfi; Setiawati, Linda
JURNAL TATA KELOLA SENI Vol 11, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Graduate School of Indonesia Institute of the Arts Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jtks.v11i2.15529

Abstract

Keberhasilan program suatu lembaga informasi tidak jauh dari peran seorang pemimpin dan visi yang dipegangnya. Artikel ini bertujuan untuk menyelidiki lebih jauh tentang bagaimana visi kepemimpinan diterapkan dalam pengelolaan galeri seni di Indonesia, khususnya di Griya Seni Popo Iskandar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dengan pemimpin galeri, serta analisis dokumen atau studi literatur seperti pada artikel ilmiah lain yang relevan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemimpin yang memiliki visi masa depan jelas dibutuhkan untuk keberlangsungan suatu lembaga khususnya galeri seni.  Seorang pemimpin yang memiliki visi yang kuat dapat memandu galeri agar berfungsi tidak hanya sebagai tempat pameran seni, tetapi juga sebagai lembaga yang memberikan informasi budaya yang edukatif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Untuk mewujudkan visinya, pemimpin menjadikan galeri sebagai pusat pengetahuan publik, pelindung karya Popo Iskandar, serta sebagai ruang yang bermanfaat bagi kolektor dan masyarakat, terlihat dari strategi adaptasi dan inovasi yang diterapkan. Penelitian ini merekomendasikan agar galeri seni yang sudah ada membangun visi kepemimpinan yang tidak hanya terfokus pada pelestarian karya seni, tetapi juga mempertimbangkan potensi pendidikan dan dampak ekonomi budaya. Visi ini harus disampaikan dengan jelas dan diterapkan dalam strategi manajerial yang konsisten. Looking to the Future: Leadership Vision in Art Gallery Management as an Information and Cultural InstitutionABSTRACTThe success of an information institution's program is closely related to the role of a leader and the vision it holds. This article aims to investigate further how leadership vision is applied in the management of art galleries in Indonesia, especially in Griya Seni Popo Iskandar. This research uses a descriptive qualitative approach. Data collection is done by observation, interviews with gallery leaders, and document analysis. The research findings indicate that leaders with a vision of the future are clearly needed for the sustainability of art galleries.  A leader with strong vision can guide the gallery to function not only as a place for art exhibitions, but also as an institution that provides cultural information that is educative and in accordance with the needs of the community. To realize his vision, the leader makes the gallery a center of public knowledge, a protector of Popo Iskandar's works, as a useful space for collectors and the community, as seen from the adaptation and innovation strategies applied. This study recommends that existing art galleries develop a leadership vision that is not only focused on the preservation of artworks but also considers the potential for education and cultural economic impact. 
Gambaran Gejala Klinis dan Gangguan Psikologis Pasien Positif Covid-19 di Kota Pontianak: Overview of Clinical Symptoms and Psychological Disorders of Positive Covid-19 Patients in Pontianak City Setiawati, Linda; Montesori Windi, Maria; Boru Tambunan, Marcelina; Suawarni, Linda
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.182 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v4i3.1621

Abstract

Latar Belakang: Kasus pasien positif Covid-19 semakin meningkat sampai saat ini, berdampak pada berbagai aspek kehidupan termasuk psikologis, yaitu kecemasan, depresi, dan insomnia. Namun data tentang gambaran besaran gangguan kesehatan mental pada pasien Covid-19 yang penting untuk menjadi dasar dalam inteevensi lanjut dalam upaya percepatan penyembuhan pasien Covid-19. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan gejala klinis dan ganggunan psikologi pada pasien positif Covid-19 di Kota Pontianak. Metode: Penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan crosssectional. Total sampling digunakan sebanyak 42 orang. Analisa data dilakukan dengan menggunakan program computer. Teknik analisa data menggunakan univariate. Hasil: Sebagian besar responden juga mengalami gangguan kesehatan mental dalam beberapa level, diantaranya antara lain kecemasan ringan (66,7%), depresi ringan (59,5%), dan insomnia dalam skala ringan-sedang- berat sebesar 76,2% Kesimpulan: : Pasien positif Covid-19 mengalami gangguan psiklogis sehingga diperlukan intervensi yang tepat untuk mengurangi gejala klinis dan gangguan psikologis yang muncul dalam mempercepat proses kesembuhan