Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Pengaruh Persepsi Fluktuasi Harga Emas, Ekspektasi Inflasi, dan Literasi Keuangan terhadap Keputusan Investasi Emas (Studi Empiris Nasabah Pegadaian Unit Ketanggungan) Desi Nur Amelia; Roni Roni; Dumadi Dumadi; Hilda Kumala Wulandari; Anisa Sains Kharisma
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10411

Abstract

Investasi emas merupakan instrumen keuangan yang banyak dimanfaatkan masyarakat untuk mempertahankan nilai aset di tengah ketidakpastian ekonomi dan tekanan inflasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh persepsi fluktuasi harga emas, ekspektasi inflasi, dan literasi keuangan terhadap keputusan investasi emas pada nasabah PT Pegadaian (Persero) Unit Ketanggungan, Kabupaten Brebes. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling sebanyak 172 responden yang telah melakukan investasi emas dari total populasi 300 nasabah, menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5%. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert lima kategori dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi melalui perangkat lunak IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi fluktuasi harga emas berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi emas. Ekspektasi inflasi berpengaruh positif dan signifikan serta menjadi variabel dengan kontribusi pengaruh paling dominan dengan nilai beta terstandarisasi sebesar 0,767. Literasi keuangan berpengaruh negatif dan signifikan, mengindikasikan bahwa investor dengan pemahaman keuangan lebih tinggi cenderung mempertimbangkan diversifikasi instrumen investasi lainnya. Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap keputusan investasi emas dengan nilai koefisien determinasi sebesar 86,1%. Temuan penelitian menegaskan bahwa keputusan investasi emas terbentuk melalui pertimbangan persepsi kondisi ekonomi, ekspektasi perubahan makroekonomi, serta kapasitas individu dalam memahami dan memanfaatkan informasi keuangan sebagai landasan pengambilan keputusan yang rasional.
Pengaruh Pembelajaran Akuntansi Keuangan, Penggunaan E-Wallet dan Flexing terhadap Perilaku Hedonis Mahasiswa Akuntansi di Kota Cirebon Putri Wulandari; Anisa Sains Kharisma; Hilda Kumala Wulandari; Nasiruddin Nasiruddin; Roni Roni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10510

Abstract

Perilaku hedonis pada mahasiswa akuntansi menjadi fenomena yang semakin relevan di era digital, khususnya di tengah pertumbuhan ekonomi Kota Cirebon yang stabil dan meningkatnya penetrasi teknologi finansial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran akuntansi keuangan, penggunaan e-wallet, dan flexing terhadap perilaku hedonis mahasiswa akuntansi di Kota Cirebon yang dilandasi Theory of Planned Behavior (TPB). Metode yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan pendekatan regresi linear berganda. Populasi penelitian berjumlah 1.622 mahasiswa akuntansi dari berbagai perguruan tinggi di Kota Cirebon, dengan sampel sebanyak 100 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik proporsional random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berskala Likert 1–5. Uji instrumen menunjukkan bahwa seluruh variabel valid dan reliabel. Hasil uji asumsi klasik membuktikan bahwa model regresi terbebas dari masalah normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran akuntansi keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku hedonis (sig. 0,120 > 0,10), meskipun memiliki koefisien negatif yang mengindikasikan arah hubungan yang berlawanan. Sebaliknya, penggunaan e-wallet berpengaruh positif dan signifikan (sig. 0,004 < 0,10), begitu pula flexing yang berpengaruh sangat signifikan (sig. 0,000 < 0,10). Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap perilaku hedonis dengan nilai Adjusted R² sebesar 0,514 atau 51,4%. Kesimpulannya, perilaku hedonis mahasiswa lebih dominan dipengaruhi oleh faktor sosial dan teknologi digital daripada faktor akademik, sehingga diperlukan strategi penguatan pengendalian diri dan literasi keuangan.
Pengaruh Financial Knowledge, Penggunaan Pinjaman Online, dan Pengelolaan Utang, terhadap Risiko Gagal Bayar Pinjaman Generasi Z Kecamatan Losari Nurbaeti Rizkiyah; Roni Roni; Dumadi Dumadi; Anisa Sains Kharisma; Hilda Kumala Wulandari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10604

Abstract

Kemajuan teknologi keuangan (fintech) yang pesat telah memfasilitasi aksesibilitas pinjaman untuk Generasi Z. Namun, perkembangan ini secara bersamaan meningkatkan risiko gagal bayar yang disebabkan oleh pemahaman yang tidak memadai dan manajemen keuangan yang tidak memadai. Investigasi ini bertujuan untuk memeriksa dampak literasi keuangan, pemanfaatan pinjaman online, dan praktik pengelolaan utang terhadap kejadian gagal bayar pinjaman di kalangan Generasi Z yang tinggal di Kabupaten Losari. Kerangka metodologis yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, menggabungkan pendekatan deskriptif dan verifikatif secara terpadu. Populasi target penelitian ini terdiri dari individu Generasi Z di Kabupaten Losari, dengan ukuran sampel 100 responden yang dipilih melalui teknik sampling acak sederhana. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner online yang terstruktur, diikuti dengan analisis menggunakan regresi linier ganda yang didukung oleh SPSS versi 22. Temuan menunjukkan bahwa, secara terpisah, pengetahuan keuangan memberikan pengaruh negatif dan signifikan secara statistik terhadap risiko gagal bayar, sedangkan pemanfaatan pinjaman online dan manajemen utang menunjukkan korelasi positif dan signifikan secara statistik dengan risiko gagal bayar. Secara kolektif, ketiga variabel independen menunjukkan efek yang signifikan pada kemungkinan gagal bayar pinjaman, sebagaimana dibuktikan dengan nilai koefisien determinasi (R^2) sebesar 79,5%. Hasil ini menggarisbawahi kebutuhan kritis untuk meningkatkan literasi keuangan dan mengatur penggunaan platform pinjaman digital guna mengurangi kerentanan keuangan di kalangan kelompok yang lebih muda.
Pengaruh Green Accounting dan Kinerja Lingkungan terhadap Profitabilitas Perusahaan Manufaktur di Indonesia Muhamad Gunawan; Anisa Sains Kharisma; Nasiruddin Nasiruddin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11576

Abstract

Perusahaan tidak hanya dituntut mencari laba, tetapi juga memperhatikan dampak lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara empiris pengaruh green accounting dan kinerja lingkungan terhadap profitabilitas perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan, laporan keberlanjutan, dan data penilaian PROPER. Sampel penelitian sebanyak 210 observasi dipilih menggunakan teknik purposive sampling selama periode lima tahun berturut-turut. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green accounting dan kinerja lingkungan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA). Lebih lanjut, masing-masing variabel memiliki koefisien regresi positif dengan signifikansi di bawah 0,05, yang mengindikasikan bahwa peningkatan praktik akuntansi lingkungan maupun perbaikan kinerja ekologis mampu mendorong kenaikan ROA. Selain itu, kedua variabel secara simultan juga terbukti berpengaruh positif terhadap profitabilitas perusahaan. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan praktik akuntansi lingkungan dan pengelolaan lingkungan yang baik dapat mendukung peningkatan profitabilitas. Implikasi hasil ini menunjukkan bahwa investasi dalam sistem akuntansi berbasis lingkungan serta pengelolaan limbah dan emisi bukan sekadar beban biaya, melainkan strategi bisnis jangka panjang yang mendorong efisiensi operasional dan reputasi. Hal ini sekaligus memperkuat teori legitimasi bahwa komitmen terhadap kelestarian lingkungan berbanding lurus dengan kinerja keuangan perusahaan.
Pengaruh Kesadaran Pajak, Literasi Pajak dan Tingkat Pendapatan terhadap Kepatuhan Membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)-P2 di Kabupaten Banyumas Musini Niwiarti; Roni Roni; Hilda Kumalasari Wulandari; Anisa Sains Kharisma
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kesadaran Pajak, Literasi Pajak, dan Tingkat Pendapatan terhadap Kepatuhan Membayar Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Banyumas. Pajak daerah memiliki peran penting sebagai sumber penerimaan daerah yang digunakan untuk mendukung pembangunan dan pelayanan masyarakat. Oleh karena itu, kepatuhan wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakan menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada wajib pajak PBB-P2 di Kabupaten Banyumas. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS untuk mengetahui pengaruh Kesadaran Pajak, Literasi Pajak, dan Tingkat Pendapatan terhadap Kepatuhan Membayar PBB-P2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kesadaran Pajak, Literasi Pajak, dan Tingkat Pendapatan secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Kepatuhan Membayar Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Banyumas. Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi, nilai Adjusted R Square menunjukkan bahwa variabel Kesadaran Pajak, Literasi Pajak, dan Tingkat Pendapatan mampu menjelaskan Kepatuhan Membayar PBB-P2 sebesar 68,5%, sedangkan sisanya sebesar 31,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Hasil pengujian secara parsial menunjukkan bahwa Kesadaran Pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepatuhan Membayar PBB-P2. Literasi Pajak juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepatuhan Membayar PBB-P2. Sedangkan Tingkat Pendapatan berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap Kepatuhan Membayar PBB-P2. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, peningkatan kepatuhan wajib pajak dapat dilakukan melalui peningkatan kesadaran dan literasi perpajakan masyarakat.
Pengaruh Penggunaan Paylater dan Gaya Hidup terhadap Perilaku Konsumtif Ibu Rumah Tangga di Desa Siandong Fadhilatun Nisa; Anisa Sains Kharisma; Nasiruddin Nasiruddin; Dumadi Dumadi; Roni Roni
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13042

Abstract

Perkembangan financial technology (fintech), khususnya layanan paylater, telah mengubah pola transaksi dan perilaku konsumsi masyarakat dengan menawarkan kemudahan, kecepatan, serta fleksibilitas dalam melakukan pembayaran. Kemudahan transaksi, promosi digital, dan perubahan gaya hidup berpotensi mendorong peningkatan perilaku konsumtif, termasuk pada ibu rumah tangga yang memiliki peran penting dalam pengelolaan keuangan keluarga. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan paylater dan gaya hidup terhadap perilaku konsumtif ibu rumah tangga di Desa Siandong, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Populasi penelitian berjumlah 4.009 ibu rumah tangga dengan sampel sebanyak 98 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan paylater berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif dengan nilai t sebesar 7,305 dan signifikansi 0,000. Gaya hidup juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t sebesar 4,916 dan signifikansi 0,000. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan dengan nilai F sebesar 119,688 dan signifikansi 0,000. Nilai R² sebesar 0,716 menunjukkan bahwa penggunaan paylater dan gaya hidup mampu menjelaskan 71,6% variasi perilaku konsumtif. Dengan demikian, peningkatan literasi keuangan diperlukan agar pemanfaatan paylater lebih bijak, terencana, dan sesuai kebutuhan keluarga.
Pengaruh Tingkat Pendidikan, Ukuran Usaha dan Pemahaman Akuntansi terhadap Pencatatan Pembukuan Sederhana pada UMKM Miitra Mandiri di Kecamatan Brebes Riska Nur Awaliyah; Dumadi Dumadi; Anisa Sains Kharisma; Roni Roni
OPTIMAL Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Ekonomi dan Manajemen
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/optimal.v5i3.7302

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) are one of the main pillars of the national economy, contributing significantly to the gross domestic product and employment absorption. The purpose of this study is to determine the effect of education level, business size, and accounting comprehension on the recording of simple bookepping in Mitra Mandiri MSMEs in Brebes District. This study employs a quantitative approach, with data collected through questionnares, interviews, observation, and documentation. The data analysis techniques used include descriptive statistical analysis, instrumen testing (validity and reliability test), classical assumption test (normality, heteroscedasticity, and multicollinearity), linear regression analysis, hypothesus testing ( t-test ada F-test), and the coeficient of determination, using SPSS Statistic. The result of the partial test show that the education level has a significant influence on simple bookkeeping practices (significance value 0,001< 0,05). Meanwhile, business size (0,404 > 0,05) and accounting comprehension (0,899 > 0,05) do not show a significant individual effect. However, simultaneously, the three variables have a significant influence on bookkeeping practices (significance value 0,001 < 0,05).