Articles
PENGEMBANGAN BUKU PENGAYAAN IPS TERPADU DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL
Marsela Marsela;
Triani Ratnawuri;
Tiara Anggia Dewi
EDUNOMIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol 2 No 2 (2022): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/edunomia.v2i2.2140
Buku pengayaan merupakan bahan ajar yang digunakan sebagai penunjang atau pelengkap dari buku utama untuk memperdalam penguasaan materi secara optimal bagi peserta didik yang memperoleh nilai diatas KKM.Namun, tidak semua peserta didik yang memperoleh nilai diatas KKM diberikan pengayaan.Tujuan dari Penelitian ini adalah menghasilkan buku pengayaan IPS Terpadu dengan pendekatan kontekstual kelas VIII di SMP Negeri 1 Batanghari yang valid dan praktis.Penelitian yang dilakukan adalah jenis penelitian pengembangan dengan model pengembangan 4D. Model ini terdiri dari 4 tahap pengembangan, yaitu Define, Design, Development, Disseminate yang diadaptasi menjadi 4D, yaitu pendefinisian, perencanaan, pengembangan dan penyebaran. Proses pembuatan buku pengayaan diawali dengan tahap validasi oleh dua ahli desain dan satu ahli materi. Buku pengayaan juga diujicobakan dalam kelompok kecil untuk melihat respon peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 1 Batanghari. Hasil penelitian menunjukan bahwa buku pengayaan ini layak digunakan dalam pembelajaran. Hal ini ditunjukan dengan hasil validasi ahli desain satu dengan persentase 83% dengan kriteria sangat kuat, hasil penilaian ahli desain dua dengan persentase 90% dengan kriteria sangat kuat, hasil penilaian ahli materi dengan persentase 90% dengan kriteria sangat kuat dan hasil ujicoba dengan kelompok kecil sebanyak sepuluh dari tiga puluh peserta didik dengan persentase 89,9% termasuk kedalam standar sangat kuat. Berdasarkan persentase yang diperoleh, buku pengayaan dinyatakan valid dan praktis untuk digunakan sebagai bahan ajar untuk menerapkan program pengayaan.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE TGT BERBANTU MEDIA QUESTION BOX TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TERPADU
Astia Ningsih;
Triani Ratnawuri;
Tiara Anggia Dewi
EDUNOMIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol 2 No 2 (2022): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/edunomia.v2i2.2155
Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih banyak peserta didik yang belum tuntas hasil belajar, tujuan untuk mengetahui penggunaan model Cooperative Learning Tipe TGT berbantu Media Question Box berpengaruh Terhadap Hasil Belajar IPS Terpadu di SMP Negeri 2 Banjar Margo Tahun Pelajaran 2020/2021. Metode penelitian ini menggunakan metode Quasi Experimental Design bentuk Non-Equivalent Control Group Design. Hasil analisis perhitungan menggunakan regresi linear sederhana dengan nilai thitung > ttabel pada taraf signifikan 10% yaitu 1,595 > 1,314. Sehingga ada pengaruh positif penggunaan model Model Kooperatif Tipe TGT berbantu Media Question Box terhadap hasil belajar kelas VII B IPS Terpadu di SMP Negeri 2 Banjar Margo Tahun Pelajaran 2020/2021 pada pokok pembahasan masalah interaksi sosial dalam mata pelajaran IPS terpadu. Peserta didik yang dinyatakan tuntas KKM 75 setelah diberikan treatment sebanyak 21 atau 72,41% dan peserta didik yang dinyatakan belum tuntas sebanyak 8 atau 27,59%, Sedangkan hasil belajar peserta didik berupa aspek kognitif dari kelas kontrol dengan hanya menggunakan metode konvensional pada saat proses pembelajaran yaitu hasil pre-test yang dinyatakan tuntas mencapai 7 peserta didik (24,13%), setelah dilakukan proses pembelajaran dengan menggunakan metode konvensional peserta didik yang tuntas belajarnya berjumlah 16 peserta didik (55,17%). Sehingga peneliti dapat menerapkan penggunaan model Cooperative Learning Tipe TGT berbantu Media Question Box dalam proses pembelajaran.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL CIRCUIT LEARNING (CL) BERBANTU MEDIA KARTU SOAL TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI
Desi Purnama Sari;
Triani Ratnawuri;
Tiara Anggia Dewi
EDUNOMIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol 2 No 2 (2022): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/edunomia.v2i2.2173
Masalah dalam penelitian ini adalah masih banyak peserta didik yang belum tuntas hasil belajar, tujuan untuk mengetahui Adanya Pengaruh Penggunaan Model Circuit Learning (CL) Berbantu Media Kartu Soal Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Peserta Didik Kelas X SMA Darma Utama Lampung Tengah Tahun Pelajaran 2020/2021. Metode penelitian ini menggunakan Quasi Experimental Design bentuk Non-Equivalent Control Group Design. Hasil analisis perhitungan menggunakan regresi liniar sederhana dengan nilai thitung > ttabel yaitu 2,02 > 1,72. Sehingga ada pengaruh positif penggunaan model Circuit Learning (CL) berbantu media kartu soal terhadap hasil belajar ekonomi peserta didik kelas X SMA darma utama lampung tengah tahun pelajaran 2020/2021 pada pokok bahasan masalah ekonomi dalam sistem ekonomi. Peserta didik kelas eksperimen yang dinyatakan tuntas dengan KKM (70) setelah treatment sebanyak 79,2% (19 Peserta Didik), sedangkan yang belum mencapai tuntas belajar berjumlah 20,8% (5 Peserta Didik) dan kelas kontrol 72,7% (16 Peserta Didik), sedangkan peserta didik yang belum mencapai tuntas belajar berjumlah 27,3% (6 Peserta Didik). Sehingga, guru dapat menerapkan penggunaan model Circuit Learning (CL) berbantu media kartu soal dalam proses pembelajaran yang diselenggarakan.
ANALISIS EFISIENSI EKONOMI DALAM PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI BUDIDAYA TANAMAN HIAS (STUDI KASUS PADA PETANI TANAMAN HIAS AGLAONEMA DI KECAMATAN PEKALONGAN KABUPATEN LAMPUNG TIMUR)
Erny Kartika Wati;
Tiara Anggia Dewi;
Ningrum Ningrum
EDUNOMIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol 2 No 2 (2022): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/edunomia.v2i2.2217
Petani sering dihadapkan pada permasalahan bagaimana mengkombinasikan faktor-faktor produksi yang dimilikinya secara tepat dan efisien untuk menghasilkan produksi maksimal sehingga keuntungan tertinggi dapat tercapai. Tinggi rendahnya produktivitas bunga Aglaonema di Kecamatan Pekalongan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya dapat dipengaruhi oleh penggunaan faktor-faktor produksi yang dipakai oleh petani dalam proses produksi. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis efisiensi ekonomi dalam penggunaan faktor-faktor produksi budidaya tanaman hias Aglaonema. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian studi kasus. Sampel penelitian ini berjumlah 17 petani tanaman hias. Pengumpulan data dengan observasi non partisipan, wawancara dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan triangulasi data dan triangulasi metode. Tahap penelitian meliputi reduksi data (data reduction), penyajian data (data display) dan penarikan kesimpulan (verification). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan bahwa dari 17 orang yang diwawancarai dapat disimpulkan bahwa biaya yang digunakan selama produksi belum efisien dikarenakan biaya yang dianggarkan berubah sewaktu-waktu yang disebabkan oleh kenaikan harga seperti harga bibit, obat-obatan, media tanam dan lain-lain, biaya tak terduga seperti bibit yang gagal dan harus membeli lagi, hama pada tanaman yang menyebabkan gagal panen. Faktor produksi belum digunakan secara optimal, seperti hasil produksi atau tingkat produksi yang di inginkan belum sesuai dengan ekspetasi, dikarenakan ada beberapa yang menjadi kendala salah satunya benih atau calon indukan yang di budidayakan tidak berkualitas
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR MOTIVASI DALAM MENINGKATKAN MINAT BERWIRAUSAHA (STUDI KASUS PADA BUDIDAYA JAMUR TIRAM DI PONDOK PESANTREN DARUL MUSTHOFA)
Maratus Soleha;
Ningrum Ningrum;
Tiara Anggia Dewi
EDUNOMIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol 2 No 2 (2022): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/edunomia.v2i2.2218
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor motivasi dalam meningkatkan minat berwirausaha di Pondok Pesantren Darul musthofa. Kaitan faktor-faktor motivasi sangat erat dengan minat, faktor-faktor motivasi sangat mempengaruhi timbulnya minat seseorang untuk mengambil tindakan dalam mencapai tujuan, permasalahan saat ini adalah kurangnya minat bewirausaha pada santri oleh sebab itu harus ada motivasi yang dapat menimbulkan minatnya untuk berwirausaha. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dan jenis penelitianna adalah studi kasus. Penentuan subjek penelitian atau responden dalam penelitian ini menggunakan metode Non-probality Sampling. Menurut sugiyono (2018: 218) non-probality sampling adalah teknik pengambilan sampel yang tidak memberi peluang atau kesempatan sama bagi setiap unsur atau anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yang digolongkan dalam nonprobality sampling. Purposive sampling adalah tekning pengambilan sampel sumber data dengan pertimbangan tertentu. Setiap orang pasti menginginkan hal-hal yang menguntungkan bagi mereka dan tentunya ingin menjadi orang yang beruntung dalam segala hal. Seperti keberhasilan diri, kebebasan dalam bekerja serta toleransi akan resiko merupakan suatu hal yang menguntungkan bagi seseorang oleh sebab itu hal ini menjadi faktor motivai seseorang untuk berwirausaha. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa seluruh faktor-faktor motivasi seperti toleransi akan resiko, kebebasan dalam bekerja dan keberhasilan diri dapat meningkatkan minat berwirausaha.
PENGEMBANGAN BUKU SAKU DIGITAL BERBASIS METODE PROBLEM SOLVING MATA PELAJARAN EKONOMI
Tri Agustina;
Tiara Anggia Dewi;
Triani Ratnawuri
EDUNOMIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol 2 No 2 (2022): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/edunomia.v2i2.2242
Buku saku merupakan sebuah kumpulan dari materi-materi ekonomi yang di buat secara ringkas dan menarik. Pengembangan buku saku pada materi ekonomi ini menerapkan prinsip-prinsip desain pengembangan pembelajaran yang disajikan menggunakan metode problem solving sebagai evaluasi peserta didik untuk berpikir kritis serta menggunakan gambar-gambar yang sesuai dengan materi yang disajikan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berbentuk buku saku digital berbasis metode problem solving mata pelajaran ekonomi kelas XI SMA Muhammadiyah 1 Metro yang valid dan praktis. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model pengembangan 4D. Model ini terdiri dari 4 tahap pengembangan, yaitu Define, Design, Development, dan Disseminate yang diadaptasi menjadi 4P, yaitu pendefinisian, perencanaan, pengembangan dan penyebaran. Hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti diketahui bahwa media pembelajaran buku saku digital berbasis metode problem solving dinyatakan layak digunakan. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh tampilan media sebesar 85% sehingga dinyatakan Sangat Kuat atau Valid, dan hasil dari desain mendapatkan presentase sebesar 81% sehingga dinyatakan Sangat Kuat atau Valid. Kemudian dari penyajian materi sebesar 82% sehingga dinyatakan Sangat Kuat atau Valid. Selanjutnya hasil respon peserta didik sebesar 98% dan dinyatakan sangat praktis. Berdasarkan hasil presentase, media buku saku digital berbasis metode problem solving yang telah dikembangkan dinyatakan valid dan praktis untuk digunakan sebagai salah satu media pembelajaran.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL BERBASIS MACROMEDIA FLASH PADA MATERI KETENAGAKERJAAN KELAS XI SMA NEGERI 1 TRIMURJO
Hanif Kurniawan;
Meyta Pritandhari;
Tiara Anggia Dewi
EDUNOMIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol 2 No 2 (2022): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/edunomia.v2i2.2244
Media pembelajaran merupakan alat bantu guru dalam proses kegiatan pembelajaran dengan tujuan untuk mempermudah guru dalam menyampaikan materi kepada peserta didik. Hasil prasurvei pada guru dan peserta didik SMA Negeri 1 Trimurjo diketahui bahwa penggunaan media pembelajaran yang kurang menarik sehingga mengurangi minat belajar peserta didik. Dari masalah tersebut peneliti mengembangkan media pembelajaran berupa pengembangan audio visual berbasis macromedia flash. Media pembelajaran audio visual berbasis macromedia flash ini bersifat mandiri, karena dalam produk terdapat materi, contoh video,dan soal evaluasi. Tujuan dari pengembangan ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran audio visual berbasis macromedia flash pada materi ketenagakerjaan kelas XI SMA Negeri 1 Trimurjo yang valid dan praktis. Model pengembangan yang digunakan adalah menggunakan 7 langkah yang sederhana dengan mengacu pada langkah – langkah yang dikembangkan Sugiyono (2017 : 409), yang meliputi: potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi, revisi desain, uji coba produk, dan revisi produk. Hasil validasi ahli media dengan rata-rata persentase 88% kriteria sangat layak, ahli desain dengan rata – rata persentase 89% kriteria sangat layak, ahli materi dengan rata-rata presentase 90% dengan kriteria sangat layak. Hasil uji coba produk kepada peserta didik dengan rata-rata presentase 93% kriteria sangat baik. Berdasarkan rekapitulasi tersebut dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran audio visual berbasis macromedia flash pada materi ketenagakerjaan kelas XI SMA Negeri 1 Trimurjo sangat layak dan praktis dalam proses pembelajaran.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS SOAL HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) PADA MATERI KOPERASI SMA MUHAMMADIYAH PRINGSEWU
Eni Suciati;
Triani Ratnawuri;
Tiara Anggia Dewi
EDUNOMIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol 1 No 1 (2020): NOVEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1467.311 KB)
|
DOI: 10.24127/edunomia.v1i1.369
Bahan ajar yang dipakai di SMA Muhammadiyah Pringsewu hanyabuku cetak dengan kurikulum 2013. Kurikulum 2013 menuntutpeserta didik untuk berpikir kritis, logis, kreatif, dan mampumenyelesaikan masalah. Maka diperlukan bahan ajar lain yangdapat menjadi sumber belajar, dapat membantu keterlibatanpeserta didik dalam proses pembelajaran dan dapat melatih pesertadidik untuk berpikir tingkat tinggi. Salah satu bahan ajar yang dapatdigunakan oleh pendidik yaitu Lembar kerja Peserta Didik (LKPD)Berbasis Soal Higher Order Thinking Skills (HOTS). Tujuan daripengembangan ini adalah untuk menghasilkan lembar kerja yangvalid dan praktis. Penelitian ini merupakan penelitianpengembangan atau Research and Development (R&D) denganmenggunakan model 4D yang terdiri dari 4 tahap yaitu Define,Design, Development, Disseminationt. Hasil penelitian menunjukanbahwa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Soal HigherOrder Thinking Skills (HOTS) valid untuk digunakan dalam prosespembelajaran. Hasil validasi oleh ahli media dengan presentase90,66% kategori sangat valid, ahli materi dan soal denganpresentase 86,66% kategori sangat valid, ahli bahsa denganpresentase 78% kategori valid, hasil uji coba produk Lembar KerjaPeserta Didik (LKPD) Berbasis Soal Higher Order Thinking Skills(HOTS) kepada peserta didik dengan presentase 81,06% kriteriasangat praktis, hal ini menunjukan bahwa lembar kerja tersebutsudah dapat digunakan sebagai bahan ajar ekonomi. Berdasarkanrekapitulasi tersebut dapat disimpulkan bahwa Lembar KerjaPeserta Didik (LKPD) Berbasis Soal Higher Order Thinking Skills(HOTS) merupakan lembar kerja yang valida dan praktis untukdigunakan dalam proses pembelajaran.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE EXAMPLE NON EXAMPLE TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN EKONOMI KELAS XI SMA NEGERI SEKAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2018/2019
Sundari Sundari;
Ningrum Ningrum;
Tiara Anggia Dewi
EDUNOMIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol 1 No 2 (2021): MEI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (398.094 KB)
|
DOI: 10.24127/edunomia.v1i2.1564
As for the problem in the research conducted by researchers, “ there are still many students who have not experienced learning completeness in the learning outcomes of the XI SMA Negeri 1 Sekampung in the academic year 2018/2019”. Based on these problems, the problem statement is, Is there a positive influence on the use of cooperative learning model type example non example on learning outcomes in economic subjects in class XI SMA Negeri 1 Sekampung in the academic yaer 2018/2019 ?The purpose of this study was “ to find out the effect of using cooperative learning models for example non example types on learning outcomes in economic subjects in class XI of SMA Negeri 1 Sekampung in the academic year 2018/2019. Based on the results of the research conducted, the hypothesis is accepted, because the value of tcount> t table can be seen in the appendix list G, at a significance level of 5%, namely 9,50> 1.70. Students who are declared complete with KKM are (72) after being given treatment with the inside outside circle model which is as many as 25 students or with a percentage of 83,33% and those that are not complete are 5 students with a percentage of 16,67%. Thus it shows that the Cooperative Learning Model Type Example Non Example has a positive influence on the economic learning outcomes of class XI students of State High School 1 Sekampung Academic Year 2018/2019.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE INSIDE OUTSIDE CIRCLE TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI PESERTA DIDIK KELAS X SEMESTER GENAP SMA NEGERI 3 METRO TAHUN PELAJARAN 2018/2019
Adelia Putri Rahayu;
Ningrum Ningrum;
Tiara Anggia Dewi
EDUNOMIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol 1 No 2 (2021): MEI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (407.661 KB)
|
DOI: 10.24127/edunomia.v1i2.1566
The Cooperative Learning model Inside Outside Circle is a learning strategy that allows students to exchange information at the same time and so that students can think critically and improve communication skills towards their learning outcomes, by applying the inside outside circle model in the classroom when the learning process will certainly make students produce meaningful knowledge.As for the problems in the research conducted by researchers, "There are still many students who have not experienced mastery learning in the economic learning outcomes of class X students of SMA 3 Metro in the academic year 2018/2019". From these problems, the formulation of the problem is "Is there an effect of Cooperative Learning learning type Inside Outside Circle on the economic learning outcomes of class X students of SMA Negeri 3 Metro academic year 2018/2019". The purpose of this study was to influence the use of the model of cooperative learning type inside outside circle on the economic learning outcomes of class X students of Negeri 3 Senior High School Metro tshun lesson 2018/2019. Then the hypothesis in this study are as follows: "There is an influence of the use of cooperative learning model type inside outside circle on the economic learning outcomes of class X students of SMA 3 Metro in the academic year 2018/2019". This type of research is a kind of pseudo research (Quasi Experimental), with an experimental design form that is the form of The Non-Equivalent Control Group Design. This design has a population of all classes X IPS 1, 2, 3, 4 with a total of 135 students. The experimental class is class X IPS 2 with a total of 32 students, and the control class is class X IPS 3 with a total of 35 students, the sampling method in this study is in the form of a Purposive Sample.Based on the results of the research conducted, the hypothesis is accepted, because the value of tcount> t table can be seen in the appendix list G, at a significance level of 5%, namely 3.18> 1.70. Students who are declared complete with KKM are (70) after being given treatment with the inside outside circle model which is as many as 28 students or with a percentage of 87.5% and those that are not complete are 4 students with a percentage of 12.5%. Thus it shows that the Cooperative Learning Model Type Inside Outside Circle has a positive influence on the economic learning outcomes of class X students of State High School 3 Metro Academic Year 2018/2019