Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN E-MODUL EKONOMI BERBASIS KURIKULUM MERDEKA KOMPETENSI 4C SEMESTER GANJIL KELAS X SMAN 2 METRO Yestina Arini, Yestina Arini; Dewi, Tiara Anggia; Wibawa, Fajri Arif
EDUNOMIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1 (2024): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/edunomia.v5i1.6600

Abstract

Rendahnya kemampuan berpikir kritis dan kreatif peserta didik disebabkan oleh keterbatasan bahan ajar buku cetak kurikulum merdeka, sehingga peserta didik kesulitan memahami materi. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, komunikasi, dan kolaborasi dalam mata pelajaran ekonomi dengan bahan ajar interaktif. Selain itu, penelitian ini bertujuan menciptakan e-modul ekonomi sesuai kurikulum merdeka kompetensi 4C yang valid dan praktis. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). E-modul didesain berdasarkan analisis kebutuhan dengan kompetensi 4C dan divalidasi oleh ahli desain, ahli materi, dan ahli bahasa. Uji kepraktisan dilakukan dengan angket pada peserta didik kelas X.2 SMAN 2 Metro. Instrumen yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Validasi dari ahli desain mendapat persentase 80%, ahli materi 85%, dan ahli bahasa 88%, menunjukkan e-modul sangat valid dan layak diuji. Uji coba pada 26 peserta didik dalam kelompok kecil mendapat rata-rata persentase 88,9%, menunjukkan e-modul sangat praktis digunakan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa e-modul yang dikembangkan sangat valid dan praktis. The low critical and creative thinking skills of students are due to the limitations of printed textbooks in the Merdeka curriculum, making it difficult for students to understand the material. This study aims to improve critical thinking, creativity, communication, and collaboration skills in economics subjects with interactive teaching materials. Additionally, this study aims to create an economics e-module aligned with the Merdeka curriculum's 4C competencies that is valid and practical. The method used is Research and Development with the ADDIE model (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The e-module is designed based on needs analysis with 4C competencies and validated by design experts, subject matter experts, and language experts. Practicality tests were conducted with questionnaires given to students of class X.2 SMAN 2 Metro. The instruments used include observation, interviews, documentation, and questionnaires. Validation from design experts obtained a percentage of 80%, subject matter experts 85%, and language experts 88%, indicating that the e-module is highly valid and feasible for testing. Trials on 26 students in small groups obtained an average percentage of 88.9%, indicating that the e-module is very practical to use. The research results conclude that the developed e-module is highly valid and practical
TRANSFORMASI BOTOL PLASTIK BEKAS MENJADI TAS CANTIK: INOVASI KELOMPOK DASAWISMA DESA SIDODADI Dewi, Tiara Anggia; ES, Yeni Rahmawati; Agustina, Rina
SINAR SANG SURYA Vol 9, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v9i1.4029

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi dan memberdayakan kelompok Dasawisma di Desa Sidodadi dalam mengolah botol plastik bekas menjadi produk tas yang cantik dan bernilai ekonomis. Melalui pelatihan intensif, para anggota kelompok diajarkan teknik daur ulang kreatif yang mengubah limbah plastik menjadi barang kerajinan yang dapat dijual. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan keterampilan dan kreativitas warga dalam mengelola sampah plastik, serta kontribusi signifikan terhadap pengurangan limbah lingkungan. Selain itu, program ini berhasil membuka peluang usaha baru bagi masyarakat desa, yang berdampak positif terhadap perekonomian lokal. Inovasi ini membuktikan bahwa pengelolaan sampah berbasis komunitas dapat menjadi solusi efektif dalam menangani masalah lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS LITERASI DIGITAL PADA MATERI LEMBAGA KEUANGAN KELAS X SMA YOS SUDARSO METRO Monica; Tiara Anggia Dewi; Desi Budiono
EDUNOMIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/edunomia.v5i2.7092

Abstract

Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah mengembangkan bahan ajar E-LKPD berbasisi literasi digital pada materi lembaga keuangan kelas X SMA Yos Sudarso Metro yang valid dan praktis, sehingga dapat digunakan oleh guru dan peserta didik dalam menunjang proses pembelajaran di kelas. Hal tersebut dikarenakan bahan ajar yang digunakan belum sepenuhnya dapat memenuhi kebutuhan peserta didik sehingga masih ada peserta didik yang mengalami kesulitan dalam memahami materi. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development, dengan menggunakan model pengembangan 4D yaitu Define, Design, Develop, Disseminate. Instrument penelitian ini berupa observasi, wawancara, dokumentasi dan angket. Hasil uji validasi dari ahli desain sebesar 95% kriteria ”sangat valid”, ahli materi sebesar 85% kriteria “sangat valid”. Uji kepraktisan dilakukan pada kelompok kecil di kelas X SMA Yos Susarso Metro yang berjumlah 30 peserta didik sebesar 89,4% dengan kriteria “sangat praktis”. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahan ajar E-LKPD berbasis literasi digital ini sangat valid dan praktis digunakan dalam pembelajaran. Sehingga dapat dinyatakan bahwa produk ini dapat digunakan sebagai alternatif dalam memilih bahan ajar yang interaktif. Produk E-LKPD berbasis literasi digital ini sudah disosialisasikan kepada seluruh peserta didik kelas X di SMA Yos Sudarso Metro. Dalam kegiatan tersebut peserta didik memberikan respon yang positif dan sangat antusias menyambut hadirnya bahan ajar yang dijadikan sebagai sarana untuk mempelajari ilmu yang lebih mendalam. The purpose of this research and development is to develop E-LKPD teaching materials based on digital literacy on the material of financial institutions class X SMA Yos Sudarso Metro which is valid and practical, so that it can be used by teachers and students in supporting the learning process in class. This is because the teaching materials used have not fully met the needs of students so that there are still students who have difficulty understanding the material. The research method used is Research and Development, using the 4D model, namely Define, Design, Develop, Disseminate. This research instrument is in the form of observation, interviews, documentation and questionnaires. The validation test results from design experts amounted to 95% “very valid” criteria, material experts amounted to 85% “very valid” criteria. The practicality test was conducted in a small group in class X SMA Yos Susarso Metro which amounted to 30 students by 89.4% with the criteria “very practical”. The results showed that this digital literacy-based E-LKPD teaching material was very valid and practical to use in learning. So it can be stated that this product can be used as an alternative in choosing interactive teaching materials. This digital literacy-based E-LKPD product has been socialized to all grade X students at all grade X students at Yos Sudarso Metro High School. In this activity students gave a positive response and were very enthusiastic about welcoming the presence of teaching materials that are used as a means to learn in-depth knowledge.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FOTONOVELA BERBENTUK FLASHCARD PADA MATERI KEBUTUHAN KELAS X IPS SMA MUHAMMADIYAH 2 METRO Trinata, Rakip; Dewi, Tiara Anggia
Economic and Education Journal (Ecoducation) Vol. 2 No. 1 (2020): Economic and Education Journal (Ecoducation)
Publisher : Pendidikan Ekonomi, Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media Pembelajaran adalah salah satu komponen penting bagi guru dan peserta didik sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran. Hasil Pra survei pada guru dan peserta didik kelas X SMA Muhammadiyah 2 Metro menunjukan bahwa banyak peserta didik kurang termotivasi dalam mengikuti proses pembelajaran karena media pembelajaran yang digunakan kurang bervariasi. Maka dari itu diperlukan pengembangan media pembelajaran agar peserta didik aktif dalam proses pembelajaran. Salah satu media yang dapat membuat peserta didik aktif adalah media pembelajaran fotonovela berbentuk flashcard yang dapat digunakan oleh peserta didik. Tujuan dari pengembangan ini adalah menghasilkan media pembelajaran fotonovela berbentuk flashcard yang valid dan praktis. Jenis penelitian ini adalah Research and Development dan Model Pengembangan yang digunakan model Plomp yang terdiri dari 4 tahap (Prelimenary Investigation, Design, Realization/Construction, Test/Evaluation dan Revision). Hasil penelitian menunjukan bahwa fotonovela berbentuk flashcard Valid untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil validasi oleh ahli media pada tahap ahir mendapatkan persentase 80% dengan kriteria valid dan validsi tahap ahir menurut ahli materi mendapatkan nilai persetase 86,15% dengan kriteria sangat valid. Hasil ujicoba produk kepada peserta didik dengan persentase 86% kriteria sangat praktis, hal ini menunjukan bahwa media tersebut sudah dapat digunakan sebagai media pembelajaran. Berdasarkan rekapitulasi tersebut dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran fotonovela berbentuk flashcard merupakan media pembelajaran yang valid dan praktis dalam proses pembelajaran.
Analysis of Learning Media Needs for Economics in the Digital Era at SMA Muhammadiyah 1 Sekampung Udik Wulandari, Herma; Dewi, Tiara Anggia; Sholiha, Sangidatus
Economic Education and Entrepreneurship Journal Vol 7, No 2 (2024): Economic Education and Entrepreneurship Journal (E3J)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The digital era has brought significant changes to the field of education, particularly in the use of technology as a learning medium. The utilization of digital-based learning media has become essential to meet the needs of the current generation, which tends to be more interactive and independent. This study aims to analyze the needs for economics learning media in the digital era to enhance students' understanding and engagement in the learning process. The research employed a qualitative descriptive method with data collection techniques, including observations, interviews, and questionnaires. The subjects of the study involved 79 tenth-grade students and teachers of economics at SMA Muhammadiyah 1 Sekampung Udik. The results revealed that the majority of students faced difficulties in understanding economics material, with 55.7% stating that learning economics was moderately difficult and 39.2% finding it very difficult. Most students (62%) expressed a strong need for additional learning media, particularly audio-visual-based media, while 44.3% were highly interested in Android-based learning media. Furthermore, the study highlights that the majority of students experience challenges in comprehending economics concepts, indicating a significant demand for digital-based learning media. Audio-visual and Android-based learning media are considered effective in improving flexibility, independence, and students' understanding of complex economic concepts. Therefore, the adoption of interactive and adaptive digital technology-based learning media is a strategic step to support the effectiveness of economics learning in the global era.DOI: http://dx.doi.org/10.23960/E3J/v7.i2.165-174 
Analisis Kualitatif Pemecahan Masalah dan Ketergantungan Kognitif Mahasiswa Calon Guru dalam Penggunaan Generative AI Ferdinanda, Thierry; Dewi, Tiara Anggia; Budiono, Desi
Jurnal Simki Pedagogia Vol 9 No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jsp.v9i1.1491

Abstract

This qualitative descriptive study analyzes Generative Artificial Intelligence (GenAI) usage patterns and their impact on pre-service teachers' problem-solving capabilities through Polya’s framework. Data from ten informants were analyzed using the Miles and Huberman model. Findings reveal that GenAI serves as effective "cognitive scaffolding" during the understanding and planning phases. However, a "dependency paradox" emerged during execution, while the evaluation phase showed critical literacy deficiencies due to automation bias. The study concludes that uncontrolled GenAI use jeopardizes students' procedural skills and epistemic agency. It recommends reorienting curricula toward Critical AI Literacy and AI-TPACK frameworks to safeguard intellectual autonomy.
Analisis Kualitatif Pemecahan Masalah dan Ketergantungan Kognitif Mahasiswa Calon Guru dalam Penggunaan Generative AI Ferdinanda, Thierry; Dewi, Tiara Anggia; Budiono, Desi
Jurnal Simki Pedagogia Vol 9 No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jsp.v9i1.1491

Abstract

This qualitative descriptive study analyzes Generative Artificial Intelligence (GenAI) usage patterns and their impact on pre-service teachers' problem-solving capabilities through Polya’s framework. Data from ten informants were analyzed using the Miles and Huberman model. Findings reveal that GenAI serves as effective "cognitive scaffolding" during the understanding and planning phases. However, a "dependency paradox" emerged during execution, while the evaluation phase showed critical literacy deficiencies due to automation bias. The study concludes that uncontrolled GenAI use jeopardizes students' procedural skills and epistemic agency. It recommends reorienting curricula toward Critical AI Literacy and AI-TPACK frameworks to safeguard intellectual autonomy.
Membangun Wirausaha Kreatif Berbasis Lingkungan: Pelatihan Recycle Botol Kaca untuk Kelompok Dasawisma ES, Yeni Rahmawati; Agustina, Rina; Septiani, Ana; Dewi, Tiara Anggia
SINAR SANG SURYA Vol 10, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v10i1.4637

Abstract

Kelompok Dasawisma merupakan komunitas masyarakat yang memiliki peran penting dalam pemberdayaan perempuan dan pelestarian lingkungan di tingkat lokal. Namun, rendahnya akses terhadap pelatihan dan teknologi pengelolaan limbah, khususnya botol kaca, menjadi tantangan tersendiri. Padahal, limbah botol kaca memiliki potensi untuk diolah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Berdasarkan survei awal di Desa Sidodadi Dusun IV, ditemukan bahwa limbah botol kaca belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat setempat.Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada ibu-ibu Kelompok Dasawisma dalam mengolah botol kaca bekas menjadi lampu hias yang bernilai jual. Metode yang digunakan adalah demonstrasi dan praktik langsung dengan melibatkan 26 peserta. Materi pelatihan meliputi proses pembuatan lampu hias botol kaca tanpa semen maupun dengan semen. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta, meningkatnya keterampilan praktis, serta terciptanya produk kreatif yang siap dijual. Selain meningkatkan kesadaran lingkungan, kegiatan ini juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Dengan demikian, pelatihan ini berkontribusi dalam membentuk kelompok Dasawisma sebagai pelopor wirausaha kreatif berbasis lingkungan yang berkelanjutan.
Korelasi Penggunaan Teknologi Digital dengan Pertumbuhan UMKM di Kabupaten Lampung Timur Wibowo, Ilham Setio; Dewi, Tiara Anggia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6259

Abstract

Revolusi teknologi digital telah mengakselerasi transformasi ekonomi nasional, dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan sebagai motor penggerak utama pertumbuhan regional. Meskipun demikian, pelaku UMKM di Kabupaten Lampung Timur masih terbentur kendala struktural dalam memaksimalkan potensi digitalisasi, mencakup rendahnya kompetensi literasi teknologi, keterbatasan akses infrastruktur internet, serta minimnya bimbingan teknis komprehensif dari institusi pendukung. Situasi ini memicu disparitas produktivitas yang mencolok, melemahkan posisi kompetitif dan potensi ekspansi pasar UMKM lokal di era ekonomi digital. Kajian ini dirancang untuk mengukur tingkat implementasi teknologi digital serta menguji hubungan fungsionalnya terhadap progresivitas UMKM di wilayah tersebut. Parameter pertumbuhan UMKM dievaluasi melalui indikator kuantitatif berupa eskalasi pendapatan penjualan, rasionalisasi efisiensi proses bisnis, dan diversifikasi akses pasar. Metodologi kuantitatif korelasional diterapkan melalui purposive sampling terhadap 32 pelaku UMKM menggunakan instrumen kuesioner skala Likert yang tervalidasi. Utilisasi teknologi digital mencapai level tinggi dengan skor agregat 4,12 dari skala 5,00. Performa UMKM mengekshibisikan trajektori positif pada seluruh parameter evaluasi. Analisis korelasi Pearson menghasilkan koefisien 0,732 (p < 0,05), Hubungan yang kuat dan bermakna secara statistik antara digitalisasi dengan perkembangan UMKM terbukti secara empiris. Analisis regresi linier sederhana mengungkap bahwa variabel adopsi teknologi digital secara signifikan menjelaskan 53,6% fluktuasi dalam pertumbuhan usaha, yang mengindikasikan adanya korelasi proporsional langsung antara tingkat intensitas pemanfaatan teknologi digital dengan pencapaian performa bisnis optimal bagi pelaku UMKM di Kabupaten Lampung Timur
Analisis Penggunaan Model Bisnis E-Commerce Online-to-Offline (O2O) Terhadap Efektivitas Bagi UMKM Gupil Clothes Di Kota Metro Setio Wibowo, Ilham; Nisa, Laila Khairun; Hendrawan, Diky Angga; Harto, Harto; Dewi, Tiara Anggia
TECHNOBIZ : International Journal of Business Vol. 9 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : TECHNOBIZ : International Journal of Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/technobiz.v9i1.1184

Abstract

Digitalisasi membuat e-commerce menjadi platform penting yang memungkinkan UMKM mengakses pasar global. Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa penggunaan e-commerce sangat penting untuk meningkatkan penjualan dan pemasaran produk perusahaan kecil dan menengah (UMKM). Namun, penggunaan teknologi parsial seringkali membuat UMKM berada dalam posisi yang kurang baik; transaksi online seringkali tidak menciptakan kepercayaan atau kepuasan yang sama seperti interaksi fisik. Model Bisnis Online-to-Offline (O2O) adalah strategi pemasaran baru yang berfokus pada pemanfaatan platform online (seperti aplikasi, media sosial, atau situs web) untuk menarik pelanggan untuk layanan, pembelian, atau pengalaman di toko fisik (offline). Model O2O muncul sebagai tanggapan terhadap tantangan integrasi antara dunia digital dan fisik. Online-to-Offline (O2O) adalah pendekatan penting yang berfungsi untuk menghubungkan saluran penjualan digital dengan saluran fisik. Laporan ini mengintegrasikan wawasan umum dengan konteks spesifik di Provinsi Lampung, yang relevan untuk pengembangan UMKM, terutama di Kota Metro, dengan berfokus pada efektivitas dan komponen yang memengaruhi keberhasilan. Studi awal menunjukkan bahwa strategi O2O membantu bisnis, termasuk UMKM, meningkatkan aktivitas pemasaran dan hasil penjualan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dan diselesaikan melalui pengumpulan informasi primer, yaitu statistik yang diperoleh tanpa penundaan subjek melalui wawancara, kuesioner dan observasi, dan pengumpulan data sekunder. Dari Uji-F menunjukkan bahwa semua variabel independen memiliki pengaruh yang sama terhadap variabel dependen atau secara simultan. Dan hal ini menunjukkan bahwa Penggunaan Model Bisnis E-Commerce Online-to-Offline (O2O) memiliki pengaruh simultan terhadap Efektivitas Penerapan Model Bisnis O2O bagi UMKM Gupil Clothes Di Kota Metro.