Claim Missing Document
Check
Articles

Membangun Wirausaha Kreatif Berbasis Lingkungan: Pelatihan Recycle Botol Kaca untuk Kelompok Dasawisma ES, Yeni Rahmawati; Agustina, Rina; Septiani, Ana; Dewi, Tiara Anggia
SINAR SANG SURYA Vol 10, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v10i1.4637

Abstract

Kelompok Dasawisma merupakan komunitas masyarakat yang memiliki peran penting dalam pemberdayaan perempuan dan pelestarian lingkungan di tingkat lokal. Namun, rendahnya akses terhadap pelatihan dan teknologi pengelolaan limbah, khususnya botol kaca, menjadi tantangan tersendiri. Padahal, limbah botol kaca memiliki potensi untuk diolah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Berdasarkan survei awal di Desa Sidodadi Dusun IV, ditemukan bahwa limbah botol kaca belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat setempat.Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada ibu-ibu Kelompok Dasawisma dalam mengolah botol kaca bekas menjadi lampu hias yang bernilai jual. Metode yang digunakan adalah demonstrasi dan praktik langsung dengan melibatkan 26 peserta. Materi pelatihan meliputi proses pembuatan lampu hias botol kaca tanpa semen maupun dengan semen. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta, meningkatnya keterampilan praktis, serta terciptanya produk kreatif yang siap dijual. Selain meningkatkan kesadaran lingkungan, kegiatan ini juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Dengan demikian, pelatihan ini berkontribusi dalam membentuk kelompok Dasawisma sebagai pelopor wirausaha kreatif berbasis lingkungan yang berkelanjutan.
Korelasi Penggunaan Teknologi Digital dengan Pertumbuhan UMKM di Kabupaten Lampung Timur Wibowo, Ilham Setio; Dewi, Tiara Anggia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6259

Abstract

Revolusi teknologi digital telah mengakselerasi transformasi ekonomi nasional, dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan sebagai motor penggerak utama pertumbuhan regional. Meskipun demikian, pelaku UMKM di Kabupaten Lampung Timur masih terbentur kendala struktural dalam memaksimalkan potensi digitalisasi, mencakup rendahnya kompetensi literasi teknologi, keterbatasan akses infrastruktur internet, serta minimnya bimbingan teknis komprehensif dari institusi pendukung. Situasi ini memicu disparitas produktivitas yang mencolok, melemahkan posisi kompetitif dan potensi ekspansi pasar UMKM lokal di era ekonomi digital. Kajian ini dirancang untuk mengukur tingkat implementasi teknologi digital serta menguji hubungan fungsionalnya terhadap progresivitas UMKM di wilayah tersebut. Parameter pertumbuhan UMKM dievaluasi melalui indikator kuantitatif berupa eskalasi pendapatan penjualan, rasionalisasi efisiensi proses bisnis, dan diversifikasi akses pasar. Metodologi kuantitatif korelasional diterapkan melalui purposive sampling terhadap 32 pelaku UMKM menggunakan instrumen kuesioner skala Likert yang tervalidasi. Utilisasi teknologi digital mencapai level tinggi dengan skor agregat 4,12 dari skala 5,00. Performa UMKM mengekshibisikan trajektori positif pada seluruh parameter evaluasi. Analisis korelasi Pearson menghasilkan koefisien 0,732 (p < 0,05), Hubungan yang kuat dan bermakna secara statistik antara digitalisasi dengan perkembangan UMKM terbukti secara empiris. Analisis regresi linier sederhana mengungkap bahwa variabel adopsi teknologi digital secara signifikan menjelaskan 53,6% fluktuasi dalam pertumbuhan usaha, yang mengindikasikan adanya korelasi proporsional langsung antara tingkat intensitas pemanfaatan teknologi digital dengan pencapaian performa bisnis optimal bagi pelaku UMKM di Kabupaten Lampung Timur
Analisis Penggunaan Model Bisnis E-Commerce Online-to-Offline (O2O) Terhadap Efektivitas Bagi UMKM Gupil Clothes Di Kota Metro Setio Wibowo, Ilham; Nisa, Laila Khairun; Hendrawan, Diky Angga; Harto, Harto; Dewi, Tiara Anggia
TECHNOBIZ : International Journal of Business Vol. 9 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : TECHNOBIZ : International Journal of Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/technobiz.v9i1.1184

Abstract

Digitalisasi membuat e-commerce menjadi platform penting yang memungkinkan UMKM mengakses pasar global. Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa penggunaan e-commerce sangat penting untuk meningkatkan penjualan dan pemasaran produk perusahaan kecil dan menengah (UMKM). Namun, penggunaan teknologi parsial seringkali membuat UMKM berada dalam posisi yang kurang baik; transaksi online seringkali tidak menciptakan kepercayaan atau kepuasan yang sama seperti interaksi fisik. Model Bisnis Online-to-Offline (O2O) adalah strategi pemasaran baru yang berfokus pada pemanfaatan platform online (seperti aplikasi, media sosial, atau situs web) untuk menarik pelanggan untuk layanan, pembelian, atau pengalaman di toko fisik (offline). Model O2O muncul sebagai tanggapan terhadap tantangan integrasi antara dunia digital dan fisik. Online-to-Offline (O2O) adalah pendekatan penting yang berfungsi untuk menghubungkan saluran penjualan digital dengan saluran fisik. Laporan ini mengintegrasikan wawasan umum dengan konteks spesifik di Provinsi Lampung, yang relevan untuk pengembangan UMKM, terutama di Kota Metro, dengan berfokus pada efektivitas dan komponen yang memengaruhi keberhasilan. Studi awal menunjukkan bahwa strategi O2O membantu bisnis, termasuk UMKM, meningkatkan aktivitas pemasaran dan hasil penjualan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dan diselesaikan melalui pengumpulan informasi primer, yaitu statistik yang diperoleh tanpa penundaan subjek melalui wawancara, kuesioner dan observasi, dan pengumpulan data sekunder. Dari Uji-F menunjukkan bahwa semua variabel independen memiliki pengaruh yang sama terhadap variabel dependen atau secara simultan. Dan hal ini menunjukkan bahwa Penggunaan Model Bisnis E-Commerce Online-to-Offline (O2O) memiliki pengaruh simultan terhadap Efektivitas Penerapan Model Bisnis O2O bagi UMKM Gupil Clothes Di Kota Metro.
Membangun Wirausaha Kreatif Berbasis Lingkungan: Pelatihan Recycle Botol Kaca untuk Kelompok Dasawisma Yeni Rahmawati ES; Rina Agustina; Ana Septiani; Tiara Anggia Dewi
SINAR SANG SURYA Vol 10 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v10i1.4637

Abstract

Kelompok Dasawisma merupakan komunitas masyarakat yang memiliki peran penting dalam pemberdayaan perempuan dan pelestarian lingkungan di tingkat lokal. Namun, rendahnya akses terhadap pelatihan dan teknologi pengelolaan limbah, khususnya botol kaca, menjadi tantangan tersendiri. Padahal, limbah botol kaca memiliki potensi untuk diolah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Berdasarkan survei awal di Desa Sidodadi Dusun IV, ditemukan bahwa limbah botol kaca belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat setempat.Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada ibu-ibu Kelompok Dasawisma dalam mengolah botol kaca bekas menjadi lampu hias yang bernilai jual. Metode yang digunakan adalah demonstrasi dan praktik langsung dengan melibatkan 26 peserta. Materi pelatihan meliputi proses pembuatan lampu hias botol kaca tanpa semen maupun dengan semen. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta, meningkatnya keterampilan praktis, serta terciptanya produk kreatif yang siap dijual. Selain meningkatkan kesadaran lingkungan, kegiatan ini juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Dengan demikian, pelatihan ini berkontribusi dalam membentuk kelompok Dasawisma sebagai pelopor wirausaha kreatif berbasis lingkungan yang berkelanjutan.
PENDAMPINGAN MEDIA DAN EVALUASI PEMBELAJARAN DI ERA PEMBELAJARAN MENDALAM BAGI GURU DI SMAN 1 GUNUNG SUGIH Sangidatus Sholiha; Fajri Arif Wibawa; Lilian Mega Puri; Eko Ari Wijayanto; Tiara Anggia Dewi; Desi Budiono; Siti Suprihatin; Intan Utami; Muhammad Rifai'i
SINAR SANG SURYA Vol 10 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v10i2.5029

Abstract

Media pembelajaran memiliki peran strategis dalam mendukung terciptanya proses belajar yang efektif dan bermakna. Perkembangan teknologi digital menuntut perubahan fungsi media pembelajaran dari sekadar alat bantu visual menjadi sarana pedagogis yang mampu membangun pengalaman belajar yang interaktif, kolaboratif, dan kontekstual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan dan memanfaatkan media pembelajaran inovatif serta evaluasi autentik berbasis pendekatan pembelajaran mendalam di SMAN 1 Gunung Sugih. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahapan persiapan, sosialisasi konsep pembelajaran mendalam, pelatihan pengembangan media dan evaluasi pembelajaran, penerapan teknologi inovasi digital di kelas, serta pendampingan dan evaluasi berkelanjutan. Kegiatan melibatkan dosen sebagai narasumber dan fasilitator serta mahasiswa sebagai pendamping teknis. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terhadap konsep pembelajaran mendalam, meningkatnya keterampilan dalam merancang media berbasis teknologi dan multimedia, serta kemampuan menyusun instrumen evaluasi autentik seperti proyek, portofolio, dan asesmen kinerja. Penerapan media digital dan pembelajaran berbasis proyek terbukti mendorong partisipasi aktif peserta didik, meningkatkan kolaborasi, serta memperkuat pemahaman konseptual melalui pengalaman belajar yang lebih nyata dan relevan. Selain itu, proses pendampingan membantu guru melakukan refleksi dan perbaikan berkelanjutan terhadap praktik pembelajaran. Dengan demikian, pengabdian ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan profesionalisme guru dan kualitas pembelajaran, serta berkontribusi dalam mewujudkan budaya pembelajaran mendalam yang adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan. Kata kunci: media pembelajaran, pembelajaran mendalam, teknologi digital, evaluasi autentik, pendampingan guru.