Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis Tingkat Nomofobia pada Anak Berkebutuhan Khusus Annisa Dianesti Dewi; Marlita Andhika Rahman; Muhammad Ilham; Hanna Widya Gultom; Nadia Puti Dianesti; Fathur Rahman Rofiq; Desi Juita Sari Banjarnahor; Nofrans Eka Saputra
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.7754

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat nomofobia pada anak berkebutuhan khusus (ABK) berdasarkan persepsi orang tua atau wali. Penggunaan smartphone yang semakin intensif pada anak dengan karakteristik perkembangan khusus berpotensi memunculkan ketergantungan emosional terhadap perangkat digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain survei cross-sectional. Data dikumpulkan menggunakan Nomophobia Questionnaire (NMP-Q) yang telah dimodifikasi dalam bentuk parent-report agar sesuai dengan karakteristik ABK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anak berada pada kategori nomophobia rendah hingga sedang, namun terdapat kelompok anak dengan tingkat yang lebih tinggi sehingga memerlukan perhatian dan pendampingan yang lebih terarah. Temuan ini menunjukkan bahwa nomophobia pada ABK tidak semata-mata berkaitan dengan durasi penggunaan smartphone, tetapi juga berhubungan dengan kebutuhan emosional, regulasi emosi, serta karakteristik perkembangan anak. Penelitian ini memberikan dasar empiris bagi pengembangan strategi pendampingan dan intervensi berbasis keluarga untuk mendukung penggunaan smartphone yang lebih adaptif dan sehat pada anak berkebutuhan khusus.
KEHARMONISAN KELUARGA, INTEGRASI SOSIAL, LOKUS KENDALI, DAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS ANAK YANG BERHADAPAN DENGAN HUKUM: Family Harmony, Social Integration, Locus of Control, and Psychological Wellbeing of Children in Conflict With Law Annisa Dianesti Dewi; Eny Purwandari
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 17 No. 1 (2024): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 17.1
Publisher : Faculty of Social Science and Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24156/jikk.2024.17.1.90

Abstract

Pembinaan Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH) dilakukan untuk menjaga hak untuk mendapatkan kesejahteraan psikologis. Tujuan penelitian yang diangkat adalah untuk menganalisis hubungan antara keharmonisan keluarga, integrasi sosial, lokus kendali, dan kesejahteraan psikologis ABH di Lembaga Permasyarakatan Khusus Anak (LPKA). Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Sampel dipilih melalui teknik klaster acak dengan kriteria yakni ABH yang memiliki kemampuan membaca dan yang ditempatkan di LPKA Kelas I Tangerang, LPKA Kelas IA Kutoarjo, LPKA Kelas II Yogyakarta, LPKA Kelas II Jakarta, LPKA Kelas I Blitar, dan LPKA Kelas II Bandung. Responden penelitian sebanyak 260 ABH. Pengambilan data dilakukan menggunakan skala keharmonisan keluarga, integrasi sosial, lokus kendali, dan skala kesejahteraan psikologis. Data dianalisis menggunakan Moderate Regression Analysis (MRA). Hasil analisis data penelitian membuktikan semakin tinggi tingkat keharmonisan keluarga, semakin tinggi pula kesejahteraan psikologis ABH. Selain itu, semakin tinggi tingkat integrasi sosial ABH, semakin tinggi pula kesejahteraan psikologis ABH. Akan tetapi, lokus kendali tidak memperkuat hubungan antara keharmonisan keluarga dan kesejahteraan psikologis, serta antara integrasi sosial dan kesejahteraan psikologis ABH. Hasil penelitian dapat digunakan sebagai pijakan petugas kemasyarakatan dalam proses pembinaan ABH sesuai dengan tingkat kesejahteraan psikologis dengan mempertimbangkan tingkat keharmonisan keluarga serta integrasi sosial ABH.