Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Perubahan Tingkah Laku Tokoh Saya dalam Novel “Jangan Sisakan Nasi dalam Piring” Karya Kembangmanggis: Perspektif Behaviorisme Skinner Mufadila Fibiani; Ekarini Saraswati
Belajar Bahasa Vol 5, No 2 (2020): BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indones
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v5i2.3273

Abstract

Tingkah laku merupakan rangkaian sebab akibat dari adanya stimulus dan respon. Respon terjadi akibat dari adanya stimulus yang diberikan. Berkaitan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk membedah perubahan tingkah laku tokoh saya melalui stimulus respon yang terjadi dalam novel Jangan Sisakan Nasi dalam Piring karya Kembangmanggis selama tinggal di Ubud, Bali. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Teknik pengumpulan data yang yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi pustaka. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang diawali dengan analisis data, deskripsi hasil klasifikasi, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama tokoh saya tinggal di Ubud, Bali banyak pelajaran hidup yang didapatkannya. Pembelajaran tersebut didapatkan melalui stimulus dan respon yang diterima dan ditunjukkan oleh tokoh saya melalui perspektif behaviorisme Skinner. Adapun perubahan tingkah laku tokoh saya yang ditunjukkan berupa lebih menghargai pemberian, lebih menghargai pekerjaan, dan lebih menghargai orang lain. Menghargai pemberian ditunjukkan dengan adanya stimulus yang diberikan oleh Pak Jumu, Bapak Nangka, dan lingkungan Ubud. Menghargai pekerjaan ditunjukkan dengan adanya stimulus yang diberikan oleh lingkungan, dalam hal ini peristiwa panen. Terakhir, menghargai orang lain ditunjukkan dengan adanya stimulus yang diberikan oleh tokoh Bu Klengis
NILAI MORAL DALAM CERPEN “ANTING” KARYA RATNA INDRASWARI IBRAHIM Aulia Zahra Fadhila; Ekarini Saraswati
Jurnal Metamorfosa Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v10i1.1500

Abstract

Short story is a literary work that has a story written by the author with one of the goals to provide a moral value for the reader. The short story "Anting" by Ratna Indraswari Ibrahim contains moral values ​​conveyed by the author by describing the characters in the short story for the readers as a life lesson that they are currently living. The purpose of this study is to describe what forms of moral values ​​exist in the short story "Anting" by Ratna Indraswari Ibrahim. This research was conducted using a qualitative method with a descriptive analysis approach. The results of this study found that; (1) 2 moral values ​​of courage, (2) 3 moral values ​​of generosity, (3) 9 moral values ​​of honesty, and (4) 4 moral values ​​of loyalty to family. Abstrak Cerpen merupakan karya sastra yang memiliki cerita yang dituliskan pengarang dengan salah satu tujuannya untuk memberikan sebuah nilai moral untuk pembacanya. Cerpen “Anting” karya Ratna Indraswari Ibrahim terdapat nilai moral yang disampaikan pengarang dengan mengambarkan tokoh yang ada di cerpen tersebut untuk para pembacanya sebagai pembelajaran hidup yang sedang mereka jalani sekarang ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan apa saja bentuk-bentuk nilai moral yang ada di cerpen “Anting” karya Ratna Indraswari Ibrahim. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini ditemukan adanya; (1) nilai moral keberanian ditemukan sebanyak 2 data, (2) nilai moral kemurahaan hati ditemukan sebanyak 3 data , (3) nilai moral kejujuran ditemukan sebanyak 9 data, dan (4) nilai moral kesetiaan kepada keluarga ditemukan 4 data. Kata Kunci: karya sastra, cerpen, nilai moral
Emosi Tokoh Utama Dalam Novel Bara Surat Terakhir Seorang Pengelana Kajian Behaviorisme Inka Krisma Melati; Ekarini Saraswati
Kode : Jurnal Bahasa Vol 10, No 4 (2021): Kode: Edisi Desember 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.561 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v10i4.30771

Abstract

Sastra dan psikologi memiliki keterkaitan yaitu objek kajiannyasama-sama tentang jiwa. Kondisi kejiwaan dapat dipahami melaluisastra, sama hal nya psikologi dalam sastra. Tujuan penelitian ini [1]untuk menganalisis emosi positif pada tokoh utama Bara dan [2] untukmenganalisis emosi negatif pada tokoh utama Bara. Alasan memilihtokoh utama Bara dalam novel Bara, Surat Terakhir Seorang Pengelanakarya Febrialdi Rusdi karena sumber data berkesinambungan denganteori behaviorisme BF Skinner. Penelitian ini menggunakan metodedeskriptif untuk menggambarkan hasil analisis emosi positif dan emosinegatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber datapenelitian ini adalah novel Bara, Surat Terakhir Seorang Pengelanakarya Febrialdi Rusdi. Data dalam penelitian ini berupa kutipan emosipositif dan emosi negatif yang dirasakan oleh tokoh utama. Penelitian inimenggunakan studi dokumenter untuk pengumpulan data. Analisis datadilakukan dengan menginterpretasi data dengan teori. Teknik validasiyang digunakan adalah berdiskusi bersama ahli. Hasil penelitian [1]menemukan emosi positif tokoh utama Bara yaitu emosi cinta dan emosigembira dan [2] menemukan emosi negatif tokoh utama Bara yaitu emosimarah, emosi sedih dan emosi cemas. Penelitian ini penting dilakukankarena belum ada yang meneliti novel Bara surat terakhir seorangpengelana karya Febriali R dengan kajian behaviorisme B.F Skinner.
NILAI MORAL DALAM CERPEN “MATA YANG MELIHAT CAHAYA” KARYA GANDA PEKASIH Hening Larasati; Ekarini Saraswati
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 6, No 2 (2022): JURNAL LITERASI OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.49 KB) | DOI: 10.25157/literasi.v6i2.7734

Abstract

Banyak nilai-nilai moral yang tergambar pada sebuah puisi. Nilai-nilai moral tersebut dapat berfungsi menjadi patokan dalam berkehidupan dan dapat dijadikan sebagai pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk nilai moral yang terdapat dalam puisi “Mata yang Melihat Cahaya” karya Ganda Pekasih. Jenis penelitian yang dilakukan adalah kualitatif dengan pendekatan moral. Sumber data dalam penelitian ini adalah cerpen “Mata yang Melihat Cahaya” karya Ganda Pekasih. Teknik pengumpulan data terhadap puisi “Mata yang Melihat Cahaya” karya Ganda Pekasih dilakukan dengan menggunakan teknik baca catat. analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. hasil penelitian menunjukan tiga aspek nilai moral, yaitu 1) hubungan manusia dengan dirinya sendiri; ketabahan, bekerja keras, 2) hubungan manusia dengan manusia lain; kepedulian, 3) hubungan manusia dengan Tuhan; bersyukur, berprasangka baik kepada Tuhannya.
ANALISIS NILAI SOSIAL DALAM CERPEN PEREMPUAN YANG BERENANG SAAT BAH KARYA ISBEDY STIAWAN ZS Meyvani Chintyandini; Ekarini Saraswati
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 5, No 2 (2021): JURNAL LITERASI OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (925.017 KB) | DOI: 10.25157/literasi.v5i2.5572

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai sosial yang terdapat dalam Cerpen “Perempuan yang Berenang Saat BAH” Karya Isbedy Stiawan ZS. Teori yang digunakan adalah teori humanisme yang dilontarkan oleh Abraham Maslow dengan pendekatan sosiologi sastra. Metode yang digunakan dalam peneltian ini adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah cerpen Perempuan Yang Berenang saat BAH karya Isbedy Stiawan ZS. Data penelitian ini berupa kutipan paragraph dan penggalan kalimat yang mengandung unsur nilai sosial. Sumber data primer di dalam penelitian ini adalah cerpen Perempuan yang berenang saat BAH. Sumber sekunder dalam penelitian ini meliputi artikel sastra, journal sastra, dan bacaan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sosial yang terkandung yaitu, 1) Cinta dan kasih sayang kepada lawan jenis, 2) Rasa kemanusiaan, 3) Rasa aman dan perlindungan, 4) Kasih sayang ibu kepada anak, 5) Patuh terhadap orang tua, 6) Keikhlasan, dan 7) Penyesalan
A REPRESENTATION OF THE HIERARCHY OF NEEDS AT THE LEVELS OF KHALID IN THE NOVEL “NYALA SEMESTA” BY FARAH QOONITA: REPRESENTASI HIERARKI KEBUTUHAN BERTINGKAT TOKOH KHALID DALAM NOVEL “NYALA SEMESTA” KARYA FARAH QOONITA Wanda Mawar Dhanik; Ekarini Saraswati
Jurnal Kata Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Kata : Penelitian tentang Ilmu Bahasa dan Sastra
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.282 KB) | DOI: 10.22216/kata.v7i1.1631

Abstract

The objectives of this study are, (1) to describe the form of the hierarchy of needs in the novel Nyala Semesta by Farah Qoonita and (2) to describe the character of Khalid in the novel. This research is a descriptive method, which describes the situation of how the fulfillment of the hierarchy of needs carried out by Khalid's character. The approach used is the literary psychology approach. The technique used in data collection is literature study. The data analysis technique is content analysis. Based on the results of the analysis of the novel Nyala Semesta by Farah Qoonita, a multilevel hierarchy of needs was found in Khalid's character, including physiological needs in the form of air and food; security needs in the form of peace, security and protection; love and belonging needs in the form of affection; self-esteem needs in the form of status, self-esteem, and authority; self-actualization needs in the form of new experiences, kinship, ethics, humility, and attention. The character of Khalid includes compassion, hard work, patience, firmness, loyalty, curiosity.
KASIH TAK SAMPAI SITI NURBAYA (SITI NURBAYA) DAN LARASATI (BURUNG-BURUNG MANYAR) Saraswati, Ekarini
Hasta Wiyata Vol. 7 No. III (2024): Jurnal Hasta Wiayata (Edisi Khusus-Seminar Nasional 3 HISKI)
Publisher : University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Situasi yang dibahas dalam artikel ini adalah cinta tidak berbalas yang dialami oleh Siti Nurbaya dari novel Siti Nurbayaoleh Marah Rusli dan Larasati dari novel Burung-burung Manyar oleh Y.B. Mangunwijaya. Kedua wanita ini berada dalam keadaan di mana cinta mereka tak bisa terwujud akibat tekanan dari masyarakat, situasi ekonomi-politik, serta faktor lain yang signifikan. Siti Nurbaya terpaksa menikah dengan Datuk Maringgih demi menyelamatkan ayahnya, sementara Larasati tidak bisa bersama dengan Setadewa (Teto) karena perbedaan ideologi politik yang memuncak selama revolusi kemerdekaan Indonesia. Studi ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kasih tak sampai mempengaruhi kehidupan emosional kedua tokoh tersebut serta memahami pengorbanan yang dilakukan karakter-karakter ini dalam menghadapi kenyataan hidup yang menjauhkan mereka dari cinta sejati. Metode yang digunakan dalam makalah ini adalah deskriptif-analitis kualitatif dengan pendekatan sastra. Analisis teks dilakukan terhadap kedua novel untuk mengeksplorasi karakter, konflik, dan perasaan mereka dalam konteks cinta tak berbalas. Secara umum, Siti Nurbaya dan Larasati sama-sama menghadapi ketegangan moral di mana mereka harus mengorbankan cinta demi kepentingan keluarga atau negara. Kegagalan cinta mereka menggambarkan situasi kompleks psikologis dan sosial yang dialami perempuan dalam konteks budaya dan sejarah tertentu.
Kepribadian Tokoh Arimbi dalam Novel Inisial K Karya Nara Lahmusi Talitha Lulu Kharisma; Ekarini Saraswati
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 1 (2022): BELAJAR BAHASA : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indones
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v7i1.7

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang kepribadian tokoh Arimbi dengan menggunakan teori Sigmund Freud dalam kajian Psikologi Sastra. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kepribadian tokoh Arimbi dalam novel Inisial K. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, suatu peristiwa, keadaan, objek atau segala sesuatu terkait dengan variabel-variabel yang bisa dijelaskan menggunakan kata-kata. Metode penelitian dilakukan dengan teknik analisis data tersebut adalah sebagai berikut. 1) Mencermati kembali data yang telah dikumpulkan, 2) Mengelompokkan data sesuai persoalan mengenai karakter tokoh yang menunjukkan sikap sabar beserta kutipannya,3) menyimpulkan hasil temuan. Dalam penelitian diperoleh hasil bahwa Id pada tokoh Arimbi adalah merasakan pilih kasih; prinsip ingin dicintai pasangannya; merasa takut dan panik; ingin mengawasi Raka dengan dekat; dan pribadi yang perfeksionis. Ego pada tokoh Arimbi adalah meminta bantuan satpamnya, meralat keputusannya, menolak tawaran menyewa penguntit, dan memecat asistennya. Superego pada tokoh Arimbi adalah menerima laki-laki menjadi pasangannya ketika sudah berhasil melewati ujian yang dibuat Arimbi, tidak mau menuduh asistennya ketika tidak memiliki bukti, dan tetap melaksanakan syarat ketika berpisah sementara dengan Raka.
Penerapan Metode Pengajaran Silent Way (Cara Senyap) pada Pembelajaran Puisi melalui Model Project Based Learning di SMK Tunas Harapan Pati Alfiani Syafarina; Ekarini Saraswati; Purwati Anggraini
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah dalam penerapan metode silent way (cara senyap) dengan model pembelajaran yang berbasis proyek di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini berupa sumber data sekunder, yakni berasal dari sebuah video praktik mengajar dari seorang guru yang sedang mengikuti kuliah profesi atau PPG. Hasil penelitian ini ditemukan dua bentuk ujaran terkait dengan penggunaan alat bantu visual, dua ujaran mengenai interaksi minimal dari guru, dua ujaran mengenai siswa berperan aktif, lalu dua ujaran terkait dengan keterampilan berbicara dan mendengarkan, kemudian dua ujaran terkait dengan pembelajaran berdasarkan konteks, serta dua ujaran mengenai evaluasi berkelanjutan. Serta terdapat enam tahap pelaksanaan model pembelajaran project-based learning (PjBL) dalam pembelajaran yaitu: : (1) penentuan pertanyaan dasar atau project, (2) perencanaan desain project, (3) penyusunan jadwa project, (4) penyelasaian project dengan monitoring, (5) pengujian hasil project, (6) evaluasi. Pada penerapan model pembelajaran project-based learning (PjBL) telah ditemukan sebanyak 11 data dari masing-masing tahapan pembelajaran.
PEMBELAJARAN RESPONS PEMBACA HUJAN DI BULAN JUNI: EMOSI, BUDAYA, REFLEKSI Saraswati, Ekarini
Jurnal Pembelajaran Sastra Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Pembelajaran Sastra
Publisher : Hiski Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51543/hiskimalang.v7i1.101

Abstract

Studi ini melihat bagaimana novel Hujan di Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damono dapat digunakan untuk mengajar sastra dengan menggunakan pendekatan respons pembaca. Metode ini menekankan bahwa pembaca bertanggung jawab untuk menciptakan makna berdasarkan pengalaman pribadi, konteks budaya, dan tanggapan emosional mereka. Novel ini, yang berkembang dari puisi liris, menyajikan tema cinta yang dihalangi oleh perbedaan budaya dan identitas. Dengan simbolisme yang mendalam seperti hujan, diam, dan jarak, itu sangat layak untuk pembacaan yang berpikir kritis. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dan melibatkan siswa di kelas XI SMA. Kegiatan pembelajaran berfokus pada membaca, berbicara, menulis jurnal, dan membuat puisi atau surat fiktif. Hasil menunjukkan bahwa respons siswa termasuk dalam empat kategori utama: afektif, psikologis, sosiokultural, dan estetis. Pembelajaran berbasis tanggapan pembaca dapat mendorong kreativitas literer, empati, dan pemahaman budaya siswa. Metode respons pembaca disarankan untuk diterapkan pada karya sastra Indonesia kontemporer lainnya. Metode ini mendukung pembelajaran sastra yang lebih humanistik, inklusif, dan kontekstual selain meningkatkan minat baca. Agar siswa tidak hanya memahami teks, tetapi juga mengalami dan memaknainya secara pribadi, guru harus mendorong tanggapan pembaca secara kreatif dan kritis.