Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

INOVASI PENGUPASAN KULIT ARI KACANG TANAH GUNA MEMPERMUDAH HOME INDUSTRI Fatoni, Arif; ISTIASIH, Hermin; Santoso, Rachmad
Nusantara of Engineering (NOE) Vol 5 No 1 (2022): Volume 5 No 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2567.969 KB) | DOI: 10.29407/noe.v5i1.17372

Abstract

Proses pengupasan kulit ari kacang tanah yang masih dilakukan secara manual, dengan menggunakan tenaga manusia, kemudian Diperlukan inovasi agar proses pengupasan kulit ari kacang tanah agar lebih mudah dan efesien. Permasalahan peneliti ini adalah, Bagaimanakah perancangan alat pengupas kulit ari kacang tanah dan Apakah alat pengupas kulit ari kacang tanah dapat berfungsi dengan baik,Menghasilkan rancangan dan alat pengupas kulit ari kacang tanah yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.Menguji kinerja mesin pengupas kulit ari kacang tanah. Metode penelitian mengunakan angket kueisoner yang diberikan kepada responden para ibu rumah tangga di desa Genukwatu, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang dengan hasil positif dan cukup baik. Kesimpulan diperoleh bahwa dalam pembuatan alat pengupas kulit ari kacang tanah. Mesin pengupas kulit ari kacang tanah mengunakan dua buah roll berdiameter 5,5 cm panjang 13 cm dan berlapisan karet setebal 0,5 cm yang berputar berlawanan arah dan pemisah limbah dilakukan dengan memanfaatkan hembusan angina yang berasal dari kipas listrik. Mesin pengupas kulit ari kacang tanah yang sudah diproses dari 2000 gram dengan alat terkupas bersih 76% yang tidak terkupas 20% dan limbah kulit ari sebesar 4%.
inovasi Pompa Air Dengan Timer Control Asteya, W Dewa; Asteya, W. Dewa; Istiasih, Hermin; Santoso, Rachmad
Nusantara of Engineering (NOE) Vol 5 No 1 (2022): Volume 5 No 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (941.793 KB) | DOI: 10.29407/noe.v5i1.17584

Abstract

Di Desa Wonocatur, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri terdapat beberapa petani ikan lele. Dalam budidaya lele, kestabilan ph air adalah kunci utama sebagai parameter budidaya lele dikatakan baik. Pada budidaya lele kita harus menjaga level ph pada kolam di kisaran 7-8. Oleh karena itu ph air untuk kolam ikan lele yang baik berada di level air netral. Untuk menjaga kestabilan ph air, para petani dalam menyalakan dan mematikan pompa air masih secara manual. Target Fungsional dari inovasi pompa air ini adalah memberikan kemudahan kepada petani ikan lele untuk menyalakan dan mematikan pompa air secara otomatis menggunakan Timer Control sehingga kebutuhan tenaga operasional bisa dikurangi. Perancangan ini dimulai dari pompa air model lama dan manual, kemudian dikembangkan dengan menambahkan sensor yang dikombinasikan dengan mesin jam yang dimodifikasi serta komponen tambahan seperti trafo, diode, kapasitor, dan relay. Dari hasil percobaan yang telah dilakukan dengan menggunakan plat logam untuk waktu 15 menit menghasilkan waktu dengan rata-rata 15 menit 7,2 detik. Sedangkan percobaan menggunakan plat logam untuk waktu 20 menit menghasilkan waktu dengan rata-rata 15 menit 9 detik. Berdasarkan angket respon petani ikan lele, memiliki 2 nilai persentase tertinggi yaitu desain alat serta perawatan dan perbaikan sebesar 92,5% dan persentase terendah berada pada setting alat yaitu sebesar 75%.
Alat Pemanas Tambal Ban Otomatis Mustofa, Risqi; Istiasih, Hermin; Santoso, Rachmad
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 4 No. 3 (2020): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-IV Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v4i3.69

Abstract

automatic tire filling tool. motor merupakan suatu kebutuhan bagi masyarakat yang digunakan mempunyai untuk aktivitas transportasi dalam kehidupan sehari hari motor sendiri memiliki tingkat ketahanan onderdil dari setiap komponen terutama.adalah ban oleh karena itu perlu diadakan perancangan alat tambal ban otomatis dengan daya aki 12v 3,5 ahm dengan keefektifan yang di utamakan dengan kemudahan penggunaan dengan sensor panas 80 o C yang cukup untuk merekatkan antara ban dan lem. Penelitian ini dilakukan di bengkel acongspeed purwoasri Kediri dengan menggunakan minimalis dan sederhana prinsip kerja dari alat ini adalah dengan menyambungkan soket kabel merah ke aki arus positif dan kabel hitam ke arus negatif aki yang sebelumnya ban udah di jepit pada tengah balok dan apabila pemanasan telah selesai maka lampu indikator akan mati dan penambalan selesai. Berdasarkan penilaian pelanggan bengkel acong speed alat ini lebih efisien dibanding alat yang alat manual yang banyak digunakan dan hasil serta waktu cukup efektif untuk pemilik bengkel dan pemilik kendaraan.
Perancangan Alat Penyikat Kamar Mandi dan Kloset Otomatis Bertenaga Dinamo subekti, Moh riza audi; Istiasih, Hermin; Santoso, Rachmad
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 4 No. 3 (2020): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-IV Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v4i3.70

Abstract

Pada masa era globalisasi seperti saat ini semua kegiatan itu berhubungan dengan alat, karena kenapa semua kegiatan jika dibantu dengan alat akan lebih cepat selesai dan bisa menghemat waktu dan tenaga bagi pengguna alat tersebut. Seperti hal nya kegiatan menyikat kloset atau membersihkan kamar mandi, yang peneliti ketahui kegiatan tersebut masih menggunakan tenaga manual yaitu sikat kloset biasa dan masih menggunakan tenaga manusia sebagai penggeraknya, menurut peneliti itu sangat menguras tenaga dan memerlukan waktu yang lumayan lama. Berawal dari masalah tersebut maka dari itu peneliti merancang Alat penyikat kloset otomatis bertenaga dinamo ini untuk mempermudah pekerjaan yang dilakukan di kamar mandi khusus nya di kloset, alat ini sebenarnya tidak digunakan untuk membersihkan kloset saja bisa juga digunakan untuk membersihkan bak kamar mandi dan bagian sekitar kamar mandi yang bisa dijangkau oleh sikat tersebut yaitu dengan cara mengganti serabut pada sikat tersebut karena pada gagang sikat sudah terdapat drat yang bisa dilepas atau dipasang kembali.
Perancangan Alat Penyapu Jalan Otomatis Saputra, Onang; Istiasih, hermin; Santoso, Rachmad
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 4 No. 2 (2020): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-IV Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v4i2.145

Abstract

Jalan merupakan salah satu kebutuhan manusia yang sangat penting, akan tetapi masih banyak kondisi jalan yang kurang terawat karna masih banyak sampah berserakan yang di sebabkan oleh minimnya kesadaran masyarakat untuk merawat lingkungan sekitarnya terutama pada jalan. Salah satu penyebabnya yaitu alat penunjang kebersihan yang masih serba manual. Oleh karna itu perlu adanya penelitian dan perancangan alat untuk meringankan dalam pekerjaan menyapu sampah di jalanan. Penelitian ini dilakukan pada beberapa warga yang tinggal di Desa Pandansari, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri. Alat ini lebih mengutamakan model pengembangan konseptual, karna alat ini sudah didukung dengan penggunaan motor listrik DC 12V yang berfungsi sebagai penggerak baling-baling sapu dan menggunakan baterai 12V sebagai sumber energi penggerak motor listrik, dengan demikian maka alat ini dapat bekerja secara otomatis. Alat ini juga di desain dengan menyesuaikan postur manusia pada umumnya. Dan hasilnya, menurut penilaian masyarakat penggunaan alat ini sangat mudah dan mampu menjangkau area yang lebih luas. Dengan adanya alat ini, masyarakat mampu menyapu sampah di jalanan tanpa membutuhkan tenaga yang besar dan waktu yang lama. Selain itu dengan menggunakan alat ini pekerjaan akan mendapat hasil yang lebih efektif dan efisien.
UJI BANDING WAKTU PENGGUNAAN ALAT PENGHITUNG BENIH IKAN LELE MANUAL DENGAN OTOMATIS BERBASIS SENSOR radite bramasta, radite; Hisbulloh Ahlis Munawi; Rachmad Santoso
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 9 No. 3 (2025): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/bxd67p89

Abstract

Penghitungan benih ikan lele secara manual masih banyak digunakan pembudidaya, namun metode ini membutuhkan waktu lama, tenaga lebih banyak, dan rentan terhadap kesalahan manusia. Penelitian ini membandingkan efisiensi waktu antara metode manual dan alat penghitung otomatis berbasis sensor infrared dan mikrokontroler. Alat dirancang khusus untuk menghitung benih lele berukuran 3–6 cm dengan kapasitas maksimal 100 ekor per proses. Hasil uji banding menunjukkan alat otomatis mampu mempercepat proses penghitungan dan mengurangi kebutuhan tenaga kerja. Penggunaan teknologi sensor terbukti efektif meningkatkan efisiensi dengan hasil perbandingan otomatis 53 detik dan manual 2 menit 15 detik penghitungan benih ikan lele, sehingga dapat mendukung produktivitas dan keberhasilan usaha budidaya lele di Indonesia
Rancang Bangun Alat Penggiling dan Pencetak Briket Berbasis Biomassa siti mahsunnah, ii'; Munawi, Hisbulloh Ahlis; Santoso, Rachmad
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 9 No. 2 (2025): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/9mdbtc60

Abstract

Limbah biomassa merupakan limbah yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan yaitu bahan bakar alternatif. Pemanfaatan limbah ini dengan diolah menjadi briket. Pengolahan limbah ini memerlukan alat yang efisien dan efektif untuk memaksimalkan pengolahan limbah biomassa menjadi briket. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat penggiling dan pencetak briket yang dapat mengefesiensi produksi briket berbasis biomassa. Metode dalam penelitian ini adalah Research and development (R&D). Hasil pengembangan menunjukkan komponen utama meliputi corong, burley mincer, plat pencetak, gearbox,belt, mur dan baut serta adaptor sambungan as. Alat ini telah diuji berdasarkan penggunaan bahan dan kinerja mesin. Pengujian menunjukkan bahwa mesin standar kualitas dan lebih efisien dibandingkan alat sebelumnya. Alat ini dapat digunakan sebagai alternatif pengolahan limbah biomassa menjadi briket yang telah teruji.
Inovasi Mesin Perajang Bawang Otomatis Kapasitas 5 kg/jam untuk Meningkatkan Produktivitas UMKM Magdania irvanka, laura; Ary Permatadeny; Rachmad Santoso
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 9 No. 3 (2025): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/t5700x67

Abstract

Permintaan terhadap bawang merah sebagai bahan baku industri makanan terus meningkat, seiring dengan pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di bidang pengolahan pangan. Proses perajangan bawang secara manual masih banyak dilakukan dan dinilai kurang efisien dalam hal waktu dan tenaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan mesin perajang bawang otomatis berkapasitas 5 kg/jam sebagai solusi peningkatan produktivitas UMKM. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan tahapan perancangan, pembuatan, dan pengujian mesin. Komponen utama mesin meliputi motor listrik, rangka, poros, pisau perajang, pulley, v-belt, bantalan, rumah pisau, corong, dan saluran keluaran. Hasil uji kinerja menunjukkan bahwa mesin mampu merajang bawang dengan kualitas potongan yang baik, serta efisiensi penggunaan bahan mencapai 97,8%, menunjukkan bahwa hampir seluruh bawang yang diproses dapat dimanfaatkan tanpa banyak terbuang. Mesin berhasil memproses 2 kg bawang dalam waktu 24 menit, atau rata-rata 12 menit per kilogram, yang setara dengan kapasitas kerja 5 kg per jam sesuai spesifikasi desain. Mesin ini juga terbukti lebih efisien dibandingkan metode manual dan dapat meningkatkan kapasitas produksi secara signifikan dan mengurangi resiko cedera kerja. Dengan demikian, mesin ini layak digunakan sebagai alat bantu produksi bagi UMKM pengolah bawang goreng dan sejenisnya.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Pembuatan Sabun Cair Di Desa Singkalanyar Prambon Nganjuk Munawi, Hisbulloh Ahlis; Santoso, Rachmad; Nevita, Ary Permatadeny; Hapsari, Kustriwi Ratnaning
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 1 No 1 (2021): Vol.1 No.1 (Desember 2021)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v1i1.17039

Abstract

The training partner is the PKK group in Singkalanyar Village, Prambon District, Nganjuk Regency. The problem faced by partners so far is that partners do not get training that is easy to apply, besides the training that partners get is not a training that is directly related to family needs. Another problem faced by partners during this pandemic is an increase in family spending related to increasing hygiene standards, including soap spending. The purpose of this PkM is to provide training in making liquid soap for family needs, so it will be able to reduce expenses, especially in soap consumption, and it is hoped that later it can become a source of community income. This service activity begins with a field survey followed by online training by providing videos about making liquid soap. Furthermore, the activity was continued with offline training in the form of hands-on practice with partner groups. In this offline training, related training was also conducted in product marketing. The next activity is monitoring/reviewing the sustainability of the training activities that have been carried out. The trainees are very enthusiastic in participating in the training, because this training is an applicable training, it does not require special skills and special equipment and the results can be directly used by partner groups, especially for personal consumption.
PkM Penerapan Teknologi Tepat Guna Berbasis Teknologi Terbarukan di Dusun Kweden Desa Karangrejo Kec. Ngasem Rachmad Santoso; Hisbulloh Ahlis Munawi; Ary Permatadeny Nevita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 1 No 2 (2022): Vol.1 No.2 (Juni 2022)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v1i2.17957

Abstract

Electricity is one of the most important human needs today, as over time almost all inhabitants will need electricity in every aspect of their lives, from urban to rural areas. In Indonesia, people generally get power from PLN (State Electricity Company). The demand for electrical energy increasingly exceeds the availability of the electrical energy of PLN, so alternative energy is needed to make up for the shortage of electrical energy. As a tropical country, Indonesia has significant potential to use solar energy as electrical energy, because solar energy is a renewable energy that is cheap, simple and above all environmentally friendly and always available. In Kweden Hamlet, Karangrejo village, Ngasem district, Kediri Regency, there are 2 graves used by all residents of Kweden Hamlet. A special grave for certain families and a general grave generally used by the entire population of the hamlet of Kweden. In the hamlet of Kweden, it is customary for anyone who dies at any time of the day, noon, or even midnight to be buried immediately. Sufficient lighting is therefore needed in the grave area so that the burial process from grave digging to burial can be carried out as well as possible. Due to the limited number of light points, poor installation and sometimes delayed payment of electricity bills, the lighting in the burial space is not optimal. The lack of information about alternative electrical energy still makes the population of the hamlet of Kweden dependent on the electrical energy supplied by PLN. The solution offered to solve the problems in the hamlet of Kweden is to illuminate the tomb with solar panel lighting so that there is no monthly fee, and to educate the public that there is alternative electrical energy that uses renewable energy which is easy and cheap. Based on the area of ​​the grave, the number of required solar panel lamps is determined to be 24 lamps. Meanwhile, education in alternative electrical energy managed to change people's perception of it and saw a significant increase from where 82.61% of respondents previously said solar panels were expensive. Training showed that only 26.09% of respondents said solar panels are expensive.