Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Teknologi Smart Manufacturing untuk Kampung Gurami yang Mandiri dan Berkelanjutan Indrawati, Elsanda Merita; Munawi, Hisbulloh Ahlis; Suwardono, Agus; Santoso, Rachmad; Pratama, Renno; Prayoga, Evan; Rekado, Mischel Kaka; Cahyani, Imelda Vivi Dwi; Dayni, Laeha Kusuma Rahma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 5 No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v5i1.27133

Abstract

Pemanfaatan teknologi smart manufacturing pada budidaya perikanan menjadi sangat penting karena dapat meningkatkan perekonomian petani ikan. Teknologi ini diterapkan untuk menghasilkan produk olahan ikan, mengingat harga ikan segar di pasaran sering mengalami fluktuasi, daya simpan ikan segar relatif singkat, serta minat konsumen terhadap produk olahan lebih tinggi dibandingkan dengan ikan segar. Tujuan kegiatan adalah: (1) membantu mitra menghasilkan produk olahan ikan gurami yang berkualitas; (2) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra terkait penggunaan teknologi smart manufacturing; dan (3) meningkatkan pendapatan mitra. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, pelatihan, serta pendampingan dalam proses produksi produk olahan ikan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa: (1) mitra mampu menghasilkan produk olahan ikan gurami berupa bakso ikan gurami dengan kualitas sangat  baik nilai rata-rata 86,66; (2) pengetahuan mitra meningkat 98,27% dan keterampilan mitra meningkat 98,98% dalam menghasilakn produk dengan menggunakan teknologi smart manufacturing; dan (3) pendapatan petani meningkat hingga 52,03%. Dengan demikian, penerapan teknologi smart manufacturing terbukti mampu meningkatkan kualitas produk serta kesejahteraan petani ikan.
Optimizing the Voice of Customer (VoC) Strategy through Agentic AI-Based Quality Control System Meilina, Restin; Santoso, Rachmad; Anam Al Manshur, Moh Syaiful
Jurnal MANDIRI: Ilmu Pengetahuan, Seni, dan Teknologi Vol 8 No 2: Desember 2024
Publisher : Lembaga Kajian Demokrasi dan Pemberdayaan Masyarakat (LKD-PM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33753/mandiri.v8i2.332

Abstract

In today’s customer-driven industrial landscape, the ability of companies to align product quality with evolving customer expectations has become a critical success factor. This study proposes an integrative model that incorporates Voice of Customer (VoC) into a Quality Control (QC) system powered by Agentic Artificial Intelligence (AI). The system is designed to autonomously analyze customer feedback, adjust quality parameters, and execute improvements within the production process without human intervention. Using a quantitative approach, the study evaluates the effectiveness of the system through key strategic indicators such as customer satisfaction, cost efficiency, and marketing performance. The findings reveal that implementing Agentic AI in QC not only enhances product quality but also transforms QC into a data-driven marketing tool that is both proactive and adaptive. This model aligns with the vision of Industry 5.0, where technology and human-centric needs converge to enable continuous and intelligent quality improvement.
Inovasi Mesin Pencuci Telur Bertenaga Motor LIstrik Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Produktifitas UKM Telur Asin Noviyan Aji Sampurna; Rachmad Santoso; Hisbulloh Ahlis Munawi
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i1.566

Abstract

Telur asin adalah hasil olahan dari telur itik mentah dengan menggunakan campuran adonan batu bata merah, garam dan abu gosok yang diperam selama beberapa hari, kemudian menghasilkan telur asin matang. Proses pengasinan dengan adonan meliputi beberapa hal seperti sortasi telur itik mentah, pencucian, membuat adonan pemeraman telur asin, pemberian garam, melumuri telur dengan adonan pemeraman, telur diperam selama beberapa hari, pengupasan adonan, mencuci telur kembali, merebus telur, penirisan, memberikan cap pada telur kemudian dilakukan pengemasan. Tahap pencucian telur ini sangat penting karena menentukan kualitas telur asin, pencucian telur asin secara manual dilakukan dua kali sebelum diasinkan dan setelah diasinkan. proses pencucian telur asin secara manual membutuhkan waktu yang cukup lama dan membutuhkan banyak tenaga karena harus menggosok kulit telur dengan spon kasar atau sikat, sampai pori-pori kulit telur membuka dan bersih agar memperoleh hasil yang baik. Oleh karena itu diperlukan inovasi agar proses pencucian telor asin menjadi lebih efisien sehingga produktifitas bisa ditingkatkan. Mesin pencuci telur yang dibuat menggunakan motor listrik 2 phase, hal ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan daya listrik rumahan agar pengoprasianya lebih mudah dan perawatan relatif murah dan terjangkau. Dari hasil pengujian diperoleh selisih waktu sebesar 22.42 detik antara proses pencucian dengan menggunakan mesin dan dengan proses secara manual. Ada kenaikan prosuktifitas sebesar 44.70% dan hanya memerlukan satu orang tenaga kerja untuk mengoperasikan mesin ini.
Analisa Terjadinya Kecelakaan Kerja Pada Proses Pembuatan Map Kancing Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process Santoso, Rachmad
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 5 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v5i1.799

Abstract

Kecelakaan kerja merupakan masalah serius yang dihadapi oleh berbagai industri di seluruh dunia. Meskipun terdapat berbagai upaya untuk meningkatkan keselamatan kerja, insiden kecelakaan kerja masih sering terjadi dan menimbulkan kerugian baik bagi pekerja maupun perusahaan. Dari beberapa penelitian para ahli memberikan indikasi bahwa suatu kecelakaan kerja tidak dapat terjadi dengan sendirinya, akan tetapi terjadi oleh satu atau beberapa faktor penyebab kecelakaan sekaligus dalam suatu kejadian. Oleh karena itu perlu dilakukan evaluasi untuk mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan kerja dan mencari solusi agar tidak ada lagi kecelakaan kerja serta untuk melakukan pencegahan kecelakaan kerja di kemudian hari. Tujuan penelitian ini adalah mencari faktor-faktor penyebab terjadinya kecelakaan kerja pada proses pemasangan kancing dan memberikan solusi sebagai upaya tindakan preventif agar tidak ada lagi kecelakaan kerja di masa mendatang. Analisa keputusan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). AHP adalah metode pengambilan keputusan yang banyak digunakan di berbagai bidang, dan memungkinkan dilakukannya penilaian sistematis dan kuantitatif terhadap berbagai faktor yang berkontribusi terhadap kecelakaan kerja. Dari analisa yang dilakukan dengan menggunakan metode AHP, diperoleh nilai Eigen Value dari kelima faktor penyebab kecelakaan kerja adalah sebagai berikut: Man (1,111), Material (0,931), Machine (1,145), Methods (1,099), dan Environment (1.082). Dari nilai Eigen Value tersebut faktor mesin dan manusia merupakan dua faktor utama terjadinya kecelakaan kerja.