Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

MEMBANGUN GENERASI SMART DAN BERKARAKTER PADA ANGGOTA KARANG TARUNA DESA SUKOWONO KECAMATAN JAYALOKA MELALUI POLA KOMUNIKASI YANG SANTUN Tri Astuti; Nur Nisai Muslihah; Rusmana Dewi
JURNAL CEMERLANG : Pengabdian pada Masyarakat Vol 5 No 1 (2022): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v5i1.1832

Abstract

The ultimate goal of this PKM is to educate the younger generation of karang taruna members in understanding polite communication patterns for establishing a smart and character generation. This PKM was conducted for four weeks, starting from the preparation and initial observation until the evaluation and report. This program was conducted by counseling and socialization with implementation techniques using problem-solving, discussion, question & answer, and lecture. The total of participants was 36 people, including of 27 karang taruna members and 9 students of UNPARI who were doing KKN in Sukowono village, Jayaloka district. After the PKM Team conducted counseling and socialization, the participants began to understand and realize how importance of polite communication for establishing a smart and character generation. That was shown by participant's enthusiasm and responses during the program, as well as the results of the response questionnaires given by the PKM Team. About 35.6% and 52.8% of participants responded with good/appropriate answers and with very good/very appropriate answers respectively. Meanwhile, 11.6% of participants responded with mediocre/good enough answers
Penerapan Model Pembelajaran Concept Sentence terhadap Kemampuan Menulis Puisi pada Siswa Kelas X SMA Negeri Rupit Febri Yani; Nur Nisai Muslihah; Nugroho, Agung
Linggau Jurnal Language Education and Literature Vol. 2 No. 3 (2022): Linggau Jurnal Language Education and Literature
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/ljlel.v2i3.322

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model Concept Sentence secara signifikan meningkatkan kemampuan menulis puisi pada siswa kelas X SMA Negeri Rupit. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 337 siswa yang tersebar dalam 11 kelas. Adapun sampel dalam penelitian ini terpilih satu kelas, yaitu kelas X IPS 4. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik tes. Analisis data dengan menggunakan Uji “t”. Berdasarkan pengujian hipotesis diketahui bahwa hipotesis dalam penelitian ini teruji kebenarannya. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji hipotesis dan analisis data uji “t” menggunakan perhitungan SPSS versi 20, nilai uji “t” (9,901) dengan Sig (2-tailed) yaitu 0,000 < 0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model Concept Sentence, secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan menulis puisi pada siswa kelas X SMA Negeri Rupit. Kata Kunci: Concept Sentence, Menulis, Puisi
PEMBENTUKAN KARAKTER KEDISIPLINAN PADA SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI MAMBANG KECAMATAN MUARA KELINGI KABUPATEN MUSI RAWAS MELALUI PERMAINAN RAKYAT Rusmana Dewi; Nur Nisai Muslihah; Tri Astuti; M. Syahrun Effendi
JURNAL CEMERLANG : Pengabdian pada Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v5i2.2318

Abstract

This community service aims to reintroduce folk games to elementary school students. The aim and target of this activity are students of the State Elementary School in Mambang Village, Muara Kelingi District, Musi Rawas Regency so they can get to know and play folk games. The methods used in the activities are lecture, demonstration, simulation and practice methods. The material presented in this activity includes; Definition of Folk Games, Benefits of Folk Games, Types of Folk Games, How to Play in Folk Games, and Practice of Playing Folk Games, Character Values ​​of Discipline in each Folk Games. The results of the Community Service activities showed that as many as 86 students from the Public Elementary School in Mambang Village, Muara Kelingi District, Musi Rawas Regency who participated in this activity were very enthusiastic about playing folk games. The games practiced are the Cengkleng game, the Rubber Rope game, the Congklak Dakon game, the Wooden Stilts game, the Bekel Ball game and the Shell Stilt game.
VALIDITAS DAN KEPRAKTISAN BUKU AJAR MATA KULIAH BIPA BERBASIS OUTCOME BASED EDUCATION (OBE) PADA MAHASISWA UNIVERITAS PGRI SILAMPARI Tri Astuti; Nur Nisai Muslihah; Rusmana Dewi
Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 17 No 1 (2023): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 17 No 1 Juni 2023
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v17i1.2203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskrisikan kevalidan dan kepraktisan buku ajar mata kuliah BIPA berbasis Out Come Based Education (OBE) pada mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Silampari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Research and Development, dengan populasi dan sampel penelitian seluruh mahasiswa semester VII Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, yang mengambil mata kuliah BIPA, dengan jumlah 32 mahasiswa. Data penelitian dikumpulkan melalui teknik tes, angket, dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan analisis persentase dan rerata hasil belajar. Hasil validasi terhadap buku ajar dari ahli desain memperoleh persentase 0,70 kategori valid, ahli materi dengan persentase 0,80 kategori valid, dan ahli bahasa mendapatkan persentase nilai 0,85 kategori valid. Kepraktisan buku ajar mata kuliah BIPA diketahui dengan cara evaluasi one to onediperoleh respon yang positif dari mahasiswa dengan persentase nilai angket sebesar 92,67% kategori sangat praktis dan evaluasi kelompok kecil sebesar 91,44% kategori sangat praktis. Rerata hasil belajar sebesar 88,25 menunjukkan tingkat keterbacaan buku ajar mata kuliah BIPA yang sangat baik.. Dengan demikian, produk buku ajar mata kuliah BIPA berbasis OBE dinyatakan valid dan parktis, serta menunjukkan tingkat keterbacaan yang sangat baik, sehingga buku tersebut layak digunakan sebagai buku ajar
TINGKAT KELAYAKAN BAHAN AJAR MATAKULIAH MORFOLOGI BAHASA INDONESIA BERBASIS KONTEKSTUAL PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA UNIVERITAS PGRI SILAMPARI Tri Astuti; Nur Nisai Muslihah
Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 17 No 2 (2023): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v17i2.2625

Abstract

Dalam proses pembelajaran, bahan ajar memegang peranan yang sangat penting karena bahan ajar akan menentukan kualitas dan hasil pembelajaran. Oleh sebab itu, pentingnya memperhatikan tingkat kelayakan bahan ajar yang akan digunakan. Melalui penelitian pengembangan pendidikan (educational research and development) ini penulis bertujuan ingin mengetahui tingkat kelayakan bahan ajar matakuliah Morfologi Bahasa Indonesia berbasis konstektual Tingkat kelayakan dalam pelitian ini dilihat dari hasil uji validasi ahli, uji kepraktisan, dan uji tingkat keterbacaan bahan ajar. Model penelitian pengembangan yang digunakan merupakan modifikasi model Borg and Gall. Subyek penelitian adalah mahasiswa semester III Program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas PGRI Silampari yang mengambil mata Kuliah Morfologi Bahasa Indonesia. Metode pengumpulan data menggunakan data angket dan tes hasil belajar. Hasil penelitian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Dari hasil penelitian diperoleh data uji validasi desain sebesar 0.90 kategori validasi sangat tinggi, validasi materi 0,85 kategori validasi sangat tinggi, dan validasi bahasa 0.90 kategori validasi sangat tinggi. Jika dihitung rerata hasil uji validasi diperoleh tingkat validasi sebesar 0.88 dalam kategori sangat tinggi. Sementara hasil uji kepraktisan melalui tiga kelompok evaluasi, yaitu evaluasi one to one diperoleh nilai kepraktisan 95% (sangat praktis), evaluasi small group tryout diperoleh nilai kepraktisan 92.44% (sangat praktis), dan evaluasi field tryout diperoleh nilai kepraktisan 87.08 (sangat praktis). Rerata nilai kepraktisan diperoleh sebesar 88.58 kategori sangat praktis. Untuk tingkat keterbacaan mahasiswa terhadap buku ajar diperoleh rerata nilai hasil belajar sebesar 81.07 kategori sangat baik. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa bahan ajar memiliki tingkat kelayakan yang sangat tinggi dan sangat baik.
Kajian Semiotik: Puisi Jejak Cerita Karya Marlina Dewi, Rusmana; Muslihah, Nur Nisai; Astuti, Tri; Masnon, Nyayu
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 8 No 1 (2024): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v8i1.10534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan semiotika dalam puisi Jejak Cerita karya Marlina. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Data penelitian terwujud dalam diksi pada baris dan bait puisi. Teknik pengumpulkan data menggunakan metode baca dan catat. Teknik yang dilakukan melalui langkah-langkah: 1) membaca teks puisi berulang-ulang, cermat dan teliti, 2) menandai bagian-bagian tertentu yang diasumsikan mengandung semiotik, 3) memahami dan memaknai isi bacaan yang berkaitan dengan semiotik. Teknik analisis data: 1) reduksi data dengan memilih data yang berkaitan dengan semiotik, 2) penyajian data dengan cara mendeskripsikan data berkaitan dengan semiotik, 3) penarikan simpulan dengan cara menyimpulkan data yang merujuk pada semiotik pada puisi Jejak Cerita karya Marlina. Kajian semiotik menggunakan trikotomi kedua Peirce; mengklasifikasikan tanda berdasarkan representamen dan objek, sebagai pemilahan tanda yang paling fundamental yaitu: (a) Ikon (firtness) adalah hubungan objek yang berdasarkan kerniripan; (b) Indeks (secondness) yaitu hubungan yang mempunyai jangkau eksistensial; dan (c) Simbol (thirdness) yaitu tanda yang paling canggih, karena sudah berdasarkan persetujuan dalam masyarakat (konvensi). Berdasarkan kajian semiotik pada puisi Jejak Cerita karya Marlina dapat disimpulkan terdapat tanda (sign), penanda (signifier), petanda (signified) pada indeks, ikon, dan simbol pada lima bait puisinya. Kata Kunci: Kajian, Puisi, Semiotik
Respons dan Tingkat Keterbacaan Bahan Ajar Matakuliah Morfologi Bahasa Indonesia Berbasis Kontekstual pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Silampari Astuti, Tri; Muslihah, Nur Nisai
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 18 No 1 (2024): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v18i1.2669

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respons dan tingkat keterbacaan bahan ajar matakuliah Morfologi Bahasa Indonesia berbasis kontekstual pada mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Silampari. Mahasiswa yang menjadi subyek penelitian adalah mahasiswa semester III yang mengambil mata Kuliah Morfologi Bahasa Indonesia. Jenis penelitiannya adalah penelitian pengembangan pendidikan (educational research and development..) Data penelitian dikumpulkan melalui angket dan teknik tes. Analisis data menggunakan teknik analisis persentase dan rata-rata tes hasil belajar. Hasil analisis respons mahasiswa diketahui tingkat kepraktisan bahan ajar yang digunakan. Melalui data evaluasi one to one diperoleh respons mahasiswa sebesar 95% (sangat praktis), pada evaluasi small group tryout diperoleh respons mahasiswa sebesar 92.44% (sangat praktis), dan pada evaluasi field tryout diperoleh respons mahasiswa sebesar 87.08 (sangat praktis). Rerata respons mahasiswa terhadap buku ajar sebesar 88.58 menunjukkan kategori sanga praktis. Untuk tingkat keterbacaan buku ajar diperoleh rerata nilai tes hasil belajar sebesar 81.07 dalam kategori sangat baik. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa bahan ajar Morfologi Bahasa Indonesia berbasis kontekstual memiliki tingkat kepraktisan yang sangat tinggi dan tingkat keterbacaan yang sangat baik.
Kepraktisan dan Keefektifan Bahan Ajar Matakuliah Bahasa dan Sastra Daerah Berbasis Kearifan Lokal Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Silampari Muslihah, Nurnisai; Astuti, Tri
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 18 No 2 (2024): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v18i2.3294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepraktisan dan keefektifan bahan ajar matakuliah Bahasa dan Sastra Daerah berbasis kearifan lokal pada mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Silampari. Mahasiswa yang menjadi subyek penelitian adalah mahasiswa semester III yang mengambil mata Kuliah Bahasa dan Sastra Daerah dengan jenis penelitian pengembangan pendidikan (Educational Research and Development.) Data penelitian dikumpulkan melalui angket dan teknik tes. Analisis data menggunakan teknik analisis persentase dan uji pperbedaan dua rata-rata rumus N-Gain. Hasil analisis kepraktisan diketahui dari respons mahasiswa terhadap bahan ajar yang digunakan. Melalui evaluasi one to one dari 3 orang mahasiswa diperoleh persentase sebesar 94% (sangat praktis), pada evaluasi small group terhadap 9 orang mahasiswa diperoleh persentase sebesar 95% (sangat praktis), dan rerata persentase kepraktisan buku ajar sebesar 94,5%, menunjukkan kategori sangat praktis. Selanjutnya hasil keefektifan buku ajar diperoleh persentase N-Gain sebesar 0,78. Jika dikaitkan dengan kriteria klasifikasi persentase N-gain (g), berada dalam rentang 0,30 ≤ g ≤ 0,78 dalam kategori tinggi. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa bahan ajar matakuliah Bahasa dan Sastra Daerah berbasis kearifan lokal memiliki tingkat kepraktisan yang sangat praktis dan keefektifan yang tinggi.
Respon Siswa SD Negeri 2 Rantau Kadam terhadap Revitalisasi Nilai Pendidikan Karakter melalui Permainan Rakyat Muslihah, Nur Nisai; Astuti, Tri; Masnon, Nyanyu
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol. 8 No. 3 (2025): urnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/np2g0448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tanggapan siswa di Sekolah Dasar Negeri 2 Rantau Kadam Kabupaten Musi Rawas Utara, terhadap upaya revitalisasi nilai-nilai pendidikan karakter melalui permainan rakyat. Jumlah partisipan dalam penelitian ini sebanyak 50 siswa. Data dikumpulkan menggunakan metode survei dengan memanfaatkan angket, wawancara, dan observasi. Berdasarkan hasil angket, sebanyak 85,20% siswa memberikan respon dalam kategori Sangat Baik terhadap program tersebut. Observasi menunjukkan bahwa siswa menunjukkan semangat dan kegembiraan saat terlibat dalam permainan rakyat. Selain itu, hasil wawancara dengan 10 siswa mengungkapkan bahwa mereka sangat menyukai kegiatan yang mengusung revitalisasi nilai karakter melalui permainan rakyat tersebut. Temuan ini membuka peluang penerapan metode serupa di berbagai jenjang pendidikan, termasuk perguruan tinggi, sebagai strategi untuk menanamkan karakter di era digital. Kata Kunci: Kearifan Lokal, Pembelajaran Bermakna, Pendidikan Karakter, Permainan Rakyat, Respon Siswa  
Kepraktisan dan Tingkat KeterbacaanBahan Ajar Matakuliah Sintaksis Bahasa Indonesia Berbasis Peta Konsep Astuti, Tri; Muslihah, Nur Nisai; Herliyansyah, Raynaldi Bintang; Arora, Novus Adelia; Purwati, Eka
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 19 No 2 (2025): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v19i2.3899

Abstract

This study aims to describe the development, practicality, and readability of a concept map–based Indonesian Syntax textbook designed to support learning in higher education. The textbook consists of ten chapters aligned with the formulated learning outcomes and is presented systematically from fundamental syntax concepts to advanced analytical materials. The content is complemented with various visual representations, including tree diagrams, box schemes, and functional analysis models, as well as enrichment exercises at the end of each chapter to strengthen students’ comprehension. The practicality of the textbook was assessed through three stages of student response testing: one-to-one trials involving 3 students, small-group trials involving 9 students, and field trials with 27 students, using a closed–ended response questionnaire consisting of 20 items. The results show an overall practicality rate of 91.28%, categorized as very practical. Readability assessment was conducted through a 60–item objective post-test administered to 27 students, resulting in an average score of 81.67, classified as very good. These findings indicate that the textbook is feasible, practical, and highly readable to be implemented as a learning resource in Indonesian syntax courses.