Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI POINT OF SALE (POS) MOKA DENGAN METODE PIECES (STUDI KASUS KAFE JANJI JIWA 995 COMAL) Nurchayati Nurchayati; Sri Haryanti
Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2022): September: Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (801.192 KB) | DOI: 10.56444/soshumdik.v1i3.126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sistem informasi akuntasi aplikasi moka dengan metode pieces pada Kafe Janji Jiwa 995 Comal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan 8 narasumber dari karyawan kafe janji jiwa 995 Comal. Hasil penelitian menunjukan bahwa bagan proses bisnis Kafe janji jiwa 995 Comal yang digambarkan menggunakan Diagam arus data yang terdiri dari: Proses transaksi penjualan, Laporan penjualan perhari, Setor pendapatan harian ke rekening owner. Hasil analisis dengan menggunakan enam komponen kerangka kerja pieces (performance, information, economy, control, effeciency, service) dapat dikatakan aplikasi moka tidak sesuai dengan enam kerangka kerja metode pieces dikarenakan terdapat tiga komponen pieces yang tidak sesuai dalam mendukung sistem informasi akuntansi pada kafe janji jiwa 995 Comal yaitu pada indikator performance, indikator control, dan indikator service. Indikator performance terjadi jeda selama 90 detik dikarenakan terdapat orderan masuk dari aplikasi gobiz, grab merchant, jiwa+ sehingga membuat kinerja tablet menjadi berat dan mengakibatkan terhambatnya proses penginputan transaksi penjualan. Indikator control tidak ada keamanan saat mengakses aplikasi moka dikarenakan pemilik usaha tidak mewajibkan setiap karyawan memiliki id atau akun untuk mengakses aplikasi moka sehingga apabila ada pihak yang tidak bertanggung jawab maka mudah untuk mengakses aplikasi moka karena tidak ada keamanan untuk mengakses aplikasi moka. Indikator service terdapat kesalahan yang disebabkan oleh human error seperti karyawan salah menginput produk yang dipesan sehingga pelanggan mengajukan refund pembelian pada saat transaksi penjualan maka output yang dihasilkan oleh aplikasi moka tidak akurat karena jumlah uang yang didapat tidak sesuai dengan jumlah nominal pada aplikasi moka.
Career Development and Employee Performance in Private University : a Study of UNTAG Semarang, Central Java, Indonesia Suparjo Suparjo; Nurchayati Nurchayati
Proceeding of The International Conference on Business and Economics Vol. 1 No. 1 (2023): Proceeding of The International Conference on Business and Economics
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.574 KB) | DOI: 10.56444/icbeuntagsmg.v1i1.289

Abstract

This study was an attempt to explore the nexus between career development and employee job performance in UNTAG Semarang, Central Java, Indonesia. The study was necessitated following the need to institute career development programs in organizations for employees to acquire additional knowledge for improved job performance. This study was a survey-type of research that employed a correlational design in an attempt to ascertain the magnitude of the relationship between the studied variables. Structured questionnaires were administered to a sample size of 250 drawn from the population of the study. The Likert 5- point scale was used in quantifying responses while simple regression was employed in determining the degree of the relationship between career development and employee job performance. The result shows a strong relationship between career mentoring and the quality of employee job performance in the organization and concludes that organizations that wish to improve on employee job performance must institute and entrench career mentoring necessary for skill acquisition. The study recommends that organizations should encourage career counseling activities as a leeway to providing a sustainable framework upon which employees acquire the needed operational skills that will enhance their job performance in a typical organization.
Peran Organizational Citizenship Behavior dan Quality of Work Life dalam Membangun Kinerja yang Berkelanjutan Fina Hidayati; Nurchayati Nurchayati; Bambang Riyadi
Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah) Vol 6 No 2 (2023): Article Research Volume 6 Number 2, Juni 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v6i2.1186

Abstract

Pencapaian tujuan organisasi untuk membangun kinerja yang berkelanjutan sangat tergantung pada aspek sumber daya manusia. Ketika perusahaan mempunyai karyawan yang dapat bekerja secara efektif dan efisien maka itu merupakan suatu aset yang perlu dipertahankan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peran organizational citizenship behavior dan quality of work life dalam membangun kinerja karyawan pada KSP Artha Mitra Abadi Jaya yang berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pengumpulan datanya menggunakan kuesioner. Populasi dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan di KSP Artha Mitra Abadi Jaya cabang Kudus, Pati, dan Rembang yang berjumlah 152 karyawan dengan sampel sebanyak 88 karyawan. Penentuan sampel dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan Teknik proporsional random sampling dengan pengambilan sampel secara undian, Pengolahan data yang digunakan yaitu teknik regresi linier berganda dengan menggunakan software SPSS 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa organizational citizenship behavior (OCB) (X1) dan quality of work life (QWL) (X2) memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja (Y) karyawan KSP Artha Mitra Abadi Jaya. Artinya kedua variable berperan dalam menunjang kinerja karyawan KSP yang berkelanjutan.
MOTIVASI USAHA MELALUI DIVERSIFIKASI PRODUK JAMUNE BUK’E YANG BERKELANJUTAN Nurchayati Nurchayati; Sukardi Sukardi; Bambang Riyadi; CH. Asta Nugraha
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 2 No. 7: Juli 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memotivasi dan memberdayakan para pengrajin jamu dalam industri jamu tradisional melalui strategi diversifikasi produk yang berkelanjutan. Dalam konteks ini, diversifikasi produk mencakup pengembangan variasi produk jamu dengan menggali potensi bahan baku lokal yang beragam dan pengenalan teknologi modern dalam proses produksi. Melalui pelatihan dan pendampingan, para pengrajin jamu diberdayakan untuk memahami tren pasar dan kebutuhan konsumen, sehingga mereka dapat menghasilkan produk jamu yang lebih inovatif, menarik, dan sesuai dengan preferensi pelanggan. Diversifikasi produk juga membuka peluang akses pasar yang lebih luas dan meningkatkan daya saing industri jamu tradisional di tingkat lokal maupun internasional. Dalam upaya berkelanjutan, pengabdian ini juga mendorong pemanfaatan bahan baku dari sumber daya alam yang lestari dan berkelanjutan, guna mendukung pelestarian lingkungan dan keberlanjutan industri jamu. Dengan demikian, diharapkan usaha diversifikasi produk jamu akan memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan Pengrajin, masyarakat, serta pelestarian budaya dan lingkungan
STRATEGI PENGEMBANGAN FINTECH DI INDONESIA DENGAN PENDEKATAN BUSINESS MODEL CANVAS Siska Yuli Anita; Burhanuddin Burhanuddin; Jacomina Vonny Litamahuputty; Selly Sipakoly; Nurchayati Nurchayati
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol 8, No 2 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v8i2.13136

Abstract

Abstrak Pengembangan fintech di Indonesia dan business model canvas menjadi subjek utama dalam penelitian ini. Pendekatan penelitian ini mengumpulkan data melalui studi literatur, yang melibatkan pembacaan literatur dari berbagai sumber termasuk buku, jurnal, dan laporan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan deduktif. Temuan penelitian ini menunjukkan fintech di Indonesia sudah berkembang sangat pesat dan telah merambah ke berbagai sektor, mulai dari pembayaran, peminjaman, perencanaan keuangan, pembiayaan hingga investasi. Hal ini dapat memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memenuhi segala kebutuhannya terutama dalam hal finansial. Selain itu, penerapan business model canvas sangat efektif dalam membantu perusahaan dalam menggambarkan dan memvisualisasikan model bisnis yang diinginkan agar dapat memudahkan dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat serta dapat memaksimalkan pendapatan dan keuntungan jangka panjang. Kata Kunci: Strategi Pengembangan, Financial Technology (Fintech), Business Model Canvas
Pengaruh Kemudahan Penggunaan Aplikasi dan Inovasi Fitur Flash Sale terhadap Impulse Buying pada Pengguna E-Commerce Generasi Z Nurchayati Nurchayati; Dina Natalia; Aris Mardiyono; Galuh Juniarto
Jesya Vol 9 No 2 (2026): FORTHCOMING ARTICLES : JUNI 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i2.2556

Abstract

Era digital yang terus berkembang telah mengubah pola perilaku konsumen dalam berbelanja, termasuk munculnya fenomena pembelian tidak direncanakan di platform e-commerce. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemudahan penggunaan aplikasi dan inovasi fitur flash sale terhadap pembelian tidak direncanakan (impulse buying) pada pengguna aplikasi Shopee di Kota Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pengguna aplikasi Shopee di Kota Semarang dengan jumlah sampel sebanyak 120 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan aplikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian tidak direncanakan dengan nilai koefisien beta 0.589 dan signifikansi 0.000 (p < 0.05). Inovasi fitur flash sale juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian tidak direncanakan dengan nilai koefisien beta 0.236 dan signifikansi 0.001 (p < 0.05). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin mudah aplikasi digunakan dan semakin inovatif fitur flash sale yang ditawarkan Shopee, maka perilaku pembelian tidak direncanakan pada pengguna akan meningkat. Penelitian ini menegaskan pentingnya platform e-commerce untuk terus meningkatkan kemudahan penggunaan aplikasi dan menghadirkan inovasi fitur flash sale yang menarik untuk mendorong transaksi konsumen.
PEMBUKUAN SECARA PRAKTIS DALAM PENGELOLAAN KEWIRAUSAHAAN EMPING MLINJO DI DESA WONOKERSO, LIMPUNG KABUPATEN BATANG Agung Wibowo; Caecilia Sri Haryanti; Parju Parju; Nurchayati Nurchayati; Janti Janti; Setyobudi Setyobudi
MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment Vol. 3 No. 3 (2026): MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment, Mei 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/maju.v3i3.2473

Abstract

Mlinjo chip entrepreneurs in Wonokerso Village encountered difficulties managing finances systematically without adequate bookkeeping practices, hindering accurate profit-loss assessment. This community engagement program sought to enhance practical bookkeeping capabilities among fifteen members of "Sumber Rejeki" business collective through comprehensive training and mentoring. The intervention employed participatory methods encompassing preparation, socialization, skill development workshops, continuous guidance, and performance evaluation. Findings demonstrated substantial improvement in financial literacy, evidenced by assessment scores advancing from 42.3 to 81.7. Participants successfully mastered daily transaction recording (100%), income statement preparation (86.7%), and production cost calculation (73.3%). Systematic documentation revealed authentic profit margins of 18-22%, contradicting initial estimations of 30-35%. The initiative yielded multiple benefits including enhanced financial awareness, data-driven decision-making capacity, and improved creditworthiness for institutional financing. Sustainability mechanisms were established through peer mentoring systems and regular accountability sessions within the business network
KELAYAKAN FINANSIAL DAN PEMBIAYAAN BATIK BERBASIS PEWARNA ALAMI STRATEGI PENGUATAN DAYA SAING PARIWISATA BERKELANJUTAN DI SEMARANG Sri Suyati; Siti Aminah; Parju Parju; Nurchayati Nurchayati; Suparmi Suparmi; Heru Eko Prasetyo; Amzar Amzar
MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment Vol. 3 No. 3 (2026): MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment, Mei 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/maju.v3i3.2540

Abstract

Batik is an Indonesian cultural heritage recognized by UNESCO as Intangible Cultural Heritage since 2009. In the midst of modern industrial development, conventional batik production faces serious challenges related to environmental impacts from synthetic chemical dye use. This community service program aims to develop environmentally friendly batik by integrating proper financial analysis and financing strategies for SME craftspeople, while linking it to the sustainable tourism ecosystem. Financial studies include investment feasibility analysis (Net Present Value/NPV, Internal Rate of Return/IRR, and Payback Period), social capital-based financing structures, and potential access to green financing from financial institutions. Activities were carried out at Tapak Dara Village, Meteseh Sub-district, Tembalang District, Semarang City in February 2026, involving at least 30 batik artisans. Expected outcomes include improved financial literacy of craftspeople, development of bankable business models, at least 30% income growth, and the creation of high-value creative ecotourism packages. This program contributes to achieving the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly goals 8 (Decent Work and Economic Growth) and 12 (Responsible Consumption and Production).