Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengetahuan dan Kesadaran Pentingnya Produk Eco-Friendly Skincare Bagi Ekosistem Perairan Indonesia Santi Rukminita Anggraeni; Qurnia Wulan Sari; Sanny Tri Utami; Norisca Aliza Putriana
Majalah Farmasetika Vol 7, No 1 (2022): Vol. 7, No. 1, Tahun 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v7i1.36825

Abstract

Salah satu sumber antropogenik polutan laut berpotensi bahaya berasal dari kosmetika berupa plastik kemasan, microbeaddan beberapa bahan aktif produk perawatan kulit. Menjaga dan melestarikan ekosistem laut dari ancaman polusi yang membahayakan memerlukan partisipasi aktif dari masyarakat dan menjadi salah satu indikator pembangunan berkelanjutan (SDG). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui level pengetahuan dan mengukur kesadaran masyarakat terhadap keberadaan produk eco-friendly skincare. Penelitian ini bersifat kualitatif menggunakan metode kuesioner dan hasil kuesioner diolah secara deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa para responden telah memiliki pengetahuan yang baik tentang ekosistem laut khususnya terumbu karang serta mendukung keberadaan produk berekolabel. Namun, separuhnya belum mengetahui dampak negatif bahan bahan aktif skincare bagi ekosistem maupun organisme perairan.  Aspek kehalalan, khasiat dan keamanan produk bagi kesehatan menjadi dasar utama responden dalam memilih suatu produk kosmetik dan skincare. Aspek pengetahuan tentang keamanan produk bagi lingkungan dan keterjangkauan atau daya saing harga dengan produk non eco-label diketahui mempengaruhi keputusan responden untuk mengutamakan pemilihan produk berekolabel
KARAKTERISASI GENETIKA RUMPUT LAUT EUCHEUMA spp. DARI TIGA DAERAH DI INDONESIA (KEPULAUAN SERIBU, KERUAK, DAN SUMENEP) Santi Rukminita Anggraeni1; Sudarsono -; Dedi Soedharma -
Bionatura Vol 10, No 3 (2008): Bionatura Nopember 2008
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.223 KB)

Abstract

Eucheuma merupakan salah satu spesies alga merah yang tumbuh di Indonesia sebagai penghasil karaginan. Pengenalan taksonomi Eucheuma dengan menggunakan karakter morfologi banyak menghasilkan kesalahapahaman penamaan spesies secara ilmiah dan pemberian nama komersil, karena tingginya tingkat plastisitas morfologi yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi variasi genetik jenis rumput laut Eucheuma yang tumbuh liar dan yang dibudidayakan di beberapa perairan Indonesia menggunakan penanda RAPD. Analisa RAPD meliputi isolasi dan purifikasi DNA, amplifikasi PCR dengan primer RAPD dan analisa statistik data molekuler menggunakan program NTSYS dan Minitab 14. Diperoleh sebelas primer RAPD : OPF-15, OPA-3, OPA-4, OPA-15, OPA-17, OPB-3, OPB-6, OPB-18, OPC-8, OPC-10 dan OPC-15 yang dapat mendeteksi variasi dan keragaman genetik yang ada pada 5 jenis rumput laut yang dibudidaya yang diidentifikasi sebagai Eucheuma cottonii atau Kappaphycus alvarezii dan 3 jenis rumput laut liar yang secara fenotip merupakan Eucheuma cottonii, Eucheuma spinosum dan E. edule. Hasil analisa similaritas dan gerombol membagi kedelapan jenis rumput laut tersebut terbagi menjadi tiga grup pada tingkat kemiripan genetik 64% dimana grup 1 terdiri dari : Grup 1(P, Kc, Krw); Grup 2 (dua subgrup : subgrup 1( L1 dan M1) dan subgrup 2 (L2 dan L3) dan Grup 3: M2. Spesies Eucheuma cottonii liar dengan yang yang dibudidaya memiliki hubungan kekerabatan dan kedekatan genetik. Perbedaan atau jarak genetik yang diperoleh menunjukkan bahwa hubungan kekerabatan ditentukan oleh jenis spesies, varietas spesies dan asal bibit.Kata kunci : Rhodophyta, keragaman genetik, RAPD, Eucheuma spp.
Karakteristik Fisiko-Kimia Minyak Biji Bintaro (Cerbera manghas L) dan Potensinya sebagai Bahan Baku Pembuatan Biodiesel Rani - Handayani; Santi Rukminita Anggraeni; Iwang - Gumilar
Jurnal Akuatika Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Akuatika Vol. VI. No. 2/September 2015
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.164 KB)

Abstract

Kadar rendemen dan karakteristik minyak nabati sangat dipengaruhi oleh teknik ekstraksi yang digunakan. Penelitian[AP1]  ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas teknik soklet dan teknik hot press hidrolik dalam ekstraksi minyak biji bintaro dan karakteristik fisiko-kimia minyak biji Bintaro  (Cerbera manghas L) yang dihasilkan untuk mengetahui potensinya sebagai bahan baku pembuatan biodiesel. Pada penelitian ini, minyak biji bintaro diperoleh dari hasil ekstraksi menggunakan metode hot press hidrolik dan metode sokhletasi dengan pelarut nonpolar n-heksana. Hasil ekstraksi berupa minyak berwarna kuning terang dengan kadar minyak biji bintaro 3, 7% dari hasil hot press hidrolik dan hasil sokletasi sebesar 51,07%. Hasil uji sifat fisiko-kimia biji bintaro yaitu bobot jenis 0,9084 g/mL, indeks bias 1,4659, kadar air 0,30 %, bilangan asam 1,19 mg KOH/g, bilangan iod 76,30 g I2/100g, bilangan penyabunan 202,90 mg KOH/g, dan bilangan ester 201,71 mg KOH/g. Berdasarkan sifat fisiko-kimianya minyak biji bintaro berpotensi sebagai bahan baku pembuatan biodiesel. Kata Kunci : Cerbera manghas L, Hot Press Hidrolik, Soklet, Karakteristik Fisiko-Kimia. 
Upaya Peningkatan Kesejahteraan Psikologis Pada Anak Dan Remaja Di Masa Pandemi Covid-19 Melalui Virtual Konseling Nursiswati Nursiswati; Santi Rukminita Anggraeni; Yanti Rubiyanti; Deasy Silvya Sari; Siti Ulfah Rifa’atul Fitri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i8.6493

Abstract

ABSTRAK Virtual konseling merupakan salah satu upaya guna meningkatkan kesejahteraan psikologis selama masa pandemi Covid-19, khususnya bagi anak dan remaja sebagai sasaran dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertema Who Am I. Kegiatan virtual konseling ini ditujukan mengenalkan teknik pengenalan diri, wellbeing therapy dan untuk mengetahui apakah kegiatan virtual konseling dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dasar anak dan remaja untuk memelihara kesejahteraan psikososial yang dimilikinya. Metode kegiatan ini adalah konseling secara virtual melalui platform zoom dengan memberikan materi, latihan, dan permainan yang disusun untuk menjadi katalis peningkatan kesejahteraan psikologis. Konsep teoretis yang mendasari kegiatan ini adalah kesejahteraan psikologis, self-concept, self-image, life-skill, dan juga privasi. Kegiatan ini memperlihatkan bahwa virtual konseling yang ditata materinya guna meningkatkan kesejahteraan psikologis mampu menjadi sarana edukasi awal bagi anak dan remaja untuk mengenali diri mereka sendiri. Latihan mandiri secara berkelanjutan perlu dilakukan para peserta agar pengetahuan yang didapat dari kegiatan dapat diolah menjadi keterampilan individu untuk memelihara dan meningkatkan kesejahteraan psikologis yang telah dimiliki. Salah satunya adalah dengan melakukan dan mendalami aspek keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Kata kunci: kesejahteraan psikologis, anak, remaja, pandemi Covid-19, virtual konseling  ABSTRACT Virtual counseling is one of the efforts to improve psychological well-being during the Covid-19 pandemic, especially for children and adolescents as targets in community service activities with the theme of Who Am I. This virtual counseling activity aims to introduce self-awareness techniques, deliver well-being therapy, and determine whether virtual counseling can improve children and adolescents' basic knowledge and skills in maintaining their psychosocial well-being. The method of this activity is virtual counseling through the zoom platform by providing materials, exercises, and games that are designed to be a catalyst for increasing psychological well-being. This activity's theoretical concepts are psychological well-being, self-concept, self-image, life skills, and privacy. This activity showed that virtual counseling delivery using organized materials to improve psychological well-being could be a means of initial education for children and adolescents to identify themselves. Continuous independent training needs to be carried out by the participants so that the knowledge gained from the activities can be processed into individual skills to maintain and improve the psychological well-being that they already have, for example, by doing and exercising religious aspects in everyday life. Keywords: Psychological Well-being, Children, Adolescent, Covid-19 Pandemic, Virtual Counseling
Upaya Peningkatan Konsumsi Jus Sayur dan Buah Melalui Kampanye Door to Door Oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata di Perumahan Prima Harapan Regency Bekasi Nursiswati Nursiswati; Rizka Adinda; Shabira Fairuz Hasna; Santi Rukminita Anggraeni; Ooh Hodijah; Deasy Sylvia Sari
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i12.7633

Abstract

ABSTRAK Tingkat konsumsi sayur di kalangan masyarakat Indonesia masih tergolong rendah dan tidak mengalami peningkatan selama pandemi meskipun masyarakat menyadari pentingnya mengonsumsi sayuran bagi kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk edukasi gaya hidup sehat yang dapat mencegah diri dari terserang penyakit kronis melalui kampanye “Selangkah Menuju Hidup Sehat dengan Jus Sayur”. Pelaksanaan kegiatan dilakukan terintegrasi dengan program kuliah kerja nyata (KKN) yang merupakan salah satu mata kuliah wajib mahasiswa Universitas Padjadjaran. Sasaran yang dijadikan sebagai target adalah masyarakat RW IX, perumahan Prima  Harapan Regency, Bekasi. Metode pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi tiga tahap utama, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap tindak lanjut. Tahap persiapan mencakup perancangan kegiatan, tahap pelaksanaan mencakup penyebaran kuesioner pra lapangan dan kampanye door to door, tahap tindak lanjut mencakup evaluasi kegiatan. Waktu pelaksanaan kegiatan adalah antara 7 Januari hingga 7 Februari 2022. Evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan kampanye berhasil dalam menjalankan programnya dengan terlaksananya edukasi healthy veggie juice kepada warga dalam upaya penerapan gaya hidup sehat. Seluruh warga yang menjadi target kampanye door to door menyambut baik tester jus sayur yang diberikan dan memberikan feedback yang positif terhadap rasa aneka jus tersebut. Kata Kunci: Kampanye, Jus Sayur, Penyakit Kronis, Gaya Hidup Sehat  ABSTRACT The level of vegetable consumption among Indonesians is still relatively low and has not increased during the pandemic even though people are aware of the importance of consuming vegetables for health. This community service activity aims to educate healthy lifestyles that can prevent themselves from developing chronic diseases through the "Healthy Life with Vegetable Juices" campaign. The implementation of the activity was carried out in an integrated manner with the subject of field work experience which is one of the compulsory subjects for Padjadjaran University students. The subject was the people living in the community, housing area Prima Harapan Regency, in Bekasi city. The method of implementing the activities is divided into three main stages, namely the preparation stage, the implementation stage, and the follow-up stage. The preparation stage includes the design of activities, the implementation stage includes the distribution of pre-field questionnaires and door-to-door campaigns, the follow-up stage includes the evaluation of activities. The implementation time of the activity is between 7 January to 7 February 2022. The evaluation of the activity shows that the campaign activities have succeeded in carrying out the program by implementing healthy veggie juice education to residents in an effort to implement a healthy lifestyle. All people living in community who became the target of the door-to-door campaign welcomed the vegetable juice tester provided and gave positive feedback on the taste of the various juices. Keywords: Campaign, Vegetable Juice, Chronic Disease, Healthy Lifestyle 
Characterization of Agarolytic Bacterium Microbulbifer elongatus PORT2 and Its GH16 Agarase Santi Rukminita Anggraeni; Marion B. Ansorge-Schumacher
Squalen, Buletin Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan Vol 17, No 2 (2022): August 2022
Publisher : Research and Development Center for Marine and Fisheries Product Processing and Biotechnol

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/squalen.653

Abstract

Sugars from agar exhibit potential biological activities and comprise a sustainable source of  third-generation biofuel. Their provision through enzyme-assisted bioconversion of agar is considered a mild and environmentally-friendly process. This work reports a mesophilic-agarolytic bacterium characterization from  Batu Karas, West Java-Indonesia coastal seawater. Analysis 16S rRNA showed a phylogeny relationship of the bacterium to the genus Microbulbifer, especially to M. elongatus. A gene coding for agarase AgaF16A was cloned and expressed in E. coli BL21(DE3) using a genome mining approach. The protein sequence of AgaF16A showed 86.79% similarity to the catalytic domain of glycoside hydrolase (GH) 16 b-agarase from Microbulbifer thermotolerans JAMB-A94. The enzyme cleaved agarose and agar oligomers larger than neoagarooctaose into neoagarohexaose and neoagarotetraose. It also showed activity on natural agar extracted from Indonesian agarophytes. The AgaF16A was active in wide pH and temperature ranges. It retained more than 80% activity after one hour incubation at 50 °C, indicating thermostability, favorable for technical application.
Peningkatan Pengetahuan Aman Berdigital Aparat Pemerintahan di Kecamatan Pamengpeuk Santi Rukminita Anggraeni; Muhammad Fauzan Tamir; Muhammad Sajid Ramadhan; Ooh Hodijah; Nursiswati Nursiswati; Deasy Silvya Sari
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i2.8454

Abstract

ABSTRAK Kemajuan teknologi digital berbasis Internet of Thing (IoT) dapat memfasilitasi peningkatan kualitas pelayanan publik di instansi pemerintahan. Digitalisasi membantu proses pembaharuan data dan informasi yang lebih efisien dan efektif. Pengelolaan berbasis digital menjadi salah satu solusi dalam sistem manajemen data terpadu yang sering menjadi kendala di sektor pelayanan publik Indonesia. Aparat pemerintahan harus mendapatkan dan memiliki keterampilan menggunakan fitur dan platform digital untuk penyimpanan dan pengumpulan data serta keamanannya. Pemerintah Kecamatan Pamengpeuk belum pernah mendapatkan atau melakukan pelatihan maupun sosialisasi cerdas digital bagi para pengelola pemerintahan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat Edukasi Cerdas Digital diberikan bagi aparat pemerintahan Kecamatan Pamengpeuk. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, pelaksanaan edukasi dan evaluasi. Metode yang digunakan untuk pelaksanaan edukasi digital adalah ceramah, pelatihan penggunaan fitur-fitur aman digital, google drive, cloud storage dan diskusi.  Mayoritas peserta telah mengetahui dan menggunakan media digital, namun belum mengetahui cara aman bermedia digital.  Sebagian peserta juga telah mengetahui google drive namun belum mengetahui cara menggunakan google drive. Kegiatan pelatihan cerdas digital yang dilakukan telah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan digital peserta khususnya tentang aman bermedia digital dan menggunakan google drive dan cloud storage untuk mengumpulkan dan menyimpan data. Kata Kunci: Literasi Digital, Aman Bermedia Digital, Pemerintah, Pelayanan Publik  ABSTRACT The advances of Internet of Things (IoT)-based digital technology can facilitate the improvement of public services quality in government agencies. Digitization helps the process of updating data and information more efficiently and effectively. Digital-based management is one of the solutions in an integrated data management system that is often become an obstacle in the Indonesian public service sector. Government officials should acquire and have skill of using digital features and platforms for data storage and collection and its safety. The Pamengpeuk District Government has not received or conducted training or socialization of digital intelligence for government officials. Community service activities of Digital Smart Education was conducted for Pamengpeuk District government officials. Stages of activities include preparation, implementation of education and evaluation. The methods used for the implementation of digital education are lecture, training of digital safe features usage, google drive, cloud storage and discussion. The majority of participants has already known and used digital media, but did not know how to use digital media safely. Some of the participants also knew about Google Drive but did not know how to use Google Drive. The evaluation showed an increase in participants' digital knowledge and skills, especially about the digital media safety and usage of digital media google drive and cloud storage for data collection and storage. Keywords: Digital Literation, Digital Media Safety, Government, Public Service
PENGELOLAAN RUMPUT LAUT DI PESISIR PANTAI KARAPYAK, DESA BAGOLO, PANGANDARAN Mas Halimah; Deasy Silvya Sari; Santi Rukminita Anggraeni
Jurnal Berdaya Vol 2, No 2 (2022): Desember-Jurnal of Berdaya
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/job.v2i2.43320

Abstract

Rumput laut adalah alga makroskopis yang hidup di pesisir laut atau perairan laut dangkal. Pantai Karapyak yang berlokasi di Desa Bagolo Kecamatan Kalipucang Pangandaran merupakan salah satu pantai dengan populasi rumput laut yang tinggi. Potensi tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan perekonomiannya. Namun, karena tidak dilakukannya budidaya rumput laut menyebabkan ketersediaan rumput laut terbatas dan hanya mengandalkan rumput laut liar. Kegiatan ini bertujuan sebagai wujud pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, mengenalkan upaya konservasi rumput laut serta memperluas cara pandang anak dan remaja di Desa Bagolo terhadap peluang dari rumput laut. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu observasi kepada 2 UMKM di Desa Bagolo dan Sosialisasi kepada anak dan remaja di SDN 2 Bagolo dan SMPN 3 Kalipucang. Hasil dari penelitian yaitu kedua UMKM dapat memanfaatkan potensi alam sekitar dengan mengolahnya menjadi produk olahan rumput laut sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat desa. Kemudian sosialisasi pada siswa SD dan SMP yang berada Desa Bagolo  menunjukkan hasil positif yang ditandai dengan meningkatnya nilai post-test.
POLA MINAT WISATA DAN PENGETAHUAN DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI ERA PANDEMI Verry Agapa; Pijar Hati Nurani Merdeka; Qurnia Wulan Sari; Santi Rukminita Anggraeni
Jurnal Berdaya Vol 1, No 1 (2021): Juni-Jurnal of Berdaya
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/job.v1i1.33880

Abstract

Pariwisata telah menjadi salah satu penunjang perekonomian Indonesia terutama di era sebelum pandemi Covid-19. Wabah pandemi telah mengubah pola kehidupan masyarakat termasuk kegiatan wisata. Survei menggunakan metode kuisioner telah dilakukan pada tanggal 5 Mei hingga 8 Juni 2021 dengan tujuan untuk mendapatkan informasi tentang contoh pola wisata serta pengetahuan dan sikap turis lokal terhadap sampah yang dihasilkan selama berwisata. Informasi yang dihasilkan akan digunakan dalam mendesain kegiatan edukasi masyarakat tentang wisata, sampah dan ekosistem laut. Hasil survei menunjukkan bahwa pandemi telah mempengaruhi pengambilan keputusan wisata pada kelompok masyarakat yang lebih rentan infeksi virus, dan pilihan lokasi tujuan wisata pada kelompok usia produktif yang masih menyenangi aktivitas wisata. Survei menunjukkan bahwa semua responden telah memiliki kesadaran positif dalam pengelolaan sampah di lokasi wisata, akan tetapi sebagian besar ternyata belum mengetahui bahwa sampah khususnya plastik memberikan dampak negatif terhadap biota laut.Kata Kunci: pandemi Covid-19, wisata, pantai, alam terbuka, sampah plastik 
SURVEI LAPANG PEMANFAATAN RUMPUT LAUT BERKELANJUTAN DI PANTAI SAYANGHEULANG KECAMATAN PAMEUNGPEUK Prayekti Diftania Hadiani; Santi Rukminita Anggraeni
Jurnal Berdaya Vol 2, No 2 (2022): Desember-Jurnal of Berdaya
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/job.v2i2.43598

Abstract

Rumput laut merupakan salah satu komoditas ekonomi pesisir Pamengpeuk untuk bahan baku agar kertas khas Pamengpeuk. Sumberdaya rumput laut di Pamengpeuk masih mengandalkan suplai alam yang dipengaruhi oleh faktor musim. Budidaya rumput laut belum berkembang karena faktor teknis dan alam. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan untuk mengetahui dan mengumpulkan informasi potensi pemanfaatan rumput laut alam berkelanjutan di Pameungpeuk. Pelaksanaan kegiatan dilakukan  terintegrasi dengan kuliah kerja nyata pada bulan Juli hingga Agustus 2022. Lokasi kegiatan ppm dilaksanakan di Desa Mancagahar Kecamatan Pamengpeuk. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu survei lapangan berupa wawancara dan observasi. Pengambilan data tutupan rumput laut di pantai Sayang Heulang juga dilakukan dengan metode transek garis. Petani pengumpul rumput laut di pesisir pameungpeuk bekerja perseorangan (tidak dalam suatu organisasi atau komunitas. Pengambilan rumput laut alam dilakukan  ketika air laut sedang surut. Rumput laut kemudian dijual kepada pengepul dalam keadaan segar dan atau kering. Pemanfaatan ekonomi rumput laut sebagai bahan baku agar kertas yang diproduksi oleh UMKM Apel dan Bintang Melon atau dijual keluar daerah dalam bentuk rumput laut kering. Kedua industri tersebut memiliki alur proses produksi dan bahan baku yang serupa. Rata-rata tutupan rumput laut di pantai Sayang Heulang sangat bervariasi dari 5,938 hingga 10,625 m2 yang mengindikasikan luas tutupan yang saeksploitasi berlebih. Jenis rumput laut yang ditemukan dalam survei adalah Ulva, Ggelidium, Gracilaria dan Sargassum. Data yang didapatkan dari survei lapang dan observasi ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan untuk inovasi-inovasi pengelolaan rumput laut berkelanjutan di wilayah Kecamatan Pameungpeuk di masa mendatang.