Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Menghadapi Isu Etika Dalam Media Digital Melalui Peningkatan Digital Ethics Petrus Dwi Ananto Pamungkas; Uus Rusmawan; Hieronimus Erwin Indrawan; Kusuma Hati
Komatika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Informatika Indonesia Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/komatika.v4i1.797

Abstract

Mahasiswa yang merupakan bagian dari masyarakat terdidik ternyata masih kurang bijak dalam menggunakan media sosial. Beberapa waktu lalu muncul berita terkenal mengenai pengusiran beberapa mahasiswa yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desa. Kurangnya pemahaman mengenai etika bermedia digital membuat kerugian bagi diri sendiri maupun orang lain. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan untuk memberikan pemahaman agar lebih bijak dalam bermedia digital melalui kegiatan webinar. Mahasiswa, pelajar, dosen, dan guru yang menjadi peserta webinar ini memiliki peluang yang sama menjadi pelaku sekaligus menjadi korban saat menggunakan media sosial. Sebelum kegiatan webinar ini berlangsung, para peserta diminta untuk menyelesaikan pretest dan setelah selesai juga diminta menyelesaikan posttest. Dari hasil kedua tes tersebut diketahui bahwa terjadi peningkatan pemahaman para peserta mengenai etika digital dalam menggunakan media sosial, terutama saat akan mengunggah peristiwa sehingga tidak merugikan orang lain.
Literasi Digital Mahasiswa Menggunakan Kerangka Pengukuran Literasi Digital Kominfo Oetomo, Robertus Koesmaryanto; Pamungkas, Petrus Dwi Ananto; Septianingsih, Nithania
Jurnal MENTARI: Manajemen, Pendidikan dan Teknologi Informasi Vol 2 No 1 (2023): September
Publisher : Pandawan Sejahtera Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33050/mentari.v2i1.356

Abstract

Digitalisasi menjadi hal penting saat pandemi Covid-19, dimana ada pembatasan interaksi sehingga segala kegiatan dilakukan secara daring, termasuk pembelajaran. Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi dan Sekretari Tarakanita memiliki keterampilan digital, terutama pemanfaatan media sosial, yang diperoleh selama pembelajaran dari rumah. Tetapi perlu diketahui sampai sejauh mana keterampilan digital tersebut, bagaimana keterampilan pengamanan data pribadi dalam bermedia sosial, dan bagaimana kebiasaan berdigital yang terbentuk selama pemanfaatan media sosial. Melalui metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan mendeskripsikan hasil distribusi kuesioner terhadap pendapat dan persepsi mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi dan Sekretari Tarakanita maka dapat diketahui tingkat literasi digital yang termasuk sangat tinggi dimana atribut mahasiswa mampu melakukan kegiatan digital secara mandiri bahkan mampu membantu orang lain yang mengalami kesulitan. Sayangnya, hal tersebut harus mendapatkan perhatian lebih besar karena mahasiswa masih kurang paham pentingnya kerahasiaan data pribadi dan privacy orang lain dalam bermedia sosial.
PELATIHAN MICROSOFT WORD DALAM MENUNJANG PEMBUATAN LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN SISWA SMKN 2 JAKARTA Pamungkas, Petrus Dwi Ananto
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v8i2.34710

Abstract

ABSTRACT. Field Work Practice or PKL is an activity that must be followed by all students of SMKN 2 Jakarta to practice the theories that have been obtained during learning. In order for the school to know what the students have done during PKL and also to be well documented so that it can be used as a reference when evaluating PKL activities, a PKL Report needs to be made. However, there are still many PKL Reports that are not neatly arranged and seem as is. For this reason, training is carried out in compiling PKL Reports so that it is hoped that the PKL Report will be neater and in accordance with existing guidelines. In this activity, an understanding is first given in the use of the Microsoft Word application and direct practice in compiling a PKL Report in general. Direct practice via each student's laptop so that several facility settings can be immediately saved and used directly if needed. Not all facilities in the Microsoft Word application are studied in this training activity, only a few facilities related to compiling PKL Reports so that students remain focused on following this training activity until it is finished. The results of this training activity are seen in the increasing enthusiasm of students in compiling PKL Reports and many students increasingly understand the use of facilities in the Microsoft Word application that make it easier to compile PKL. Thus, this training activity can be said to have succeeded in increasing the insight, knowledge, and skills of students who took part in this training. ABSTRAK. Praktik Kerja Lapangan atau PKL merupakan suatu kegiatan yang wajib diikuti oleh seluruh peserta didik SMKN 2 Jakarta untuk mempraktikkan teori-teori yang sudah didapatkan selama pembelajaran. Agar pihak sekolah dapat mengetahui apa saja yang sudah dikerjakan para peserta didik selama PKL dan juga agar terdokumentasi dengan baik sehingga dapat dijadikan salah satu referensi saat evaluasi kegiatan PKL maka perlu dibuatkan sebuah Laporan PKL. Tetapi masih banyak juga Laporan PKL yang kurang tersusun dengan rapi dan terkesan apa adanya. Oleh sebab ini maka dilakukan pelatihan dalam menyusun Laporan PKL sehingga diharapkan Laporan PKL menjadi lebih rapi dan sesuai dengan panduan yang ada. Dalam kegiatan ini diberikan pemahaman terlebih dahulu dalam penggunaan aplikasi Microsoft Word dan langsung praktik menyusun sebuah Laporan PKL secara umum. Praktik langsung melalui laptop masing-masing para peserta didik sehingga bisa langsung tersimpan beberapa setting fasilitas dan langsung digunakan jika dperlukan. Tidak semua fasilitas dalam aplikasi Microsoft Word dipelajari dalam kegiatan pelatihan ini, hanya beberapa fasilitas yang terkait dengan penyusunan Laporan PKL saja sehingga para peserta didik tetap fokus mengikuti kegiatan pelatihan ini hingga selesai. Adapun hasil kegiatan pelatihan ini terlihat semakin meningkatnya antusiasme para peserta didik dalam penyusunan Laporan PKL dan banyak para peserta didik yang semakin paham penggunaan fasilitas-fasilitas dalam aplikasi Microsoft Word yang memudahkan dalam penyusunan PKL. Dengan demikian kegiatan pelatihan ini dapat dikatakan berhasil menambah wawasan, pengetahuan, dan keterampilan para peserta didik yang mengikuti pelatihan ini.