Jeff Wilfred Mesah
Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Literasi Sosial Siswa Melalui Konseling Kelompok pada Siswa SMP Negeri 5 Nekamese: Indonesia Ferdinan Leonadus Lopo; Jeff Wilfred Mesah
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan literasi sosial siswa serta peran konseling kelompok dalam meningkatkan literasi sosial siswa di SMP Negeri 5 Nekamese. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas satu orang guru Bimbingan dan Konseling dan enam orang siswa SMP Negeri 5 Nekamese. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi sosial siswa sebelum mengikuti konseling kelompok berada pada kategori rendah hingga sedang. Pelaksanaan konseling kelompok dilakukan melalui tahapan pembentukan, peralihan, kegiatan inti, dan penutup, serta memanfaatkan dinamika kelompok sebagai sarana pembelajaran sosial. Setelah mengikuti konseling kelompok, siswa menunjukkan perubahan positif dalam literasi sosial, seperti meningkatnya kemampuan komunikasi, empati, kerja sama, serta berkurangnya konflik antar siswa.
Meningkatkan Pemahaman Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw pada Mata Pelajaran Sejarah: Indonesia Mysri Belandina Koen; Jeff Wilfred Mesah; Maria Lodika Long
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dalam meningkatkan pemahaman pembelajaran sejarah pada siswa kelas X SMA Negeri 2 Semau, dan Menganalisis efektifitas model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dalam meningkatkan pemahaman pembelajaran sejarah pada siswa kelas X SMA Negeri 2 Semau. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMA Negeri 2 Semau yang berjumlah 20 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, tes (pre-test dan post-test), wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model jigsaw dilakukan melalui tahapan pembentukan kelompok asal dan ahli, diskusi, serta presentasi. Model ini terbukti efektif meningkatkan pemahaman siswa, ditandai dengan peningkatan persentase ketuntasan belajar dari 25% pada pre-test, menjadi 55% pada siklus I, dan mencapai 90% pada siklus II. Simpulan penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa pada mata pelajaran Sejarah.
Transportasi dan Jaringan Perdagangan Cendana Timor Barat Abad XIX Jeff Wilfred Mesah
Historia Madania: Jurnal Ilmu Sejarah Vol. 9 No. 2 (2025): Historia Madania: Jurnal Ilmu Sejarah
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hm.v9i2.51066

Abstract

The sandalwood trade of the past is an interesting historical study topic to discuss, which is also one of the reasons why this theme is important to raise. Research on the transportation and sandalwood trade network in West Timor in the 19th century aims to reconstruct the historical process that occurred with the sandalwood trade in West Timor, which opened trade routes and networks with other regions in Asia and Europe. The main problem is how the transportation and trade network of West Timor sandalwood in the 19th century when West Timor was under the influence of the Dutch government? This is then explained in several research questions such as who were the main actors involved and what was the transportation model or system in the sandalwood trade in West Timor in the 19th century. To obtain answers to these main questions, a critical history method is used with the use of primary and secondary sources such as archives, journals, reports, photographs, and relevant reference reviews as well as archival analysis and literature studies to complete the data. The stages in this method include heuristics and data verification or source criticism, followed by interpretation and historiography or historical writing. This research found that Dutch government controls, such as shipping taxes, actually led to a decline in the sandalwood trade. Furthermore, local trade, initially conducted by indigenous traders from the Bugis, Makassarese, Javanese, and Chinese, began to be dominated by Chinese traders, while the outbound trade network was dominated by European traders. Similarly, sandalwood transportation and shipment were heavily influenced by West Timor's geography.