Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Kajian Tentang Lost to Follow Up Pasien HIV AIDS di Kabupaten Teluk Bintuni Tahun 2020 Marisan, Rudy Otniel; Tingginehe, Rosmin M.; Makaba, Sarce; Medyati, Novita; Hasmi, Hasmi; Ruru, Yacob
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 2 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i2.18545

Abstract

Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk eliminasi HIV AIDS pada tahun 2030 melalui target 90-90-90. Kabupaten Teluk Bintuni menempati posisi ke-5 terbanyak kasus HIV AIDS di Provinsi Papua Barat dengan estimasi 70% kasus lost to follow up (LTFU). Penelitian ini bertujuan mengetahui implementasi sistem rujukan dan jejaring, kerahasiaan status ODHA, dan penjangkauan ODHA LTFU di RSUD Teluk Bintuni dan Puskesmas terkait pada tahun 2020. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan wawancara mendalam pada 7 tenaga kesehatan dan 5 ODHA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem rujukan dan jejaring, serta penjangkauan ODHA LTFU belum berjalan optimal. Implementasi kerahasiaan status ODHA sudah cukup baik, namun kurangnya koordinasi dan monitoring berkontribusi pada tingginya kasus LTFU. Diperlukan penguatan koordinasi antar layanan dan peningkatan edukasi ODHA untuk menurunkan angka LTFU.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN BAHASA MONI DALAM PENYULUHAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) TERHADAP PENGETAHUAN IBU DI PUSKESMAS BILOGAI KABUPATEN INTAN JAYA Sinaga, Sartika; Hasmi, Hasmi; Wahyuti, Wahyuti; Togodly, Arius; Medyati, Novita; Makaba, Sarce
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 7, No 1 (2025): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v7i1.24348

Abstract

Komunikasi dalam dunia kesehatan memiliki peran penting karena hal ini berpengaruh kepada peningkatan pelayanan kesehatan. Di Puskesmas Bilogai, masyarakat Suku Moni tidak bisa berkomunikasi dalam Bahasa Indonesia, sehingga dapat menghambat proses diagnosis dan pengobatan. Hal ini  tentunya menghambat tercapainya pelayanan kesehatan yang efektif. Kebaruan dalam penelitian ini adalah efektivitas penggunaan bahasa moni dalam penyuluhan ISPA terhadap pengetahuan ibu. Tujuan penelitian ini adalah melihat perbedaan pengetahuan ibu sebelum dan sesuadah diberikan penyuluhan ISPA dengan menggunakan bahasa Moni di Puskesmas Bilogai, Distrik Sugapa  Kabupaten Intan Jaya. Penelitian ini menggnakan pendekatan pra-experiment dengan desain two group pretest – posttest design di Puskesmas Bilogai Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, November 2023. Populasi adalah seluruh ibu balita yang ada di Puskesmas Bilogai tahun 2022 sebanyak 413 ibu. Sampel yang diteliti sebanyak 24 ibu yang hadir dalam kelas balita yang diambil dengan teknik accidental sampling. Pengukuran variabel menggunakan kuesioner dengan teknik wawancara. Analisis data dengan uji Wilcoxon. Hasil dari penelitian ini yakni ada perbedaan rerata skor pengetahuan tentang ISPA sebelum dan sesudah dilakukan intervensi penyuluhan menggunakan Bahasa Moni, dimana nilai p-value 0,000 0,05 atau signifikan. Kesimpulannya penggunaan Bahasa Moni dalam pelayanan kesehatan penting agar pesan tersampaikan. Perlu pendampingan dalam pelayanan kesehatan dengan menggunakan Bahasa Moni.
Sanitation and Physical Quality of Water Refilled Drinking Water Depot in the Working Area of Kotaraja Puskesmas Nita; Hasmi; Medyati, Novita; Zainuri, Agus; Makaba, Sarce; Togodly, Arius
Formosa Journal of Sustainable Research Vol. 3 No. 7 (2024): July 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjsr.v3i7.10173

Abstract

Data on the sanitation quality of refill drinking water depots in the Kotaraja Community Health Center working area is 30% not meeting the physical feasibility requirements. The research aims to determine the sanitation and physical quality of refilled drinking water in the Kotaraja Community Health Center Working Area. Type of quantitative descriptive research. The population is 36 drinking water depots. Data measurement uses an observation sheet instrument. The research results were obtained from sanitary conditions of the 36 refill drinking water depots in the Kotaraja Community Health Center working area where 11 depots (30.6%) did not meet the requirements and 25 depots (69.4%) met the criteria. Equipment sanitation 4 depots (11.1%), does not meet the requirements and meets the requirements of 32 depots (88.9%). Physical quality of drinking water from the results of equipment sanitation and processing there are 7 depots (19.4%) do not meet the requirements 29 depots (80.6%) met the criteria