Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Impact of Problem Based Learning-Blended Learning on Students’ Creativity and Learning Interest Irwandi; Yuli Hartati; Tomi Hidayat; Apriza Fitriani
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 1 (2024): January
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i1.5366

Abstract

The research aims to find out whether there is an increase in creative thinking and interest in learning Biology using the Problem Based Learning model based on Blended Learning (PBL-BL). This type of research is Quasi Experimental with a None Equivalent (Pretest and Posttest) Control Group Design. The population was 116 students in class XI MIPA SMA Negeri 4 Bengkulu City, three sample classes, two experimental classes and one control class. The data collection method uses the Torrance creative thinking test and questionnaires to measure students' interest in learning Biology. Data were analyzed using the One Way Anova test. The results of the research show that there is an increase in students' creative thinking power and interest in learning by implementing the Problem Based Learning model based on Blended Learning (PBL-BL) in Biology learning.
Training and Mentoring on the Utilization of Education Reports in Preparing Teachers’ Work Result Plans at SMP Negeri 20 Lebong Asmi Astuti; Yesi Susilawati; Atik Maryanti; Apriza Fitriani; Merri Sri Hartati; Hilyati Milla
Galuh International Journal of Community Service and Development Vol 3 No 1 (2025): September 2025
Publisher : Badan Kemitraan Inovasi dan Kewirausahaan Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/gijcsd.v3i1.5058

Abstract

This community service activity was conducted through an In-House Training (IHT) program aimed at addressing teachers' limited competence in using the Education Report as a data source for planning the Teacher Work Result Plan (RHK) at SMP Negeri 20 Lebong, Lebong Regency. The program involved teachers as the main participants and was implemented using a participatory and practice-based approach. The stages of the activity included problem identification, material delivery, group discussions, hands-on practice in analyzing Education Report data, and evaluation. The Education Report provided by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology was used as the primary reference for data-based planning. The results of the activity showed an increase in teachers' understanding and skills in interpreting educational data and formulating more targeted and evidence-based work plans. In addition, the program fostered collaborative and reflective practices among teachers in improving learning quality. This activity demonstrates that structured and sustainable training programs are essential to support data-driven educational planning and continuous improvement in schools.
Bahasa Inggris Ari Isnu Wibowo; Sularni; Merri Sri Hartati; Apriza Fitriani
Galuh International Journal of Community Service and Development Vol 3 No 1 (2025): September 2025
Publisher : Badan Kemitraan Inovasi dan Kewirausahaan Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/gijcsd.v3i1.5098

Abstract

Students go to school only as a daily routine with their friends so that education at school is not carried out optimally. Students carry out positive culture not because of their own desires (intrinsic motivation) but because they are afraid of being punished by the teacher. By trying to carry out community service implementing positive culture at SMPN 15 Bengkulu Utara, it is hoped that there will be a change in mindset and motivation for both educators and students. The results of the evaluation of community service activities regarding the implementation of positive culture show that the intrinsic motivation of school residents, namely around 80% of school residents, is enthusiastic about implementing positive culture so that the learning climate becomes more conducive
Pengaruh Model PjBL Berbasis Aksi Nyata Penanaman Pohon Pinang terhadap Literasi Ekologis Nuning Christiana; Nuraidah Br Manurung; Apriza Fitriani; Merri Sri Hartati
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 8, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v8i3.8999

Abstract

Minimnya penguasaan materi IPS serta rendahnya kesadaran terhadap kelestarian alam menjadi persoalan serius di era krisis iklim saat ini. Investigasi ini memfokuskan pada implementasi model Project-Based Learning (PjBL) berbasis aksi nyata menanam pohon pinang untuk mengoptimalkan pengetahuan kognitif dan karakter peduli lingkungan pada peserta didik. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa model pembelajaran IPS yang bersifat berpusat pada pendidik gagal menjembatani teori kurikulum ke dalam aksi nyata penyelamatan lingkungan. Riset kuantitatif dengan metode Quasi-Experimental (Non-Equivalent Control Group Design) ini mengambil total 44 siswa kelas VII sebagai sampel total (sampling jenuh). Seluruh subjek dibagi menjadi dua kelompok, yakni kelas intervensi VIIA dan kelas kontrol VIIB yang masing-masing berisi 22 orang. Berdasarkan hasil analisis Independent Sample T-Test, ditemukan disparitas capaian ekologis yang sangat nyata di antara kedua kelas setelah eksperimen selesai (p = 0,000). Nilai rata-rata kognitif kelompok eksperimen menyentuh angka 75,91 dibanding kelompok kontrol yang hanya 57,27. Sementara itu, indeks kepedulian lingkungan kelompok eksperimen juga unggul di angka 80,69 berbanding 56,36. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi PjBL dengan pemanfaatan tanaman lokal pembendung air seperti pohon pinang berhasil meningkatkan literasi lingkungan siswa secara komprehensif melalui pengalaman empiris.
IN HOUSE TRAINING (IHT) RAPOR PENDIDIKAN SEBAGAI SUMBER DATA PERENCANAAN SERTA PENYUSUNAN RENCANA HASIL KERJA (RHK) BAGI GURU SD DAN SMP Asmi Astuti; Yesi Susilawati; Atik Maryanti; Hilyati Milla; Apriza Fitriani
Setawar Abdimas Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v5i1.8394

Abstract

Kegiatan In House Training (IHT) ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan Rapor Pendidikan sebagai sumber data utama untuk perencanaan dan penyusunan Rencana Hasil Kerja (RHK) guru di tingkat SD dan SMP. Bertempat di SMP Negeri 20 Lebong, kegiatan ini menyasar guru SD dan SMP, dengan pendekatan partisipatif dan praktik langsung. Guru dibekali pemahaman tentang indikator dalam Rapor Pendidikan, cara mengidentifikasi masalah prioritas sekolah, serta menyusun RHK yang kontekstual, terukur, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik. Rapor Pendidikan dari Kemendikbudristek menjadi instrumen eviden yang merefleksikan capaian dan tantangan pembelajaran di satuan pendidikan. IHT dilaksanakan satu hari penuh melalui sesi materi, diskusi, praktik, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap penggunaan data Rapor Pendidikan serta mendorong budaya reflektif dan kolaboratif dalam merancang strategi peningkatan mutu pembelajaran. Kesimpulannya, IHT ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi guru dan direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan demi mendukung transformasi pendidikan yang lebih baik, merata, dan berkelanjutan di tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah.
PENDAMPINGAN PRATIKUM BIOLOGI UNTUK PENGUATAN KOMPETENSI PRATIKUM DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA MA AL KARIM BENGKULU TENGAH Apriza Fitriani; Megasari Apriniarti; Nasral
Setawar Abdimas Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v5i2.10670

Abstract

Praktikum biologi merupakan komponen penting dalam pembelajaran yang berperan dalam mengembangkan kompetensi praktikum dan keterampilan proses sains peserta didik. Namun, hasil observasi awal di MA Al Karim Bengkulu Tengah menunjukkan bahwa pelaksanaan praktikum masih belum optimal akibat keterbatasan pengalaman siswa dalam menggunakan peralatan laboratorium dan rendahnya intensitas kegiatan praktikum. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi praktikum dan keterampilan proses sains siswa melalui pendampingan praktikum biologi berbasis laboratorium di Laboratorium Biologi Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Kegiatan dilaksanakan pada 13 Juni 2025 dengan melibatkan 35 peserta yang terdiri atas 16 guru, 7 siswa kelas X IPA, dan 12 siswa kelas XI IPA. Metode kegiatan meliputi tahap persiapan, penyampaian materi, demonstrasi penggunaan alat laboratorium, pendampingan praktikum, serta evaluasi menggunakan lembar observasi keterampilan praktikum dan angket respons peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kompetensi praktikum peserta pada aspek penggunaan mikroskop, pengamatan preparat, pencatatan data, dan komunikasi hasil pengamatan, disertai tingkat kepuasan peserta sebesar 95% yang termasuk kategori sangat baik. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kompetensi laboratorium guru serta praktikum  siswa sehingga layak diterapkan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan madrasah.
Komunikasi asertif guru sekolah dasar: Perspektif siswa terhadap etika vokal dan penguatan Dina Wardani; Ninuk Watini; Apriza Fitriani; Merri Sri Hartati
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 10, No 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v10i1.114482

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika implementasi komunikasi asertif guru sekolah dasar melalui perspektif siswa, dengan fokus pada dimensi etika vokal dan penguatan (reinforcement). Menggunakan desain deskriptif kuantitatif, penelitian melibatkan 126 siswa di SD Negeri 198 Bengkulu Utara yang dipilih melalui teknik proportional random sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya dualisme dalam profil komunikasi guru: terdapat konsistensi tinggi dalam menghindari pelabelan negatif (85,7%), namun 30,9% siswa melaporkan ketidakstabilan etika vokal saat situasi emosional. Dalam aspek penguatan, guru lebih dominan memberikan apresiasi afektif non-material (46,8%) dibandingkan penguatan material (50,8% tidak pernah). Temuan ini menegaskan bahwa asertivitas guru sangat bergantung pada regulasi emosi yang termanifestasi dalam stabilitas vokal dan dominansi penguatan sosial. Disimpulkan bahwa efektivitas asertivitas memerlukan sinkronisasi antara pesan verbal dan ketenangan vokal guna menjamin keamanan psikologis siswa. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan vocal coaching dan manajemen stres bagi guru untuk meminimalisir kebocoran emosional di kelas serta menyarankan studi longitudinal terkait dampak penguatan afektif terhadap motivasi intrinsik siswa. Assertive communication by elementary school teachers: Students’ perspectives on vocal ethics and reinforcement Abstract: This study aims to analyze the dynamics of assertive communication implementation among elementary school teachers from the students' perspective, focusing on vocal ethics and reinforcement dimensions. Employing a descriptive quantitative design, the research involved 126 students at SD Negeri 198 North Bengkulu, selected through proportional random sampling. The results reveal a dualism in teacher communication profiles: high consistency in avoiding negative labeling (85.7%), yet 30.9% of students reported instability in vocal ethics during emotional situations. Regarding reinforcement, teachers predominantly provided non-material affective appreciation (46.8%) compared to material reinforcement (50.8% never). These findings emphasize that teacher assertiveness is highly dependent on emotional regulation, manifested in vocal stability and the dominance of social reinforcement. It is concluded that effective assertiveness requires synchronization between verbal messages and vocal calmness to ensure students' psychological safety. The study recommends vocal coaching and stress management training for teachers to minimize emotional leakage in the classroom and suggests longitudinal studies on the impact of affective reinforcement on students' intrinsic motivation.
Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja dalam Perspektif Sains dan Fiqih di SMA Negeri 9 Kota Bengkulu: Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja dalam Perspektif Sains dan Fiqih di SMA Negeri 9 Kota Bengkulu Dedy Novriadi; Bintang Agustina Pratiwi; Apriza Fitriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 5 No. 3 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya wawasan remaja tentang kesehatan reproduksi akan berdapak pada perilaku negative. Remaja perlu mengetahui kesehatan reproduksi dari sudut padang sains dan fiqih, agar remaja tidak hanya mengetahui namun bisa menerapkan perilaku kesehatan reproduksi dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi dalam perspektif sains dan fiqih. Kegiatan dilakukan dengan penyuluhan dan pemutaran tentang kesehatan reproduksi. Waktu pelaksanaan pada bulan November-Februari di SMA Negeri 09 Kota Bengkulu. Sasaran dari kegiatan ini adalah seluruh siswa kelas XII. Tahapan kegiatan persiapan antara lain mengkoordinir tim Pengabdian kepada Masyarakat, melakukan survei untuk mengumpulkan data awal, dan menyiapkan materi penyuluhan dan pelatihan. Tahapan pelaksanaan meliputi penyuluhan dan pelatihan yang terdiri dari ceramah dan sesi tanya jawab, serta praktik atau demonstrasi, dan tahap penilaian. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah siswa mengetahui dan memahami tentang proses reproduksi pada masa remaja, permasalahan yang terjadi pada masa remaja dalam perspektif sains dan fiqih. Upaya pencegahannya dalam bentuk contoh perilaku agar remaja tehindar dari permasalahan kesehatan reproduksi pandangan islam tentang berpacaran dan mengetahui tata cara bersuci. Kata Kunci:  Edukasi, Fiqih, Kesehatan Reproduksi, Remaja, Sains
Keterampilan Menulis dan Efikasi Diri Siswa melalui Model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dengan Menggunakan Media Seri Bergambar Sisleni Sisleni; Dian Susyla; Apriza Fitriani
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 9 No. 3 (2026): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/fg23ht43

Abstract

This study aimed to determine the differences between the CIRC model with pictorial series media, CIRC without media, and conventional learning on the writing skills and self-efficacy of students at SMK Negeri 3 Kepahiang. This study used a quantitative approach with a quasi-experimental design. The results showed differences in writing skill improvement in each class. The class with the CIRC model with pictorial series media experienced the highest improvement, from a pretest average of 25.69 to 82.41 on the posttest. The CIRC class without media increased from 28.97 to 65.34, while the conventional class increased from 27.06 to 59.71. In conclusion, there are differences in students' writing skills and self-efficacy. The CIRC class with pictorial series media significantly differs from the CIRC class without media and the conventional class. Overall, there are differences in learning outcomes in each class, indicating variations in the effectiveness of the treatment.   Keywords: CIRC, Self-Efficacy, Pictorial Series Media, Writing Skills, Quasi-Experimenta
National Policies for Child Nutrition Security and Their Impact on Learning Outcomes Tini Sulistiani; Harmala Dewi; Apriza Fitriani; Merri Sri Hartati
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Blantika: Multidisciplinary Journal
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/blantika.v4i1.473

Abstract

The Free Nutritious Meal Program has become a strategic policy that plays an important role in increasing the nutritional security of school children while supporting the success of learning in Indonesia. The program emphasizes the provision of nutritionally balanced, safe, affordable, and data-driven management for effective evaluation. This research uses the method of literature study, reviewing scientific literature, government reports, and the latest international studies (2020–2025) related to the implementation of similar programs in various countries. The results of the study showed that the free nutritious meal program was able to significantly improve children's nutritional status, school attendance, and academic achievement. Factors that determine the success of the program include menu design based on children's nutritional needs, active involvement of local communities, quality control and food safety, and data-based monitoring and evaluation systems. The program also encourages integration between education and school health services, supporting long-term outcomes in terms of improving overall student health, learning ability, and well-being. Thus, the Free Nutritious Meal Program not only meets children's nutritional needs, but also strengthens the synergy of education and health, making it an important instrument in the development of healthy, intelligent, and productive human resources in Indonesia.