Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Sistem Informasi Pengawasan Internal Inspektorat Berbasis Client Server Dilson Dilson; Lilik Suhery
Elkawnie Vol. 2 No. 1 (2016)
Publisher : Faculty of Science and Technology Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v2i1.2520

Abstract

Supervision is a series of activities ranging from planning to monitoring results to complete the follow-up to the recommendations contained in the Report of Examination (LHP), which aims to see the commitment of the leadership of the examination results and performance improvement work units (SKPD). Inspectorate is one element that has the task of internal supervision within the Ministry. Inspectorate in recording the results of monitoring internally is still done manually, from the issuance of task orders, recording examination report (LHP) and the follow-up examination (TLHP) is often contained errors and were often late, so the inspector trouble to report the findings of disciplinary violations performed by employees each SKPD. To overcome the delays and errors LHP and TLHP would require an information system monitoring using methods Design System Research Method (DSRM), which consists of six (6) steps, namely the identification of problems, setting goals, designing architecture in client server and system design using UML , case studies, evaluation and communication. With this system is expected to help finance a part in issuing the warrant task quickly, and the administration can make the results of the examination report (LHP) in accordance with the code of the findings and recommendations of code that has been assigned the CPC to be followed up by the Inspector.
Hybrid Gradient Boosting and SMOTE-ENN for Toddler Nutritional Status Classification on Imbalanced Data Alfry Aristo Jansen Sinlae; Moh. Erkamim; Farid Fitriyadi; Lilik Suhery; Rachmat Destriana
Bulletin of Informatics and Data Science Vol 3, No 2 (2024): November 2024
Publisher : PDSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61944/bids.v3i2.93

Abstract

Stunting in toddlers remains a serious global health issue with long-term impacts on children's physical and cognitive development. One of the main challenges in classifying nutritional status is class imbalance, where the number of normal cases significantly exceeds that of minority classes such as stunted and severely stunted. This study aims to develop a hybrid approach by integrating the Gradient Boosting algorithm with the SMOTE-ENN (Synthetic Minority Oversampling Technique–Edited Nearest Neighbors) method to improve classification performance on imbalanced data. The dataset used was obtained from the Kaggle platform, consisting of 121,000 entries with four nutritional status categories. Data preprocessing included label encoding, numerical feature standardization, and stratified data splitting with an 80:20 ratio. The model was evaluated using accuracy, precision, recall, F1-score, and ROC-AUC metrics. The proposed hybrid model successfully increased the recall for the stunted class from 61.80% to 98.41%, and the F1-score from 71.93% to 83.58%. Overall accuracy improved from 92.39% to 93.35%, while the ROC-AUC score increased from 99.08% to 99.63%. These findings demonstrate that integrating Gradient Boosting with SMOTE-ENN is effective in enhancing sensitivity to minority classes and improving overall multi-class classification performance.
SKRINING PENYAKIT TIDAK MENULAR PADA MASYARAKAT DALAM KEGIATAN CAR FREE DAY PADANG Nur Fadjri Nilakesuma; Dewi Susilawati; Eka Iswandy; Rahmi M.Nur; Sri Rahmi; Lilik Suhery
JURNAL ABDI MERCUSUAR Vol 6 No 1 (2026): JURNAL ABDI MERCUSUAR
Publisher : LPPM Universitas MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/rrvys604

Abstract

Latar Belakang: Penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyebab utama kematian dan sering tidak terdeteksi akibat rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan skrining PTM sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 19 April 2026 di Car Free Day Kota Padang dengan melibatkan 50 peserta dari berbagai latar belakang. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar kolesterol, gula darah, asam urat, dan hemoglobin (Hb), disertai edukasi dan konsultasi Kesehatan Hasil: Hasil menunjukkan bahwa 74% peserta memiliki kadar kolesterol tinggi, 36% mengalami hipertensi, 30% memiliki kadar gula darah tinggi, dan 60% memiliki kadar asam urat tinggi, sementara sebagian besar kadar Hb berada dalam batas normal. Kegiatan ini efektif dalam mendeteksi faktor risiko PTM serta meningkatkan kesadaran masyarakat. Faktor pendukung meliputi tingginya partisipasi masyarakat dan lokasi yang strategis, sedangkan hambatan berupa keterbatasan waktu dan tenaga pelaksana. Kegiatan ini berpotensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan sebagai upaya promotif dan preventif berbasis komunitas.
OPTIMALISASI SARANA UJIAN DIGITAL: PENERAPAN DAN SIMULASI UJIAN CBT DI SMAN 1 SUTERA Eka Iswandy; Lilik Suhery; Feri Musharyadi; Asriwan Guci; Luxfy Roya Azmi; Ade Putra Nanda; Yani Maidelwita; Eka Putri Primasari
JURNAL ABDI MERCUSUAR Vol 5 No 2 (2025): JURNAL ABDI MERCUSUAR
Publisher : LPPM Universitas MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/qyx23v84

Abstract

Latar Belakang : Perkembangan teknologi informasi telah mendorong perubahan signifikan dalam sistem evaluasi pembelajaran di sekolah. Salah satu inovasi yang berkembang adalah ujian berbasis komputer atau Computer Based Test (CBT) yang dinilai lebih efisien, objektif, dan ramah lingkungan dibandingkan ujian berbasis kertas. Namun, penerapannya di sekolah menengah masih menghadapi kendala, seperti keterbatasan infrastruktur, kurangnya pemahaman guru, serta kesiapan siswa. Menyikapi hal tersebut, tim dosen Universitas MercuBaktiJaya Padang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan fokus pada penerapan dan simulasi ujian CBT di SMAN 1 Sutera. Metode : Kegiatan dilaksanakan pada 3 September 2025 melalui tahapan observasi, persiapan sarana, pelatihan, dan simulasi ujian digital. Sebanyak 40 siswa kelas XII dan guru pendamping terlibat secara aktif dalam praktik penggunaan sistem CBT berbasis jaringan lokal. Hasil : Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesiapan guru serta siswa dalam melaksanakan ujian digital. Laboratorium komputer sekolah dapat dioptimalkan secara efektif, dan pihak sekolah menyatakan kesiapan untuk mengimplementasikan CBT secara berkelanjutan pada ujian selanjutnya
Edukasi Keluarga Berencana Pada Wanita Usia Subur Sri Suciana; Ety Aprianti; Lilik Suhery; Yulia Fitri; Rani Sanita
Menara Pengabdian Vol 5, No 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Desember 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmp.v5i2.7480

Abstract

Program Pelayanan Keluarga Berencana (KB) merupakan upaya pemerintah untuk mengendalikan angka kelahiran dan menekan  laju pertambahan  penduduk  di  suatu  negara, program ini  juga  memiliki  peran  dalam menurunkan risiko kematian ibu melalui pencegahan kehamilan, penundaan usia kehamilan dan menjarangkan kehamilan. Data menunjukkan laju pertumbuhan penduduk di Indonesia mengalami peningkatan sebesar 1,49% atau bertambah 4,5 juta setiap tahun. Hal ini tentunya bertolak belakang dengan program pemerintah dalam menggalakkan program Keluarga Berencana (KB)(Mahmudah Daryanti, 2021), KB merupakan salah satu pilar safe motherhood yang dikenal sebagai upaya untuk menurunkan AKI di Indonesia. Tujuan dari pilar ini agar program KB terkait kontrasepsi dapat menginformasikan pelayanan KB pada setiap pasangan usia subur (PUS) meliputi waktu, jumlah maupun jarak kehamilan yang sehat. Suport dari program Kb ini diharapkan dapat membantu mengurangi terjadinya “4 terlalu” sebagai faktor risiko penyebab  kematian  ibu (Yunita et al., 2023). Hambatan  yang di konfirmasi dari masyarakat  adalah  kurangnya  keinginan ibu mencari  informasi  tentang  KB. Dengan memberikan edukasi atau pengetahuan mengenai KB ,jenis-jenis Alat Kontrasepsi, efek samping  dan  lain-lain  kami  berharap  dapat  membantu  meningkatkan  pengetahuan  tentang  Alat kontrasepsi.  Upaya  yang  di  lakukan  antara  lain  dengan  memberikan  edukasi  kesehatan  tentang Alat  Kontrasepsi.  Oleh  sebab  itu  sehubungan  dengan  kondisi  diatas,  penulis  merasa  perlu diadakan   pengabdian   masyarakat   tentang   Edukasi   Keluarga   Berencana   dengan   harapan meningkatkan  pengetahuan  dan  wawasan  masyarakat  tentang  KB  dan  layanannya  sehingga program  KB  dapat  di  pahami,di  mengerti  dan  di  laksanakan  oleh  setiap  keluarga.    Tujuan kegiatan  Pengabdian  Masyarakat ini  adalah  untuk  memaksimalkan  pelayanan  kesehatan  ibu  dan anak dengan harapan dapat menekan laju pertambahan penduduk
Application for Recording Marriage Events at KUA: Design and Implementation Using Visual Studio 2012 and MySQL Siska, Sri Tria; Suhery, Lilik; Hariyadi, Hariyadi; Ananda, Suci Rizki
Emerging Information Science and Technology Vol. 5 No. 2 (2024): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/eist.v5i2.24846

Abstract

 In the management of data recording marriage events at the KUA (the Office of Religious Affairs) is still manual and has not utilized information technology to the fullest. The process of inputting, managing and storing data on recording marriage events only utilizes Microsoft Office applications and there is even some data that is written manually so that the process of presenting reports for recording marriage events is still relatively slow and inefficient, there are often errors and loss of data which results in the KUA having to search for data again. To overcome this problem, an application design is carried out that can speed up the process of recording marriage events at the KUA. Design and Implementation was using Visual Studio 2012 and MySQL as a database processing place. The application designed to support the process of recording marriage events more effectively and efficiently. 
PENGUATAN USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS) MELALUI EDUKASI DAN PEMBENTUKAN DOKTER KECIL DI SDN 17 GURUN LAWEH Febriyanti Febriyanti; Mitayani; Yani Maidelwita; Eka Putri Primasari; Yola Yolanda; Mira Andika; Guslinda; Lola Despitasari; Fitria Alisa; Viki Yusri; Vivi Syofia Sapardi; Nurleny; Eliwarti; Lilik Suhery; Weny Amelia; Fitri Wahyuni; Yusriana; Ade Putra Nanda
JURNAL ABDI MERCUSUAR Vol 6 No 1 (2026): JURNAL ABDI MERCUSUAR
Publisher : LPPM Universitas MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/rknksv34

Abstract

Latar Belakang: Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) berperan penting dalam meningkatkan kesehatan peserta didik melalui upaya promotif dan preventif. Pascabencana banjir, pelaksanaan UKS di SDN 17 Gurun Laweh mengalami kendala berupa menurunnya sanitasi lingkungan, terbatasnya fasilitas UKS, serta rendahnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pelaksanaan UKS melalui edukasi kesehatan dan pembentukan dokter kecil bagi siswa dan guru sekolah dasar. Metode: Pengabdian masyarakat dilaksanakan pada Januari–Februari 2026 dengan sasaran 20 siswa dan 5 guru. Kegiatan meliputi edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan sederhana, praktik PHBS, pendampingan pengelolaan UKS, serta pelatihan dokter kecil menggunakan metode penyuluhan interaktif, demonstrasi, dan praktik langsung. Evaluasi dilakukan melalui observasi terhadap indikator capaian program. Hasil: Program meningkatkan perilaku PHBS siswa sebesar ?75%, memperbaiki sanitasi lingkungan sekolah sebesar ?80%, menurunkan keluhan kesehatan siswa sebesar ?20%, serta menurunkan tingkat kecemasan sebesar ?30%. Selain itu, ruang UKS menjadi lebih representatif dan terbentuk kader dokter kecil yang mampu mendukung pelaksanaan program kesehatan di sekolah. Kesimpulan: Edukasi kesehatan yang dipadukan dengan penguatan UKS dan pembentukan dokter kecil efektif meningkatkan kapasitas siswa dan guru dalam mewujudkan sekolah sehat serta mendukung keberlanjutan program UKS.