Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Penerapan Fuzzy Multidimensional Association Rule untuk Analisis Pola Perilaku Konsumen Rouza, Erni; Refni, Nurmia; Antoni, Rivi; Supriyanto, Asep
Journal of Information System and Technology (JOINT) Vol. 5 No. 3 (2024): Journal of Information System and Technology (JOINT)
Publisher : Program Sarjana Sistem Informasi, Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/joint.v5i3.10031

Abstract

Rumah Oleh-oleh Qiran, the largest souvenir center in Rokan Hulu, Riau Province, is experiencing issues with manual inventory and sales tracking, a lack of sales data analysis, and inadequate product arrangement. This study used the Fuzzy Multidimensional Association Rule Algorithm to analyze sales data and generate product association patterns. The main goal is to increase the inventory and sales management efficiency while also optimizing product arrangement based on purchase patterns detected through transaction analysis results. The data used consisted of 140 sales transactions from during June, 2023, with a minimum support 30% and a minimum confidence 25%. The analysis of data results the best-selling products are "Kue Bangkit" (33.58%) and "Gula Aren Rambah Kotak" (27.01%). "kue bangkit" and "gula aren rambah kotak" are the popular product combinations, with a support of 19.71% and a confidence of 72.97%. The application passed the User Acceptance Test (UAT) with a 75% score, indicating that it is applicable to use.
NORMALISASI KATA BAHASA BATAK MANDAILING MENGGUNAKAN METODE LEVENSHTEIN DISTANCE Maulia, Sindi; Rouza, Erni; Fimawahib, Luth; Bakti, Imam Rangga; Mustafa, Satria Riki
JURSIMA Vol 10 No 3 (2022): Jursima Vol.10 No.3
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS INDOBARU NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47024/js.v10i3.514

Abstract

Batak Mandailing merupakan suatu masyararkat Indonesia yang menggunakan bahasa Batak Mandailing daerah yang mereka tempati terletak pada kabupaten tapanuli setalatan (Sayur Matinggi) serta Kabupaten Mandailing Natal yang meliputi daerah Panyabungan, Siabu, Hutan Pungkut, Panyabungan dan lainnya, di Provinsi Sumatera Utara. Pada penelitian ini dalam normalisasi kata bahasa batak mandailing digunakan metode Levenshtein Distance, metode ini adalah matriks perbandingan dalam mengukur perbedaan diantara dua urutan. Levenshtein Distance sering dugunakan pada perbandingan diantara dua urutan String yang membantu masalah dalam memperbaiki setiap kesalahan pada ejaan didalam kata, pada pembuatan aplikasi untuk normalisasi kata Bahasa batak mandainling ini dgunkan Bahasa pemograman PHP dan MySQL sebagai basis datanya. Hasil dari penggunaan metode Levenshtein Distance ini semakin banyak kata dasar yang dimiliki maka hasilnya akan semakin bagus dan juga jika melebihi batasan String nya maka kata tidak akan di temukan dikarenakan batasan masalah pada penelitian ini yaitu jarak Levenshtein Distance yang digunakan dalam pengubahan yang memiliki nilai 0 sampai kurang dari 3 string saja. Dari hasil pengujian diperoleh akurasi sebesar 84% sehingga dapat disimpulkan bahwa aplikasi ini dapat diterima dengan baik
Implementation Of Transfer Learning In Cat Breed Detection Using Web-Based Convolutional Neural Network (CNN) Fitrianto, Furqon; Rouza, Erni; Basorudin
Emerging Information Science and Technology Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/eist.v6i1.27104

Abstract

Cats are one of the most popular pets because of their friendly and adorable nature. Along with the increasing cat population in Indonesia and the variety of breeds, cat breed identification is a challenge in itself, especially for cat lovers to the animal conservation community. This research aims to develop an image-based cat breed classification system using transfer learning method with MobileNetV2 Convolutional Neural Network (CNN) model. This model was chosen because of its ability to produce high accuracy with good computational efficiency, making it suitable for use on devices with limited resources. The dataset used consists of 13,000 training images and 3,250 testing images of 13 cat breeds. The model training process was carried out up to 50 epochs with the addition of fine-tuning for 10 epochs, after previously terminating the process at the 60th epoch, resulting in a validation accuracy of 98.67%. Model performance testing also showed high average results of evaluation metrics, namely precision of 91.38%, recall of 91.39%, and F1-score of 91.33%. Based on these results, it can be concluded that the application of MobileNetV2 transfer learning is able to classify cat breeds accurately and efficiently. The website made makes it easy for users to recognize cat breeds by simply uploading images, making it very useful for the general public, professionals, and cat enthusiasts.
Penerapan Algoritma Deep Learning Convolutional Neural Network Dalam Menentukan Kematangan Buah Jeruk Manis Berdasarkan Citra Red Green Blue (RGB) Yanto, Budi; Rouza, Erni; Fimawahib, Luth; Hayadi, B.Herawan; Pratama, Rinanda Rizki
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 1: Februari 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2023105695

Abstract

Secara umum proses menentukan jeruk manis layak (bagus) dan tidak layak (busuk) masih banyak menggunakan cara manual. Cara manual dilakukan berdasarkan pengamatan visual secara langsung pada buah yang akan diamati. Pengamatan dengan cara ini memiliki beberapa kelemahan yaitu adanya keterbatasan visual manusia, di pengaruhi oleh kondisi psikis pengamatannya serta memakan waktu yang lama terutama bagi perkebunan besar. Untuk itu, diperlukan suatu algoritma untuk menentukan buah jeruk manis dengan sistem terkomputerisasi yang dibuat menggunakan algoritma Convolutional Neural Network (CNN) merupakan salah satu algoritma dari deep learning yang merupakan pengembangan dari Multilayer Percepton (MLP) yang mampu mengolah data dalam bentuk dua dimensi, misalnya gambar serta mampu melakukan klasifikasi pada citra dengan kelas–kelas yang lebih banyak atau besar. Sistem ini dirancang dan dibangun menggunakan bahasa pemrograman matlab versi R2018a, dengan 100 dataset gambar jeruk manis menunjukan tingkat akurasi sebesar 96% untuk training 92% untuk testing yang dinilai telah mampu melakukan klasifikasi kelayakan buah jeruk manis dengan sangat baik. Pada pengujian menggunakan data baru dari 10 citra jeruk manis dihasilkan 9 citra jeruk manis dengan nilai benar dan 1 citra jeruk manis dengan nilai salah. AbstractIn general, the process of determining appropriate (good) and unfit (rotten) sweet oranges still uses manual methods. The manual method is carried out based on direct visual observation of the fruit to be observed. Observations in this way have several weaknesses, namely the presence of human visual limitations, being influenced by the psychological condition of the observations and taking a long time, especially for large plantations. For this reason, an algorithm is needed to determine sweet oranges with a computerized system created using the Convolutional Neural Network (CNN) algorithm, which is one of the deep learning algorithms, which is the development of Multilayer Perceptron (MLP), which is able to process data in two-dimensional form, for example. Images as well as being able to classify images with more or larger classes. This system is designed and built using the Matlab programming language version R2018a, with 100 sweet orange image datasets showing an accuracy rate of 96% for training 92% for testing which is considered to have been able to classify the feasibility of sweet oranges very well. In testing using new data from 10 images of sweet oranges, 9 images of sweet oranges were generated with the correct value and 1 image of sweet oranges with a false value.
PREDIKSI HASIL PANEN PADI MENGGUNAKAN ARTIFICIAL NEURAL NETWORK (ANN) Kaputra, Hendrik; Rouza, Erni; Badawi, Rahmad; Sihombing, Ervin Roy F.; Ronaldi, Ronaldi
Journal of Information System and Technology (JOINT) Vol. 6 No. 3 (2025): Journal of Information System and Technology (JOINT)
Publisher : Program Sarjana Sistem Informasi, Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/joint.v6i3.11508

Abstract

Pertanian merupakan sektor penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia terutama di wilayah provinsi riau kabupaten rokan hulu, terutama dalam penyediaan bahan pangan utama seperti padi. Namun, produktivitas hasil panen padi sering mengalami fluktuasi akibat faktor-faktor lingkungan seperti curah hujan, suhu, kelembapan udara, pH tanah, dan penggunaan pupuk. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan prediksi hasil panen padi menggunakan metode Artificial Neural Network (ANN) berbasis data simulasi yang mewakili kondisi pertanian di Indonesia. Dataset yang digunakan terdiri dari tujuh variabel input yaitu curah hujan, suhu, kelembapan, luas lahan, pH tanah, intensitas cahaya, dan penggunaan pupuk, serta satu variabel output yaitu hasil panen padi dalam ton per hektar. Model ANN dibangun menggunakan arsitektur 7-16-8-1 dengan fungsi aktivasi ReLU dan linear, serta dioptimalkan menggunakan algoritma Adam. Proses pelatihan dilakukan sebanyak 100 epoch dengan rasio data latih 80% dan data uji 20%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model ANN mampu menurunkan nilai loss secara signifikan dan mencapai akurasi prediksi di atas 90%. Dengan demikian, metode ANN terbukti efektif dalam memprediksi hasil panen padi secara lebih akurat dan dapat dijadikan acuan untuk mendukung pengambilan keputusan di bidang pertanian berbasis data, khususnya dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional
Klasifikasi dan Identifikasi Buah Sawit dari Citra Visual dengan Deep Learning CNN Hasanah, Uswatun; Rouza, Erni; Almaida, Almaida; Nafisyah, Hana; Osama, Saddam; Yuwansyah, M. Aldi; Maulana, Rafli; Fimawahib, Luth
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4271

Abstract

Penentuan tingkat kematangan buah kelapa sawit (TBS) secara akurat memegang peranan krusial dalam industri perkebunan, karena secara langsung memengaruhi kualitas dan kuantitas rendemen minyak yang dihasilkan. Namun, praktik di lapangan masih banyak mengandalkan penilaian manual yang bersifat subjektif, tidak konsisten, dan sangat bergantung pada pengalaman individu, yang dapat berujung pada kerugian ekonomi. Untuk mengatasi tantangan ini, penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem klasifikasi otomatis tingkat kematangan buah kelapa sawit berdasarkan citra digital menggunakan metode Convolutional Neural Network (CNN). CNN dipilih karena kemampuannya yang unggul dalam mengekstraksi fitur visual kompleks seperti warna, tekstur, dan bentuk tanpa perlu definisi fitur manual. Dataset yang digunakan terdiri dari 600 citra buah kelapa sawit yang dikategorikan menjadi tiga tingkat kematangan: muda, setengah matang, dan matang, dengan masing-masing kelas berjumlah 200 citra. Sebelum pelatihan, citra-citra tersebut melalui tahap pra-pemrosesan, termasuk resizing, normalisasi, dan augmentasi data untuk meningkatkan ketahanan model terhadap variasi. Model CNN kemudian dilatih selama 25 epoch. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model mampu mencapai akurasi pelatihan di atas 90% dan akurasi validasi rata-rata di atas 75%. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa kategori 'matang' memiliki performa klasifikasi terbaik, sementara kategori 'setengah matang' menjadi yang paling menantang karena karakteristik visualnya yang berada di fase transisi. Temuan ini membuktikan bahwa CNN efektif untuk klasifikasi kematangan TBS dan berpotensi besar untuk dikembangkan menjadi sistem pendukung keputusan (SPK) berbasis mobile bagi para pemanen, yang pada akhirnya dapat meningkatkan efisiensi dan profitabilitas perkebunan.