Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENINGKATAN PEMANFATAAN HASIL PERIKANAN DESA BONDE MELALUI PELATIHAN PENGOLAHAN PRODUK BERBASIS IKAN: PATTY IKAN CAKALANG Al Islamiyah, Syahmidarni; Indrastuti, Indrastuti; Sudirman, Sudirman
Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG) Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG), November 2025
Publisher : UPPM Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jag.v8i2.1519

Abstract

Hasil perikanan yang melimpah tetapi ketidakmampuan sumber daya manusia memanfaatkan sumber daya secara optimal karena kurangnya pengetahuan dan keterampilan mengolah hasil perikanan menyebabkan tidak optimalnya hasil penjualan yang diperoleh bahkan seringkali dibuang karena ikan yang mudah rusak. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan melalui pelatihan pengolahan produk berbasis ikan. Metode pelatihan model partisipatif dimulai dengan tahap observasi, perancangan program, pelaksanaan (pemaparan materi dan demonstrasi), dan evaluasi. Kegiatan melibatkan ibu rumah tangga, pelaku UMKM, kelompok ibu PKK, ibu nelayan, dan aparat desa Bonde. Kegiatan ini menghasilkan 90% terjadi peningkatan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan peserta tentang teknik pengolahan dan pengemasan produk fish patty berbahan baku ikan cakalang dan 50% peserta berminat membuat usaha olahan ikan. Diharapkan program ini dilanjutkan oleh pemerintah setempat melalui pendampingan dan bantuan modal terutama bagi peserta yang berminat membuat usaha pengolahan berbasis ikan.
OPTIMALISASI KETAHANAN PANGAN LOKAL MELALUI SINERGI ANTARA TERNAK DAN TANAMAN PANGAN Khatifah, Khatifah; Indah, Andi Sukma; Al Islamiyah, Syahmidarni; Dagong, Muhammad Ihsan A.; Iqbal, Iqbal; Fajar, Muh.; Alifuddin, Muh.; Aulia, Siti; Nurdia, Nurdia; Agyl, Muhammad
Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG) Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG), November 2025
Publisher : UPPM Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jag.v8i2.1541

Abstract

Sebagian besar masyarakat Kelurahan Pangali-Ali bekerja sebagai peternak kambing dan petani kacang hijau serta jagung, namun limbah yang dihasilkan belum dimanfaatkan sehingga dibuang atau dibakar. Rendahnya pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah limbah peternakan menyebabkan pakan ternak tidak optimal dan hasil pertanian menurun keterbatasan pupuk kimia. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengolah limbah menjadi pupuk organik dan pakan fermentasi. Kegiatan meliputi survei, sosialisasi, penyerahan alat dan bahan, pelatihan, dan evaluasi dengan sasaran kelompok ternak Makkayang. Pelatihan mencakup pembuatan pakan pelet, silase, pupuk organik, dan biopestisida. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dari 30% menjadi 70%. Program ini berhasil meningkatkan pemanfaatan limbah pertanian dan peternakan serta mendukung efisiensi usaha ternak di Kelurahan Pangali-Ali.
Diversifikasi Olahan Ikan Tuna melalui Pelatihan Pembuatan Dimsum di Desa Bonde, Kecamatan Pamboang, Majene Andi Marlisa Bossa Samang; Margaretha Hanna Tiffany; Syahmidarni Al Islamiyah; Rizka Aulia Safarni; A. Nur Farahdiba Suriadi; Indrastuti; Rizky Ariesty Fachrysa Halik
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (MEI)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jat.v5i2.131

Abstract

Bonde Village, Pamboang District, Majene Regency, has abundant fisheries potential, particularly tuna. However, its utilization is still largely limited to fresh fish products, resulting in suboptimal added value. This community service program aimed to improve the knowledge and skills of fishermen’s wives and housewives in processing local tuna into dimsum as an economically valuable food product. The program was implemented through several stages, including observation and information gathering, coordination with the local government, activity preparation, counseling and hands-on practice in tuna dimsum production, as well as monitoring and evaluation using pre-test and post-test instruments. The results showed that the participants were enthusiastic and were able to independently practice the steps involved in producing tuna dimsum. In addition, participants’ knowledge and interest increased after the program. Their knowledge and understanding of the benefits of diversifying processed fishery products increased from 25% to 80%, their knowledge and understanding of hygienic tuna dimsum processing increased from 10% to 90%, and their interest in establishing a tuna dimsum business increased from 10% to 70%. Therefore, this community service program can be considered effective in improving participants’ knowledge and skills, while also having the potential to encourage the diversification of processed fish products and the development of household-based enterprises using local resources. Keywords: Product diversification; tuna; tuna dimsum; community service; household enterprise Desa Bonde, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, memiliki potensi perikanan yang melimpah, khususnya ikan tuna, namun pemanfaatannya masih didominasi dalam bentuk segar sehingga nilai tambah produk belum optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan istri nelayan serta ibu rumah tangga dalam mengolah ikan tuna lokal menjadi dimsum sebagai produk pangan bernilai ekonomis. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan observasi dan pengumpulan informasi, koordinasi dengan pemerintah setempat, persiapan kegiatan, pelaksanaan penyuluhan dan praktik pembuatan dimsum, serta monitoring dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan mampu mempraktikkan tahapan pembuatan dimsum ikan tuna secara mandiri. Selain itu, terjadi peningkatan pengetahuan dan minat peserta setelah kegiatan, yaitu pengetahuan dan pemahaman terkait manfaat diversifikasi produk olahan perikanan meningkat dari 25% menjadi 80%, pengetahuan dan pemahaman proses pengolahan dimsum ikan secara higienis meningkat dari 10% menjadi 90%, serta keinginan untuk membuat usaha produk dimsum ikan meningkat dari 10% menjadi 70%. Kegiatan ini dapat disimpulkan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta serta berpotensi mendorong diversifikasi olahan ikan dan pengembangan usaha rumah tangga berbasis potensi lokal. Kata kunci: Diversifikasi produk; ikan tuna; dimsum ikan; pengabdian masyarakat; usaha rumah tangga