Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Peningkatan Pemahaman Caregiver Melalui Webinar "Memahami Sosio-Emosional Anak Serta Mengelola Emosi Diri" Novita Maulidya Jamal; Amirah Aminanty Agussalim; Aliyah Iftitah; Aisya Risvy Razanah; Restu Aliyyah Putri
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2026): JANUARI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v4i2.85198

Abstract

Perkembangan sosio-emosional anak usia dini merupakan salah satu aspek penting yang perlu didukung melalui pengasuhan yang tepat di lingkungan daycare. Namun, caregiver sering menghadapi tantangan dalam memahami perkembangan sosio-emosional anak serta menerapkan strategi regulasi emosi bagi anak maupun diri sendiri. Oleh karena itu, suatu program dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman caregiver mengenai perkembangan sosio-emosional anak dan regulasi emosi melalui webinar “Memahami Sosio-Emosional Anak serta Mengelola Emosi Diri”. Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode webinar yang meliputi tahapan need assessment, perencanaan kegiatan, pelaksanaan, serta evaluasi melalui form pre-test, post-test, dan evaluasi. Kegiatan webinar dihadiri oleh caregiver daycare dan beberapa tenaga pendidik PAUD di Kota Makassar dan beberapa daerah lainnya di Sulawesi Selatan. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan persentase jawaban benar pada hasil pre-test dan post-test serta tanggapan peserta pada hasil evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta, terutama terkait karakteristik perkembangan sosio-emosional anak dan strategi regulasi emosi anak. Selain itu, seluruh peserta menunjukkan pemahaman yang baik mengenai pengertian perkembangan sosio-emosional anak, pentingnya regulasi emosi pada orang dewasa dan respons yang tepat ketika anak marah. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa webinar memperoleh respons positif dari peserta. Materi yang disampaikan dinilai mampu menambah wawasan, memberikan pengetahuan baru, serta disampaikan dengan jelas sehingga mudah dipahami oleh peserta. Temuan tersebut menunjukkan bahwa materi webinar relevan dengan kebutuhan caregiver. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pengasuhan dan menciptakan lingkungan yang lebih suportif serta responsif bagi perkembangan anak usia dini.
Perfectionism as a Predictor of General Psychological Distress Amirah Aminanty Agussalim; Nur Akmal; Novi Yanti Pratiwi
Indonesian Journal of Educational Studies Vol 28, No 2 (2025): Indonesian Journal of Educational Studies
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijes.v28i2.80909

Abstract

Late adolescence is marked by increased academic demands, intensified social evaluation, and identity transitions that can trigger general emotional distress or General Psychological Distress (GPD). Perfectionism—particularly maladaptive dimensions such as socially prescribed perfectionism (SPP) and evaluative concerns—has been identified as an important risk factor for GPD in high school students. This study aims to examine the effect of perfectionism on GPD in high-achieving high school students in South Sulawesi, with GPD measured using the DASS-42. This study also aims to provide an empirical basis for school-based prevention and intervention strategies. A quantitative survey was conducted on 168 high school/MA students from four schools in South Sulawesi using convenience sampling. Perfectionism was measured using the Indonesian Multidimensional Perfectionism Scale and GPD using the DASS-42. The analysis used simple linear regression with a significance level of 5%. The results of the analysis showed a significant regression model, F(1, 166) = 9.89, p = 0.002, with a coefficient of determination R² = 0.056. Perfectionism had a positive and significant effect on GPD (B = 0.43, SE = 0.14, β = 0.24, t = 3.15, p = 0.002). Although the variance contribution was small, the effect was consistent with the literature that perfectionistic concerns are associated with increased symptoms of depression, anxiety, and stress in adolescents. Perfectionism is a significant predictor of GPD in top tier high school students, underscoring the urgency of interventions targeting maladaptive components through self-compassion training, cognitive restructuring, and/or enhancing psychological flexibility in schools.