Articles
Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa pada Materi Trigonometri
Safira Dhanesti;
Ayu Wulandari, Andhika;
Pardiastuti, Yuni
Absis: Mathematics Education Journal Vol 6 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32585/absis.v6i1.5199
Students have different backgrounds and characteristics. One way teachers meet the learning needs of students who have different characteristics is the application of differentiated learning. This study aims to identify the application of differentiated learning in improving students' mathematical comprehension abilities. This research implements differentiated learning on Trigonometry material to improve students' mathematical comprehension skills. This research is a Classroom Action Research (PTK) with four stages, namely planning, action, observation, and reflection. The subjects in this study were 35 class XI students with different abilities. The results of this study stated that there was an increase in the application of differentiated learning in the classroom after going through 2 cycles
Comparative Analysis of K-13 and Merdeka Curriculum: A Pedagogical Approach Perspective
Subiyantoro, Singgih;
Maulana, Muhammad Arief;
Wulandari, Andhika Ayu;
Siwi, Dwi Anggraeni
International Journal of Applied Educational Research (IJAER) Vol. 2 No. 3 (2024): June 2024
Publisher : MultiTech Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59890/ijaer.v2i3.2098
The Indonesian education system has undergone significant curricular reforms with the introduction of the 2013 Curriculum (K-13) and the Merdeka Curriculum. This study aims to conduct a comparative analysis of these curricula from a pedagogical approach perspective, examining their impacts on primary, junior, and senior high school education in Indonesia. Using a mixed-methods approach, data were collected through quantitative surveys and qualitative interviews with teachers, students, and educational policymakers across diverse regions. Results indicate that the Merdeka Curriculum is generally preferred due to its flexibility, learner autonomy, and emphasis on holistic development, which have led to improved student engagement and critical thinking skills. However, challenges such as inadequate resources and the need for better teacher training persist. The K-13, while structured, often constrained innovation and student engagement. This research contributes to the education field by providing empirical evidence on the effectiveness of these curricular reforms, offering insights for policymakers and educators to enhance curriculum design and implementation for better educational outcomes in Indonesia.
Integrating the temulawak approach and R software to optimize students’ mathematical representation
Wulandari, Andhika Ayu;
Farahsanti, Isna;
Astutiningtyas, Erika Laras;
Exacta, Annisa Prima
Indonesian Journal of Science and Mathematics Education Vol. 8 No. 3 (2025): Indonesian Journal of Science and Mathematics Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24042/ijsme.v8i3.28046
Representational ability is an important element in understanding mathematical concepts. The temulawak approach (Techniques for Information Discovery, Processing and Insights for Computing), rooted in cybernetic theory, is integrated with R and developed as a learning tool to improve students' mathematical representation skills in understanding probability distribution concepts. The purpose of this study is to determine how integrating the temulawak approach with R software improves students' mathematical representation skills. The experiment was conducted on 18 student subjects enrolled in the Theoretical Descriptive Statistics course for the 2024/2025 academic year. Evaluations were conducted at the beginning of the course and at the end of each learning phase. The results of the analysis using a paired-samples t-test with α = 5% showed an increase in mathematical representation skills from the pretest to the posttest of 44,55%. The effect of this learning is considered significant (d > 0.8). These findings indicate that integrating temulawak and computational technology through R software improves students' mathematical representation skills. This study implies that integrating the temulawak approach with R software can significantly strengthen students' mathematical representation skills and conceptual understanding of probability distributions, thereby confirming the benefits of cybernetic-based learning approaches supported by computational technology.
Etnomatematika Dan Pemecahan Masalah Kombinatorik
Astuningtyas, Erika Laras;
Wulandari, Andhika Ayu;
Farahsanti, Isna
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 3 No 2 (2017): JMEN : Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (182.005 KB)
|
DOI: 10.29407/jmen.v3i2.907
Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan skor kemampuan pemecahan masalah Kombinatorik antara mahasiswa yang memperoleh perkuliahan dengan pendekatan etnomatematika dan pendekatan pembelajaran langsung. Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimental semu dengan variabel bebasnya adalah pendekatan pembelajaran yang meliputi dua jenis yaitu pendekatan pembelajaran langsung dan pendekatan etnomatematika serta variabel terikatnya adalah skor kemampuan pemecahan masalah kombinatorik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester VI Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo. Sampel penelitian diambil dengan menggunaan teknik cluster random sampling. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode tes yaitu tes pemecahan masalah kombinatorik. Uji hipotesis yang dilakukan adalah dengan uji beda rerata t-test. Uji hipotesis dilakukan dengan program PSPP. Hasil dari uji hipotesis menunjukkan bahwa mahasiswa yang memperoleh perkuliahan dengan pendekatan Etnomatematika memperoleh skor kemampuan pemecahan masalah yang lebih tinggi dari pada perkuliahan dengan pendekatan langsung. Abstract : This study aims to compare the scores of problem-solving skills combinatories between students who obtained the lecture with the approach of etnomatematics and direct learning approach. This research is a quasi experimental research with independent variable is approach of learning which include direct learning approach and ethnomatematic approach and dependent variable is score of problem solving ability of combinatoric. The population in this research is all students of 6th grade of Mathematics Education Program FKIP Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo. Research sample is taken by using cluster random sampling technique. Methods of data collection is done by the test method is a combinatoric problem solving test. Hypothesis test is done by using t-test average test. Hypothesis testing is done with PSPP program. The result of the hypothesis test shows that the students who get the lecture with the Ethnomatematic approach get the higher problem solving skills score than the lecture with the direct approach.
Pengaruh model pembelajaran numbered head together (NHT) terhadap prestasi belajar matematika siswa
Allathifah, Annisa Ulfah;
Afghohani, Afif;
Wulandari, Andhika Ayu
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2019): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (791.236 KB)
|
DOI: 10.29407/jmen.v5i2.13102
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh metode pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Weru Sukoharjo tahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen sederhana. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Weru Sukoharjo tahun ajaran 2018/2019 yang terbagi menjadi 9 kelas. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan cara cluster random sampling subjek penelitian terdiri 2 kelas yaitu kelas VIII G sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 30 siswa dan kelas VIII F sebagai kelas kontrol dengan jumlah 32 siswa, materi pembahasan dalam penelitian ini adalah teorema pythagoras. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kelas eksperimen dan kelas kontrol berbeda, dengan kata lain ada pengaruh metode pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Weru tahun ajaran 2018/2019 Kabupaten Sukoharjo.
Analisis kemampuan komunikasi matematis mahasiswa dalam pembelajaran relasi rekurensi
Wulandari, Andhika Ayu;
Astutiningtyas, Erika Laras
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (225.612 KB)
|
DOI: 10.29407/jmen.v6i1.14263
Komunikasi matematis pada dasarnya adalah proses penyampaian gagasan matematika. Dengan menganalisis kemampuan komunikasi matematis, dosen dapat mengukur pemahaman mahasiswa dalam merepresentasikan konsep dan solusi untuk menyelesaikan permasalahan. Oleh karena itu, dalam pembelajaran relasi rekurensi sebagai salah satu materi perkuliahan Matematika Diskrit yang membutuhkan pemahaman konsep mahasiswa untuk menyelesaikan permasalahan rekurensi, dosen perlu mengetahui kemampuan komunikasi matematis mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan tujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis mahasiswa semester VI Pendidikan Matematika Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo dalam mengerjakan tes pemahaman relasi rekurensi. Instrumen yang digunakan adalah tes tertulis dan lisan berupa pedoman wawancara yang telah dinilai layak oleh validator. Penelitian yang dilakukan dengan grounded theory menyimpulkan bahwa mahasiswa dengan kemampuan komunikasi matematis tinggi mampu menggambarkan situasi masalah, menyatakan solusi menggunakan tabel dan penyajian secara aljabar, menginterpretasikan gagasan dalam bentuk tulisan, menggunakan bahasa matematika dan simbol secara tepat dan merepresentasikan konsep matematika dan solusinya. Sedangkan mahasiswa dengan kemampuan komunikasi matematis sedang dan rendah tidak mampu dalam menginterpretasikan gagasan dalam bentuk tulisan. Kemampuan untuk menyatakan solusi masalah menggunakan tabel/bagan juga tidak dimiliki mahasiswa dengan kemampuan komunikasi matematis rendah. Persentase capaian tertinggi kemampuan komunikasi matematis ada pada indikator menggambarkan situasi masalah sebesar 86,54%. Sedangkan persentase capaian terendah ada pada indikator menginterpretasikan gagasan dalam bentuk tulisan sebesar 48,07%
Analisis Kesulitan Belajar Mahasiswa Pendidikan Matematika pada Mata Kuliah Analisis Real dengan Sistem Daring
Sari, Ervina Anvita;
Hadiprasetyo, Krisdianto;
Wulandari, Andhika Ayu
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/jmen.v7i1.14766
The aim of this research to describe the learning difficulties of Mathematic Student on Real Analysis with an Online System. The results of this study expected to be considered making policies to overcome learning difficulties. This research used a descriptive method with a qualitative approach. The researcher used questioner and interview to collect the data. The result of this research showed that the learning difficulties of Mathematic Student on Real Analysis with an Online System were influenced by two factors, they are an internal factor (from the students themselves) and an external factor (from outside of students). The first internal factor that causes learning difficulties is the interesting aspect with a percentage of 64.05% in quite hinder category, and this is because the student chooses real analysis learning, which is actually done face to face. The second internal factor is the motivation aspect, with a percentage of 70.71% in quite hinder category. This is because the student lacks the effort to learn real analysis. The third and fourth internal factors are the talent aspect with a percentage of 50.71% in a hinder category and the philosophical aspect with a percentage of 53.21% in a hinder category. This is because the student assumes that real analysis difficult subjects because the material is in the form of theorems and proofs. The first external factor that caused the learning difficulties is the infrastructure from the family, with a percentage of 64.64% in quite hinder category. This is because students don't have the complete infrastructure to support online learning. The second external factor is the lecturer quality aspect, with a percentage of 71.43% in quite hinder category. This is caused by the speed lecturer delivering learning material. The third external factor is the lecturers' learning method aspect, with a percentage of 58.92% in the hinder category. This is because, in learning, lecturers only use WhatsApp. The fourth external factor is the university facilities aspect, with a percentage of 59.29% in the hinder category. This is because subsidy pulse/quota given to students only a hundred thousand and must be used for 4-5 months of online learning.
Meningkatkan Literasi Spasial Siswa SMP melalui Video Animasi Interaktif Berbasis Canva
Adhiansyah, Rahmad;
Wulandari, Andhika Ayu
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 1 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53299/jagomipa.v6i1.3904
Literasi spasial memegang peranan kognitif dalam pembelajaran matematika, khususnya dalam membantu siswa memvisualisasikan serta memanipulasi objek geometri tiga dimensi, sehingga rendahnya kemampuan ini mengakibatkan hambatan kognitif bagi siswa SMP dalam memahami materi bangun ruang akibat metode pembelajaran konvensional yang kurang efektif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas video animasi interaktif berbasis Canva dalam meningkatkan literasi spasial siswa SMP pada materi bangun ruang sisi datar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen. Pengambilan sampel dilakukan melalui teknik purposive sampling dengan mempertimbangkan aspek kesetaraan kemampuan dasar serta karakteristik siswa. Sampel penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 28 orang. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test yang diberikan kepada sampel, kemudian dianalisis menggunakan uji Paired Samples T Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor literasi spasial siswa meningkat dari 43,93 menjadi 77,68 dengan nilai signifikansi 0,000 lebih kecil dari 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa video animasi interaktif berbasis Canva efektif dalam meningkatkan literasi spasial siswa SMP pada materi bangun ruang sisi datar. Dengan demikian, penggunaan video animasi interaktif berbasis Canva dapat menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan literasi spasial siswa.
Persepsi Orang Tua Terhadap Pembelajaran Matematika secara dalam Jaringan (Daring)
Elvandrani, Ega Eristy;
Susanto, Herry Agus;
Wulandari, Andhika Ayu
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21043/jmtk.v4i2.11993
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi orang tua terhadap pembelajaran matematika secara daring kelas VII pada salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Sukoharjo tahun ajaran 2021/2022. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa angket dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pada penelitian ini, pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi metode. Data yang diperoleh dari angket persepsi orang tua menunjukkan bahwa persentase pada aspek 1 (perhatian) sebesar 81,875% sehingga termasuk pada kategori positif, pada aspek 2 (penerimaan) sebesar 72,768% sehingga pada kategori positif dan pada aspek 3 (penilaian) sebesar 60,517% dan termasuk pada kategori kurang positif. Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi orang tua terhadap pembelajaran matematika secara daring kelas VII pada salah satu SMP di Sukoharjo termasuk pada kategori positif meskipun ada beberapa kendala atau hambatan pada pelaksanaannya. Persepsi positif dan kendala yang dihadapi orang tua dalam pembelajaran matematika secara daring dapat menjadi dukungan dan masukkan bagi guru agar dapat meminimalisasi atau mengatasi kendala pembelajaran matematika secara daring. This study aims to describe parents' perceptions of online mathematics learning for class VII at one of the Junior High Schools (SMP) in Sukoharjo for the 2021/2022 academic year. This study used descriptive qualitative method. Data collection techniques used in the form of questionnaires and interviews. Data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and drawing conclusions. In this study, checking the validity of the data using the triangulation method. The data obtained from the parental perception questionnaire showed that the percentage in aspect 1 (attention) was 81.875% so that it was included in the positive category, in aspect 2 (acceptance) was 72.768% so that in the positive category and in aspect 3 (assessment) was 60.517% and included in the less positive category. The conclusion from the results of the study showed that the parents' perception of online mathematics learning in class VII at one of the junior high schools in Sukoharjo was included in the positive category although there were several obstacles or obstacles in its implementation. Positive perceptions and obstacles faced by parents in learning mathematics online can be a support and input for teachers in order to minimize or overcome obstacles in learning mathematics online.
Analisis Motivasi Belajar Matematika Siswa di Era Pandemik Coronavirus Disease 2019 (Covid-19)
Indrastuti, Devi;
Hidajat, Djatmiko;
Wulandari, Andhika Ayu
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21043/jmtk.v4i1.10148
Pemanfaatan perkembangan teknologi sangat bermanfaat dalam dunia pendidikan. Terlebih lagi dengan mewabahnya virus Corona yang mulai memasuki Indonesia awal tahun 2020 ini. Oleh karena itu dunia pendidikan Indonesia yang semula dilakukan secara luring kini dilakukan secara daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi belajar Matematika siswa secara daring yang melibatkan 24 siswa pada salah satu SMA di Sukoharjo. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan peneliti yaitu melalui instrumen angket motivasi sebanyak 17 pernyataan dengan memanfaatkan Google Classroom. Pernyataan-pernyataan dalam angket merupakan pernyataan yang dijabarkan dari indikator-indikator mengenai motivasi belajar matematika siswa secara daring. Berdasarkan nilai rata-rata dan standar deviasi yang didapat dari hasil angket, menghasilkan rata-rata nilai 84,04 dan standar deviasinya 28,81. Berdasarkan batas kategori pencapaian hasil, 100% siswa tergolong memiliki motivasi belajar matematika secara daring yang Sedang. Selain itu, pengujian validitas menunjukkan bahwa semua item pernyataan angket tersebut valid karena rhitung > rtabel dan nilai Cronbach Alpha 0,91 yang artinya nilai terbut lebih besar dari nilai koefisien reliabilitas (0,60). Technological development’s use is very useful in the education world. Moreover, the outbreak of Corona virus began to enter Indonesia in early 2020. Therefore, the education world in Indonesia was originally done offline but now being carried out online. This study aims to determine the students' motivation to learn Mathematics online involving 24 students at one high school in Sukoharjo. This research method is qualitative research with a descriptive approach. Data collection technique used by researchers 17 questionnaire instrument using Google Classroom. The statements in the questionnaire elaborated from indicators regarding student’s motivation to learn mathematics online. Based on the average value and standard deviation obtained from the questionnaire results, the average value is 84.04 and the standard deviation is 28.81. Based on the achievement category limit, 100% of students are classified as having middle online mathematics learning motivation. In addition, the validity test shows that all items of the questionnaire statement are valid because rcount> rtable and the Cronbach Alpha value is 0.91, which means that the value is greater than the value of the reliability coefficient (0.60).