Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

IMPLEMENTASI PROGRAM KAMPUNG BANTAR MENUJU SMART CITY DI KOTA JAMBI PADA DIMENSI SMART ENVIRONMENT Lega, Michael; Wahid, Makmun; Hartati
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 5 No. 2 (2020): November
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam rangka mewujudkan smart city di Kota Jambi, pemerintah mengembangkan program Kampung Bantar (Bersih, Aman dan Pintar), dengan didukung adanya Peraturan Walikota Jambi Nomor 47 Tahun2014 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Kampung Bantar. Kampung Bantar memiliki tiga dimensipada smart city yaitu smart environment, smart living dan smart people. Penelitian ini bertujuan untukmelihat sejauh mana strategi dan kebijakan pengembangan kampung Bantar di Kota Jambi dalammewujudkan konsep smart city yang berfokus pada dimensi smart environment. Metode yangdigunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif, untuk mengeksplorasipotensi terhadap kampung Bantar dalam menerapkan konsep Smart Environment. Dari hasil penelitianini terdapat beberapa capaian pemerintah Kota Jambi dalam mengembangkan Kampung Bantar yangberbasis smart environment. Capaian tersebut adalah: terdapat implementasi program kegiatanpengelolaan air limbah dan persampahan, terdapat program peningkatan kualitas lingkungan, terdapatpeningkatan ruang terbuka hujau, terdapat kriteria kenyamanan, memiliki tingkat kesadaran dalampemanfaatan lahan tidur untuk kebutuhan rumah tangga dan masyarakat, terdapat kegiatanpemberdayaan masyarakat, memiliki sanitasi lingkungan yang sehat dan baik dan kualitas hidupmasyarakat meningkat dalam keseharian dengan jiwa dan semangat gotong royong.
Kinerja Bidang Penataan, Pengawasan, dan Penegakan Hukum Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dalam aspek produktivitas permasalahan TPS Ilegal di Kecamatan Danau Sipin Muhammad Alfarisy; Riri Maria Fatriani; Uswatun Asiah; Michael Lega
Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 3 No. 2 (2026): Maret: Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/aliansi.v3i2.1620

Abstract

The problem of illegal temporary shelters (TPS) is one of the serious environmental issues in Jambi City. Danau Sipin District is the district with the highest number of illegal TPS in Jambi City, namely 13 points. This study aims to determine the performance of the Environmental Management, Supervision and Enforcement Division (P3HL) the Jambi City Environmental Service the productivity aspect of the problem of illegal TPS in Danau Sipin District using the theory of public organization performance by Agus Dwiyanto (2006) with primary focus on productivity indicators. This can be seen from the utilization of various inputs such as human resources consisting of 3 field officers, operational facilities in the form of 1 patrol car, Standard Operating Procedures (SOP) for supervision, as well as clear and easy public reporting mechanisms to produce various outputs in the form of field supervision activities, enforcement of regulations, education and socialization to the public, and follow-up public reports. Although these various activities have been carried out, the limited number of field officers and operational facilities has resulted in the intensity of supervision in the field not being able to be carried out optimally. The conclusion of this study shows that the performance the Environmental Arrangement, Supervision and Law Enforcement Division of the Jambi City Environmental Service in terms of productivity has been running well, but still requires improvement, especially in the addition of human resources and operational facilities so that supervision and enforcement of regulations against illegal TPS can be carried out more optimally.