Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

IMPLEMENTASI PROGRAM KAMPUNG BANTAR MENUJU SMART CITY DI KOTA JAMBI PADA DIMENSI SMART ENVIRONMENT Michael Lega; Makmun Wahid; Hartati
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 5 No. 2 (2020): November
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam rangka mewujudkan smart city di Kota Jambi, pemerintah mengembangkan program Kampung Bantar (Bersih, Aman dan Pintar), dengan didukung adanya Peraturan Walikota Jambi Nomor 47 Tahun2014 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Kampung Bantar. Kampung Bantar memiliki tiga dimensipada smart city yaitu smart environment, smart living dan smart people. Penelitian ini bertujuan untukmelihat sejauh mana strategi dan kebijakan pengembangan kampung Bantar di Kota Jambi dalammewujudkan konsep smart city yang berfokus pada dimensi smart environment. Metode yangdigunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif, untuk mengeksplorasipotensi terhadap kampung Bantar dalam menerapkan konsep Smart Environment. Dari hasil penelitianini terdapat beberapa capaian pemerintah Kota Jambi dalam mengembangkan Kampung Bantar yangberbasis smart environment. Capaian tersebut adalah: terdapat implementasi program kegiatanpengelolaan air limbah dan persampahan, terdapat program peningkatan kualitas lingkungan, terdapatpeningkatan ruang terbuka hujau, terdapat kriteria kenyamanan, memiliki tingkat kesadaran dalampemanfaatan lahan tidur untuk kebutuhan rumah tangga dan masyarakat, terdapat kegiatanpemberdayaan masyarakat, memiliki sanitasi lingkungan yang sehat dan baik dan kualitas hidupmasyarakat meningkat dalam keseharian dengan jiwa dan semangat gotong royong.
Transformasi UMKM Desa Kuala Simbur Melalui Peningkatan Kualitas dan Pemasaran Produk Berbasis Hasil Laut Hapsa; Beriansyah, Alva; Lega, Michael; Fatriani, Riri Maria; Alan Syahrier, Fajar; Sutan, Arissy Jorgi
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1839

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mentransformasi produk UMKM berbasis hasil laut di Desa Kuala Simbur, khususnya kerupuk udang dan terasi, melalui peningkatan kualitas produksi dan penguatan strategi pemasaran. Kegiatan diawali dengan identifikasi dan pemetaan 60 UMKM yang bergerak dalam empat jenis olahan hasil laut, yaitu kerupuk udang, terasi, ikan asin, dan pempek/tekwan. Berdasarkan temuan lapangan, berbagai permasalahan utama teridentifikasi, seperti keterbatasan bahan baku udang, teknik produksi yang belum standar, kemasan sederhana, pemasaran yang masih konvensional, serta minimnya inovasi dan literasi digital. Untuk menjawab masalah tersebut, dilakukan pelatihan dan sosialisasi peningkatan kualitas produk, pendampingan manajemen usaha, pembuatan desain kemasan dan spanduk identitas UMKM, serta fasilitasi pemasaran melalui penyelenggaraan bazar desa. Kolaborasi dengan komunitas “Cakap Kreatif” dan keterlibatan mahasiswa memberikan dampak signifikan dalam menghasilkan luaran konkret seperti konten pemasaran, desain visual UMKM, serta peningkatan keterampilan pelaku usaha. Hasil program menunjukkan meningkatnya kapasitas pelaku UMKM dalam produksi, pengemasan, dan pemasaran, serta terbentuknya identitas visual UMKM desa yang lebih terorganisir. Program ini memberikan gambaran bahwa pendekatan kolaboratif dan pendampingan berkelanjutan berpotensi memperkuat daya saing UMKM hasil laut di desa pesisir. Kegiatan ini juga membuka peluang pengembangan lebih lanjut melalui legalitas produk, diversifikasi bahan baku, serta perluasan pemasaran digital.
Analysis of Public Response to the Management of Green Open Space Putri Pinang Masak Park Jambi City: Analisis Respon Masyarakat Terhadap Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau Putri Pinang Masak Park Kota Jambi Salsilina, Mutiara; Lega, Michael; Rahmadani, Suci
Jurnal Pemerintahan dan Politik Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jpp.v11i2.7118

Abstract

Purpose: This study aims to analyze public responses to the management of green open space at Putri Pinang Masak Park Jambi City and to identify the factors influencing public access and utilization of the green open space. Methodology: This study employed a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through in-depth field observations and semi-structured interviews with visitors of Putri Pinang Masak Park, selected using a purposive sampling technique. The data were analyzed inductively through data reduction, data display, and conclusion drawing, validated via source triangulation. Findings: The results indicate that public responses to the management of GOS at Putri Pinang Masak Park reveal a gap between physical infrastructure development and operational sustainability. Although the available facilities are relatively complete, management tends to be reactive, leading to a decline in vegetation quality and environmental comfort. Furthermore, non-physical accessibility barriers were identified, such as disorganized parking areas and street vendors, as well as a lack of universal design facilities for people with disabilities. Practical Implication: These findings can serve as a reference for the Jambi Provincial Government, particularly the Department of Public Works and Spatial Planning, to transform the GOS management system from a reactive to a preventive-collaborative approach by involving community participation to ensure the sustainability of the park's social and ecological functions. Originality: This study contributes to the literature on green open space management by highlighting public response as an evaluation indicator, particularly in the context of urban parks in Jambi City, which remains underexplored.
Analisis Advokasi Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Jambi dalam Penanganan Pencemaran Sungai Batanghari Akibat Tambang Ilegal Marcelia Amanda Slaliahi; Michael Lega; Suci Rahmadani
Desentralisasi : Jurnal Hukum, Kebijakan Publik, dan Pemerintahan Vol. 3 No. 2 (2026): Mei: Desentralisasi : Jurnal Hukum, Kebijakan Publik, dan Pemerintahan
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/desentralisasi.v3i2.1629

Abstract

This study examines the environmental advocacy strategies carried out by WALHI Jambi in addressing the pollution of the Batanghari River caused by illegal gold mining activities. This issue reflects ongoing environmental degradation and weak policy enforcement in managing natural resources. The study aims to analyze advocacy practices in terms of raising public awareness, community organizing, and influencing policy. A qualitative approach with a case study method was employed, with data collected through in-depth interviews, observation, and document analysis. The findings show that WALHI Jambi has undertaken various advocacy efforts, including media campaigns, public actions, community assistance, and engagement in policy forums. However, these efforts remain not fully optimal. Public awareness initiatives are still limited to information dissemination, community organizing has not yet developed into a strong collective movement, and policy influence is constrained by the absence of systematic instruments such as formal documentation, litigation, and structured coalitions. This study contributes to the understanding of environmental advocacy practices and highlights the need for strengthening advocacy strategies to achieve more effective policy influence and sustainable environmental governance.
Women’s Empowerment and Social Forestry Management Dynamics: Analysis of Community Forest Scheme in Sungai Gelam Village Dani Sirait; Michael Lega; Fajar Alan Syahrier
JURNAL ILMIAH DETUBUYA Vol. 3 No. 2 (2026): March
Publisher : Visi Pencerah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64581/jid.v3i2.165

Abstract

This study analyzes the dynamics of social forestry management through the Community Forest scheme in Sungai Gelam, Muaro Jambi Regency, with a specific focus on women's empowerment within prolonged tenurial conflicts. The research employs a descriptive qualitative approach, using in-depth interviews, field observations, and document analysis to collect data. The findings indicate that internal conflicts within the Bersatu Arah Maju (BAM) Cooperative and land disputes with the Karya Makmur Farmer Group significantly hinder women's participation in forest management. Although the Community Forest scheme is designed to empower marginal communities, including female-headed households, its implementation faces structural barriers such as tenurial conflicts, institutional legal uncertainty, and patriarchal dominance in decision-making. The 2024 suspension of the BAM Cooperative's Community Forest Business Utilization License (Izin Usaha Pemanfaatan Hutan Kemasyarakatan/IUP-HKm), covering 501 hectares, demonstrates a governance failure that fails to prioritize gender inclusivity. This study recommends strengthening gender-responsive institutions, community-based conflict mediation, and affirmative policies to enhance women's access to and control over forest resources.