Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Leadership, Entrepreneurial Characteristics, and MSME Performance: The Mediating Role of Interpersonal Communication Nandang Nandang; Asep Jamaludin; Wanta Wanta; Rengga Madya Pranata
International Journal of Information System and Innovation Management (IJISIM) Vol. 3 No. 2 (2025): International Journal of Information System and Innovation Management
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/ijisim.v3i2.2024

Abstract

This study aims to examine the effects of leadership and entrepreneurial characteristics on business performance, with interpersonal communication serving as a mediating variable among Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Telukjambe Timur District, Karawang Regency. The study population comprised 147 MSME actors, from which a sample of 105 respondents was selected. A descriptive quantitative approach was employed, and Structural Equation Modeling (SEM) was used to analyze the relationships among the variables in the proposed research model. The findings reveal that leadership and entrepreneurial characteristics have positive and significant effects on interpersonal communication. Furthermore, both leadership and entrepreneurial characteristics positively influence business performance. Interpersonal communication also demonstrates a positive effect on business performance and plays a significant mediating role in the relationship between leadership, entrepreneurial characteristics, and business performance. These results highlight the importance of effective leadership, strong entrepreneurial traits, and interpersonal communication in enhancing MSME performance.
Leadership, Entrepreneurial Characteristics, and MSME Performance: The Mediating Role of Interpersonal Communication Nandang Nandang; Asep Jamaludin; Wanta Wanta; Rengga Madya Pranata
International Journal of Information System and Innovation Management (IJISIM) Vol. 3 No. 2 (2025): International Journal of Information System and Innovation Management
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/ijisim.v3i2.2024

Abstract

This study aims to examine the effects of leadership and entrepreneurial characteristics on business performance, with interpersonal communication serving as a mediating variable among Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Telukjambe Timur District, Karawang Regency. The study population comprised 147 MSME actors, from which a sample of 105 respondents was selected. A descriptive quantitative approach was employed, and Structural Equation Modeling (SEM) was used to analyze the relationships among the variables in the proposed research model. The findings reveal that leadership and entrepreneurial characteristics have positive and significant effects on interpersonal communication. Furthermore, both leadership and entrepreneurial characteristics positively influence business performance. Interpersonal communication also demonstrates a positive effect on business performance and plays a significant mediating role in the relationship between leadership, entrepreneurial characteristics, and business performance. These results highlight the importance of effective leadership, strong entrepreneurial traits, and interpersonal communication in enhancing MSME performance.
Strategi Pengembangan SDM Pada Objek Wisata Situ Cakra Wijaya Kotabaru, Karawang Syadzwa Idzni Sabrina; Nandang Nandang; Rengga Madya Pranata
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/3k16ej77

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan sumber daya manusia (SDM) dalam pengelolaan Objek Wisata Situ Cakra Wijaya di Kotabaru, Kabupaten Karawang yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pihak pemerintah desa, pengelola BUMDes, dinas pariwisata, dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas SDM pengelola wisata masih terbatas, terutama dalam aspek kompetensi pariwisata, keterampilan pelayanan, serta pemanfaatan teknologi informasi. Strategi pengembangan SDM yang dilakukan meliputi pelatihan dan pendidikan pariwisata, pemberdayaan masyarakat lokal, serta pembangunan kemitraan dengan pihak eksternal. Faktor pendukung pengembangan SDM antara lain dukungan pemerintah desa, partisipasi masyarakat, dan potensi wisata yang dimiliki. Adapun hambatan utama berasal dari keterbatasan pendanaan dan rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan pariwisata. Pengembangan SDM berkontribusi terhadap peningkatan profesionalisme pengelola, kualitas pelayanan, serta keberlanjutan pengelolaan objek wisata.
Pengaruh Job Embeddedness Dan Overwork Terhadap Turnover Intention Karyawan Pada PT Rajawali Santo Jaya Heri Misandi; Nandang Nandang; Rengga Madya Pranata
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/7886tc28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh job embeddedness dan overwork terhadap turnover intention karyawan pada PT Rajawali Santo Jaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan perusahaan dengan jumlah sampel sebanyak 81 responden yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial job embeddedness tidak berpengaruh signifikan terhadap turnover intention dan overwork juga tidak berpengaruh signifikan terhadap turnover intention. Selain itu, hasil pengujian secara simultan menunjukkan bahwa job embeddedness dan overwork tidak berpengaruh signifikan terhadap turnover intention. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,005 atau 0,5%, yang berarti bahwa variabel job embeddedness dan overwork hanya mampu menjelaskan 0,5% variasi turnover intention, sedangkan 99,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Oleh karena itu, faktor lain seperti kepuasan kerja, komitmen organisasi, kepemimpinan, maupun lingkungan kerja diduga memiliki peran yang lebih besar dalam memengaruhi turnover intention karyawan.  
Pengaruh Work – Life Balance Dan Kepuasan Kerja Terhadap Retensi Tenaga Kerja Di Pabrik Kerupuk Restu Ibu Mufid Aprizal; Nandang Nandang; Rengga Madya Pranata
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/g1xbwv04

Abstract

Retensi tenaga kerja merupakan aspek penting dalam manajemen sumber daya manusia karena berkaitan dengan stabilitas organisasi dan keberlanjutan proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance dan kepuasan kerja terhadap retensi tenaga kerja di Pabrik Kerupuk Restu Ibu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode verifikatif. Populasi penelitian berjumlah 94 karyawan dengan sampel sebanyak 76 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5% dan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert 7 poin dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance tidak berpengaruh signifikan terhadap retensi tenaga kerja, sedangkan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap retensi tenaga kerja. Secara simultan, work-life balance dan kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap retensi tenaga kerja. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,844 menunjukkan bahwa kedua variabel independen mampu menjelaskan 84,4% variasi retensi tenaga kerja, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kepuasan kerja menjadi faktor penting dalam upaya mempertahankan tenaga kerja dalam organisasi.  
Pengaruh Literasi Keuangan Digital terhadap Perilaku Belanja dan Perilaku Menabung Gen Z (Studi Kasus Mahasiswa Universitas Buana Perjuangan Karawang) Putri Octavia Susanto; Ujang Suherman; Rengga Madya Pranata
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 7 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i7.3459

Abstract

Perkembangan teknologi yang cepat dengan sangat berdampak pada berbagai bidang kehidupan, termasuk ekonomi, yang merubah cara masyarakat untuk mengelola keuangan, terutama gen Z. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari literasi keuangan digital terhadap perilaku gen Z dalam menabung dan membelanjakan keuangannya. Perkembangan teknologi yang cepat sangat berdampak pada berbagai bidang kehidupan termasuk ekonomi yang merubah cara masyarakat untuk mengelola keuangan terutama gen z. generasi ini dikenal memiliki keterampilan dan pengalaman dalam menggunakan teknologi modern. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data primer sebagai data utama. Populasi penelitian ini menggunakan data dari mahasiswa manajemen UBP Karawang angkatan 21 yang berjumlah 1.004 mahasiswa. Selain itu, peneliti menggunakan purpose sampling yang diukur menggunakan slovin, maka jumlah sample sebanyak 100 mahasiswa. Peneliti juga menggunakan teknik pengumpulan data berupa kuesioner yang berisi kumpulan pernyataan dari para responden melalui google form. Dalam penelitiannya, peneliti menemukan literasi keuangan digital berpengaruh signifikan terhadap belanja gen z. Namun, tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku menabung gen z.