Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

IMPLEMENTASI PERLINDUNGAN SAKSI DAN KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA FEBRIANA, AMELIA
Legal Opinion Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Legal Opinion

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini berjudul Implementasi Perlindungan Saksi dan Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Dengan identifikasi masalah mengenai pelaksanaan perlindungan saksi dan korban kekerasan dalam rumah tangga dikantor kepolisian resort Palu dan faktor yang mempengaruhi pelaksanaan perlindungan saksi dan korban kekerasan dalam rumah tangga. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan perlindungan saksi dan korban kekerasan dalam rumah tangga di kepolisian resort Palu, dan faktor apa saja yang mempengaruhi perlindungan saksi dan korban kekerasan dalam rumah tangga. Lokasi penelitian ini bertempat di kota Palu Sulawesi Tengah khususnya di kantor kepolisian resort Palu dengan metode penelitian empiris dan metode penelitian normatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa di kota Palu sendiri pelaksanaan perlindungan saksi dan korban khususnya bagi yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga telah dilakukan dengan semaksimal mungkin oleh para penegak hukum dengan mematuhi semua aturan yang berlaku dan memberikan sanksi yang pantas bagi pelaku kekerasan dalam rumah tangga dan faktor yang mempengaruhi pelaksanaan perlindungan saksi itu sendiri menurut hasil penelitian ada dua yaitu faktor penghambat dimana masyarakat belum sadar akan hukum sedang faktor pedukungnya yaitu dimana aparat kepolisian yang ikut mengambil bagian dalam menangani setiap kasus KDRT yang dilaporkan sehingga aparat kepolisian menegakkan hukum secara adil terhadap korban KDRT. Kata Kunci : perlindungan saksi dan korban, kekerasan dalam rumah tangga
Pengaruh Bermain Ulartangga Terhadap Gerak Langkah Lurus Siswa Tunagrahita Ringan Puspitaningsari, Mecca; Febriana, Amelia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.939 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh bermain ulartangga terhadap gerak langkah lurus siswa tunagrahita ringan SLB Ngoro. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen Single Subject Research (SSR) atau disebut penelitian subjek tunggal. Sample dalam penelitian ini berjumlah 1 orang karena menggunakan Single Subject Research (SSR).Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah A – B – A. Dengan 8 kali pertemuan untuk fasebaseline A1, Intervensi dan fase baseline A2. Hasil penelitian dilihat dari persentase stabilitasnya pada fase baseline A1 100% sedangkan pada fase intervensi B hanya 25% dan baseline A2 adalah 100%. (c) perubahan level juga membaik meskipun sangat sedikit. (d) pada persentase tidak ada data yang overlap yaitu 0 % dan 0%. Persentase overlap ini dikatakan baik karena semakin kecil persentasenya maka semakin baik
Pengaruh Bermain Ulartangga Terhadap Gerak Langkah Lurus Siswa Tunagrahita Ringan Puspitaningsari, Mecca; Febriana, Amelia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh bermain ulartangga terhadap gerak langkah lurus siswa tunagrahita ringan SLB Ngoro. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen Single Subject Research (SSR) atau disebut penelitian subjek tunggal. Sample dalam penelitian ini berjumlah 1 orang karena menggunakan Single Subject Research (SSR).Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah A – B – A. Dengan 8 kali pertemuan untuk fasebaseline A1, Intervensi dan fase baseline A2. Hasil penelitian dilihat dari persentase stabilitasnya pada fase baseline A1 100% sedangkan pada fase intervensi B hanya 25% dan baseline A2 adalah 100%. (c) perubahan level juga membaik meskipun sangat sedikit. (d) pada persentase tidak ada data yang overlap yaitu 0 % dan 0%. Persentase overlap ini dikatakan baik karena semakin kecil persentasenya maka semakin baik
Pendampingan Optimalisasi Perpustakaan Sebagai Sarana Meningkatkan Kesadaran Literasi Bagi Siswa SDN Sidorejo 01 Hapsari, Estuning Dewi; Sucihati, Theresia Budi; Rizaldy, Dedy Richi; Khoiroh, Ni’matul Isti; Febriana, Amelia
MESTAKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v3i6.541

Abstract

The habit and interest in reading are activities that must be developed early in students. This is because reading will affect other students' skills. Libraries play an important role in providing reading facilities. The library at SDN Sidorejo 01 has not been managed well due to limited space and unorganized administration. Mentoring activities aim to improve the library's function as a place to explore knowledge, raise awareness of the importance of literacy skills, solve library administration problems, and provide library administration training. The method used in mentoring activities is APTE, which consists of needs analysis, training, action, and evaluation. Teachers and students participated in the activities enthusiastically and there was good cooperation between the service team and the school. Mentoring activities can increase interest in reading foster reading habits, and optimize library space. Apart from that, it can improve the reading skills of students who are still experiencing problems.
Collaborative Approaches to Mitigating Teacher Shortages: Evidence from a Systematic Literature Review Febriana, Amelia; Sugiarto, Sugiarto; Zulaikha, Siti; Kamaludin, Kamaludin
Jurnal Paedagogy Vol. 13 No. 1 (2026): January
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jp.v13i1.18429

Abstract

This study aims to examine policy frameworks and collaborative strategies implemented across different countries to address teacher shortages through pre-service teacher education. A systematic literature review method was conducted following the PRISMA 2020 guidelines, analyzing 32 open-access journal articles published between 2020 and 2025 and indexed in the Scopus and Google Scholar databases. The review identified three dominant policy approaches: (1) intensive pre-service programs that actively involve prospective teacher candidates; (2) transitional substitution strategies implemented through short-term policies, such as the utilization of retired teachers and regional incentive schemes; and (3) tripartite structural integration among universities, schools, and government institutions. Data were analyzed using bibliometric techniques to map research trends and thematic structures, followed by qualitative thematic synthesis to examine policy models and collaborative mechanisms. The findings indicate that cross-institutional collaboration plays a crucial role in establishing a sustainable and coherent teacher policy ecosystem. The study concludes that teacher shortages should be addressed through long-term, institutionally grounded policies that strengthen pre-service teacher education pathways. These results provide a conceptual foundation for enhancing Indonesia’s Pre-Service Teacher Internship Program (Program Magang Mahasiswa Calon Guru / PMMCG) as an evidence-based strategy for teacher recruitment, preparation, and professionalization.
Asesmen Kesiapan Penerapan Rekam Medis Elektronik di RSU Fastabiq Sehat PKU Muhammadiyah Pati Febriana, Amelia; Hosizah; Ichwani, Arief; Pertiwi, Tria Saras
Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrmik.v8i2.13841

Abstract

RSU Fastabiq Sehat PKU Muhammadiyah Pati telah mengimplementasikan RME sejak tahun 2017 dengan SIMRS Khanza, namun penggunaannya belum optimal. Meskipun sistem ini telah memiliki fitur yang tergolong lengkap dan memudahkan rumah sakit untuk penggunaan RME. Beberapa fitur RME dalam SIMRS Khanza belum sesuai dengan kebutuhan pengguna. Setiap update modifikasi sistem harus dilakukan secara mandiri dan memerlukan pengecekan menyeluruh terhadap seluruh perangkat yang digunakan. Dalam rangka mengupdate RME diperlukan asesmen kesiapan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kesiapan RME dalam 4 aspek meliputi aspek alur kerja, aspek infrastruktur teknologi (IT), aspek sumber daya manusia (SDM), aspek organisasi. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2024 – Januari 2025. Jenis penelitian Kualitatif menggunakan Metode Qualitative Content Analysis (QCA). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam (in-depth interview) dan observasi dengan 4 informan yang terdiri dari kepala instalasi rawat jalan, kepala tim IT dan staf IT, kepala SDI yang relevan dan keterlibatan langsung dalam proses implementasi RME di instalasi rawat jalan. Analisis data menggunakan MAXQDA Software. Hasil penelitian dari 4 aspek tersebut menunjukkan bahwa pada aspek alur kerja, implementasi RME belum sepenuhnya siap karena belum tersedianya SOP yang sesuai dengan sistem RME, dimana kebijakan yang digunakan masih mengacu pada pedoman rekam medis manual. Pada aspek infrastruktur teknologi (IT), bahwa hardware masih diperlukan adanya UPS (Uninterruptible Power Supply), software sudah memadai namun fitur RME seperti asesmen awal rehabilitasi medik dan asesmen fisioterapi belum sesuai dengan kebutuhan pengguna. Selain itu fitur pendataan hasil echo jantung dan format laporan TB juga belum tersedia. Pada aspek SDM, terdapat 59 pengguna RME yang secara kuantitas dan kompetensi sudah memadai. Penguatan dilakukan melalui pelatihan terstruktur, kolaborasi, dan pendampingan intensif, serta evaluasi berkala oleh bagian SDI. Selain pengguna, terdapat tim pengelola SIMRS yang terdiri dari 19 orang tim adhoc dan 22 orang tim pengembangan. Pada aspek SDM, terdapat 59 pengguna RME dengan kompetensi dan jumlah yang memadai. Penguatan dilakukan melalui pelatihan, kolaborasi, pendampingan intensif, serta evaluasi berkala oleh bagian SDI. Tim pengelola SIMRS terdiri dari 19 orang tim adhoc dan 22 orang tim pengembangan, sementara tim IT berjumlah tiga orang dan masih membutuhkan dua programmer tambahan. Pada aspek organisasi, manajemen menunjukkan komitmen melalui pembentukan kedua tim tersebut yang bertugas mengkoordinasi kendala, menyediakan solusi, dan mengembangkan sistem guna memastikan implementasi RME berjalan optimal.
Analisis Keberlanjutan Pertanian Kopi Arabika di Desa Sukawangi Kabupaten Bogor: Sustainability Analysis in Arabica Coffee Farming in Sukawangi Village, Bogor Regency Amelia Febriana; Febriana, Amelia; Putri, Eka Intan Kumala; Ismail, Ahyar
Indonesian Journal of Agricultural Resource and Environmental Economics Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/enqa8g65

Abstract

Abstrak Kopi merupakan salah satu komoditas yang memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi hijau dan keberlanjutan sektor perkebunan di Indonesia. Namun, dinamika harga global, penurunan produktivitas, serta lemahnya kelembagaan petani menjadi tantangan utama bagi keberlanjutan sistem usahatani kopi, khususnya di Desa Sukawangi, Kabupaten Bogor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status keberlanjutan usahatani kopi arabika di Desa Sukawangi berdasarkan lima dimensi utama: ekologi, ekonomi, sosial, kelembagaan, dan teknologi. Pendekatan yang digunakan adalah RAP-Coffee berbasis Multidimensional Scalling (MDS). Pengumpulan data meliputi data primer dan sekunder. Kemudian dilakukan menggunakan program Microsoft Office Excel dan Metode Multi-Dimensional Scalling (MDS) melalui perangkat lunak Rapid Appraisal for Fisheries (RAP-Coffee). Hasil penelitian menunjukkan indeks keberlanjutan dengan nilai sebesar 65.33% yang termasuk dalam kategori cukup berkelanjutan. Dimensi teknologi 78.85% memiliki nilai indeks tertinggi dengan kategori berkelanjutan, dimensi sosial dengan nilai indeks 73.41% dan dimensi ekologi 72.99% memiliki kategori yang cukup berkelanjutan. Namun, dimensi ekonomi memiliki nilai indeks terendah yaitu 49.87% dan dimensi kelembagaan 51.54% teridentifikasi adanya kendala pada aspek keberlanjutan tergolong kurang berkelanjutan. Analisis leverage mengidentifikasi atribut-atribut sensitif yang menjadi pengungkit utama, yaitu pengelolaan limbah, penggunaan pestisida, pemberdayaan masyarakat, standar pencatatan, pengakuan sertifikasi, dan akses pasar. Uji Monte Carlo mengonfirmasi stabilitas model dengan selisih nilai yang kecil 0.20% - 2.78% antara hasil MDS dan simulasi. Penelitian ini merekomendasikan intervensi kebijakan yang berfokus pada penguatan kelembagaan petani, fasilitas sertifikasi, akses pembiayaan hijau, dan adopsi teknologi pascapanen ramah lingkungan untuk meningkatkan keberlanjutan usahatani secara menyeluruh.
Planning and Implementation of Islamic Religious Education in Shaping Elementary Students’ Religious Character Rasidin; Hasanah, Neneng; Anwar, Kasful; Rahman, Mahyuzar; Chaniago, Fransisko; Febriana, Amelia
MUMTAZ : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 3 (2025): December 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam (IAI) Ibrahimy Genteng Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69552/mumtaz.v5i3.3483

Abstract

This research aims to examine how the planning and implementation of Islamic Religious Education (PAI) contributes to shaping the religious character of students at SDN 161/V Adi Purwa. The study was conducted using a qualitative method with a descriptive approach. Research data were obtained from the school principal, PAI teachers, and students. Data analysis was carried out through the stages of collection, reduction, presentation, and verification. The results indicate that the combination of structured planning and consistent implementation is effective in forming students' religious character. The students demonstrated a good understanding of religious values and the ability to apply them in daily life. Structured planning and effective implementation have proven successful in producing students who are faithful, pious, of noble character, and disciplined, in accordance with the objectives of Islamic Religious Education at SDN 161/V Adi Purwa.