Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

IMPLEMENTASI PERLINDUNGAN SAKSI DAN KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA FEBRIANA, AMELIA
Legal Opinion Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Legal Opinion

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini berjudul Implementasi Perlindungan Saksi dan Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Dengan identifikasi masalah mengenai pelaksanaan perlindungan saksi dan korban kekerasan dalam rumah tangga dikantor kepolisian resort Palu dan faktor yang mempengaruhi pelaksanaan perlindungan saksi dan korban kekerasan dalam rumah tangga. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan perlindungan saksi dan korban kekerasan dalam rumah tangga di kepolisian resort Palu, dan faktor apa saja yang mempengaruhi perlindungan saksi dan korban kekerasan dalam rumah tangga. Lokasi penelitian ini bertempat di kota Palu Sulawesi Tengah khususnya di kantor kepolisian resort Palu dengan metode penelitian empiris dan metode penelitian normatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa di kota Palu sendiri pelaksanaan perlindungan saksi dan korban khususnya bagi yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga telah dilakukan dengan semaksimal mungkin oleh para penegak hukum dengan mematuhi semua aturan yang berlaku dan memberikan sanksi yang pantas bagi pelaku kekerasan dalam rumah tangga dan faktor yang mempengaruhi pelaksanaan perlindungan saksi itu sendiri menurut hasil penelitian ada dua yaitu faktor penghambat dimana masyarakat belum sadar akan hukum sedang faktor pedukungnya yaitu dimana aparat kepolisian yang ikut mengambil bagian dalam menangani setiap kasus KDRT yang dilaporkan sehingga aparat kepolisian menegakkan hukum secara adil terhadap korban KDRT. Kata Kunci : perlindungan saksi dan korban, kekerasan dalam rumah tangga
Pengaruh Bermain Ulartangga Terhadap Gerak Langkah Lurus Siswa Tunagrahita Ringan Puspitaningsari, Mecca; Febriana, Amelia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.939 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh bermain ulartangga terhadap gerak langkah lurus siswa tunagrahita ringan SLB Ngoro. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen Single Subject Research (SSR) atau disebut penelitian subjek tunggal. Sample dalam penelitian ini berjumlah 1 orang karena menggunakan Single Subject Research (SSR).Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah A – B – A. Dengan 8 kali pertemuan untuk fasebaseline A1, Intervensi dan fase baseline A2. Hasil penelitian dilihat dari persentase stabilitasnya pada fase baseline A1 100% sedangkan pada fase intervensi B hanya 25% dan baseline A2 adalah 100%. (c) perubahan level juga membaik meskipun sangat sedikit. (d) pada persentase tidak ada data yang overlap yaitu 0 % dan 0%. Persentase overlap ini dikatakan baik karena semakin kecil persentasenya maka semakin baik
Pengaruh Bermain Ulartangga Terhadap Gerak Langkah Lurus Siswa Tunagrahita Ringan Puspitaningsari, Mecca; Febriana, Amelia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh bermain ulartangga terhadap gerak langkah lurus siswa tunagrahita ringan SLB Ngoro. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen Single Subject Research (SSR) atau disebut penelitian subjek tunggal. Sample dalam penelitian ini berjumlah 1 orang karena menggunakan Single Subject Research (SSR).Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah A – B – A. Dengan 8 kali pertemuan untuk fasebaseline A1, Intervensi dan fase baseline A2. Hasil penelitian dilihat dari persentase stabilitasnya pada fase baseline A1 100% sedangkan pada fase intervensi B hanya 25% dan baseline A2 adalah 100%. (c) perubahan level juga membaik meskipun sangat sedikit. (d) pada persentase tidak ada data yang overlap yaitu 0 % dan 0%. Persentase overlap ini dikatakan baik karena semakin kecil persentasenya maka semakin baik
Pendampingan Optimalisasi Perpustakaan Sebagai Sarana Meningkatkan Kesadaran Literasi Bagi Siswa SDN Sidorejo 01 Hapsari, Estuning Dewi; Sucihati, Theresia Budi; Rizaldy, Dedy Richi; Khoiroh, Ni’matul Isti; Febriana, Amelia
MESTAKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v3i6.541

Abstract

The habit and interest in reading are activities that must be developed early in students. This is because reading will affect other students' skills. Libraries play an important role in providing reading facilities. The library at SDN Sidorejo 01 has not been managed well due to limited space and unorganized administration. Mentoring activities aim to improve the library's function as a place to explore knowledge, raise awareness of the importance of literacy skills, solve library administration problems, and provide library administration training. The method used in mentoring activities is APTE, which consists of needs analysis, training, action, and evaluation. Teachers and students participated in the activities enthusiastically and there was good cooperation between the service team and the school. Mentoring activities can increase interest in reading foster reading habits, and optimize library space. Apart from that, it can improve the reading skills of students who are still experiencing problems.
Analisis Keberlanjutan Pertanian Kopi Arabika di Desa Sukawangi Kabupaten Bogor: Sustainability Analysis in Arabica Coffee Farming in Sukawangi Village, Bogor Regency Amelia Febriana; Febriana, Amelia; Putri, Eka Intan Kumala; Ismail, Ahyar
Indonesian Journal of Agricultural Resource and Environmental Economics Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/enqa8g65

Abstract

Abstrak Kopi merupakan salah satu komoditas yang memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi hijau dan keberlanjutan sektor perkebunan di Indonesia. Namun, dinamika harga global, penurunan produktivitas, serta lemahnya kelembagaan petani menjadi tantangan utama bagi keberlanjutan sistem usahatani kopi, khususnya di Desa Sukawangi, Kabupaten Bogor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status keberlanjutan usahatani kopi arabika di Desa Sukawangi berdasarkan lima dimensi utama: ekologi, ekonomi, sosial, kelembagaan, dan teknologi. Pendekatan yang digunakan adalah RAP-Coffee berbasis Multidimensional Scalling (MDS). Pengumpulan data meliputi data primer dan sekunder. Kemudian dilakukan menggunakan program Microsoft Office Excel dan Metode Multi-Dimensional Scalling (MDS) melalui perangkat lunak Rapid Appraisal for Fisheries (RAP-Coffee). Hasil penelitian menunjukkan indeks keberlanjutan dengan nilai sebesar 65.33% yang termasuk dalam kategori cukup berkelanjutan. Dimensi teknologi 78.85% memiliki nilai indeks tertinggi dengan kategori berkelanjutan, dimensi sosial dengan nilai indeks 73.41% dan dimensi ekologi 72.99% memiliki kategori yang cukup berkelanjutan. Namun, dimensi ekonomi memiliki nilai indeks terendah yaitu 49.87% dan dimensi kelembagaan 51.54% teridentifikasi adanya kendala pada aspek keberlanjutan tergolong kurang berkelanjutan. Analisis leverage mengidentifikasi atribut-atribut sensitif yang menjadi pengungkit utama, yaitu pengelolaan limbah, penggunaan pestisida, pemberdayaan masyarakat, standar pencatatan, pengakuan sertifikasi, dan akses pasar. Uji Monte Carlo mengonfirmasi stabilitas model dengan selisih nilai yang kecil 0.20% - 2.78% antara hasil MDS dan simulasi. Penelitian ini merekomendasikan intervensi kebijakan yang berfokus pada penguatan kelembagaan petani, fasilitas sertifikasi, akses pembiayaan hijau, dan adopsi teknologi pascapanen ramah lingkungan untuk meningkatkan keberlanjutan usahatani secara menyeluruh.