Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

STRATEGY FOR DEVELOPING SOFT SKILLS IN GENERATION Z USING EDUCATIONAL TECHNOLOGY Marzuki, Marzuki; Patemah, Patemah; Parta, Ida Bagus Made Wisnu
Jurnal Kajian Pendidikan dan Psikologi Vol. 1 No. 3 (2024): Jurnal Kajian Pendidikan dan Psikologi
Publisher : PT Altin Riset Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61397/jkpp.v1i3.118

Abstract

This study aims to explore the contribution of educational technology to developing soft skills among Generation Z students in public schools. We employed a qualitative research method, utilizing a case study approach. We collected data through observations and interviews with various stakeholders in public schools. The findings of the study indicate that educational technology positively contributes to enhancing students' soft skills. The use of educational technology facilitates interactive, creative, and adaptive learning, as well as collaboration and interaction among students from diverse backgrounds. However, to maximize the benefits of educational technology, we must address challenges like accessibility gaps and curriculum integration. The study concludes that educational technology holds great potential as a tool to prepare Generation Z for the demands and challenges of an increasingly complex and interconnected workforce.
THE ROLE OF SOCIAL SUPPORT IN REDUCING STRESS IN PRE-ADOLESCENT CHILDREN Munizu, Musran; Mubarok, Ahmad Shofi; Patemah, Patemah
Jurnal Kajian Pendidikan dan Psikologi Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Kajian Pendidikan dan Psikologi
Publisher : PT Altin Riset Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61397/jkpp.v2i2.237

Abstract

This research aims to explore the role of social support in reducing stress among pre-adolescent children, focusing on the contributions of family, peers, and schools. Utilizing a quantitative approach, data were collected through questionnaires administered to 200 pre-adolescent children aged 9 to 12 years. The findings reveal that social support from family significantly correlates with lower stress levels, emphasizing the importance of emotional backing from parents. Additionally, peer support was found to be crucial, as children with strong friendships demonstrated better-coping mechanisms in stressful situations. School support, characterized by teachers’ attentiveness and a positive school environment, also played a vital role in mitigating stress among children. Moreover, demographic factors such as socioeconomic status and gender influenced the extent of social support received, with children from lower socioeconomic backgrounds reporting less access to support networks. The study highlights the critical need for parents, educators, and policymakers to foster supportive environments that can enhance children's emotional resilience and well-being. These findings contribute to the existing literature on child development and stress management, offering practical recommendations for improving the mental health of pre-adolescent children.
EFEKTIVITAS KELAS PRENATAL YOGA TERHADAP KESEHATAN MENTAL IBU HAMIL TRIMESTER III Ervin Rufaindah; Patemah Patemah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v9i1.249

Abstract

Kesehatan mental pada kehamilan dapat terganggu karena rasa khawatir berlebih, masalah kesehatan dan keselamatan janin. Hal ini menjadi pemicu terjadinya cemas dan depresi pada masa kehamilan. Prenatal yoga merupakan latihan fisik yang dapat mengurangi ketidaknyamanan fisik serta bisa menigkatkan rasa nyaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas prenatal yoga terhadap kesehatan mental ibu hamil. Metode penelitian yang digunakan adalah metode quasy ekperiment dengan desain posttest-only control. Populasi pada penelitian ini adalah ibu hamil trimester III dengan sampel penelitian dibagi menjadi dua kelompok yaitu 15 orang kelompok perlakuan dan 15 orang kelompok kontrol. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Hospital Anxiety and Depression Scale (HADS). Analisis data menggunakan aplikasi SPSS 21 for windows dengan uji independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan uji independent t-test didapatkan tingkat kesehatan mental dalam kecemasan (p-value=0,002) dan depresi (p-value=0,007) ibu hamil yang artinya terdapat perbedaan kesehatan mental ibu hamil antara kelas kontrol dan kelompok perlakuan mengikuti kelas prenatal yoga. Kesimpulan dan saran, rerata ibu hamil yang mengikuti kelas prenatal yoga memiliki kesehatan mental yang normal. Diharapkan semua ibu hamil trimester III dapat mengikuti kelas prenatal yoga sehingga dapat menjalani kehamilan dengan bahagia.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TENTANG SENAM SEX (KEGEL) PADA LANSIA “ Di BPM Lindawati Desa Ngembal Kec. Wajak. Kab. MALANG Patemah, Patemah
Media Husada Journal Of Community Service Vol. 1 No. 1 (2021): Media Husada Journal of Community Service
Publisher : STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.567 KB)

Abstract

Senam kegel adalah senam yang dilakukan untuk mengguatkan otot-otot panggul bagian bawah. yaitu otot-otot di bawah rahim, kandung kemih, usus besar. Senam Kegel bertujuan mengencangkan vagina dan otot panggul bawah yang sudah lemas karena proses persalinan atau karena faktor usia. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah membentuk kader senam kegel di posyandu lansia, meningkatkan kemampuan lansia dalam mempraktekkan senam kegel. Solusi yang ditawarkan yaitu Pembentukan Kader, penyuluhan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang senam kegel, pelatihan bagi kader lansia, tersedianya sarana dan prasarana penunjang program, seperti buku saku / modul panduan konselor dan leaflet serta pendampingan dengan kunjungan rumah (home care) pada kader dan lansia. Monitoring dan evaluasi dilakukan oleh bidan kepada kader lansia dalam kegiatan posyandu lansia. Rangkaian kegiatan inimembutuhkan waktu 6 bulan (12 Mei-14 November 2020). Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatnya kemampuan kader lansia tentang senam kegel pada saat posyandu lansia, maka akan meningkatkan kemampuan para lansia untuk melakukan senam kegel dirumah sehingga akan meningkatkan kesehatan lansia pada umumnya dan kesehatan otot panggul lansia pada khususnya sehingga akan meminimalisasi keluhan yang berhubungan dengan otot panggul yaitu beser kencing. Tersedianya sarana serta prasarana penunjang untuk kegiatan senam kegel seperti buku panduan,, lembar balik senam kegel, leaflet. Kader Posyandu lansia telah melakukan tugasnya yaitu melakukan pemantauan pada lansia untuk melakukan senam kegel saat pelaksanaan posyandu lansia dan kunjungan rumah
PENERAPAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA MASYARAKAT SUKOSARI PANDANSARI PONCOKUSUMO MALANG Patemah, PATEMAH
Media Husada Journal Of Community Service Vol. 2 No. 2 (2022): Media Husada Journal of Community Service
Publisher : STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.972 KB) | DOI: 10.33475/mhjcs.v2i2.39

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah perilaku atau tindakan mengupayakan kebersihan dan kesehatan dari kemauan diri sendiri dan menularkannya kepada orang lain. Perilaku ini meliputi menjaga kebersihan dan kesehatan diri sehingga berdampak pada kesehatan orang lain dan lingkungan sekitar. Untuk mengetahui penerapan perilaku hidup bersih dan sehat pada masyarakat Dusun Sukosari Desa Pandansari Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang, di lakukan beberapa tahapan kegiatan yang di perlukan, antara lain mulai dari pendataan, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Dari semua hasil yang di laksanakan, terdapat gambaran nyata tentang situasi dan kondisi kesehatan masyarakat dengan cara bersosialisasi dengan masyarakat. Pendataan mengenai status kesehatan dengan cara kunjungan rumah. Masyarakat menerima dengan baik dan antusias. Setelah dilakukan pendataan yang dilakukan kemudian dilakukan analisis data dan ditemukan masalah prioritas kesehatan dengan kesepakatan bersama hasil Musyawarah Masyarakat Desa (MMD). Dari masalah tersebut diatas kami merencanakan cara pemecahanya yakni dengan cara melakukan penyuluhan, sosialisasi, pelatihan dan pendampingan yang dilaksanakan baik di rumah warga, posyandu, sekolahan dan lainnya. Dari kegiatan tersebut untuk mengatasi masalah, dilakukan evaluasi pada saat akhir kegiatan. Dapat disimpulkan bahwa warga sudah mengerti tentang kegiatan untuk menerapkan PHBS dalam masyarakat.
Study of Hegu Point Stimulation in Increasing Toddler's Appetite as a Complementary Local Wisdom Therapy Patemah, Patemah; Rufaindah, Ervin
EMBRIO: Jurnal Kebidanan Vol 17 No 1 (2025): EMBRIO: Jurnal Kebidanan (MAY)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/embrio.v17i1.10085

Abstract

Toddlers require a balanced diet for their growth and development. Child growth and development can be disrupted if a child experiences stunting due to unmet food needs. To meet food needs, it is necessary to increase the toddler's appetite. To increase appetite, one alternative is to provide stimulation. The research aims to provide Hegu point stimulation to increase appetite in toddlers. This research used a descriptive method with 15 toddler participants. The population of this study consisted of toddlers aged 13 months to 60 months. Sampling technique with total sampling. The participants will have their appetite measured before and after being given Hegu stimulation. Stimulation was given once a day with 30 rounds for 30 days. The results showed that the number of female toddlers was 8 (53 percent), and the number of male toddlers was 7 (47 percent). The increase in appetite was observed in 8 toddlers (53percent) and more than twice as many toddlers (7, 47 percent). Thus, there is an increase in toddlers' appetite after giving Hegu stimulation, so that in future research, the duration of stimulation can be considered.
EFEKTIVITAS KELAS PRENATAL YOGA TERHADAP KESEHATAN MENTAL IBU HAMIL TRIMESTER III Rufaindah, Ervin; Patemah, Patemah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v9i1.249

Abstract

Kesehatan mental pada kehamilan dapat terganggu karena rasa khawatir berlebih, masalah kesehatan dan keselamatan janin. Hal ini menjadi pemicu terjadinya cemas dan depresi pada masa kehamilan. Prenatal yoga merupakan latihan fisik yang dapat mengurangi ketidaknyamanan fisik serta bisa menigkatkan rasa nyaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas prenatal yoga terhadap kesehatan mental ibu hamil. Metode penelitian yang digunakan adalah metode quasy ekperiment dengan desain posttest-only control. Populasi pada penelitian ini adalah ibu hamil trimester III dengan sampel penelitian dibagi menjadi dua kelompok yaitu 15 orang kelompok perlakuan dan 15 orang kelompok kontrol. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Hospital Anxiety and Depression Scale (HADS). Analisis data menggunakan aplikasi SPSS 21 for windows dengan uji independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan uji independent t-test didapatkan tingkat kesehatan mental dalam kecemasan (p-value=0,002) dan depresi (p-value=0,007) ibu hamil yang artinya terdapat perbedaan kesehatan mental ibu hamil antara kelas kontrol dan kelompok perlakuan mengikuti kelas prenatal yoga. Kesimpulan dan saran, rerata ibu hamil yang mengikuti kelas prenatal yoga memiliki kesehatan mental yang normal. Diharapkan semua ibu hamil trimester III dapat mengikuti kelas prenatal yoga sehingga dapat menjalani kehamilan dengan bahagia.
Gambaran Pengetahuan ibu tentang Stimulasi Neiguan (PC6) Untuk Mencegah Stunting dalam Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Balita di Atma Home Care Patemah, Patemah; Rufaindah, Ervin
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8419

Abstract

Usaha dalam meningkatkan pola makan balita maka dapat dilakukan stimulasi akupresur pada titik PC6 (Neiguan). Pemberian stimulasi pada titik PC6 (Neiguan) ini berfungsi untuk meningkatkan dan mengaktifkan sistem meridian yang berhubungan dengan peningkatan nafsy makan. Seorang bayi yang usianya melangkah ke usia anak yaitu 13 bulan harus belajar untuk mengkonsumsi makanan dengan makanan orang dewasa dalam keluarga. Untuk meningkatkan kemampuan stimulasi maka diperlukan pembelajaran akan Pengetahuan stimulasi. Pengetahuan adalah suatu proses untuk tahu dari seseorang dengan menggunakan proses sensoris dari mata dan telinga dengan obyek tertentu. Stimulasi adalah pemberian suatu rangsangan atau stimulus untuk meningkatkan dan mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak yang bisa di lakukan oleh orang terdekat dan keluarga. Salah satu dari terapi non farmakologi untuk meningkatkan nafsu makan adalah pemberian stimulasi pada titik PC6 (Neiguan) dengan memberikan pada titik pilihan.  Tujuan Penelitian ini yaitu memperoleh gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang Stimulasi titik PC6 (Neiguan) dalam meningkatkan nafsu makan Balita Di Atma Home Care desa Karanganyar Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang. Populasi dalam penelitian ini adalah 70 orang ibu-ibu yang mempunyai bayi Balita usia 13 – 60 bulan. Metode sampling yang digunakan adalah quota sampling dengan jumlah sampel 40 orang. Variabel penelitian adalah Tingkat Pengetahuan, dengan menggunakan alat ukur kuesioner tertutup dengan skala data ordinal. Pengolahan data dengan menggunakan distribusi frekuensi relative. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan ibu tentang stimulasi titik PC6 (Neiguan) pada balita hampir seluruhnya (75 %) cukup baik sedangkan sebagian kecil (15 %) baik dan kurang baik (10%). Kesimpulannya bahwa tingkat pengetahuan ibu tentang Stimulasi titik PC6 (Neiguan) cukup baik. Saran kepada Ketua Atma Home Care lebih pemberian pendampingan dan pembinaan kepada Ibu Balita melalui Kegiatan penyuluhan, praktik stimulasi PC6 (Neiguan) dengan home care.
Terapi Komplementer Menggunakan Aromaterapi Minyak Esensial Berpengaruh Terhadap Insomnia Pada Ibu Menopause di ATMA Home Care Poncokusumo rufaindah, Ervin; Patemah, Patemah
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 10, No 3 (2022): EDITION NOVEMBER 2022
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jc.v10i3.3884

Abstract

Women will experience menopause physiologically at the age of 45 and show different signs symptoms. Menopause can cause psychological disturbances like frequent drowsiness, difficulty concentrating, insomnia, and fatigue. This study aimed to determine the effect of essential oil aromatherapy on insomnia. The pre-experimental design was used, with the One Group Pretest-Posttest approach to 30 menopausal women with insomnia in the ATMA Home Care Poncokusumo area, Malang Regency. The sampling technique chosen was accidental sampling. The data on insomnia was examined by modifying the KSPBJ-IRS-10 questions. The differences between groups were analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test. The respondents' age ranged between 46-53 years old (average 48 years), the average length of menopause was two years, and most graduated from high school, with mild insomnia. After the treatment, the respondents experienced a decrease in insomnia with a smaller mean score (19.5 to 11.5), p-value = 0.000 0.05, which means that there was a significant difference between the score of insomnia. It can be concluded that aromatherapy of essential oils can reduce the degree of insomnia in menopausal women. It is recommended to properly monitor the evaluation of the use of aromatherapy online and through home visits, as well as measure the characteristics of respondents. 
THE EFFECT OF RED SPINNING VEGETABLES ON HEMOGLOBIN LEVELS OF HEMOGLOBIN POSITION IN PONCOKUSUMO DISTRICT, MALANG REGENCY Rufaindah, Ervin; Patemah, Patemah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v11i01.3062

Abstract

Anemia in the puerperium is a continuation of anemia suffered during pregnancy, which causes many complaints for mothers and reduces work presentations, both in daily homework and in caring for babies. Data from the 2012 Household Health Survey (SKRT) states that the prevalence of anemia in children under five is 40.5%, pregnant women is 50.5%, postpartum women is 45.1. The purpose of this study was to determine the effect of red spinach on hemoglobin levels in postpartum mothers in Poncokusumo District, Malang Regency. The design of this study was a quasi-experimental design using the one group pretest posttest design research using an accidental sampling technique of 30 people. The data used are primary and secondary data. The data were analyzed using the paired t test analysis. Results: From the results of the research with the statistical test results, the Asym sig (2-tailed) value of 0.000 is less than 0.05, it can be concluded that there is an effect of red spinach on increasing hemoglobin levels in postpartum mothers in Poncokusumo District, Malang Regency. It is hoped that it can activate postpartum mothers by collaborating with local midwives to encourage postpartum mothers to consume red spinach every day or other foods that can increase hemoglobin levels