Articles
Edukasi Peningkatan Daya Tahan Tubuh dan Penggunaan Masker Kepada Anak Prasekolah Untuk Mencegah Penularan Covid-19 di Dusun Gadungan Kecamatan Poncokusumo
Patemah Patemah;
Ervin Rufaindah
Indonesia Berdaya Vol 3, No 2: February-April 2022
Publisher : Utan Kayu Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47679/ib.2022298
Community activities during the COVID-19 pandemic are recommended to comply with health protocols. But in reality there are still people who carry out activities outside the home without wearing a mask or wearing a mask but placing it on the chin without covering the nose and ears, especially for preschool children who have not been disciplined in the use of masks. Improper use and storage of masks can increase the risk of transmission of COVID-19. In Indonesia, we have implemented the New Normal indealing with this pandemic. New Normal is associated with new habits such as increasing endurance and wearing masks. This definitely has an impact on preschoolers. So the purpose of this community service is to provide education to preschool children about increasing body resistance and the correct use of masks to prevent the transmission of COVID-19. Community service is carried out in Gadungan Hamlet, Poncokusumo District. The activities are carried out by counseling with interactive methods and games as well as screening nutritional status and giving milk to increase body resistance. After measuring BBand TB, the highest BMI was Good Nutrition, which was 56.6%. It is hoped that parents can fulfill their child's nutrition and can monitor the correct use of masks so that the transmission of COVID-19 in preschool children can decrease.Abstrak: Aktivitas masyarakat pada masa pandemi COVID-19 dianjurkan untuk mematuhi protokol kesehatan. Tetapi pada kenyataannya bahwa masih terdapat masyarakat yang melakukan aktivitas di luar rumah tanpa menggunakan masker atau menggunakan masker tetapi diletakkan di dagu tanpa menutupi hidung dan telinga, terutama pada anak-anak prasekolah yang belum disiplin dalam penggunaan masker. Penggunaan dan penyimpanan masker yang kurang tepat dapat meningkatkan resiko penularan COVID-19. Di Indonesia sudah menerapkan New Normal dalam menghadapi pandemi ini. New Normal dikaitkan dengan kebiasaan baru seperti meningkatkan daya tahan tubuh dan penggunaan masker. Hal tersebut pasti berdampak pada anak-anak prasekolah. Jadi tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi kepada anak-anak prasekolah tentang peningkatan daya tahan tubuh dan penggunaan masker yang benar untuk mencegah penularan COVID-19. Pengabdian masyarakat dilakukan di Dusun Gadungan Kecamatan Poncokusumo. Kegiatannya dilakukan dengan penyuluhan dengan metode dan permainan interaktif serta skrining status gizi dan pemberian susu untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Setelah dilakukan pengukuran BB dan TB di dapatkan IMT terbanyak adalah Gizi Baik yaitu 56,6 %. Diharapkan orang tua dapat memenuhi gizi anaknya dan dapat memantau penggunaan masker yang benar sehingga penularan COVID-19 pada anak prasekolah bisa menurun.
Studi Sindrom Klimakterium pada Wanita Menopause
Patemah .
Jurnal MID-Z (MIDWIFERI ZIGOT) Vol 5 No 1 (2022): MAY
Publisher : Universitas Islam Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56013/jurnalmidz.v5i1.1375
Climacterium syndrome is a problem for women aged 45-50 years, so information is needed about the disorders that occur in the premenopausal period so that premenopausal women feel more prepared and calm in facing the premenopausal period. This is shown from the results of a preliminary study of 10 premenopausal women who were met, 6 of whom experienced menstrual disorders, causing them to worry. This study was to identify the climacteric syndrome in premenopausal women. The research method is descriptive, where the population of this study is 80 people with a sample of 20 people by sampling using quota sampling technique. Collecting data using interviews and questionnaires in the form of closed questions. Data analysis is presented in the results of data processing in a narrative manner. The results of this study indicate that the general data from 36 respondents are mostly in the age group of 46–50 years (50%). Most of them have high school education (50%) and most of them are housewives (75%), special data shows that the most neurovegetative disorders are hot flushes (50%). The most somatic disorders were dry/wrinkled skin (75%), the most common menstrual disorders were irregular menstruation (90%) and the most psychological disorders were fatigue (75%). Every premenopausal woman experiences climacteric syndrome in the form of neurovegetative disorders, somatic disorders, menstrual disorders and psychological disorders.
Pengaruh sayur bayam merah (amaranthus tricolor l) terhadap produksi ASI ibu nifas di Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang
Patemah Patemah;
Ervin Rufaindah
MEDIA ILMU KESEHATAN Vol 11 No 3 (2022): Media Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30989/mik.v11i3.805
Background: The National Exclusive Breastfeeding Coverage is 80%. Coverage below 80% is found in 34 Public Health Centers in Malang Regency, one of which is in Poncokusumo Health Center, namely the achievement of exclusive breastfeeding is 77.43%.Objective: The objective of this study was to examine the effect of red spinach on breast milk production for postpartum mothers in Poncokusumo District, Malang Regency.Methods: This type of research is a quasi-experimental with the one group pretest posttest design. The population of this study were postpartum mothers (0-40 days) in Poncokusumo District, as many as 30 people with accidental sampling technique. Giving red spinach for 5 days. In one serving, given 100 grams of red spinach. The analysis of this study was processed using a computerized system, in the form of univariate analysis and bivariate analysis using Mc Nemar's test, with a value of = 0.05.Results: The results of McNemar's analysis found that there was a significant difference between the number of mothers with non-current and smooth milk production after treatment (p 0.000).Conclusions: The results of this study indicate that the treatment of giving red spinach vegetables can increase breast milk production in postpartum mothers in Poncokusumo District, Malang Regency. This is because red spinach (Amaranthus tricolor L) which also contains phytoestrogens in increasing and smoothing breast milk.
MENGAWAL TUMBUH KEMBANG BALITA DENGAN STIMULASI TITIK LI4 (HEGU) DI ATMA HOME CARE
Patemah Patemah;
Ervin Rufaindah;
Waifti Amalia
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v4i2.16062
Budaya masyarakat Indoneseia dengan pemijatan bayi sudah dilakukan turun temurun. Pijat bayi merupakan salah satu bentuk dari stimulasi. Stimulasi adalah suatu kegiatan memberikan stimulus atau rangsangan-rangsangan yang dilakukan oleh orang tua dan lingkungannya kepada anak untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangannya secara optimal. Stimulasi sebagai salah satu terapi non farmakologis seperti pemberian penekanan pada titik yang meningkatkan nafsu makan yaitu titik LI4 (Hegu). Stimulasi titik LI4 (hegu) ini akan meningkatkan nafsu makan balita. Agar stimulasi dapat optimal maka diperlukan suatu pembelajaran. Tujuan Pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan tentang kemampuan ibu balita dalam memberikan stimulasi pijat pada titik LI4 (Hegu) pada balita untuk meningkatkan nafsu makan dan mengawal tumbuh kembang yang optimal. Pengabdian masyarakat dilakukan di Atma Home Care desa Karanganyar Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang. Kegiatannya dilakukan dengan menggunakan metode penyuluhan serta metode demontrasi melakukan stimulasi pijat titik LI4 (Hegu) dalam upaya meningkatkan nafsu makan sehingga akan mengoptimalkan tumbuh kembang balita. Setelah dilakukan penyuluhan dan demontrasi didapatkan ibu balita dalam melakukan stimulasi titik LI4 (Hegu) adalah Baik yaitu 75 %. Diharapkan orang tua terutama yang mempunyai balita dapat memberikan stimulasi titik LI4 (Hegu) pada balitanya dengan benar sehingga akan mengoptimalkan tumbuh kembangnya.
Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Stimulasi Hegu untuk Meningkatkan Nafsu Makan Balita di Atma Home Care Desa Karanganyar Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang
Patemah Patemah;
Ervin Rufaindah;
Yuliyanik Yuliyanik
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pengetahuan adalah hasil dari tahu yang terjadi melalui proses sensoris khususnya mata dan telinga terhadap objek tertentu. Stimulasi adalah suatu kegiatan memberikan stimulus atau rangsangan-rangsangan yang dilakukan oleh orang tua dan lingkungannya kepada anak untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangannya secara optimal. Stimulasi sebagai salah satu terapi non farmakologis seperti pemberian penekanan pada titik yang meningkatkan nafsu makan yaitu titik LI4 (Hegu). Tujuan Penelitian ini adalah memperoleh gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang Stimulasi titik LI4 (Hegu) untuk meningkatkan nafsu makan Balita Di Atma Home Care desa Karanganyar Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu-ibu yang mempunyai bayi Balita usia 12 – 60 bulan sejumlah 45 orang. Metode sampling yang digunakan adalah quota sampling dengan jumlah sampel 40 orang. Variabel penelitian adalah Tingkat Pengetahuan, alat ukur yang digunakan adalah kuesioner tertutup dengan skala data ordinal. Pengolahan data yang digunakan adalah distribusi frekuensi relative. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan ibu tentang stimulasi titik LI4 (Hegu) pada balita hampir seluruhnya (92,5 %) cukup baik sedangkan sebagian kecil (7,5 %) baik. Dari data diatas dapat diambil suatu kesimpulan bahwa tingkat pengetahuan ibu tentang Stimulasi titik LI4 (Hegu) cukup baik. Saran kepada Ketua Atma Home Care diharapkan untuk lebih meningkatkan pembinaan terhadap Ibu Balita, melalui penyuluhan, pemutaran video Stimulasi titik LI4 (Hegu).
Pengaruh Brownies Kelor terhadap Kadar Hb Ibu Hamil di Desa Pandanmulyo Kecamatan Tajinan
Ervin Rufaindah;
Patemah Patemah;
Waifti Amalia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dunia kesehatan secara global mewujudkan kesehatan ibu dan anak dengan tingkat yang lebih baik sehubungan dengan kadar hemoglobin dalam darah. World Health Organization (WHO) merekomendasikan kadar hemoglobin ibu hamil adalah = 11 gr/dl. Pemenuhan hemoglobin dalam darah dapat diperoleh dengan mengkonsumsi daun kelor karena mengandung zat besi yang merupakan unsur yang sangat penting untuk membentuk hemoglobin. Kelor bisa diolah menjadi brownies kelor. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisa apakah brownies kelor dapat meningkatkan kadar Hemoglobin ibu hamil. Jenis penelitian ini merupakan quasy eksperimental dengan the one group pretest posttest design. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil trimester II dan III (Usia Kehamilan > 13 minggu) di Desa Pandanmulyo Kecamatan Tajinan yaitu sebanyak 20 orang dengan teknik purposive sampling. Ibu hamil diberikan brownies kelor sebanyak 2 potong setiap hari, masing-masing 50 gram, untuk dikonsumsi pagi dan sore. Bownies dikonsumsi selama 14 hari. Brownies kelor terbuat dari daun kelor segar yang direbus terlebih dahulu sebanyak 100 gram dan tepung 350 gram. Analisis penelitian ini diolah menggunakan sistem komputerisasi, berupa analisis univariat dan analisis bivariat yang menggunakan uji Wilcoxon signed test untuk melihat perbedaan sebelum dan sesudah diberikan perlakuan dengan nilai ?=0,05. Hasil penelitian menunjukan Terdapat pengaruh pemberian brownies daun kelor terhadap kadar hemoglobin ibu hamil di Desa Pandanmulyo, Kecamatan Tajinan. Saran, perlu penelitian lanjutan terkait pengaruh pemberian brownies daun kelor terhadap kadar hemoglobin dengan sampel yang lebih besar. Brownies kelor yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan daun kelor segar, sehingga untuk penelitian selanjutnya bisa menggunakan tepung kelor, karena gizinya lebih tinggi daripada kelor segar.
EFEKTIFITAS TERAPI RELAKSASI AUTOGENIK TERHADAP TEKANAN DARAH LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI DESA PATIHAN KEC. WIDANG KAB. TUBAN
Fahmi Ashari;
Mizam Ari Kurniyanti;
Patemah Patemah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v4i3.17804
Tingginya angka penderita hipertensi merupakan salah satu permasalahan kesehatan utama di dunia. Hipertensi pada lansia umumnya kondisi ini disebabkan oleh pengerasan atau kekakuan pembuluh darah arteri besar atau aorta di sekitar jantung. Kekakuan pada aorta ini bisa terjadi karena elastisitas pembuluh darah cenderung berkurang seiring bertambahnya usia. Penatalaksanaan hipertensi secara umum dapat dibagi menjadi dua cara yaitu secara farmakologi dan non-farmakologi. Relaksasi autogenik membantu individu untuk dapat mengendalikan beberapa fungsi tubuh seperti tekanan darah. Penelitian ini menggunakan pre-experimental dengan pre-test dan post-test design. Jumlah populasi dalam penelitian ini berjumlah 32 sampel digunakan berjumlah 26 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Alat ukur menggunakan pengukur tekanan darah digital yang sesuai SOP dan lembar observasi. Uji Bivariat yang digunakan adalah uji Wilcoxon. Hasil analisa didapatkan hasil rata-rata tekanan darah pada kelompok intervensi sebelum dan sesudah pemberian terapi relaksasi autogenik yaitu tekanan darah sistolik 144,77 mmHg dan 133,85 mmHg, pada tekanan darah diastolik 80,73 mmHg dan 78,73 mmHg dan nilai p-value 0,001 dan 0,017 (<0,05), sehingga dapat disimpulkan H0 ditolak dan terdapat pengaruh pemberian terapi relaksasi autogenik terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi.
THE EFFECT OF RED SPINNING VEGETABLES ON HEMOGLOBIN LEVELS OF HEMOGLOBIN POSITION IN PONCOKUSUMO DISTRICT, MALANG REGENCY
Ervin Rufaindah;
Patemah Patemah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 11, No 01 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/siklus.v11i01.3062
Anemia in the puerperium is a continuation of anemia suffered during pregnancy, which causes many complaints for mothers and reduces work presentations, both in daily homework and in caring for babies. Data from the 2012 Household Health Survey (SKRT) states that the prevalence of anemia in children under five is 40.5%, pregnant women is 50.5%, postpartum women is 45.1. The purpose of this study was to determine the effect of red spinach on hemoglobin levels in postpartum mothers in Poncokusumo District, Malang Regency. The design of this study was a quasi-experimental design using the one group pretest posttest design research using an accidental sampling technique of 30 people. The data used are primary and secondary data. The data were analyzed using the paired t test analysis. Results: From the results of the research with the statistical test results, the Asym sig (2-tailed) value of 0.000 is less than 0.05, it can be concluded that there is an effect of red spinach on increasing hemoglobin levels in postpartum mothers in Poncokusumo District, Malang Regency. It is hoped that it can activate postpartum mothers by collaborating with local midwives to encourage postpartum mothers to consume red spinach every day or other foods that can increase hemoglobin levels
PERSALINAN NYAMAN DENGAN EFFLEURAGE MASSASE DAN DEEP BACK MASSASE DI PMB HALIMATUS SA’DIYAH PAKIS, KABUPATEN MALANG
Ervin Rufaindah;
Patemah , Patemah
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2022): November: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jpikes.v2i3.1214
Fenomena yang terjadi saat ini, di temukan beberapa pada kala I fase aktif, ibu bersalin banyak yang mengalami nyeri berat. sehingga ibu memilih operasi sesar walaupun tanpa indikasi yang jelas dari pada persalinan normal. Upaya non farmakologi yang dilakukan untuk mengurangi nyeri yaitu dengan pemberian terapi massage effleurage dan dept back massase. Kolaborasi teknik ini sangat bagus, sehingga kami tertarik untuk melakukan pengabdian masyarakat. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan memberikan penyuluhan kemudian mengajari bidan dan asistennya terkait kedua Teknik massase tersebut. Kemudian bidan mempraktekkan kepada pasien ibu bersalin yang ada di tempat prakteknya, Yang diharapkan ibu bersalin tidak akan mengalami nyeri persalinan yang berat sehingga ibu bersalin memilih untuk persalinan normal dari pada persalinan sesar.
Aplikasi "Senam Religious" Untuk Mengurangi Kram pada wanita premenopause di RT 34 RW 14 Dusun Gadungan Kecamatan Poncokusumo
Patemah, Patemah;
Ervin Rufaindah
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2022): November: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jpikes.v2i3.1215
Salah satu keluhan ibu premenopause adalah kram pada anggota gerak bagian atas yaitu tangan dan belum ada kegiatan pola aktifitas yang membantu mengurangi keluhan tersebut. Sampai saat ini belum ada kegiatan yang membantu mengurangi keluhan kram tangan pada wanita premenopause dalam bentuk kegiatan senam untuk wanita premenopause dengan alasan tidak ada yang mengantar ke posyandu lansia kalau periksa saja, bisa ke dokter atau memanggil perawat puskesmas. Senam religious yang di aplikasikan dengan menggunakan ayat yang ada dalam Alqur’an dan asmaul husna dalam setiap gerakan senam dapat mengurangi keluhan kram pada ibu premenopause. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan memberikan penyuluhan kemudian melakukan senam bersama-sama dengan kader dan ibu premenopause. Harapannya senam ini bisa dijadwalkan secara rutin dan teratur di posyandu, balai RT/RW dan lain sebagainya. Para kader dan bidan juga bisa memberikan motivasi kepada ibu premenopause dan menopause agar ikut aktif mengikuti kegiatan senam sehingga keluhan – keluhan saat premenopause atau saat menopause bisa berkurang atau bahkan hilang.