p-Index From 2021 - 2026
5.161
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Nurse Media Journal of Nursing Idea Nursing Journal JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA JURNAL PENDIDIKAN KEPERAWATAN INDONESIA IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Journal Of Holistic Nursing Science Indonesian Contemporary Nursing Journal (ICON Journal) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan Media Keperawatan Indonesia Jurnal Kreativitas PKM JURNAL NERS LENTERA Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA (JKSP) Jurnal Sehat Mandiri Journal of Applied Nursing (Jurnal Keperawatan Terapan) Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Jurnal Keperawatan Malang (JKM) JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal Surya Muda: Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Indonesian Community Service and Empowerment Journal (IComSE) Vivabio : Jurnal Pengabdian Multidisiplin Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Jurnal Keperawatan Cikini Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Journal of Nursing Science Update DUNIA KEPERAWATAN: JURNAL KEPERAWATAN DAN KESEHATAN Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Jurnal Andragogi Pedagogi dan Pemberdayaan Masyarakat SENAPAS Jurnal ABDIMAS MUTIARA Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Jurnal Abdimas Kesehatan Jurnal Ners Lentera Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Claim Missing Document
Check
Articles

UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN MAHASISWA MENGENAI TEKNOLOGI INFORMASI DALAM KEPERAWATAN Sondang Ratnauli Sianturi
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN (ABDIMAKES) Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan (ABDIMAKES)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55316/amk.v2i1.771

Abstract

Inovasi teknologi informasi dalam bidang keperawatan merupakan salah satu cara untuk dapat mengembangkan asuhan keperawatan pada pasien sesuai dengan perkembangan saat ini. Pemberian edukasi pada mahasiswa keperawatan menjadi salah satu strategi yang digunakan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa dan menyiapkan mahasiswa dalam dunia kerja. Strategi ini dilakukan mulai dari identifikasi masalah dan inovasi terbaru apa yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah. Kegiatan ini memberikan dampak yang positif bagi mahasiswa yaitu pengetahuan mahasiswa mengenai teknologi informasi dalam bidang keperawatan menjadi meningkat. Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu bisa menjadi program rutin yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa.
Hubungan Antara Kepuasan Perawat Terhadap Sistem Pendokumentasian Elektronik Dengan Kualitas Pendokumentasian Josep Welerubun; Sondang Ratnauli Sianturi
JURNAL NERS LENTERA Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : JURNAL NERS LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendokumentasian asuhan keperawatan berbasis komputer sangatlah penting dalam meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit. Peningkatan kualitas pelayanan pada rumah sakit tergantung pada catatan  dan laporan asuhan keperawatan yang dilakukan, pendokumentasian yang dilakukan seorang perawat, sangat mempengaruhi kualitas dari pelayanan setempat. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara tingkat kepuasan perawat terhadap sistem pendokumentasian berbasis elektronik dengan kualitas pendokumentasian di RS X Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelatif dann pendekatan cross sectional. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 79 responden dengan teknik non probability yaitu dengan menggunakan teknik Purposive sampling. Hasil analisis didapatkan sebanyak 4 (11,8%) responden yang kurang puas terhadap kualitas pendokumentasian yang berkualitas, sedangkan yang tidak berkualitas sebanyak 30 (88,2%), responden yang puas terhadap kualitas pendokumentasian yang berkualitas sebanyak 36 (80,0%). Hasil analisa uji chi square didapatkan hasil  Pvalue 0,000 < 0,05 yang artinya menunjukan ada hubungan yang bermakna antara Kepuasan perawat terhadap pendokumentasian dengan Kualitas pendokumentasian di RS X Jakarta
PENGUATAN KADER DAN WARGA DALAM PENANGGULANGAN TUBERCULOSIS Sianturi, Sondang Ratnauli; Kusumaningsih, Chatarina Indriati; Redjeki, Gerardina Sri
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah Tuberculosis menjadi prioritas dalam melakukan strategi peningkatan kesehatan. Untuk mewujudkan masyarakat bebas tuberculosis, dibutuhkan tingkat pengetahuan yang baik sehingga masyarakat dapat berperilaku sesuai dengan pencegahan dan penanganan masalah tuberculosis. Penyegaran kader dan edukasi pada warga menjadi salah satu strategi pemberdayaan masyarakat. Strategi ini dilakukan mulai dari identifikasi masalah yang terjadi pada masyarakat RW, menentukan masalah, strategi penyelesaian dan pelaksanaan. Metode pelaksanaan terdiri dari dialog bersama kader, penyegaran dan edukasi kepada warga dengan menggunakan conference dan leaflet yang dibagikan melalui whatsapp. Kegiatan ini memberikan dampak positif pada Puskesmas yaitu dengan semakin tinggi pengetahuan warga dan kader maka temuan kasus tuberculosis dapat ditangani dengan lebih cepat dan perilaku warga terhadap factor resiko terjadinya tuberculosis akan berkurang. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan perilaku hidup yang positif dari warga dan kader.
Peningkatan Pengetahuan Pendamping Lansia tentang Resiko Jatuh di Panti Sosial Tresna Werdha Sondang Ratnauli Sianturi; Indriati Kusumaningsih; Fransiskus Bobby
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK) Vol 5, No 2 (2023): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Baiturrahim Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jak.v5i2.501

Abstract

The incidence of falls in the elderly increases in proportion to the increase in age in the elderly living in nursing homes. The problem that often occurs in the elderly who fall is due to instability when standing and walking so that they fall easily. At the Panti, the elderly is assisted by nurses and officers in each room. The ratio of the number of officers to elderly is 1:20. This makes the officers unable to pay attention to the elderly one by one and follow the elderly who are at risk of falling wherever their elderly go. For this reason, nurses and officers need to be given an explanation about the risk of falling in the elderly and the treatment that can be done. ­­Activities carried out in the form of socialization regarding nursing care for the elderly who are at risk of filling out a fall risk assessment in the elderly using power point and a fall risk assessment sheet. This community service activity was attended by 15 elderly companions at PSTW. The results of this activity can increase the knowledge and abilities of elderly companions in determining the risk of falling in the elderly and how to handle them at PSTW
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pelaksanaan Dokumentasi Asuhan Keperawatan Berbasis Komputer Sianturi, Sondang Ratnauli; Afriana, Denny; Lina, Rosa Nora
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 12 No 2 (2024): Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jdk.v12i2.84

Abstract

Documentation is an important part of nursing care as it is one of many essential functions of a nurse that known to affect nursing care service quality given to the patients. The following research is aimed to know factors that are related to computer-based documentation of nursing care. This research is a quantitative research with descriptive correlation design and cross-sectional approach. 121 nurses as respondents were obtained with purposive technique sampling. Univariate analysis result shows that the majority of respondents’ age with 58 respondents (47.9%), the majority of level of education is Diploma III in nursing with 85 respondents (70.2%) and profession studies in nursing with 36 respondents (29.8%). Respondents who received training previously and received supervision were recorded with 95 respondents (78.5%) and 97 respondents (80.2%) respectively. Respondents with good motivation on the subject matters were recorded with 59 respondents (48.7%). The results of the Chi Square analysis test showed that there was a relationship between training (p-value ,008), supervision (p-value ,007) and motivation (p-value ,002) and there was no relationship between the age of the respondents (p-value ,983), and the level of education of the respondents (p-value ,792) with the implementation of computer-based nursing care documentation. For this reason, training, periodic supervision and motivating nurses in carrying out computer-based nursing care documentation are needed.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Stress Remaja yang Melakukan Home Learning Selama Pandemi Covid-19 Sianturi, Sondang Ratnauli; Putri, Yohana; Hidayah, Ainum Juhariah
Jurnal Sehat Mandiri Vol 18 No 2 (2023): Jurnal Sehat Mandiri, Volume 18, No.2 Desember 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jsm.v18i2.593

Abstract

During the Covid-19 pandemic, teenage students carried out online/home learning, and most of them had problems in implementing it. The aim of this research is to identify factors related to stress levels during home learning. A correlational descriptive research design with a cross-sectional approach and a total sampling technique was carried out in April 2021. The population in this study was 322 students in class XI at SMAN 10 Bekasi with a sample of 153 respondents. Univariate results show that the majority of respondents (43.8%) have normal stress levels, 67.3% of respondents have type B personality, 68% of respondents have parental support, 38.6% of respondents experience sometimes poor internet connection, and 74.5% respondents used the blended learning method. Bivariate analysis of this research using the Chi Square and Kendall's Tau-C tests showed that there was a significant relationship between personality type (pvalue 0.002) and family support (pvalue 0.027) with stress levels, and there was no relationship between internet connection (pvalue 0.586) and learning methods (pvalue 0.539) with stress levels. Conclusion: The respondent's stress level is influenced by a person's personality type and the presence of family support. It is recommended that educational institutions know students' personality types so that they can assist them according to their characteristics and strong motivation from the family and school environment.
PENINGKATAN PENGETAHUAN PENCEGAHAN DAN PENGOBATAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI RW 14 KELURAHAN TANAH TINGGI JAKARTA PUSAT Sianturi, Sondang Ratnauli; Ayu, Eka; Tarigan, Diana; Wulandari, Eko Ratnauli
Indonesian Community Service and Empowerment Journal (IComSE) Vol. 5 No. 2 (2024): Indonesian Community Service and Empowerment Journal (IComSE)
Publisher : Divisi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (DP2M) UNIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/icomse.v5i2.14452

Abstract

Hypertension is one of the health problems experienced by many elderly people. Hypertension causes physical disorders, causing the elderly’s health to become unstable. The unstable health of the elderly is indicated by the presence of symptoms such as headaches in the form of physical activity disorders in hypertensive sufferers can also affect functional and psychosocial status, as well as quality of life. The success of treating hypertension cannot be separated from the knowledge and compliance of the elderly in carrying out hypertension treatment and maintaining a healthy lifestyle. This activity was carried out with the aim of increasing the elderly’s understanding of hypertension and carrying out hypertension exercise movements. This community service activity was carried out in Tanah Tinggi sub-district area Jakarta with a total of 25 elderly people. This activity is divided into 3 sessions, namely hypertension education, making cucumber juice and a hypertension exercise demonstration. The results of this community service show that the elderly have a good understanding of hypertension and good behavior in carrying out hypertension treatment. And the elderly will adopt a healthy lifestyle and perform hypertension exercises regularly both in the community and home. This activity is in collaboration with Posyandu, Posbindu and Puskesmas, so that this activity can run sustainably and can become a joint program.
Peningkatan Kesadaran Anemia Pada Remaja di SMP Negeri 3 Mande Desa Jamali, Cianjur: Increased Awareness of Anemia Among Adolescents in SMP Negeri 3 Mande Jamali village Cianjur Bere, Contriana Yusinta; Sianturi, Sondang Ratnauli; Ides, Stefanus Andang; Priyono, Adinda Eka; Umboh, Michael Hendich; Kususma, Clara Rida; Harefa, Fetrianika; Oktavian, Agnes Vanessa Natalia
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 7 No. 1 (2025): VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v7i1.59540

Abstract

One of the achievements of the smart village program is to increase community awareness and participation in village development and improve the quality of life of village communities. Therefore, the Sint Carolus School of Health Sciences (STIK) collaborates with four other universities to achieve a common goal, namely to educate and increase understanding and awareness in adolescents of quality of life and productivity from an early age. The prevalence of anemia in Indonesia is most common in adolescent girls aged 15-24 years at 79%. For this reason, this activity was carried out with the aim of increasing the knowledge of adolescents, especially young women, about the importance of fulfilling nutrition in preventing anemia which was held on December 9, 2024, at the Hall of SMP Negeri 3 Mande, Jamali Village, Cianjur Regency, West Java. The method of implementing the activity includes a pre-test to see the extent of adolescent knowledge about anemia, then given counseling education about anemia in adolescents, providing anemia learning videos to adolescents, interactive discussions and feedback, then ending with a post-test to see the extent of adolescent knowledge or understanding after being given anemia material. The results of these activities showed a very significant increase between before and after counseling. The teenagers were very enthusiastic and participated in increasing their knowledge about anemia in adolescents, so it was very evident in the results of discussions and very constructive feedback. This counseling activity is very beneficial for adolescents so that it can increase self-awareness in fulfilling the correct nutrition from an early age, and can be a form of prevention against the risk of unplanned pregnancy and complications due to early marriage that often occur in Jamali Village. ABSTRAK Salah satu capaian pada program smart village adalah meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengembangan desa serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa. Oleh karena itu, Sekolah Ilmu Tinggi Kesehatan (STIK) Sint Carolus berkolanorasi dengan empat perguruan tinggi lainnya untuk mencapai tujuan bersama yaitu mencerdasakan serta meningkatkan pemahan dan kesadaran pada remaja akan kualitas hidup dan produktivitas sejak dini. Prevalensi anemia di Indonesia paling sering terjadi pada remaja wanita dengan usia 15-24 tahun sebesar 79%. Untuk itu, kegiatan ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan remaja khususnya remaja putri akan pentingnya pemenuhan nutrisi dalam mencegah anemia yang dilaksanakan pada tanggal 09 Desember 2024, di Aula SMP Negeri 3 Mande Desa Jamali, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pre-test untuk melihat sejauh mana tingkat pengetahuan remaja tentang anemia, kemudian diberikan edukasi penyuluhan tentang anemia pada remaja, pemberian video pembelajaran anemia pada remaja, diskusi interaktif dan umpan balik, lalu diakhiri dengan post-test untuk melihat sejauh mana tingkat pengetahuan atau pemahaman remaja setelah diberikan materi anemia. Hasil dari kegiatan tersebut menunjukan adanya peningkatan yang sangat signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Para remaja sangat antusias dan berpartisipasi dalam meningkatkan pengetahuannya tentang anemia pada remaja, sehingga sangat terlihat pada hasil diskusi dan umpan balik yang sangat konstruktif. Kegiatan penyuluhan ini sangat bermanfaat bagi para remaja sehingga dapat meningkatkan kesadaran akan diri sendiri dalam pemenuhan nutrisi yang benar sejak dini, serta dapat menjadi salah satu bentuk pencegahan terhadap resiko kehamilan tidak terencana dan komplikasi akibat pernikahan dini yang sering terjadi di Desa Jamali.
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN TINGKAT KOGNITIF LANSIA DI KECAMATAN SOLEAR TANGERANG Gulo, Marscylia; Sianturi, Sondang Ratnauli
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/jikis.v13i1.280

Abstract

Pendahuluan: Tantangan yang sering dihadapi oleh lansia adalah penurunan fungsi kognitif, yang dapat menyebabkan disorientasi, gangguan bahasa, kebingungan, dan penurunan daya ingat yang signifikan. Aktivitas fisik memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan kognitif, karena dapat merangsang saraf dan meningkatkan aliran darah ke otak, memberikan nutrisi dan menjaga fungsi otak tetap optimal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik lansia dengan tingkat kognitif. Metode: Penelitian ini dilakukan di Desa Munjul, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, pada bulan Maret–Mei 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan uji statistik Kendall’s Tau-B. Sampel terdiri dari 71 orang lansia yang dipilih secara purposive. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Physical Activity Scale for the Elderly (PASE) dan Mini Mental State Examination (MMSE). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 64,8% responden memiliki tingkat aktivitas fisik sedang dan 93,0% memiliki tingkat kognitif yang baik. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara aktivitas fisik dengan tingkat kognitif lansia dengan nilai ρ = 0,013 (< 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dan tingkat kognitif pada lansia. Saran: keluarga dan lingkungan sekitar lansia secara aktif mendorong lansia agar rutin melakukan aktivitas fisik seperti senam, jalan pagi, atau aktivitas fisik lainnya guna menjaga dan meningkatkan fungsi kognitif.
Pemberdayaan Lansia dalam Pencegahan Demensia: Sebuah Kajian Literatur Sistematis Sihombing, Ferdinan; Sianturi, Sondang Ratnauli; Pratidina, Eki; Hidayat, Faried Rahman; Ola, Fransiska Keron
JAPPA: Jurnal Andragogi Pedagogi dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 2 (2025): JURNAL JAPPA
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jappa.v3i2.73974

Abstract

AbstrakDemensia merupakan masalah kesehatan global yang terus meningkat seiring bertambahnya populasi lansia. Meskipun belum ada terapi kuratif, sekitar 40% kasus demensia dapat dicegah melalui pengendalian faktor risiko yang dapat dimodifikasi. Pemberdayaan lansia sebagai subjek aktif dalam menjaga kesehatan kognitifnya telah diakui sebagai strategi potensial dalam pencegahan demensia. Kajian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis pendekatan pemberdayaan lansia dalam konteks pencegahan demensia, serta mengevaluasi efektivitas dan tantangan implementasinya. Kajian literatur sistematis disusun berdasarkan pedoman PRISMA 2020, dengan penelusuran artikel melalui database PubMed hingga Mei 2024. Kata kunci pencarian mencakup konsep pemberdayaan lansia dan pencegahan demensia. Kriteria inklusi meliputi studi yang melibatkan lansia ≥60 tahun, intervensi berbasis pemberdayaan, desain kuantitatif, kualitatif, atau campuran, dan dipublikasikan dalam jurnal peer-reviewed. Total lima artikel memenuhi kriteria untuk dianalisis. Beragam pendekatan pemberdayaan ditemukan, mulai dari program kelompok berbasis komunitas, model perawatan berbasis pemberdayaan di panti wreda, hingga intervensi multikomponen yang mencakup pelatihan kognitif dan edukasi gaya hidup. Pemberdayaan terbukti meningkatkan kontrol diri, partisipasi, self-efficacy, dan kualitas hidup lansia. Pemberdayaan lansia berperan penting dalam strategi pencegahan demensia. Namun, integrasi sistematis pemberdayaan ke dalam intervensi masih terbatas. Diperlukan pengembangan model intervensi yang adaptif terhadap konteks sosial-budaya dan sistem kesehatan lokal. Kata Kunci: lansia, demensia, pemberdayaan, pencegahan, fungsi kognitif. 
Co-Authors 1ti Wulandari Afriana, Denny Andri Karmunianto Antonius Janggeng Ayu, Eka Bere, Contriana Yusinta Bobby, Fransiskus Christine Wahyuningsih Chryest Debby Cicilia Ika Debby, Chryest Dilianty, Oktaviani Maria Dorothea CB Eki Pratidina Elifati Gulo, Klandinus Elin Sabrina Fransiskus Bobby Gulo, Estifania Anggrening Gulo, Marscylia Harefa, Fetrianika Hidayah, Ainum Juhariah Hidayat, Faried Rahman Ides, Stefanus Andang Imelda Widiani Indriati Kusumaningsih Indriati Kusumaningsih Intan Manisha Natalia Josep Welerubun Kresensia Tania Kristina Lisum Kusumaningsih, Indriati Kususma, Clara Rida Latifah Ratnawati Latifah Ratnawati, Latifah Lia Natalia Lina, Rosa Nora Linawati Linawati Lisum, Kristina Maria Angela Maria Lousiana, Maria Marlina, Paramitha WN Monica Alfriyani Monica Regina Halim Naibaho, Romasa Natalius Regi Ni Luh Widani Novelita Saragih Novita, Regina Vidya Trias Oktavian, Agnes Vanessa Natalia Ola, Fransiska Keron Prabawati, Dewi Prapenta Hia, Panca Sinar Priyono, Adinda Eka Puspitasari, Katarina Indah Putri, Yohana Redjeki, Gerardina Sri Rirendri, Ittai Hosan Rosa Nora Lina Rufina Haryani Rupianta Sianipar, Titin Sihombing, Ferdinan Solekhah Solekhah Sri Winda Rizky Steffi Cintya Sudibyo Supardi Sudibyo Supardi Suprapti, Fitriana Takur Lemunson Simorangkir Tarigan, Diana Umboh, Michael Hendich Waruwu, Oktavianus Welerubun, Josep Widani, Ni Luh Wihardja, Hany Wiji Lestari Wilhelmus Hary Susilo Wilhelmus Hary Susilo Wilhelmus Hary Susilo, Wilhelmus Hary Wulandari, Eko Wulandari, Eko Ratnauli Wulandari, Ranti Yana Aprianingsih