Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Efisiensi Produksi Usahatani Kedelai Di Desa Tayem Kecamatan Karangpucung Kabupaten Cilacap Sulistyaningrum, Dyah Ayu; Nurdiani, Ulfah; Novia, Rifki Andi
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2024.008.02.26

Abstract

Kedelai merupakan sumber protein yang sangat digemari masyarakat Indonesia. Poduksi kedelai dalam negeri hanya mampu memenuhi sekitar 30 persen dari total kebutuhan, dan sisanya bergantung pada pasokan kedelai impor. Desa Tayem merupakan salah satu daerah penghasil kedelai di Kecamatan Karangpucung. Pada tahun 2022 Desa Tayem memiliki luas lahan 38 hektar dengan total produksi 47,88 ton dan produktivitas 1,26 ton/ha. Produktivitas tersebut masih tergolong rendah dibandingkan rata-rata produktivitas kedelai nasional sebesar 1,67 ton/ha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi kedelai, tingkat efisiensi, dan sumber inefisiensi teknis pada usahatani kedelai di Desa Tayem Kecamatan Karangpucung Kabupaten Cilacap. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dan diperoleh 50 petani sebagai responden. Analisis fungsi produksi Cobb-Douglas digunakan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usahatani kedelai. Analisis efisiensi produksi digunakan untuk menganalisis efisiensi teknis, efisiensi alokatif, efisiensi ekonomi, dan sumber inefisiensi teknis. Hasil pendugaan model produksi Cobb-Douglas menunjukkan variabel yang berpengaruh nyata terhadap produksi kedelai meliputi luas lahan, jumlah benih, dan pupuk urea. Capaian tingkat efisiensi teknis, efisiensi alokatif, dan efisiensi ekonomi usahatani kedelai berturut-turut 0,87; 3,61; 3,14. Hal ini menunjukkan usahatani kedelai di Desa Tayem belum efisien. Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat inefisiensi teknis usahatani kedelai di Desa Tayem adalah umur petani, jumlah tanggungan keluarga, dan keikutsertaan petani dalam penyuluhan.
Pengaruh Motivasi Kerja, Loyalitas dan Kualitas Karyawan Terhadap Kinerja Karyawan di PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Rumampuk, Tasya Laudita; Mandamdari, Alpha Nadeira; Nurdiani, Ulfah
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen Vol. 8 No. 2 (2022): JABM Vol. 8 No. 2, Mei 2022
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17358/jabm.8.2.491

Abstract

Human resources have a very important role in supporting the sustainability of a company or organization. The purpose of this study was to analyze the effect of work motivation, loyalty and quality of employees on employee performance at PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, Noodle Division, Bekasi West Java Branch. Respondents in this study were 130 employees from a total population of 2620 employees who were divided into permanent employees and contract employees, spread several departments with a sampling technique using stratified random sampling. The data analysis used in this study includes descriptive analysis of respondents, multiple linear regression analysis and multivariate ANOVA test. The results showed that: 1) work motivation had a significant effect on employee performance. 2) Loyalty had a significant effect on employee performance. 3) Employee quality had a significant effect on employee performance. 4) Work motivation, loyalty and quality of employees together significant affect employee performance. 5) Contract employees have better work motivation, 6) permanent employees have loyalty, employee quality and better performance, it can be seen from how permanent employees are better able to analyze, assess, create and make decisions on problem-solving and are able to find solutions to a problem that is around. Keywords: employee performance, employee quality, loyalty, work motivation
FAKTOR-FAKTOR SOSIAL EKONOMI YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN KEDELAI IMPOR PADA PERAJIN TAHU DI DESA KALISARI KECAMATAN CILONGOK KABUPATEN BANYUMAS Rahmawati, Pipit Dwi; Nurdiani, Ulfah; Novia, Rifki Andi
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 6 No 2 (2023): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v6i2.3118

Abstract

Desa Kalisari merupakan sentra produksi tahu di Kabupaten Banyumas. Bahan baku pembuatan tahu adalah kedelai impor asal Amerika Serikat. Permintaan kedelai impor pada perajin tahu dipengaruhi oleh faktor sosial dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui karakteristik perajin tahu di Desa Kalisari, (2) menganalisis adanya pengaruh faktor-faktor sosial ekonomi terhadap permintaan kedelai impor pada perajin tahu di Desa Kalisari, (3) mengetahui tingkat elastisitas pada permintaan kedelai impor perajin tahu di Desa Kalisari. Penelitian dilaksanakan di Desa Kalisari, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas pada tahun 2022. Metode penelitian menggunakan metode survei. Teknik pengambilan data menggunakan Simple Random sampling dan diperoleh sebanyak 60 responden perajin tahu. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif, analisis regresi linear berganda dan elastisitas permintaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristis perajin tahu di Desa Kalisari sebagian besar berjenis kelamin laki-laki, tergolong dalam usia produktif 15 sampai 65 tahun, berpendidikan SD, penggunaan kedelai impor sebagai bahan baku tahu skala menengah yaitu 640 sampai 2.521 kg per bulan, pengalaman usaha antara 20 sampai 38 tahun, frekuensi pembelian kedelai yaitu  9 sampai 28 kali per bulan dengan rata-rata pendapatan usaha bersih perajin tahu diperoleh sebesar Rp 6.408.418 selama periode satu bulan. Faktor- faktor yang mempengaruhi permintaan kedelai impor perajin tahu di Desa Kalisari adalah harga kedelai lokal, pendapatan usaha bersih dan kualitas kedelai. Elastisitas permintaan harga kedelai impor bersifat inelastis dengan nilai 0,05 dan elastisitas silang menunjukkan bahwa kedelai lokal merupakan barang pelengkap kedelai impor.
KEWIRAUSAHAAN PETANI MUDA KAPULAGA DI DESA SAMBIRATA KECAMATAN CILONGOK KABUPATEN BANYUMAS Firdausa, Alda; Rosyad, Anisur; Nurdiani, Ulfah
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 7 No 1 (2024): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v7i1.3331

Abstract

Desa Sambirata merupakan salah satu desa di Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas yang memiliki potensi dalam usaha tani kapulaga. Selain karena faktor lingkungan, Desa Sambirata juga telah bekerjasama dengan PT. Sidomuncul dan menjadi salah satu desa binaan kapulaga PT. Sidomuncul. Karena hal tersebut, petani banyak yang melakukan budidaya kapulaga termasuk para pemuda tani. Namun, petani muda di Desa Sambirata cenderung melakukan budidaya kapulaga secara tradisional dan apa adanya. Jiwa kewirausahaan petani sebagai pelaku usaha di sektor on farm sejauh ini masih belum terlalu diperhitungkan padahal sejatinya hal tersebut sangat diperlukan guna kemajuan petani dalam mengembangkan usahanya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil petani muda, mengetahui tingkat kewirausahaan petani muda, dan mengetahui hubungan antara profil petani dengan tingkat kewirausahaan petani muda kapulaga di Desa Sambirata Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode sampel jenuh. Jenis data yang digunakan meliputi data primer dan sekunder. Analisis data yang digunakan meliputi analisis deskriptif dan analisis Chi-square. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil bahwa rata-rata petani muda muda merupakan lulusan sekolah dasar dengan latar belakang keluarga petani dan memiliki pengalaman usaha lebih dari lima tahun. Sebagian besar petani ikut serta dalam kegiatan usaha tani kapulaga sebagai pekerja dan pemodal. Tingkat kewirausahaan petani muda masuk kedalam kategori sedang yang berarti kewirausahaan petani muda sudah di Desa Sambirata sudah cukup baik. Tingkat pendidikan dan latar belakang keluarga tidak memiliki hubungan terhadap tingkat kewirausahaan petani muda kapulaga di Desa Sambirata  Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas. Sementara pengalaman usaha tani memiliki hubungan terhadap tingkat kewirausahaan petani muda kapulaga.
Edukasi dan Pendampingan Pembuatan Inovasi Eco Enzyme KWT Tunas Mandiri Nurdiani, Ulfah; Karim, Akhmad Rizqul; Mandamdari, Alpha Nadeira; Utami, Dewanti Risa; Saputro, Wahyu Adhi
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2179

Abstract

The purpose of this community service activity is to provide education and assistance in making eco-enzymes, one of the benefits of which is as an organic fertilizer. This is based on one of the active women's farmer groups in Banyumas, namely KWT Tunas Mandiri, regarding the problem experienced, namely the still low utilization of waste around KWT Tunas Mandiri. Participants in this community service activity were 15 members of KWT Tunas Mandiri and the activity was carried out in June 2025. The method applied in this community service activity is service learning which includes five stages of community service activities from preparation to evaluation. The initial stage is conducting a problem survey, then continued to prepare appropriate solutions and continued with education through socialization and counseling until it ends with direct practice activities for making eco-enzymes. Based on the results of community service activities, there has been an increase in knowledge and skills about making eco-enzymes for KWT Tunas Mandiri. The participants of the community service activity have also been able to practice making them independently at their respective homes. This is also proven by an increase in knowledge from the results of the pre-test and post-test which increased by 20%.ABSTRAKTujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan edukasi dan pendampingan pembuatan eco-enzyme yang memiliki manfaat salah satunya sebagai pupuk organik. Hal ini didasarkan pada salah satu kelompok wanita tani yang aktif di Banyumas adalah KWT Tunas Mandiri mengenai permasalahan yang dialami yaitu masih rendahnya pemanfaatan sampah yang ada di sekitar KWT Tunas Mandiri. Peserta kegiatan pengabdian ini adalah anggota KWT Tunas Mandiri sejumlah 13 orang dan pelaksanaan kegiatan dilakukan pada Bulan Juni Tahun 2025. Metode yang diterapkan dalam kegiatan pengabdian ini adalah service learning yang meliputi lima tahapan kegiatan pengabdian dari persiapan hingga evaluasi. Tahapan awal adalah melakukan survey permasalahan kemudian dilanjutkan menyiapkan solusi yang tepat dan dilanjutkan dengan edukasi dengan cara sosialisasi dan penyuluhan hingga diakhiri dengan kegiatan praktik langsung pembuatan eco enzyme. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan tentang pembuatan eco enzyme bagi KWT Tunas Mandiri. Para peserta kegiatan pengabdian juga sudah bisa melakukan praktik pembuatan secara mandiri di rumah masing-masing. Hal ini juga terbukti bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dari hasil pre-test dan post-test yang mengalami kenaikan sebesar 20%.