Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

KAJIAN SIFAT MEKANIK BATANG BAMBU DENGAN ISIAN MORTAR PADA DESAIN GEOMETRI SAMBUNGAN Astuti Masdar; Mhd. Ryan Angryanof; Muhammad Idris; Umar Khatab; Ronny Jnnnaidy; Muhammad Yazid
Racic : Rab Construction Research Vol. 11 No. 1 (2026): JUNI
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/racic.v11i1.7717

Abstract

Bamboo has become a preferred construction material to replace wood because it has superior mechanical strength and is environmentally friendly. One of the superior bamboo species is petung bamboo (Dendrocalamus asper). Petung bamboo is known for its large stem size and high strength, making it potentially used as a structural material. However, the hollow and fibrous shape of bamboo makes it prone to breaking, especially when stress concentration occurs with a small contact area at the joint. Bamboo stems can break due to uneven shrinkage and expansion. In this condition, filling is carried out in the stem cavity of the bamboo connection system, one of which is by filling with mortar. This study aims to determine the effect of the presence of mortar as a filling in the bamboo stem on the mechanical properties related to the analysis of bolt spacing in the intact bamboo connection system including shear strength and bearing strength as well as determining the value of the physical properties of bamboo in the form of water content and density. The study was conducted experimentally referring to the ISO 22157–2019 standard. The test specimens consisted of Petung bamboo with and without mortar filling as a comparison. It is hoped that the results of this study will reveal the extent to which the use of mortar as a filling in bamboo stems can improve the shear resistance and bearing strength of bamboo stems, thereby providing additional references for the design of intact bamboo joints that use mortar filling in the stems.
Pengaruh Variasi Kadar dan Ukuran Butiran Palm Oil Fuel Ash (POFA) terhadap Kuat Tekan dan Berat Isi Mortar Busa Doni Rinaldi Basri; Muhammad Yazid; Riski Nando Pratama; Abi Wahyudi
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v6i2.187

Abstract

Pemanfaatan limbah Palm Oil Fuel Ash (POFA) sebagai material substitusi pada mortar busa menjadi alternatif dalam pengembangan material konstruksi ringan berbasis limbah agroindustri. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi kadar dan ukuran butiran POFA terhadap kuat tekan serta berat isi mortar busa. Penelitian menggunakan desain kuantitatif eksperimental laboratorium. Material penyusun terdiri atas semen PCC, pasir Sungai Kampar, air sumur bor Kampus I Universitas Abdurrab, agen foam nabati SMACON, dan POFA sebagai material substitusi. Variasi kadar POFA adalah 0%, 10%, 20%, dan 30%, sedangkan fraksi ukuran nominal yang dibandingkan adalah 1,18 mm (saringan No. 16) dan 0,60 mm (saringan No. 30). Pengujian dilakukan pada umur 7 dan 14 hari sehingga hasil penelitian merepresentasikan performa umur awal mortar busa. Data dianalisis secara deskriptif-komparatif melalui perbandingan nilai rata-rata, perubahan terhadap campuran kontrol, serta rasio kuat tekan terhadap berat isi. Hasil menunjukkan bahwa pada umur 7 hari, kuat tekan tertinggi diperoleh pada campuran 30% POFA ukuran 0,60 mm (No. 30), sedangkan pada umur 14 hari kuat tekan tertinggi diperoleh pada campuran kontrol tanpa POFA. Berat isi terendah diperoleh pada campuran 20% POFA ukuran 1,18 mm (No. 16) umur 7 hari. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan POFA berkaitan dengan perubahan kuat tekan dan berat isi mortar busa, tetapi pola perubahannya tidak linier. Secara praktis, POFA berpotensi dimanfaatkan sebagai material substitusi mortar busa, namun penerapannya memerlukan optimasi kadar, ukuran butiran, dan umur rencana agar diperoleh keseimbangan antara kekuatan mekanis dan karakter ringan material.
Optimasi Sistem Drainase Perkotaan Berbasis Debit Limpasan dan Pemetaan Spasial untuk Pengendalian Banjir di Jalan Unggas Kota Pekanbaru Rizki Ramadhan Husaini; Muhammad Yazid; Fadil Ananda Pratama
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v6i2.188

Abstract

Banjir kawasan permukiman merupakan persoalan perkotaan yang dipengaruhi oleh curah hujan, kapasitas drainase, sedimentasi, penyumbatan sampah, dan perubahan tata guna lahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi eksisting drainase serta merumuskan strategi optimasi penanganan banjir di Jalan Unggas, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui survei lapangan, analisis hidrologi, evaluasi kapasitas saluran, dan pemetaan spasial. Data primer diperoleh melalui observasi, dokumentasi, serta pengukuran dimensi dan elevasi menggunakan GPS Geodetic RTK, sedangkan data sekunder berupa curah hujan maksimum tahunan 2015–2024. Analisis dilakukan menggunakan Microsoft Excel, QGIS, ArcGIS, dan AutoCAD Map 3D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa drainase sisi kiri belum memenuhi kapasitas debit rencana periode ulang 5, 10, dan 25 tahun karena dimensi terbatas, sedimentasi, sampah, serta saluran terputus. Drainase sisi kanan memenuhi seluruh debit rencana. Perencanaan ulang drainase kiri dengan lebar dasar 2 m dan tinggi 1,5 m meningkatkan kapasitas tampungan menjadi 4,289 m3/s dan memenuhi debit rencana. Rekomendasi penelitian meliputi normalisasi saluran, peningkatan dimensi drainase, sumur resapan, kolam retensi, dan penguatan partisipasi masyarakat
Pengaruh Penggunaan Filler Fine Dust Modifikasi Wetfix-Be terhadap Kinerja Campuran Aspal Fitra Ramdhani; Muhammad Yazid; Antoni Subrata
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 3 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v3i1.1067

Abstract

Peningkatan kinerja campuran aspal dilakukan dengan berbagai teknologi seperti modifikasi campuran aspal dengan variasi filler dan bahan anti stripping  agent. Penelitian ini melakukan modifikasi dengan filler fine dust kombinasi bahan anti stripping agent (wetfix-be). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Filler Fine Dust dengan Wetfix-Be sebagai bahan Anti Stripping Agent terhadap kinerja campuran Asphalt Concrete Base (AC-Base). Metodologi penelitian yaitu eksperimental laboratorium dengan material Filler Fine Dust dengan Wetfix-Be sebagai bahan Anti Stripping Agent terhadap kinerja campuran AC Base. Aspal yang digunakan pen 60/70 dengan variasi Filler Fine Dust 0%,2%,4%,6%,8%,10%,12%,14%, dengan bahan tambah Wetfix-Be 0,3% setiap variasi. Hasil penelitian didapatkan hasil terbaik pada variasi 4% filler fine dust dengan 0,3% wetfix-be. Hal ini dibuktikan melalui hasil pengujian marshall. Kadar Optimum Filler Fine Dust sebesar 4% dengan 0,3% Wetfix-Be yang dipadatkan pada suhu 145ﹾC diperoleh nilai Stabilitas 2795 kg, nilai kelelehan plastis 4,07 mm, nilai VIM 3,51%, nilai VMA 16,36%, nilai VFB 78,57%, nilai MQ 689 kg/mm dan nilai Bulk Density 2,321 gr/cc. Hasil ini memenuhi syarat spesifikasi umum Bina Marga Tahun 2018. Maka rekomendasi kadar optimum komposisi campuran aspal modifikasi variasi 4% filler fine dust dengan 0,3% wetfix-be terhadap kinerja campuran aspal bisa dijadikan sebagai acuan. Improving the performance of asphalt mixtures is done with various technologies such as modifying asphalt mixtures with variations of fillers and anti-stripping agents. This study carried out modifications with fine dust fillers combined with anti-stripping agents (wetfix-be). This study aims to determine the effect of using Fine Dust Filler with Wetfix-Be as an Anti-Stripping Agent on the performance of the Asphalt Concrete Base (AC-Base) mixture. The research methodology is a laboratory experiment with Fine Dust Filler material with Wetfix-Be as an Anti-Stripping Agent on the performance of the AC Base mixture. The asphalt used is 60/70 pen with variations of Fine Dust Filler 0%, 2%, 4%, 6%, 8%, 10%, 12%, 14%, with Wetfix-Be added material of 0.3% for each variation. The results of the study obtained the best results in variations of 4% fine dust filler with 0.3% wetfix-be. This is proven through the results of marshall tests. Optimum Filler Fine Dust content of 4% with 0.3% Wetfix-Be compacted at a temperature of 145ﹾC obtained a Stability value of 2795 kg, a plastic yield value of 4.07 mm, a VIM value of 3.51%, a VMA value of 16.36%, a VFB value of 78.57%, an MQ value of 689 kg/mm ​​and a Bulk Density value of 2.321 gr/cc. These results meet the general specifications of Bina Marga in 2018. Therefore, the recommendation for the optimum content of the modified asphalt mixture composition of 4% filler fine dust with 0.3% wetfix-be on the performance of the asphalt mixture can be used as a reference.
Analisis Konstruksi Substruktur Jembatan Rangka Baja Sungai Rokan Kiri di Kota Tengah Kabupaten Kampar Ahmad Kurnain; Muhammad Yazid; Rahmat Tisnawan; Doni Rinaldi Basri; Puspa Ningrum
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v4i3.1261

Abstract

Penelitian ini membahas perencanaan teknis bangunan bawah jembatan, khususnya abutment pada Jembatan Rangka Baja Sungai Rokan Kiri di Kota Tengah, Kabupaten Kampar. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur dan studi desain, dengan pengumpulan data primer berupa hasil sondir, data tanah, topografi, serta hidrografi aliran sungai. Analisis dilakukan terhadap beban yang bekerja pada abutment, meliputi beban vertikal, beban horizontal, serta tekanan tanah lateral. Faktor keamanan terhadap geser (SF-{geser}) dan guling (SF-{guling}) dihitung untuk memastikan stabilitas konstruksi. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa abutment yang direncanakan memenuhi kriteria keamanan yang dipersyaratkan, baik terhadap gaya geser maupun gaya guling, sesuai dengan standar peraturan Departemen Pekerjaan Umum. Dengan demikian, rancangan bangunan bawah jembatan ini dapat dinyatakan layak secara teknis dan aman digunakan dalam mendukung beban lalu lintas di atasnya.   This study discusses the technical planning of bridge substructures, particularly the abutment of the Steel Truss Bridge over the Rokan Kiri River in Kota Tengah, Kampar Regency. The research methods employed include a literature review and design study, with primary data collection consisting of cone penetration test (CPT) results, soil data, topographic data, and river flow hydrology data. The analysis focuses on the loads acting on the abutment, including vertical loads, horizontal loads, and lateral earth pressure. Safety factors against sliding (SF_sliding) and overturning (SF_overturning) are calculated to ensure the structural stability of the abutment. The calculation results indicate that the planned abutment meets the required safety criteria against both sliding and overturning forces in accordance with the standards set by the Ministry of Public Works. Therefore, the design of the bridge substructure can be considered technically feasible and safe to support traffic loads above it.  
Optimasi Kuat Tekan Beton Fast Track Berbasis Semen PCC Melalui Variasi Gradasi Agregat Kasar Doni Rinaldi Basri; Muhammad Yazid; Fachrur Rozi Warman
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v4i3.1344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan kuat tekan beton Fast Track (BFT) berbasis semen Portland Composite Cement (PCC) melalui rekayasa gradasi agregat kasar sebagai solusi percepatan durasi proyek konstruksi. Melalui metode eksperimental, penelitian ini membandingkan tiga variasi gradasi agregat: A1 (ukuran tunggal), A2 (gabungan ukuran sedang-kecil), dan A3 (gabungan ukuran sedang-besar). Temuan utama menunjukkan bahwa variasi gradasi agregat memberikan pengaruh dominan terhadap kepadatan matriks beton, di mana Variasi A3 secara konsisten menghasilkan performa mekanis terbaik. Pada umur 28 hari, BFT Variasi A3 mencapai kuat tekan maksimum sebesar 47,417 MPa, yang menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 52,28% dibandingkan Beton Normal pada variasi yang sama. Sinergi antara penggunaan Superplasticizer dan gradasi agregat kasar gabungan (A3) terbukti menjadi kunci utama dalam mencapai beton mutu tinggi dengan pengerasan cepat. Hasil ini memberikan implikasi praktis bagi industri konstruksi dalam mencapai efisiensi waktu proyek yang optimal melalui komposisi beton yang lebih stabil dan kuat.   This study aims to optimize the compressive strength of Fast Track Concrete (FTC) based on Portland Composite Cement (PCC) through the engineering of coarse aggregate gradation as a solution to accelerate construction project duration. Using an experimental method, the study compares three variations of aggregate gradation: A1 (single-sized aggregate), A2 (combined medium–small sizes), and A3 (combined medium–large sizes). The main findings indicate that aggregate gradation has a dominant influence on the density of the concrete matrix, with Variation A3 consistently delivering the best mechanical performance. At 28 days, FTC with Variation A3 achieved a maximum compressive strength of 47.417 MPa, representing a significant increase of 52.28% compared to Normal Concrete with the same variation. The synergy between the use of superplasticizer and the combined coarse aggregate gradation (A3) was proven to be the key factor in achieving high-strength concrete with rapid hardening. These results provide practical implications for the construction industry in achieving optimal project time efficiency through a more stable and stronger concrete composition.  
Pengaruh Variasi Kadar dan Ukuran Butiran Palm Oil Fuel Ash (POFA) terhadap Kuat Tekan dan Berat Isi Mortar Busa Doni Rinaldi Basri; Muhammad Yazid; Riski Nando Pratama; Abi Wahyudi
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v6i2.187

Abstract

Pemanfaatan limbah Palm Oil Fuel Ash (POFA) sebagai material substitusi pada mortar busa menjadi alternatif dalam pengembangan material konstruksi ringan berbasis limbah agroindustri. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi kadar dan ukuran butiran POFA terhadap kuat tekan serta berat isi mortar busa. Penelitian menggunakan desain kuantitatif eksperimental laboratorium. Material penyusun terdiri atas semen PCC, pasir Sungai Kampar, air sumur bor Kampus I Universitas Abdurrab, agen foam nabati SMACON, dan POFA sebagai material substitusi. Variasi kadar POFA adalah 0%, 10%, 20%, dan 30%, sedangkan fraksi ukuran nominal yang dibandingkan adalah 1,18 mm (saringan No. 16) dan 0,60 mm (saringan No. 30). Pengujian dilakukan pada umur 7 dan 14 hari sehingga hasil penelitian merepresentasikan performa umur awal mortar busa. Data dianalisis secara deskriptif-komparatif melalui perbandingan nilai rata-rata, perubahan terhadap campuran kontrol, serta rasio kuat tekan terhadap berat isi. Hasil menunjukkan bahwa pada umur 7 hari, kuat tekan tertinggi diperoleh pada campuran 30% POFA ukuran 0,60 mm (No. 30), sedangkan pada umur 14 hari kuat tekan tertinggi diperoleh pada campuran kontrol tanpa POFA. Berat isi terendah diperoleh pada campuran 20% POFA ukuran 1,18 mm (No. 16) umur 7 hari. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan POFA berkaitan dengan perubahan kuat tekan dan berat isi mortar busa, tetapi pola perubahannya tidak linier. Secara praktis, POFA berpotensi dimanfaatkan sebagai material substitusi mortar busa, namun penerapannya memerlukan optimasi kadar, ukuran butiran, dan umur rencana agar diperoleh keseimbangan antara kekuatan mekanis dan karakter ringan material.
Optimasi Sistem Drainase Perkotaan Berbasis Debit Limpasan dan Pemetaan Spasial untuk Pengendalian Banjir di Jalan Unggas Kota Pekanbaru Rizki Ramadhan Husaini; Muhammad Yazid; Fadil Ananda Pratama
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v6i2.188

Abstract

Banjir kawasan permukiman merupakan persoalan perkotaan yang dipengaruhi oleh curah hujan, kapasitas drainase, sedimentasi, penyumbatan sampah, dan perubahan tata guna lahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi eksisting drainase serta merumuskan strategi optimasi penanganan banjir di Jalan Unggas, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui survei lapangan, analisis hidrologi, evaluasi kapasitas saluran, dan pemetaan spasial. Data primer diperoleh melalui observasi, dokumentasi, serta pengukuran dimensi dan elevasi menggunakan GPS Geodetic RTK, sedangkan data sekunder berupa curah hujan maksimum tahunan 2015–2024. Analisis dilakukan menggunakan Microsoft Excel, QGIS, ArcGIS, dan AutoCAD Map 3D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa drainase sisi kiri belum memenuhi kapasitas debit rencana periode ulang 5, 10, dan 25 tahun karena dimensi terbatas, sedimentasi, sampah, serta saluran terputus. Drainase sisi kanan memenuhi seluruh debit rencana. Perencanaan ulang drainase kiri dengan lebar dasar 2 m dan tinggi 1,5 m meningkatkan kapasitas tampungan menjadi 4,289 m3/s dan memenuhi debit rencana. Rekomendasi penelitian meliputi normalisasi saluran, peningkatan dimensi drainase, sumur resapan, kolam retensi, dan penguatan partisipasi masyarakat