Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Program Studi Farmasi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda tentang Beyond Use Date (BUD) Obat Kharisma Duratul Hikmah; Wijaya, Heri; Helmidanora, Rusdiati
Jurnal Farmasi Komunitas Vol. 12 No. 2 (2025): JURNAL FARMASI KOMUNITAS
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jfk.v12i2.58520

Abstract

Beyond Use Date (BUD) merupakan batas waktu penggunaan sediaan obat setelah obat diracik, dicampur, atau kemasan primernya dibuka, yang ditetapkan berdasarkan stabilitas fisik-kimia dan risiko kontaminasi mikroba. Pengetahuan tentang BUD penting bagi mahasiswa farmasi sebagai calon tenaga kefarmasian untuk menjamin keamanan dan efektivitas obat yang digunakan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa Program Studi Farmasi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda tentang BUD obat, serta menganalisis perbedaan pengetahuan antara mahasiswa Sarjana Farmasi dan Diploma III Farmasi. Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan pendekatan cross-sectional menggunakan metode total sampling, melibatkan 656 mahasiswa sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan pada Januari–Maret 2024 menggunakan kuesioner terstruktur. Hasil menunjukkan bahwa 21,03% mahasiswa memiliki pengetahuan yang baik, 61,74% cukup, dan 17,23% kurang. Secara umum, tingkat pengetahuan mahasiswa berada dalam kategori cukup. Hasil uji statistik (Mann-Whitney) menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan tingkat pengetahuan antara mahasiswa Sarjana Farmasi dan Diploma III Farmasi (p > 0,05). Pengetahuan mahasiswa tentang BUD obat masih perlu ditingkatkan, terutama melalui integrasi materi BUD dalam kurikulum, kegiatan praktikum, serta penyuluhan dalam praktik kefarmasian untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan mereka dalam pelayanan obat yang aman.
ANALYSIS OF CHROMIUM (Cr) AND IRON (Fe) IN SEVERAL WELL WATER IN KAMPUNG BATIK KAUMAN SURAKARTA USING ATOMIC ABSORPTION SPECTROPHOTOMETRY (AAS) Saidah, Saidah; Gripaldi, Fakhry; Gasim Soka, Burhanudin; Hasan, Rahmawaty; Wijaya, Heri
SIGNIFICANT : Journal Of Research And Multidisciplinary Vol 4 No 02 (2025): SIGNIFICANT: Journal Of Research and Multidisciplinary
Publisher : Pusat Studi Ekonomi Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/significant.v4i02.2255

Abstract

Water is a fundamental necessity for life, as all living organisms depend on it for survival. Industrial wastewater such as that generated from leather, paper, textile, and batik industries may contain chromium and iron used as dyes, which can pose serious health risks if they enter the human body. The experiment was aimed to find out whether there were chromium and iron in well water at Batik Village Kauman Surakarta, and to know whether the contents of chromium and iron do not exceed the maximum limit. The experiment was done by Atomic Adsorption Spectrophotometry, because this method could analyze the elements precisely and accurately. The sample was acidified with HNO3 concentrated before analyzed & then put into beaker glass & evaporated, & removed into volumetric flask & added with bi-distill ed water up to the mark. The result of the experiment showed that all samples of well water did not contain chromium, but they contained iron. The iron content in sample A =(0.1821±0.0303) ppm; sample B = (0.1251 ± 0.0108) ppm, sample C = (0.6364 ±0.2394) ppm. The contents of iron in the three well water samples fulfill the requirements of Indonesian National Standard No. 01-0220-1987.