Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Edukasi Penyakit Gastritis Sejak Dini: Cegah Sakit Ciptakan Fokus Belajar di Lingkungan SMP Negeri 6 Banjarbaru Sa'adah, Hayatus; Latifah, Nor; Zamzani, Irfan; Ahdyani, Risa; Dewi, Retna Eka; Padjrin, Muhammad Awaluddin; Makki, Makki; Mahmudah, Mahmudah; Azzahra, Maulida
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 6 (2024): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i6.1244

Abstract

Tujuan dari penyuluhan ini adalah untuk memberikan edukasi tentang definisi, penyebab, gejala dan terapi farmakologi atau non-farmakologi dari penyakit gastritis pada remaja sejak dini untuk pencegahan sehingga dapat meningkatkan fokus belajar. Metode yang digunakan adalah metode KIE (Konseling Informasi dan Edukasi) oleh Dosen dan Mahasiswa S1 Farmasi/Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, dilaksanakan secara offline di SMPN 6 Banjarbaru. Berdasarkan hasil KIE kepada Siswa SMPN 6 Banjarbaru, mereka sudah mengetahui penyakit Gastritis dengan nama lain Maag, Sebagian besar pernah mengalami gastritis disebabkan karena tidak sarapan agar sampai ke sekolah tepat waktu. Dengan adanya KIE ini, siswa lebih memahami penyakit gastritis, pengobatan dan pencegahannya.
TOTAL FLAVONOID CONTENT OF KAPUL FRUIT PEEL EXTRACT (Baccaurea macrocarpa) BASED ON SOLVENT TYPE VARIATION USING UV-VIS SPECTROPHOTOMETRY Rahmadani, Rahmadani; Supriningrum, Risa; Sa'adah, Hayatus
AL ULUM: JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 10, No 3 (2024)
Publisher : UPT Publication and Journal Management, Islamic University of Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jst.v10i3.16642

Abstract

The solvent type plays a crucial role in influencing the extraction of active compounds from natural materials. The peel of kapul fruit (Baccaurea macrocarpa) is known to contain flavonoid compounds with notable antibacterial properties. This study aimed to quantify the total flavonoid content in kapul fruit peel extract by evaluating the effects of different solvent types using the UV-Vis spectrophotometric method. The analysis revealed the presence of secondary metabolites, including alkaloids, saponins, and flavonoids. The total flavonoid content of the kapul fruit peel extract varied significantly across different solvents: 4.7238 ± 0.5807 mgQE/g for ethanol, 2.9699 ± 0.1539 mgQE/g for ethyl acetate, and 2.0417 ± 0.4236 mgQE/g for n-hexane. Statistical analysis demonstrated a significant difference in flavonoid content among the three solvent extracts. These results highlight the importance of solvent selection in maximizing the extraction efficiency of flavonoids from kapul fruit peel, which may have implications for its potential therapeutic applications.
Pengembangan dan Karakterisasi Self Nano Emulsifying System Minyak Atsiri Daun Gaharu (Aquilaria malaccensis Lamk.) sebagai Formulasi Inovatif Anti-aging Serum Sa'adah, Hayatus; Ahdyani, Risa; Latifah, Nor; Salim, Nur Luthfia; Hasani, Najwi
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia 
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v11i2.1071

Abstract

Edukasi Formulasi Sejak Dini: Membuat Hand Sanitizer dari Infusa Daun Sirih dan Jeruk di Lingkungan SMP Negeri 6 Banjarbaru Sa'adah, Hayatus; Fazri, Muhammad; Mahmudah, Mahmudah; Rahmadayanti, Khairunisa; Ahdyani, Risa; Fatmasari, Erlina; Latifah, Nor; Riauwati, Rosa; Hasani, Najwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 12 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i12.3961

Abstract

Penggunaan bahan alami yang memiliki sifat antibakteri/antivirus dan aman untuk kulit dapat menjadi alternatif bahan hand sanitizer. Daun sirih mengandung senyawa eugenol dan jeruk mengandung vitamin C, keduanya memiliki manfaat antibakteri dan antivirus, dan berpotensi untuk dikembangkan menjadi bahan dalam pembuatan hand sanitizer alami ramah lingkungan. Mengingat pentingnya kebersihan tangan, terutama di kalangan anak muda yang sering beraktivitas di lingkungan sekolah, pengetahuan mengenai formulasi hand sanitizer berbahan alami relevan untuk diinformasikan melalui kegiatan Konseling Informasi dan Edukasi. Tujuannya adalah memberikan edukasi kepada siswa Sekolah Menengah Pertama mengenai pentingnya formulasi hand sanitizer berbasis bahan alami serta meningkatkan kesadaran akan kebersihan tangan sebagai langkah preventif dalam menjaga kesehatan. Metode yang digunakan meliputi pretest, pemberian materi edukasi, demonstrasi pembuatan hand sanitizer, praktik langsung oleh siswa, dan postest. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa antusias dalam mengikuti proses formulasi dan memahami manfaat bahan alami. Berdasarkan hasil evaluasi, terdapat peningkatan signifikan pada aspek pemahaman siswa terhadap materi dan proses formulasi hand sanitizer.
Intervensi Edukatif untuk Meningkatkan Kepatuhan Penggunaan Obat pada Ibu-ibu Batola Residence, Barito Kuala, Kalimantan Selatan Sa'adah, Hayatus; Anisa, Zahra; Atamifia, Sekar Kinanti; Arianti, Dwi; Sundari, Siska; Wulandari, Yeni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 12 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i12.3979

Abstract

Penggunaan obat yang tidak sesuai anjuran masih menjadi permasalahan di tingkat rumah tangga dan berpotensi menurunkan keberhasilan pengobatan. Ibu rumah tangga memiliki peran penting dalam pengelolaan obat keluarga, sehingga peningkatan pemahaman pada kelompok ini menjadi strategi yang relevan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi penggunaan obat yang benar kepada ibu-ibu di lingkungan Batola Residence, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Kegiatan diikuti oleh 30 peserta dan dilaksanakan melalui penyuluhan tatap muka yang interaktif, didukung media leaflet dan diskusi. Materi edukasi mencakup empat aspek utama penggunaan obat, yaitu ketepatan dosis, ketepatan jadwal penggunaan, cara penggunaan obat yang benar, serta pengelolaan dan penyimpanan obat di rumah. Evaluasi dilakukan untuk melihat gambaran pemahaman peserta sebelum dan setelah kegiatan edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan peserta, yang ditunjukkan oleh pergeseran kategori pengetahuan dari rendah ke sedang dan dari sedang ke tinggi setelah kegiatan dilaksanakan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berbasis komunitas pada kelompok ibu rumah tangga dapat mendukung peningkatan pemahaman dan kepatuhan penggunaan obat di tingkat keluarga.